Showing posts with label UKM Indonesia. Show all posts
Showing posts with label UKM Indonesia. Show all posts

Tuesday, August 3, 2021

Begini Cara Kemendag Buka Peluang Pasar Ekspor untuk UKM

 

Begini Cara Kemendag Buka Peluang Pasar Ekspor untuk UKM

Jakarta - Kementerian Perdagangan (Kemendag) terus berupaya mendorong peningkatan ekspor nonmigas Indonesia. Salah satunya melalui penyebaran informasi pasar ekspor (market brief) secara virtual oleh para perwakilan perdagangan (perwadag) di luar negeri.

Kegiatan tersebut diwujudkan dengan program serial seminar web (webinar) yang digelar dua kali dalam sepekan, yaitu setiap Selasa dan Kamis pukul 14.00 WIB. Pelaku usaha dan UKM dapat memanfaatkannya untuk melakukan konsultasi terkait peluang pasar ekspor.

Pada periode 27 Juli 2021-23 Desember 2021, sebanyak 39 perwakilan perdagangan secara bergilir akan menyampaikan informasi hasil pengamatan pasar di negara akreditasi masing-masing tentang produk Indonesia yang diminati pasar internasional saat ini dan di masa mendatang.

Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional, Didi Sumedi, mengatakan bahwa kegiatan webinar tersebut dilakukan untuk meningkatkan layanan informasi kepada pelaku usaha, terutama usaha kecil dan menengah (UKM), dalam membuka akses pasar di negara tujuan ekspor spesifik.

1. Aktivitas ekonomi harus terus difasilitasi agar segera pulih
Didi menambahkan, pada kesempatan tersebut, para pelaku usaha, khususnya kalangan eksportir pemula dan calon eksportir dapat melakukan konsultasi secara langsung dengan para atase perdagangan dan Indonesian Trade Promotion Center (ITPC).

“Kemendag mendorong para pelaku UKM agar semakin memahami negara tujuan ekspor dan perkembangan terkini yang ada di sana. Perwakilan perdagangan akan menyampaikan hasil pengamatan dan peluang yang bisa dimasuki produk Indonesia, dan pelaku usaha dapat memanfaatkan kesempatan ini,” ungkapnya.

Didi menyampaikan, meskipun pandemik COVID-19 belum berakhir, aktivitas ekonomi Indonesia harus terus difasilitasi agar segera pulih. Ekspor merupakan salah satu upaya percepatan pemulihan ekonomi. Untuk itu, webinar ini penting demi mendukung peningkatan ekspor nonmigas.

“Kami optimistis kinerja ekspor Indonesia akan semakin menjanjikan. Hal ini ditunjukkan dengan neraca perdagangan periode Juni 2021 yang surplus USD 1,32 miliar. Kami akan terus memfasilitasi para calon eksportir dan eksportir pemula melalui informasi peluang pasar, peningkatan kapasitas, pengembangan produk, dan dukungan lainnya. Kami juga menggencarkan kolaborasi dengan berbagai pihak untuk mendukung peningkatan ekspor,” terangnya.

2. Kemendag menggelar webinar peluang ekspor di pasar Turki dan Taiwan
Sebelumnya, pada Selasa (27/7/2021), digelar webinar pertama dengan tema “Peluang Ekspor di Pasar Turki” yang menghadirkan narasumber Atase Perdagangan Ankara Eric Nababan. Pada webinar ini dipaparkan produk-produk Indonesia yang berpeluang memasuki pasar Turki.

Produk tersebut antara lain buah tropis seperti nanas, mangga, alpukat, dan pisang; produk bahan makanan seperti lada, kayu manis, cengkeh, jahe, olahan kelapa, dan bubuk kakao.

Selanjutnya, pada Kamis (29/7/2021) digelar webinar kedua dengan topik “Peluang Ekspor di Pasar Taiwan”. Hadir sebagai narasumber pada webinar tersebut Kepala Bidang Perdagangan Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia (KDEI) di Taipei, Sulistyono, yang menyampaikan produk-produk yang berpeluang masuk pasar Taiwan serta strategi dalam memasuki pasar ini. Kedua webinar diikuti masing-masing sekitar 80 pelaku usaha.

3. Kemendag akan menggelar 37 webinar bersama perwakilan perdagangan hingga akhir tahun
Direktur Pengembangan Pasar dan Informasi Ekspor, Hari Widodo, menambahkan bahwa antusiasme pelaku usaha, terutama dari kalangan UKM yang ingin melakukan ekspor cukup tinggi.

“Dalam dua webinar yang telah terselenggara, pelaku usaha sangat aktif berkonsultasi agar produknya bisa masuk ke pasar ekspor. Tentu saja hal ini sangat menggembirakan,” ujarnya.

Hari mengungkapkan, Kemendag akan menggelar 37 webinar bersama perwakilan perdagangan hingga akhir tahun. Adapun jadwal webinar tersebut bisa diakses di media sosial Direktorat Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional, Kemendag, yang akan diperbarui setiap awal pekan.

Pada Kamis (5 Agustus) giliran ITPC Budapest, sementara pada pekan depan adalah giliran dari Atase Perdagangan Beijing dan Atase Perdagangan Berlin/ITPC Hamburg.

“Webinar informasi ekspor ini terbuka untuk umum. Bagi pelaku usaha yang ingin mengikuti sesi selanjutnya dapat memantau informasi di Instagram Ditjen PEN, yaitu @djpen.kemendag,” pungkas Hari.

Sumber:
https://www.idntimes.com/news/indonesia/marwan-fitranansya-1/buka-peluang-pasar-ekspor-untuk-ukm-csc/3

Monday, March 1, 2021

CIMB Niaga Dorong UKM Indonesia Bangkit dari Pandemi Covid-19

Ilustrasi. FOTO: MI/ADAM DWI

Sektor Usaha Kecil Menengah (UKM) menjadi salah satu segmen yang terdampak pandemi covid-19. Padahal, UKM memiliki kontribusi signifikan terhadap perekonomian nasional. Karenanya beragam upaya perlu dilakukan perbankan untuk membantu pebisnis di sektor ini agar dapat bertahan dan bangkit.

Selain dukungan pembiayaan, perbankan juga harus menyediakan program edukasi bagi para pelaku UKM. Dalam hal ini, PT Bank CIMB Niaga Tbk (CIMB Niaga) turut mendorong UKM agar mampu bangkit dari pandemi covid-19. Salah satu yang dilakukan adalah mendorong terjadinya kolaborasi.

Head of Emerging Business Banking CIMB Niaga Tony Tardjo mengatakan CIMB Niaga membangun kolaborasi berbagai pihak, baik pemerintah, komunitas, maupun swasta untuk memberikan solusi nyata melalui program edukasi agar UKM di Indonesia terus maju. Dalam situasi saat ini, lanjutnya, kolaborasi menjadi semakin penting untuk saling mengisi.

"Kemudian berbagi pengetahuan dan meningkatkan keunggulan kompetitif masing-masing usaha agar dapat bersama-sama berjuang melawan pandemi. Kami di CIMB Niaga siap menjadi mitra bagi para pebisnis UKM dalam melewati masa-masa sulit ini," kata Tony, dalam keterangan tertulisnya, Selasa, 2 Maret 2021.

Menurut Tony, salah satu hal terpenting dalam bisnis UKM yaitu kemampuan membangun strategi finansial. Senada dengan Tony, Ketua Umum OK OCE Indonesia Iim Rusyamsi juga menekankan pentingnya kolaborasi serta pemberdayaan UKM yang berkelanjutan melalui komunitas.

"Kami berharap upaya edukasi ini dapat mendorong para pelaku bisnis UKM untuk meningkatkan bisnisnya ke depan. Sebagai bank, tentu kami juga berharap dapat menjadi pilihan dari para pelaku bisnis sehingga dapat tumbuh bersama-sama menyongsong era kebangkitan usai pandemi," tutup Tony.


sumber : https://www.medcom.id/ekonomi/keuangan/9K55Pn3K-cimb-niaga-dorong-ukm-indonesia-bangkit-dari-pandemi-covid-19 

Wednesday, January 27, 2021

[POPULER MONEY] Dua "Raja Minyak" Indonesia | Hoaks Formulir BLT UMKM

Ilustrasi minyak(SHUTTERSTOCK)

Baru-baru ini Majalah Forbes merilis daftar 50 konglomerat Indonesia. Dari daftar itu, terdapat dua orang yang yang kekayaannya berasal dari bisnis minyak.

Berita tersebut menjadi yang terpopuler sepanjang hari kemarin, Rabu (27/1/2021). Sementara itu berita lain yang masuk terpopuler adalah beredarnya formulir online pendaftaran BLT UMKM.

Berikut adalah daftar berita terpopuler selengkapnya:

1. Ini Dua Konglomerat "Juragan Minyak" Terkaya dari Indonesia

Majalah Forbes telah merilis daftar 50 orang terkaya di Indonesia. Sebagian besar para taipan teratas masih didominasi wajah-wajah lama. Munculnya pandemi virus corona atau Covid-19 membuat setengah dari 50 orang terkaya Indonesia mengalami penurunan kekayaan dibanding tahun lalu. Terlepas dari itu, kekayaan kolektif pengusaha superkaya RI hanya turun 1,2 persen menjadi 133 miliar dollar AS. Nilainya setara dengan Rp 1.875 triliun. Dalam daftar 50 orang terkaya yang diterbitkan Forbes tersebut, terselip dua nama konglomerat yang memiliki bisnis utama minyak dan gas.

2. Beredar Formulir Online Pendaftaran BLT UMKM Tahap II, Ini Respons Kemenkop UKM

Formulir online atau e-form untuk Pendaftaran Bantuan Presiden Produktif Usaha Mikro (BPUM) Tahap II tersebar di media sosial. E-form tersebut juga memuat logo Kementerian Koperasi (Kemenkop). Merespons hal tersebut, Kemenkop UKM melalui akun Instagram resminya @kemenkopukm memastikan e-form pendaftaran BLT UMKM tahap II tersebut tidak benar atau hoaks. "Kementerian Koperasi dan UKM tidak pernah membuat formulir online pendaftaran Banpres Produktif Usaha Mikro," tulis Kemenkopukm dalam Instastory @kemenkopukm, Rabu (27/1/2021).

3. Dikabarkan Kena "Lockdown" BIS Gara-gara Cetak Uang, Ini Klarifikasi BI

Bank Indonesia menegaskan kabar mengenai Bank for International Settlements ( BIS) me-lockdown BI adalah hoaks. Direktur Eksekutif Kepala Departemen Komunikasi BI, Erwin Haryono mengatakan, kabar tersebut tidak benar karena tidak ada data dan sumber yang kredibel. "Lagi-lagi saya sampaikan kalau ini hoax, tidak kredibel, menyesatkan, dan bertujuan membuat keresahan di masyarakat," kata Erwin kepada awak media, Rabu (27/1/2021).

4. Luhut: RI Berpotensi Jadi Produsen Baterai Lithium Terbesar Kedua di Dunia

Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan menyebut cadangan nikel menjadikan Indonesia mampu bersaing menjadi produsen lithium besar di dunia. Hal tersebut Luhut sampaikan ketika memimpin Rapat Koordinasi Percepatan Pembangunan Infrastruktur dan Transportasi di Kawasan Merak-Bakauheni-Tol Lampung, Selasa (26/1/2021). "Indonesia mempunyai potensi sebagai produsen (baterai) lithium terbesar kedua di dunia setelah Republik Rakyat Tiongkok (RRT), cadangan nikel kita yang beragam menjadikan Indonesia tentu mampu bersaing di kancah ini," ujarnya melalui keterangan tertulis, dikutip Rabu (27/1/2021).

5. Mendag Kesal, Mobil Produksi Indonesia Kena "Safeguard" Filipina

Menteri Perdagangan (Mendag) Muhammad Lutfi mengaku kesal dengan keputusan Filipina yang mengenakan bea masuk tindakan pengamanan sementara (BMTPS) atau safeguard atas mobil impor asal Indonesia. Menurut dia, Filipina sebenarnya memiliki tujuan lain dari pengenaan safeguard, bukan semata-mata karena terjadi kerugian serius pada indsutri otomotif negara tersebut akibat barang impor, termasuk dari Indonesia. "Yang lagi bikin saya kesel, Filipina sekarang ini menetapkan safeguard untuk industri mereka yang beli mobil dari kita," ungkap Lutfi dalam MGN Summit 2021 Economic Recovery, Rabu (27/1/2021).


sumber : https://money.kompas.com/read/2021/01/28/060100926/-populer-money-dua-raja-minyak-indonesia-hoaks-formulir-blt-umkm?page=all


Ikuti bagaimana cara TITIPKU membantu UMKM dalam acara StartSMEup Talk - 05 Feb 2021, daftar segera di https://s.id/eventcerdas5feb

Masa Depan UKM Indonesia di Mata Presdir HP. Inc Indonesia

Fiona Lee, Presdir HP Inc. Indonesia - Istimewa

Keberlangsungan usaha kecil dan menengah atau UKM menjadi salah satu hal yang diperhatikan HP Inc. di Indonesia.

Menurut President Director HP Inc. Indonesia Fiona Lee, dalam wawancara tertulis dengan Bisnis.com, akhir Desember 2020, UKM, yang merupakan bagian dari kategori UMKM di Indonesia, adalah sumber kehidupan perekonomian di Asia.

Pandemi, ujarnya, telah memukul UKM dengan keras.

“Sebagai mesin penggerak pertumbuhan ekonomi Asia, sangat penting bagi mereka untuk bertahan dan bangkit kembali,” ujar Lee.

Lee menyebutkan Studi HP Inc. tentang UKM di delapan negara di Asia Pasifik, 'Survival to Revival', menunjukkan 50 persen dari 1.600 pemilik UKM yang diwawancarai berharap untuk tidak hanya bertahan, tetapi juga berkembang setelah pandemi.

Studi tersebut juga menunjukkan 54 persen UKM di seluruh Asia Pasifik melihat pandemi sebagai peluang untuk merumuskan kembali bisnis mereka.

Meskipun begitu, mereka memperkirakan terjadi pertumbuhan yang lebih rendah. Hanya 16 persen yang memprediksi pertumbuhan pasca-Covid pada 2021.

“Studi ini memberi kami wawasan untuk memberikan bantuan praktis bagi UKM, sehingga mereka memiliki akses ke ekosistem perangkat, alat, dan teknologi. Dengan sumber daya ini, HP ingin membantu UKM membuka inovasi untuk pengalaman yang berpusat pada pelanggan dan karyawan, serta meningkatkan keterampilan secara luas untuk pulih dari pandemi dan bersiap untuk masa depan,” ujar Lee.

Lee menyebutkan keberlanjutan bisnis UKM sangat penting bagi HP Indonesia. Itulah sebabnya Lee menyebutkan pihaknya berkomitmen membantu UKM Indonesia untuk berkembang.

“Banyak program HP Indonesia di berbagai divisi bisnis, termasuk PC, Print dan GSB, yang saling berhubungan dengan UKM dan bertujuan untuk memberdayakan UKM,” ujarnya.

Lebih jauh disebutkan Lee bahwa Studi UKM HP Inc. 'Survival to Revival' telah memberi HP informasi yang dibutuhkan untuk memberikan bantuan praktis bagi UKM,

“Karena kami ingin membuka inovasi bagi pelanggan, menciptakan pengalaman yang berpusat pada karyawan, dan meningkatkan bakat untuk membantu kemudian bangkit kembali dari pandemic,” imbuhnya.

Studi tersebut, lanjut Lee, menunjukkan bahwa 60 persen pemilik UKM di seluruh Asia Pasifik melihat transformasi digital sebagai strategi utama kebangkitan bisnis.

Terkait kasus di Indonesia, Lee menyebutkan studi memberi perspektif tentang optimisme dan dorongan UKM Indonesia, yang telah membantu HP Inc. memahami keberlanjutan bisnis UKM.

“Studi UKM HP Inc. 'Survival to Revival' menunjukkan bahwa 92 persen pemilik UKM di Indonesia percaya bahwa mereka menciptakan kehidupan yang lebih baik bagi keluarga mereka melalui bisnis mereka,” ujarnya.

Selain itu, 77 persen UKM Indonesia berharap untuk membangun warisan bisnis diteruskan ke anggota keluarga tepat waktu.

“Perspektif ini memberi HP pemahaman tentang motif pemilik UKM dan dorongan untuk keberlanjutan bisnis mereka,” imbuh Lee.


sumber : https://ekonomi.bisnis.com/read/20210127/12/1348841/masa-depan-ukm-indonesia-di-mata-presdir-hp-inc-indonesia


Ikuti bagaimana cara TITIPKU membantu UMKM dalam acara StartSMEup Talk - 05 Feb 2021, daftar segera di https://s.id/eventcerdas5feb

Tuesday, January 26, 2021

Mengenal 3 jenis mutasi virus corona, salah satunya ditemukan di Indonesia


Mutasi virus corona ditemukan di Amazon, Brasil. Dikutip dari Reuters, Sabtu (23/1), sebuah tim yang dipimpin oleh ahli imunologi Ester Sabino mengumpulkan data genom dari tes Covid-19 di Manaus.

Hasil tes menunjukkan, 42% dari kasus yang dikonfirmasi terinfeksi oleh varian baru virus corona, yang memiliki mutasi yang mirip dengan varian Inggris dan Afrika Selatan.

“Itu frekuensi yang muncul di data kami pada Desember. Kami menyelesaikannya pada Januari sekarang dan jumlahnya meningkat,” kata Sabino, profesor Universitas Sao Paulo yang hasil awal timnya telah dipublikasikan di forum Virological.org.

Dalam perjalanannya virus memang selalu bermutasi dan terus bermutasi. Mutasi ditandai dengan hilangnya sederet asam nukleat pada genom asli, lantas digantikan genom baru.

Mutasi ini terjadi umumnya karena kegagalan replikasi dalam proses pembiakannya. Bila hasilnya memperkuat daya adaptasi virus, maka akan muncul varian baru. Bila tidak, individu virus itu akan punah.

Selain di Brasil, ada tiga jenis mutasi virus corona yang ditemukan di dunia, di antaranya di Inggris dan Afrika Selatan.

“Itu frekuensi yang muncul di data kami pada Desember. Kami menyelesaikannya pada Januari sekarang dan jumlahnya meningkat,” kata Sabino, profesor Universitas Sao Paulo yang hasil awal timnya telah dipublikasikan di forum Virological.org.

Dalam perjalanannya virus memang selalu bermutasi dan terus bermutasi. Mutasi ditandai dengan hilangnya sederet asam nukleat pada genom asli, lantas digantikan genom baru.

Mutasi ini terjadi umumnya karena kegagalan replikasi dalam proses pembiakannya. Bila hasilnya memperkuat daya adaptasi virus, maka akan muncul varian baru. Bila tidak, individu virus itu akan punah.

Selain di Brasil, ada tiga jenis mutasi virus corona yang ditemukan di dunia, di antaranya di Inggris dan Afrika Selatan.

3 Jenis mutasi baru virus corona di dunia
Dirangkum dari Indonesia.go.id, berikut perincian mengenai mutasi virus corona yang ditemukan di dunia:

1. Mutasi virus corona D614G

Mutasi virus corona jenis baru yang ditemukan adalah D-614-G. D-614-G diyakini sebagai hasil mutasi pertama dan yang paling berhasil dari generasi pertama virus Wuhan yang mulai berjangkit Desember 2019 di China.

Varian D-614-G ini menjadi paling dominan secara global sejak Juni 2020. Per September 2020, dari 92.000 isolat yang dihimpun Lembaga Riset GISAID di Jerman dari seluruh penjuru dunia, sebanyak 77,5% mengandung genom (material genetik) yang disebut D-614-G.

Dari 24 isolat asal Indonesia yang dikirim ke GISAID, sembilan di antaranya mengandung genome D-614-G. Di bawah mikroskop tampak virus pembawa genom D-614-G akan terlihat memiliki “spike”, semacam duri tebal dari protein, yang bisa membuatnya lebih mudah menempel pada sel inang.

Daya infeksinya meningkat, meski tidak terbukti meningkatkan keparahan penyakit atau angka kematian.

Yang kini menonjol ialah varian UK dengan genome khas B-117 dan varian Afrika Selatan dengan genome barunya N-501-Y. Keduanya dianggap memiliki daya tular yang lebih kuat.

2. Mutasi virus corona di Inggris
Mutasi virus corona juga ditemukan di Inggris dengan kode genomik B-117. Varian B-117 ini adalah hasil mutasi dari varian yang sebelumnya yakni D-614-G, yang diperkirakan mulai muncul pada awal Februari 2020.

Hingga pertengahan Januari 2021, varian baru ini telah terdeteksi di lebih dari 45 negara, termasuk Malaysia, Singapura, dan Filipina. Sejauh ini, belum ada laporan ditemukan di Indonesia.

Dilaporkan, dalam tempo kurang tiga bulan, mutasi virus corona baru ini telah mendominasi kasus infeksi Covid-19 di Inggris. Pada November, misalnya, lebih dari 60% pasien Covid-19 di Inggris bagian Selatan terpapar oleh varian B-117.

Otoritas Kesehatan Inggris melansir keterangan resmi, varian baru itu 70% lebih menular ketimbang varian sebelumnya. Namun berita baiknya, mutan ini tidak lebih ganas.

Hal itu ditandai dengan fakta mortality rate atau persentase kematian dari pasien Covid-19 relatif tak berubah. Rata-rata durasi perawatan pasien Covid-19 kategori berat juga tetap 28 hari, tak berubah.

3. Mutasi virus corona di Afrika Selatan

Untuk mutan Afrika Selatan, sang pemilik genom baru 501.V2, baru akan disebut varian baru bila terdapat bukti ilmiah atas sederet persyaratan.

Dikutip dari Kompas.com (9/1/2021), Profesor mikrobiologi seluler di University of Reading, Simon Clarke mengatakan, mutasi virus yang ditemukan di Afrika Selatan memiliki sejumlah mutasi pada protein spike virus.

Diduga perubahan mutasi pada protein spike inilah yang kemungkinan membuat virus menjadi kurang mempan terhadap respons kekebalan yang dipicu oleh vaksin.

Lawrence Young, ahli virologi dan profesor onkologi molekuler di Warwick University, juga mencatat, varian virus Afrika Selatan memiliki mutasi ganda protein spike.




Ikuti bagaimana cara TITIPKU membantu UMKM dalam acara StartSMEup Talk - 05 Feb 2021, daftar segera di https://s.id/eventcerdas5feb

Tuesday, January 12, 2021

Pasar Genggulang Ditargetkan Resmi Beroperasi Bulan Februari 2021

Pasar Genggulang Kecamatan Kotamobagu Utara
Rencana relokasi pasar, dari Pasar Serasi ke Pasar Genggulang bakal segera diwujudkan Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu melalui Dinas Perdagangan Koperasi dan UKM (Disdagkop-UKM).

Target relokasi ke pasar Genggulang Kecamatan Kotamobagu Utara, rencananya akan resmi beroperasi pada bulan Februari 2021 ini.

Sebagaimana disampaikan Kepala Disdagkop-UKM Kotamobagu, Herman Aray, bahwa para pedagang dari pasar serasi akan direlokasi ke Pasar Genggulang.

“Januari sampai februari para pedagang dari pasar serasi kita targetkan sudah direlokasi ke pasar genggulang, sehingga pasar tersebut sudah dapat beroperasi. Maret kita lakukan evaluasi,” kata Herman Aray.

Ia mengakui persiapan pasar tersebut cukup memakan waktu. Di 2020 pasar itu seharusnya sudah beroperasi. Namun itu tertunda karena adanya pandemic covid-19.

“Saat itu terjadi pandemi. Selain itu juga pedagang ikan memberikan masukan terkait dengan keberadaan Instalasi Pembuangan Air Limbah (Ipal) di pasar tersebut. Makanya di tahun 2020, kita fokus untuk penyelesaian Ipal tersebut dahulu. Dimana, Ipal itu selesai dibangun di akhir tahun 2020 lalu, yg dialokasikan melalui APBD Perubahan,” terangnya.

Lebih lanjut ia katakan, tahun ini pengoperasian pasar ini sudah direncanakan. Saat ini, pihaknya sementara berkoordinasi dengan isntasni terkait soal pengoperasia pasar tersebut.

“Kita sementara lakukan koordinasi. Pastinya, dalam waktu dekat target kita pasar tersebut sudah akan diaktifkan,” pungkasnya.
 


sumber : https://bolmora.com/01/2021/50074/pasar-genggulang-ditargetkan-resmi-beroperasi-bulan-februari-2021/

Monday, January 11, 2021

Soppeng Kembali Berlakukan Pembatasan Operasional Untuk UKM

Kepala Dinas PPK dan UKM Soppeng, Andi Makkaraka
Demi mencegah penyebaran Virus Corona, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Soppeng kembali melakukan pembatasan jam operasional untuk pelaku UKM.

Hal ini terlihat dari surat pemberitahuan Dinas Perdagangan Perindustrian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Kabupaten Soppeng nomor 017 PPK UKM/I/2021 yang ditujukan kepada pengusaha restoran/rumah makan, pengusaha kafe/warung kopi serta pedagang kaki lima.

Penerapkan pembatasan jam operasional dimulai pukul 07.30 Wita sampai pukul 22.00 Wita yang berlaku mulai 11 Januari hingga 21 Januari 2021 dan akan dievaluasi lebih lanjut sesuai perkembangan penyebaran pandemi Covid-19 di Indonesia.

Kepala Dinas PPK dan UKM Soppeng, Andi Makkaraka menyebut bahwa pembatasan jam operasional sebagai tindak lanjut instruksi Menteri Dalam Negeri nomor 01 tahun 2021 tentang pemberlakuan pembatasan kegiatan untuk pengendalian penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) serta dalam rangka pencegahan penyebaran Pandemi Covid-19, khususnya di restoran/rumah makan dan warung kopi.

“Samaji dulu waktu libur Natal dan Tahun Baru, dan ini menindaklanjuti instruksi Menteri Dalam Negeri untuk pencegahan penyebaran virus Corona,” kata Andi Makkaraka saat dikonfirmasi, Senin 11 Januari 2021.

Dirinya juga mengajak masyarakat agar tetap disiplin melaksanakan protokol kesehatan dan imbauan pemerintah guna terhindar dari virus Corona .

“Mari kita sama-sama disiplin jalani karena ini menyangkut kesehatan,” pintanya.


sumber : https://makassar.terkini.id/soppeng-kembali-berlakukan-pembatasan-operasional-untuk-ukm/
 

Kolaborasi HP dan Bintang Sempurna Bantu UKM Lakukan Kustomisasi

Dengan HP Indigo, Bintang Sempurna bisa memproduksi face shield dan stiker yang terkustomisasi secara cepat seperti yang digunakan oleh dokter gigi

HP Inc. hari ini menyampaikan perihal kolaborasinya dengan Bintang Sempurna yang membantu para UKM membangun merek mereka. Kolaborasi HP dan Bintang Sempurna ini memungkinkan UKM yang menjadi pelanggan Bintang Sempurna melakukan kustomisasi lebih luas terhadap keluaran dari Bintang Sempurna sehubungan produk UKM tersebut. Bintang Sempurna sendiri adalah percetakan digital terkemuka di Indonesia. Kustomisasi dan personalisasi yang dipilih oleh UKM yang menjadi pelanggan Bintang Sempurna itu diklaim membuat UKM bersangkutan bisa meningkatkan hubungannya dengan pelanggannya. Adapun kolaborasi yang dilakukan antara lain memanfaatkan HP Indigo.

“UKM Indonesia diperkirakan memberikan kontribusi 61% dari PDB nasional di 2020, dan 95% bisnisnya didorong oleh generasi milenial yang menginginkan personalisasi dan keunikan pada produk-produk yang mereka tawarkan,” ujar Fiona Lee (Indonesia President Director, HP Inc.). “HP terus berinovasi dengan bekerja sama dengan mitra-mitra kami seperti Bintang Sempurna, dalam membantu UKM agar sukses dengan mendukung mereka untuk dapat menyentuh hati para pelanggannya di masa kita saling berjauhan seperti saat ini,” imbuhnya.

“Dengan tren yang berkembang saat ini, order minimum dan percetakan bervolume tinggi menjadi kurang relevan. Berkat HP Indigo, kami dapat mengubah model bisnis secara cepat agar sesuai dengan kebutuhan pasar dan menyediakan jasa yang disesuaikan untuk para pelanggan kami, yang sebagian besar adalah UKM. HP Indigo memiliki produktivitas yang lebih tinggi, efisiensi lebih baik, dan pilihan aplikasi lebih banyak untuk menciptakan berbagai kreasi, personalisasi, dan kustomisasi berdasarkan kebutuhan, baik untuk merek besar maupun kecil. Hal ini tentunya mendapat sambutan yang sangat baik dari pasar dan membantu UKM bertumbuh sebagai salah satu penggerak ekonomi di Indonesia,” sebut Laurensius Candra (CEO Bintang Sempurna).

Tak hanya itu, sejalan dengan wabah COVID-19 di tanah air, Bintang Sempurna menyelenggarakan kampanye "The Face Behind the Mask" untuk mendukung para tenaga kesehatan di Indonesia yang menjadi garda terdepan. Kampanye tersebut juga dilakukan Bintang Sempurna menggunakan HP Indigo. Berkat HP Indigo, Bintang Sempurna misalnya bisa dengan cepat memproduksi face shield yang terkustomisasi, masker wajah, stiker terkustomisasi, dan gantungan kunci terkustomisasi untuk para tenaga kesehatan di Kartika Dental Clinic BSD dan RSIA Bina Medika Bintaro. Kustomisasi yang dilakukan, yang mencakup nama, keterangan foto, dan pekerjaan masing-masing tenaga kesehatan, ditujukan pula untuk meningkatkan efisiensi kerja klinik dan rumah sakit bersangkutan.

HP pun menambahkan bahwa HP telah telah berinovasi dan mendesain ulang Indigo untuk memenuhi tuntutan baru dari pasar. HP menilai bahwa makin banyak percetakan digital yang terdorong untuk memberikan jasa pencetakan yang lebih beragam sejalan dengan keinginan para konsumen percetakan. Dengan HP Indigo, percetakan digital bisa mencetak secara cepat dibandingkan mesin konvensional dengan jumlah yang sesuai kebutuhan pelanggannya.


sumber : https://infokomputer.grid.id/read/122505523/kolaborasi-hp-dan-bintang-sempurna-bantu-ukm-lakukan-kustomisasi?page=all

 

Pemerintah Targetkan 30 Juta UMKM Go Digital Pada 2023

Pemerintah menargetkan 30 juta UMKM bisa go digital pada 2023 mendatang. Itu merupakan separoh dari jumlah UMKM saat ini yang mencapai 64 juta. Ilustrasi. (CNN Indonesia/Andry Novelino).

Pemerintah menargetkan 30 juta dari 64 juta pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) bisa go digital atau terintegrasi dalam sistem elektronik pada 2023 mendatang.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan menyebut itu merupakan target yang diberikan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Itu dibuat guna mendorong percepatan UMKM naik kelas.

Sebelum pandemi melanda, ia menyebut ada sekitar 8 juta pelaku UMKM yang tercatat go digital. Lalu bertambah sebanyak 3,7 juta pada 2020 lalu.

Dengan kata lain, masih ada 18,3 juta UMKM yang harus dikejar supaya naik kelas dalam 3 tahun ke depan atau 6,1 juta UMKM per tahun.

"2021-2023 ditargetkan 6,1 juta UKM/IKM on boarding, sehingga mencapai 30 juta pada 2023," katanya dalam peluncuran Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia secara daring, Senin (11/1).

Luhut mengaku optimis target dari Kepala Negara itu bisa direalisasikan. Pasalnya, pada 2020 Kementerian Koperasi dan UKM mampu mencatatkan sebanyak 3,7 juta pelaku UMKM go digital atau melampaui target 2 juta UMKM.

Agar dapat mencapai cita-cita tersebut, Luhut meminta seluruh pihak untuk bekerja sama dan berfokus pada tujuan bersama yaitu menggandeng pedagang kecil agar melek teknologi.

Jika setengah dari pelaku UMKM telah terintegrasi dalam sistem teknologi, roda ekonomi nasional akan bergerak lincah, mengingat UMKM menyerap sekitar 97 persen tenaga kerja Indonesia dan berkontribusi sebanyak 60 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB).

"Saya senang kita semua tidak hanya omong tapi membeli, menggunakan produk anak bangsa, merealisasikan, memesan, dan belanja produk artisan Indonesia," pungkasnya.



sumber : https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20210111110041-92-592065/pemerintah-targetkan-30-juta-umkm-go-digital-pada-2023

Dongkrak Omzet UMKM, MenKop Teten Dorong Masyarakat Belanja Produk Lokal

MenkopUKM Teten Masduki (dua kanan). Foto/Dok KemenkopUKM
Pemerintah berupaya membantu UMKM untuk bertahan di tengah pandemi Covid-19 dengan menggemakan Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI) . Melalui gerakan ini, masyarakat Indonesia didorong untuk membeli produk-produk buatan Indonesia.

Hal itu disampaikan Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki, pada peluncuran Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia, di Bandara I Gusti Ngurah Rai, Provinsi Bali, Senin (11/1).

"Dengan begitu, kita harapkan omzet penjualan UMKM akan semakin meningkat. Kita meyakini itu, meski daya beli masyarakat juga tengah menurun," ucap Teten melalui siaran pers, dikutip Selasa (12/1/2021).

Menurut Teten, jumlah penduduk Indonesia yang sangat besar, hampir 300 juta jiwa, menjadi satu peluang besar yang bisa dioptimalkan. “Jika kita semua membeli kebutuhan sehari-hari menggunakan produk Indonesia, itu bisa membuat UMKM kita bertahan di tengah pandemi," imbuhnya.

Di samping itu, pemerintah juga ingin semakin banyak produk UMKM yang terhubung dengan ekosistem digital. Salah satu strategi gerakan ini adalah menghubungkan para pelaku UKM dengan berbagai penyedia platform online marketplace.

“Target kita sebesar 30 juta pelaku usaha sampai tahun 2024 mendatang. Saat ini, baru sekitar 10,26 juta pelaku UMKM yang onboarding ke digital," jelas Teten.

Menurut Teten, produk-produk UMKM yang unggul seperti home decor, kriya, makanan dan minuman, dan sebagainya, menjadi lebih berpeluang ke pasar global dengan masuk ke pasar digital. "Sekarang dengan kita menguasai pasar digital dalam negeri, dengan sendirinya kita memiliki akses ke pasar global," tandas Teten.

Oleh karena itu, dia menekankan bahwa peluncuran gerakan nasional ini menjadi sangat penting dan strategis bagi pelaku UMKM di seluruh Indonesia. “Terutama ini diadakan di Bali. Dan kita harapkan Bali segera pulih," pungkasnya.


sumber : https://ekbis.sindonews.com/read/298186/34/dongkrak-omzet-umkm-menkop-teten-dorong-masyarakat-belanja-produk-lokal-1610416915
 

Dorong UKM, BCA gelar Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia 2021

ILUSTRASI. BCA
PT Bank Central Asia Tbk (BCA) berkomitmen untuk mendorong pemulihan ekonomi nasional melalui dukungan terhadap Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Salah satu bentuk konsistensi dukungan kepada UMKM, BCA turut berkontribusi pada pelaksanaan program pemerintah bertajuk Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI) 2021.


Seremoni launching Gernas BBI dilakukan secara hybrid dari Bandara Ngurah Rai, Denpasar, Bali. Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja, Kepala Kanwil IV Makassar Hendrik Sia, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dan Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo hadir secara virtual.

Sementara itu, Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak I Gusti Ayu Bintang Darmawati, Wakil Gubernur Bali Prof. Tjokorda Oka Sukawati dan Sekjen Kementerian Perhubungan Djoko Sasono menghadiri secara langsung acara tersebut dengan tetap mematuhi protokol kesehatan pada Senin (11/1).

“BCA bangga dapat menjadi bagian dalam Gernas BBI 2021. Gerakan nasional ini sejalan dengan komitmen kami dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional, khususnya melalui sektor UMKM. Kolaborasi dari kesamaan tujuan dan gerakan ini bakal semakin memperkuat BCA dalam mendorong masyarakat untuk semakin mencintai, mengembangkan, dan meningkatkan nilai tambah produk lokal dan bangga dengan buatan Indonesia,” ujar Jahja dalam pembukaan acara secara virtual, Jakarta, Senin (11/1) .

BCA turut menyukseskan rangkaian kegiatan Gernas BBI dengan membantu program pemasaran dari produk-produk Bangga Buatan Indonesia melalui situs e-commerce dengan memberikan potongan harga.

Selain itu, BCA memberikan sarana promosi bagi UMKM di kantor cabang BCA yang berada di Bali. Untuk menutup rangkaian kegiatan di Bali, BCA mengadakan webinar yang menghadirkan pembicara dari BCA dan Servasius Bambang Pranoto selaku owner Minyak Kutus-Kutus, sebagai salah satu pelaku UKM Premium yang telah lolos Kurasi.

Sejalan dengan Gernas BBI, BCA telah mengembangkan program #BanggaLokal di akhir tahun 2020. Program #BanggaLokal telah menghimpun ratusan merchant yang terdiri dari merchant kesehatan & kecantikan, fashion, makanan & minuman serta hobi & aktivitas. Dan, karena memiliki tujuan yang sama, pada tahun 2021 akan menjadi program #BanggaLokal, #BanggaBuatanIndonesia.

Secara konkret, BCA melakukan pendampingan UKM dengan cara membantu mengkurasi produk-produk UKM sehingga dapat diangkat melalui program promosi dan komunikasi, sehingga dapat meningkatkan awareness dan penjualan.

Membantu proses persiapan UMKM untuk onboarding dalam e-commerce maupun platform penjualan berbasis digital yang memudahkan konsumen mengakses produk UMKM; serta membantu proses pengembangan Bisnis melalui fasilitas kredit bagi yang memenuhi syarat dan infrastruktur pembayaran elektronik (QRIS dan EDC).

Per November 2020, BCA mencatat total outstanding penyaluran UMKM BCA sebesar Rp 77 triliun kepada 135.000 debitur dengan rata-rata pertumbuhan selama 3 tahun terakhir sebesar 15% di atas rata-rata pertumbuhan kredit UMKM perbankan yang sebesar 9%.

“Kehadiran Gernas BBI 2021 dapat menjadi permulaan yang baik di awal tahun ini untuk membangkitkan semangat masyarakat Indonesia dalam membangun bisnis UMKM. Gerakan ini patut didukung oleh semua pihak, terutama di masa pandemi ini. Semoga Gernas BBI 2021 dapat menjadi sarana untuk kebangkitan produk-produk lokal Indonesia,” tutup Jahja.

BCA Mendukung Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia - Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja hadir secara virtual dalam acara launching Gernas BBI pada Senin (11/01). BCA bangga dapat menjadi bagian dalam Gernas BBI 2021, gerakan ini sejalan dengan komitmen BCA dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional.

Sebelumnya, BCA telah mengembangkan program #BanggaLokal di akhir tahun 2020. Yang telah menghimpun ratusan merchant yang terdiri dari merchant kesehatan & kecantikan, fashion, makanan & minuman serta hobi & aktivitas.

Media Briefieng BCA Mendukung Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia - Direktur BCA Henry Koenaifi (atas tengah), EVP Secretariat & Corporate Communication BCA Hera F. Haryn (atas kiri), Executive Vice President Commercial Business & SME BCA Freddy Iman (atas kanan), Kakanwil IV BCA Hendrik Sia (bawah kiri) dan Pemilik Minyak Kutus-Kutus Bambang Pranoto (bawah kanan) pada saat media briefing BCA Mendukung Gernas BBI pada Senin (11/01).

BCA berkomitmen untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional, khususnya melalui sektor UMKM. Oleh karena itu, BCA turut mengambil bagian dalam Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI) yang dicanangkan oleh pemerintah.

Kolaborasi dari kesamaan tujuan dan gerakan ini bakal semakin memperkuat BCA dalam mendorong masyarakat untuk semakin mencintai, mengembangkan, dan meningkatkan nilai tambah produk lokal dan bangga dengan buatan Indonesia.


sumber : https://keuangan.kontan.co.id/news/dorong-ukm-bca-gelar-gerakan-nasional-bangga-buatan-indonesia-2021?page=2