Showing posts with label UMKM. Show all posts
Showing posts with label UMKM. Show all posts

Monday, June 24, 2024

Baru Sepekan, 102 UMKM Daftar Program Promosi Gratis di Instagram Mahyeldi

 


PADEK.JAWAPOS.COM--Program promosi gratis di Instagram pribadi Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi, mendapat sambutan positif dari para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Sumbar.

Baru dalam sepekan dimasifkan, program ini telah diikuti oleh 102 UMKM yang tersebar di berbagai daerah di Sumbar.

Hingga saat ini, sudah sekitar 30-an postingan UMKM yang dipromosikan di akun Instagram Mahyeldi, @mahyeldisp, dan akan terus diperbarui secara berkala.

Program bertajuk "Buya Mahyeldi Wakafkan Instagram Pribadinya untuk UMKM" ini menarik perhatian publik karena jarang ada kepala daerah yang rela menggunakan akun Instagram pribadinya untuk promosi gratis.

Banyak netizen yang memberikan komentar positif di kolom komentar postingan UMKM yang telah dipromosikan.

Salah satu akun, @rizkiethis_one, menuliskan, "Terima kasih banyak buyaaa, menyalaaa UMKM Sumbar."

Akun lain, @eri.dal, berkomentar, "Rancak bana Buya @mahyeldisp uda @joinaldy ... semoga UMKM makin berjaya..ada kualitas ada harga."

Komentar positif juga datang dari akun @timtimdp, "Semoga UMKM Sumbar semakin maju."

Sementara akun @rakhmat.hidayat.108 menuliskan, "Alkhamdulillah... Bukan hanya hal pemerintahan saja yang menjadi pemikiran Buya @mahyeldisp, tapi juga bagaimana memajukan, membesarkan serta memperkenalkan UMKM Sumatera Barat agar naik kelas."

Program ini diluncurkan sebagai bentuk komitmen Mahyeldi untuk mendukung kemajuan UMKM di Sumbar. Ia menyadari bahwa media sosial, khususnya Instagram, memiliki potensi besar untuk mempromosikan produk dan layanan kepada khalayak yang lebih luas.

Secara keseluruhan, program promosi gratis untuk UMKM ini dinilai sebagai langkah positif dan inovatif dari Mahyeldi.

Dengan menggunakan akun Instagram pribadinya sebagai platform promosi, Mahyeldi memberikan contoh bagaimana media sosial bisa dimanfaatkan untuk tujuan yang baik dan bermanfaat bagi banyak orang.

Bagi para pelaku UMKM yang ingin mengikuti program ini, caranya cukup mudah.

Para UMKM hanya perlu mengisi formulir pada laman website resmi Mahyeldi di www.mahyeldi.com/promo-umkm atau kunjungi s.id/MahyeldiUMKM.(*)


Sumber:  https://padek.jawapos.com/bisnis/2364793214/baru-sepekan-102-umkm-daftar-program-promosi-gratis-di-instagram-mahyeldi

Fasilitasi UMKM Kembangkan Usaha Serat Alam


YOGYAKARTA, Joglo Jogja – Dalam rangka membantu Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Yogyakarta, Gusti Kanjeng Bendoro Raden Ayu Adipati (GKBRAA) berinisiatif mendirikan Pandam dengan tujuan menyediakan naungan bagi pengrajin dan pekarya anyaman. Dikatakan bahwa, GKBRAA telah menyiapkan Omah Pandam sejak 2022, ketika Pandemi Covid-19 dinyatakan telah berakhir. Ini berfokus pada pembuatan produk kerajinan berbasis seni tradisi yang ramah lingkungan.

“Tujuan utama dari upaya ini adalah menciptakan dan memasarkan produk-produk kerajinan yang tidak hanya mempertahankan nilai-nilai seni tradisi, tetapi juga mendukung keberlanjutan lingkungan,” ujar General Manager PT. PAND Adiwastra Janaloka, Miriam Veronica, Senin (24/6/24).

Penggunaan bahan-bahan alami seperti pandan laut, mendong, eceng gondok, serta debog atau pelepah pisang menjadi ciri khas produk tersebut. Mereka memastikan bahan baku yang digunakan 100 persen lokal dan dapat terurai dengan baik di alam.

“Produk-produk Omah Pandam juga menggabungkan material lain seperti bambu dan kulit, sehingga menghasilkan kerajinan yang unik dan beragam. Selain itu, Omah Pandam turut mendukung pengrajin batik kecil di Jogja, agar mereka tetap bisa bertahan dan berkembang,” tuturnya.

Sementara itu, GKBRAA menekankan pentingnya kembali ke alam dan menerapkan prinsip eco–friendly dalam setiap aspek produksi. Langkah ini tidak hanya mendukung ekonomi lokal, tetapi juga berkontribusi pada pelestarian lingkungan dan warisan budaya Yogyakarta.

“Dukungan yang diberikan melalui Omah Pandam diharapkan dapat menjadi inspirasi pelaku UMKM untuk terus berinovasi dan melestarikan tradisi lokal. Terutama dari Bantul yang telah memiliki sekitar 15-20 pengrajin yang tergabung dalam komunitas Pandan Segoro, yang berasal dari daerah Soropadan, Pandak,” imbuhnya.

Di sisi lain, Digital Marketing Specialist PT. PAND Adiwastra Janaloka, Yoseph Brilliantono menyebut, Omah Pandam telah menghasilkan berbagai produk ramah lingkungan yang mencakup stationery atau alat tulis, produk fashion, dan hiasan meja. “Salah satunya pencil pot, organizer desk, buku ramah lingkungan, cover binder, serta beberapa produk fashion seperti tote bag, shopping bag, handbag, clutch, dompet, name tag, dan card holder,” paparnya.

Selain itu, mereka juga menciptakan hiasan meja seperti place mat, charger plate, tray, dan tempat tisu. Produk-produk tersebut dijual dengan harga mulai dari Rp40.000 hingga jutaan rupiah, tergantung pada pengembangan dan kebutuhan produk.

“Untuk penjualannya, saat ini masih berfokus di pasar lokal, namun perusahaan berencana untuk melakukan ekspor ke Malaysia. Kami berharap berharap produk mereka juga bisa diterima di pasar Eropa, yang dikenal ramah terhadap produk-produk berkelanjutan,” ucapnya.

Produk mereka dianggap premium dan cocok sebagai hadiah korporat atau suvenir perusahaan, dengan target pasar meliputi dinas, BUMN, dan perusahaan swasta. Pesanan biasanya dibuat sesuai permintaan dengan minimal order 25 pcs. “Kami juga telah bekerja sama dengan dua hotel lokal, yaitu Hotel Royal Ambarrukmo dan Hotel Tentrem, dan menggunakan berbagai marketplace untuk memasarkan produknya ke masyarakat luas,” pungkasnya. (suf/abd)


Sumber: https://joglojateng.com/2024/06/25/fasilitasi-umkm-kembangkan-usaha-serat-alam/

 


Dua Dubes Kasih Wejangan UMKM agar Tembus Pasar Eropa dan Amerika

 


Jakarta – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno mengajak dua Duta Besar RI, yakni Sukmo Harsono dan Iwan Bogananta mengunjungi Pameran Apresiasi Karya Indonesia (AKI) di Denpasar.

Mereka memberikan masukan kepada pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) mengenai produk-produk yang dapat dipasarkan di Eropa dan Amerika.

Menurut Sandiaga, terdapat tiga hal utama yang dapat diambil dari produk-produk UMKM di AKI. Pertama, inovasi produk UMKM yang tidak kalah dengan produk luar negeri. Kedua, adaptasi pelaku UMKM terhadap produk ramah lingkungan. Ketiga, kolaborasi yang meningkatkan kualitas dan daya saing produk.

“Saya ingin memastikan bahwa AKI 2024 akan menghasilkan UMKM yang siap untuk global. Dan semoga modal untuk UMKM bisa difasilitasi,” ujar Sandiaga dalam keterangan tertulis, dikutip Senin (24/6).

Ia menjelaskan bahwa target utama AKI adalah menaikkan kelas produk UMKM ke tingkat global, terlebih dengan banyaknya wisatawan asing yang datang. Sandiaga optimis dengan target belanja Rp1 juta per pengunjung, total transaksi bisa mencapai Rp5-10 miliar.

“Semua produk berkualitas dan siap untuk pasar global, semoga bisa mengangkat usaha dan membuka peluang kerja,” tambahnya.

Sandiaga berkomitmen untuk terus bergerak agar semua UMKM tidak tertinggal. Pada 2024, sekitar 7.000 UMKM mendaftar di AKI dan 400 UMKM terpilih untuk berpartisipasi, menjadikan total peserta selama empat tahun sebanyak 1.600 UMKM.

Adapun, Pameran AKI berlangsung di Mall Level 21 Denpasar, Bali, pada15-17 Juni 2024. Total terdapat 39 jenama peserta Pameran AKI Denpasar, yang terdiri dari bidang Kriya, Fesyen, Kuliner, Games, Musik dan Film.

Dalam setiap hari akhir Pameran AKI 2024 diumumkan 3 finalis di tiap kota yang akan mewakili untuk disertakan dalam Malam Puncak AKI 2024 di Jakarta.


Sumber: https://infobanknews.com/dua-dubes-kasih-wejangan-umkm-agar-tembus-pasar-eropa-dan-amerika/


Pemkot Jayapura Terus Kembangkan Kualitas Pelaku UMKM


 

CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA - Pemkot Jayapura tak henti-hentinya mengembangkan kualitas pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).
Demikian, hal ini disampaikan Asisten Bidang Pemerintahan Sekda Kota Jayapura, Evert Merauje, Jumat (21/6/2024).
Menurut Evert, pengembangan SDM UMKM di Kota Jayapura sangatlah penting.

Pasalnya, hal ini sejalan dengan visi misi Kota Jayapura, yakni memberdayakan masyarakat, terutama UMKM.
Dengan demikian, pelaku UMKM bisa hidup sejahtera dengan penghasilan yang didapat dari usahanya sehari-hari.
"Ini sudah menjadi tugas pemerintah untuk mengembangkan kualitas UMKM, salah satunya dengan melibatkan pelaku UMKM dalam berbagai festival di Kota Jayapura," ujar Evert.

Tak hanya itu, sambung Evert, Pemkot Jayapura juga terus melakukan pendampingan terhadap pelaku usaha melalui Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.
"Pendampingan, pelatihan, dan memfasilitasi pelaku UMKM untuk mengembangkan usaha terus dilakukan, termasuk membantu mempromosikan produk yang dihasilkan, ” bebernya.


Tujuannya, kata Evert, UMKM di Kota Jayapura bisa mendiri dan mampu bersaing dari segi produk yang dihasilkan dengan daerah lain di Indonesia.
Pihaknya juga meyakini UMKM di Kota Jayapura saat ini sudah banyak yang berkembang dan mandiri dalam menjalankan usaha.
“Itu terlihat dari pertumbuhan pelaku usaha di Kota Jayapura yang saat ini sudah semakin banyak baik pelaku usaha kuliner maupun fashion,” katanya lagi.

Evert berbarap UMKM di Kota Jayapura khususnya kaum muda agar memanfaatkan teknologi untuk mempromosikan produk-produknya.
Sebab, dengan memanfaatkan teknologi proses pemasaran dan memperkenalkan produk ke masyarakat luas jauh lebih cepat dan lebih efisien.
Demikian, hal ini juga diharapkan menjadi salah satu upaya untuk mempercepat proses pemasaran dari hasil-hasil produk UMKM yang dimiliki atau dipasarkan. (*)


Sumber: https://www.ceposonline.com/waniambey/1994793242/pemkot-jayapura-terus-kembangkan-kualitas-pelaku-umkm

Babel Berupaya Kuatkan UMKM di Tengah Lesunya Ekonomi

 


KBRN, Pangkalpinang : Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Diskopukm) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) melakukan berbagai upaya untuk membantu meningkatkan sektor usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di tengah melemahnya ekonomi Babel saat ini.

PLt Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Babel, Riza Aryani mengatakan, Diskopukm Provinsi Babel berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten kota untuk menggiatkan pelatihan guna menumbuhkan usaha baru. 

"Misalnya di Bangka Tengah kemarin mengadakan pelatihan tukang cukur, menjahit dan lainnya. Kami dari provinsi pelatihan pembuatan coklat artinya untuk menumbuhkan kembangkan usaha baru," kata Riza, Senin (24/6/2024).

Saat ini, Dinas Koperasi dan UKM Babel melalui kegiatan bazar yang diselenggarakan oleh berbagai pihak untuk berkoordinasi. Di mana setiap bazar di situlah nantinya untuk menghidupkan UMKM.

"Jadi semakin banyak bazar di situlah kita menghidupkan UMKM jadi biar mereka isunya penataan timah ini tidak tergerus, kemarin di explore Babel tiga hari lebih kurang Rp 600 juta urang yang bergulir di situ. Tahun kemarin di Bangka Selatan ada tukang bakso satu hari omzetnya Rp20 juta dengan adanya bazar, tukang es Rp6-8 juta, dan laporan dari kabupaten lain," ujarnya.

Untuk itu Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Babel meminta pemerintah kabupaten kota untuk menggerakkan UMKM melalui berbagai pelatihan di samping menguatkan UMKM melalui bazar.

"Kemarin kita di expo Kementerian Koperasi UKM Alhamdulillah UMKM kita Dua Sehati akan memenuhi outlet se-Jabodetabek dan Sumatera," ucapnya.

Lanjut dia, Dinas Koperasi dan UKM Babel juga mengakui jika daya beli saat ini menurun namun, demikian pihaknya mendobrak agar pelaku UMKM bertransformasi ke digitalisasi dan pertemuan bisnis selain melalui bazar.

"Memang benar untuk pasar lokal melalui bazar biar mereka tidak terasa (melemah), saya lihat gairah mereka lupa kita lagi penataam timah," katanya.


Sumber: https://www.rri.co.id/umkm/775806/babel-berupaya-kuatkan-umkm-di-tengah-lesunya-ekonomi

BKSAP: Pembangunan UMKM penting dalam transformasi digital

 


Jakarta (ANTARA) - Wakil Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI Putu Supadma Rudana mengatakan bahwa transformasi digital perlu menempatkan pembangunan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sebagai aspek penting.

"Kita sampaikan sangat beruntung bahwa UMKM kita berada di depan dalam digital transformation. Kita garis bawahi jika terjadi digital transformation dan sustainability itu menjadi hal penting bahwa UMKM yang harus dibangun," kata Putu dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Minggu.

Dia mengatakan hal itu sebagaimana yang disampaikannya dalam forum Tripartite bertajuk "Building a Vibrant Digital Economy in ASEAN: Strategies for Cyber Resilience and Shared Prosperity" di Brunei Darussalam pada awal Juni.

"Bagaimana membangun digital economy yang berkembang pesat di kawasan ASEAN, dan bagaimana strategi untuk membangun ketahanan siber kita, serta memberikan kontribusi kepada kesejahteraan yang komprehensif kepada seluruh masyarakat di kawasan ASEAN," ujarnya.

Menurut dia, UMKM di Indonesia menjadi tulang punggung perekonomian nasional yang berkontribusi sekitar 61 persen pada Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia, serta menyerap 97 persen tenaga kerja Indonesia.

"Jadi, begitu kuat tulang punggung perekonomian Indonesia di UMKM, perekonomian kita juga di UMKM dan kooperasi ini. Nah, artinya kondisi ini kita jelaskan di dalam forum itu dan mereka memberikan apresiasi dan applause yang luar biasa," katanya.

Terlebih, lanjut dia, Indonesia merupakan negara Asia Tenggara dengan penduduk terbesar keempat di dunia, dan terbesar di kawasan ASEAN sehingga kerap menjadi pasar dalam ekonomi digital.

"Ini memang tentu bila dilihat di berbagai tempat, mereka sudah bisa menggunakan melalui aplikasi platform unicorn, itu baik menggunakan aplikasi Gojek, Tokopedia, aplikasi yang berhubungan dengan aplikasi platform digital lainnya, dan memang mereka sudah menerapkan itu dan transformasi terjadi," ujarnya.

Dia menambahkan saat ini sudah ada mekanisme pembayaran digital, yakni melalui QR atau QRIS yang menguntungkan bagi UMKM.

"Kita ingin memastikan bahwa Indonesia betul-betul berkomitmen di situ, dan transformasi digital adalah keniscayaan, mau tidak mau semua negara harus melakukan. Contoh dari Indonesia ini mengenai apa yang kita lakukan dari implementasi, regulasi memang sangat sulit mengejar informasi dan percepatan daripada digital transformasi ini," tuturnya.

Untuk itu, dia meminta Kementerian Komunikasi dan Informatika untuk mengakselerasi konektivitas sehingga masyarakat dapat menggunakan internet secara layak dan baik di seluruh wilayah Indonesia.


Sumber: https://www.antaranews.com/berita/4164543/bksap-pembangunan-umkm-penting-dalam-transformasi-digital

Dua Duta Besar Diundang Beri Masukan UMKM Tembus Eropa dan Amerika


 


PEMERINTAH terus mendorong usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) bisa bersaing secara global. Karena itu, wisatawan yang datang ke Indonesia diharapkan menjadi salah satu target konsumen produk-produk UMKM lokal.

"Saya ingin pastikan Pameran Apresiasi Karya Indonesia (AKI) 2024 bisa menghasilkan UMKM siap go global, terlebih banyak wisatawan asing yang datang," ungkap Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga S Uno.

Dia mengajak kedua dubes itu sekaligus untuk memberikan masukan kepada pelaku UMKM mengenai produk yang dapat dipasarkan di Eropa dan Amerika. Menurutnya, ada tiga hal yang bisa dipetik melalui produk UMKM di AKI.
Pertama, inovasi produk UMKM yang tidak kalah dengan produk luar negeri. Kedua, adaptasi pelaku UMKM terhadap produk ramah lingkungan. Ketiga, kolaborasi yang meningkatkan kualitas dan daya saing produk.

Sandiaga berkomitmen terus bergerak agar semua UMKM tidak tertinggal. Pada 2024, sekitar 7.000 UMKM mendaftar di AKI dan 400 UMKM terpilih, sehingga total peserta selama empat tahun yakni 1.600 UMKM.

Dalam pameran AKI yang digelar Direktorat Kuliner Kriya Desain dan Fesyen Deputi Bidang Ekonomi Digital dan Produk Kreatif Kemenparekraf di Kota Denpasar itu diikuti 39 jenama peserta, terdiri dari bidang kriya, fesyen, kuliner, games, musik dan film.

Banyak benefit yang dirasakan peserta Pameran AKI 2024 Denpasar. Salah satunya, Novita Wesley, owner jenama Namaste 21 produsen ethno eco bag.
"Dari pameran ini, saya mau membangun citra merek Namaste 21 Handmade sebagai brand ramah lingkungan, peduli pada budaya lokal dan mendukung komunitas," tuturnya.

Hal senada dirasakan Rosita, owner Batik Shibori. Dia berharap pameran tersebut bisa menangkap peluang kerja sama dengan pengusaha lokal Bali untuk bisa berkolaborasi memasarkan produknya.

Wayan Sukandra, Manager Camilla Mozzarella, merasakan kebahagiaannya karena produknya dikunjungi Menparekraf Sandiaga Uno. Ia pun berharap kehadiran produknya dalam pameran bisa merambah pasar domestik lainnya. 
Dwi Kusuma, owner Balibel, mengakui kehadiran di AKI menambah wawasan berwirausaha, networking, dan segmen pasar.

Ngurah Yasa, salah satu pengunjung, sangat mengapresiasi program AKI karena membantu UMKM mendapat media pemasaran. Ia berharap kesempatan bagi UMKM mengikuti event-event seperti ini bisa diperbanyak. (H-2)


Sumber: https://mediaindonesia.com/ekonomi/679978/dua-duta-besar-diundang-beri-masukan-umkm-tembus-eropa-dan-amerika


Hari UMKM Internasional 27 Juni 2024: Sejarah, Tema dan Tujuan


 

Jakarta - Tanggal 27 Juni memperingati Hari UMKM Internasional (MSMEs Day). Hari ini ditetapkan oleh Majelis Umum PBB sejak tahun 2017 dengan tujuan mendukung pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang ada di seluruh dunia.
Latar belakang Hari UMKM Internasional ini berdasarkan penilaian terhadap tumbuh kembang UMKM secara global. Menurut PBB, UMKM menyumbang 90 persen bisnis, 60 sampai 70 persen lapangan kerja, dan 50 persen PDB (Produk Domestik Bruto) di seluruh dunia.

Sejarah dan Tujuan Peringatan
Bermula pada April 2017, Majelis Umum PBB menetapkan tanggal 27 Juni sebagai 'Hari Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (Hari UMKM)', berdasarkan Resolusi A/RES/71/279. Hari ini dalam rangka meningkatkan kesadaran akan kontribusi luar biasa UMKM terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan PBB (SDGs).

Majelis Umum PBB menilai UMKM memiliki potensi untuk mentransformasi ekonomi, mendorong penciptaan lapangan kerja, dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang adil jika diberikan dukungan yang memadai. Acara Hari UMKM Internasional ini bertujuan untuk menyoroti peran penting mereka dan mengeksplorasi peluang untuk kemajuan lebih lanjut.

Selain itu, Hari UMKM juga akan fokus pada mendukung rantai pasokan yang tangguh untuk memastikan pekerja dan lingkungan mendapat manfaat. Rantai pasokan adalah komponen penting dari perdagangan dan perdagangan global, dan konflik, bencana, dan pandemi dapat dengan cepat mempengaruhi fungsinya, meningkatkan biaya, dan membuat transaksi menjadi lebih sulit. Oleh karena itu, pembuat kebijakan dan bisnis harus bergabung untuk memastikan rantai pasokan yang layak secara ekonomi, sosial, dan lingkungan.

Mengutip SDGs, tema peringatan Hari UMKM Internasional 2024 atau MSME Day 2024 adalah 'Leveraging Power and Resilience of Micro-, Small and Medium-sized Enterprises to Accelerate Sustainable Development and Eradicate Poverty in Times of Multiple Crises'.

Tema tersebut artinya 'Memanfaatkan Kekuatan dan Ketangguhan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah untuk Mempercepat Pembangunan Berkelanjutan dan Mengentaskan Kemiskinan di Tengah Berbagai Krisis'.

Hari UMKM 2024 menawarkan kesempatan untuk berdiskusi dan bertukar pikiran tentang bagaimana para pemangku kepentingan utama, termasuk pembuat kebijakan, perusahaan besar, lembaga keuangan, dan komunitas internasional dapat mendukung usaha mikro, kecil, dan menengah untuk memajukan Agenda 2030 dan berkontribusi dalam mencapai SDGs, termasuk pengentasan kemiskinan dan pekerjaan yang layak untuk semua.

Selain itu, Hari UMKM 2024 ini akan mengeksplorasi cara-cara yang dapat dilakukan oleh UMKM, sebuah sektor yang mewakili lebih dari 90 persen dari semua bisnis di seluruh dunia, untuk memberikan solusi inovatif bagi tantangan-tantangan di masa kini serta mendorong pertumbuhan inklusif dan kemakmuran bersama.

Sebagai sektor yang paling dekat dengan masyarakat lokal, UMKM sangat penting untuk menciptakan lapangan kerja lokal, memberdayakan perempuan, pemuda, penyandang disabilitas, dan kelompok-kelompok lain yang berada dalam situasi rentan. Memperingati Hari UMKM merupakan pengakuan bahwa sektor vital di jantung masyarakat kita ini memiliki potensi luar biasa untuk membuka jalur penting dalam mempercepat kemajuan SDG di seluruh dunia.

(wia/wia)


Sumber: https://news.detik.com/berita/d-7405364/hari-umkm-internasional-27-juni-2024-sejarah-tema-dan-tujuan

Friday, June 21, 2024

KKJ-PKJB 2024: Cara Bank Indonesia Perluas Akses Pasar UMKM

 


BERITA SUMEDANG.ruber.id – Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jawa Barat berkolaborasi dengan Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat akan kembali menggelar Karya Kreatif Jawa Barat (KKJ) dan Pekan Kerajinan Jawa Barat (PKJB) 2024 untuk mendorong akses pasar pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jawa Barat, Muhamad Nur mengatakan gelaran yang ke-6 kalinya ini, dirinya menargetkan terjadi transaksi produk UMKM hingga Rp15 miliar.

Jumlah tersebut, meningkat pesat dari realisasi gelaran di tahun sebelumnya yang mencapai transaksi Rp2.7 miliar.

“Kami sudah menyiapkan strategi untuk mencapai target tersebut,” ungkap dia dalam Media Briefing, di Kota Bandung, Rabu (19/6/2024).

Sejumlah strategi tersebut yakni dengan melibatkan 100 UMKM premium yang memroduksi produk yang berdaya saing dan siap dipasarkan.

“Premium itu, adalah UMKM yang ada di Jabar yang telah dibina oleh Bank Indonesia, Pemprov Jabar dan mitra Bank Indonesia yang barangnya sudah siap nersaing dengan daerah dan negara lain. Jadi premium itu bukan masalah harga karna harga pasti terjangkau,” ungkapnya.

Dalam acara ini, pengunjung tidak hanya bisa berbelanja secara langsung di lokasi acara, tapi juga bisa melalui plaftorm market place, salah satunya Tokopedia.

Selain itu, dipilih lokasi yakni Trans Convention Center dan Atrium Trans Studio Mall yang merupakan salah satu pusat perbelanjaan terbaik di Kota Bandung dengan jumlah pengunjung yang besar.

“Kami juga akyof menginisiasi business matching (BM) promosi perdagangan maupun pembiayaan perbankan bagi UMKM yang turut serta dalam KKJ-PKJB 2024. Khususnya pada Bank bjb, BSI, BRI, Mandiri, BCA dan BNI,” jelasnya.

Dalam kegiatan KKJ dan PKJB 2024 ini, serangkaian acara pun akan digelar untuk menarik pengunjung datang dan berbelanja di banyak tenant UMKM.

Soft opening KKJ-PKJB 2024 akan digelar Sabtu 22-23 Juni 2024 di Kawasan Braga Bebas Kendaraan dengan menampilkan puluhan UMKM unggulan Jawa Barat.

Selanjutnya, opening ceremony KKJ-PKJB 2024 akan digelar pada Jumat (28/6/2024) di Trans Convention Center dan akan dihadiri oleh Menteri Koperasi dan UMKM, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Menteri Perdagangan, Deputi Gubernur Bank Indonesia, Aida S. Budiman, Ketua Dekranasda Nasional, Wury Maruf Amin, dan Pj. Gubernur Jawa Barat, Bey Triadi Machmudin.

Selama tiga hari, menurut Nur akan banyak digelar acara yang akan mendukung para UMKM meningkatkan skala usahanya. Yakni, Business Matching UMKM dengan perbankan.

Kemudian, ada seminar, talkshow dan workshop yaitu, West Java Tourism Talk (WJTT), Workshop olahan pangan, Bincang Literasi dan Motivational Talk, Sosialisasi Edukasi: Qris dan Perlindungan Konsumen, Talkshow UMKM Ekspor, Talkshow pengelolaan keuangan rumah tangga berdasarkan prinsip syariah.

Selain itu, akan ada juga Ngabaraya Fashion Walk dan West Java Young Fashion Designer Competition, Cinta Bangga Paham Rupiah dan masing-masing hari akan ada bintang tamu yang dihadirkan. Yakni, Kahitna pada 29 Juni 2024 dan Yura Yunita pada 30 Juni 2024.

Tak sampai di situ, untuk mendukung geliat pertumbuhan bisnis teh di Jawa Barat, pada gelaran KKJ-PKJB juga akan digelar side event Java Tea Experience (JTE) 2024 serta West Java Industrial Meeting (WJIM) untuk mendukung sektor industri.

“Melalui forum ini, regulasi terkini di antaranya perluasan cakupan sektor usaha pada Kebijakan Insentif Likuiditas Makroprudensial (KLM) dan kebijakan konektivitas pembayaran intraregional Local Currency Transaction (LCT) akan diulas lebih dalam. Untuk memperkuat iklim investasi dan perdagangan yang kondusif di tengah ketidakpastian kondisi global,” jelasnya.


Sumber: https://sumedang.ruber.id/kkj-pkjb-2024-cara-bank-indonesia-perluas-akses-pasar-umkm/

BUMN Dorong UMKM Unjuk Gigi, Begini Caranya

 

Jakarta - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) telah mengagendakan 13 kali Bazar UMKM untuk Indonesia yang diselenggarakan di 8 kota besar di Indonesia yaitu di Jakarta, Bandung, Medan, Bali, Balikpapan, Jayapura, Makassar, dan Labuan Bajo. Langkah ini sebagai upaya pemerintah untuk mendorong pengembangan UMKM.


Salah satu bazar yang digelar adalah Herb Euphoria Fest 2024 di Sarinah, Jakarta Pusat. Kegiatan ini menghadirkan lebih dari 100 produk olahan herbal dari 90 UMKM binaan dari beberapa BUMN yaitu Perum Perhutani, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo), PT Adhi Karya (Persero) Tbk dan PT Permodalan Nasional Madani (PNM).

Staf Ahli Keuangan dan Pengembangan UMKM Kementerian BUMN, Loto Srinaita Ginting menuturkan, Herb Euphoria Fest 2024 merupakan bagian dari bazar UMKM untuk Indonesia 2024.

"Kegiatan ini merupakan wujud nyata komitmen Kementerian BUMN bersama-sama dengan perusahaan BUMN dalam mendukung pengembangan UMKM, khususnya UMKM binaan BUMN yang bergerak dalam usaha herbal khas nusantara," ungkap Loto dalam keterangan tertulis, Jumat (21/6/2024).

Sementara, Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Perhutani, Dewi Fitrianingrum menyampaikan sebagai BUMN yang bergerak di bidang kehutanan, Perhutani telah berkomitmen mendukung UMKM terutama yang dikelola oleh Masyarakat Desa Hutan (MDH).

"Dalam event ini, Perhutani menghadirkan 19 UMKM yang menghasilkan produk olahan herbal dan menariknya, bahan-bahan yang dipakai merupakan hasil hutan yang dikerjasamakan dengan MDH," jelas Dewi.

Selain itu, dia mengatakan, kegiatan ini diharapkan dapat memberikan edukasi ke masyarakat mengenai kekayaan herbal nusantara.

"Kami berharap dengan Herp euphoria Fest 2024 ini Perhutani serta BUMN lainnya dapat memberikan edukasi mengenai kekayaan herbal nusantara dan mendorong gaya hidup sehat secara alami, khususnya pada generasi muda Indonesia. Selain itu, juga diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi, khususnya pertumbuhan ekonomi di daerah sekitar hutan," jelasnya.


Sumber: https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/d-7401049/bumn-dorong-umkm-unjuk-gigi-begini-caranya

Thursday, June 20, 2024

Mendorong Pertumbuhan Bisnis UMKM Melalui Teknologi

 


KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Digitalisasi menjadi fokus banyak pebisnis. Maka,  Jagel, platform penyedia layanan pembuat aplikasi (no code app builder), juga berupaya mendorong pertumbuhan bisnis UMKM di Indonesia melalui teknologi.

Sepanjang tahun 2024 ini, Jagel mengklaim, membantu UMKM mengalami kenaikan rata-rata total omzet hingga 8% dibandingkan tahun lalu.. "Jagel berupaya meningkatkan produktivitas para pelaku bisnis, khususnya UMKM, melalui teknologi digital. Terutama di di Sumatera dan Kalimantan yang menjadi basis mayoritas user kami saat ini," ujar Danny Liong, Chief of Commercial and Sales Jagel, dalam rilis yang diterima Kontan.co.id, Kamis (20/6). 


Layanan Jagel bisa digunakan dengan sistem berlangganan. User bisa membuat aplikasi sendiri dengan cara mengunduh Jagel.app di Play Store dan memilih paket berlangganan."Dengan bisa mandiri membuat aplikasi, peluang untuk memasarkan produk/jasa akan meningkat pesat dan kami berusaha menjawab masalah tersebut melalui penerapan yang mudah,” lanjut Danny.  


Selain app-builder, Jagel  menyediakan layanan CCaaS (Contact Center as a Service) dan CPaaS (Communication Platform as a Service). Keduanya merupakan pusat pengelolaan kontak pelanggan untuk memberikan pengalaman transaksi yang lebih baik.  Layanan CPaaS mengintegrasikan platform komunikasi (WhatsApp, telepon, Facebook, Instagram) bagi UMKM agar bisa dikelola dengan tersistem.  

Ke depan, Danny optimis layanan software berbasis cloud akan semakin diminati karena menawarkan biaya yang jauh lebih murah. Ditambah gencarnya dukungan Pemerintah terhadap ekonomi kreatif, Danny berharap semakin banyak pelaku UMKM yang mau berekspansi ke ranah digital. “Transformasi digital bukan lagi pilihan, tapi keharusan. Teknologi adalah jembatan menuju masa depan yang lebih cerah. Dan Jagel berkomitmen untuk terus mendukung UMKM di Indonesia dalam perubahan ini.”  


Sumber: https://industri.kontan.co.id/news/mendorong-pertumbuhan-bisnis-umkm-melalui-teknologi

Kemenkop UKM Tekankan Pentingnya Pengawasan Penggunaan QRIS

 


Jakarta - Kementerian Koperasi dan UKM meminta pengawasan bersama seluruh pihak dan edukasi yang masif dalam penggunaan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) untuk mendukung perkembangan digitalisasi pembayaran di tengah UMKM.


Asisten Deputi Pembiayaan dan Investasi UKM Deputi Bidang UKM Kemenkop UKM Temmy Satya Permana mengatakan, digitalisasi membawa banyak peluang bagi UMKM, namun disisi lain turut menimbulkan dampak negatif yang perlu diwaspadai.

"Pemerintah tidak bisa berupaya sendiri dalam melakukan pengawasan terhadap penyelenggaraan transaksi digital," ujar Temmy di Jakarta, Kamis (20/6/2024).

Temy mencontohkan soal penyalahgunaan QRIS dengan pembayaran fiktif dan pencurian dana yang dapat mengakibatkan kerugian finansial untuk UMKM.

Temmy mengatakan, Kementerian Koperasi dan UKM mengajak seluruh pelaku dalam ekosistem digital untuk melakukan pengawasan dalam kegiatan ini. "Platform e-commerce, platform fintech, perbankan, dan seluruh stakeholder untuk melakukan pengawasan terhadap hal tersebut," ucap Temmy.

Sebab, kata Temmy, penggunaan QRIS turut mendukung inklusi keuangan Republik Indonesia. Saat ini Indeks Inklusi keuangan 2022 mencapai 85,10% meningkat dibanding tahun 2019 yang hanya 76,19%, peningkatan literasi keuangan masyarakat mengindikasikan bahwa inklusivitas keuangan negara semakin tinggi (Kemenkeu, 2023).

"Jelas, teknologi pembayaran digital berpotensi menimbulkan fragmentasi baru pada industri sistem pembayaran. Cara pembayaran ini mendorong efisiensi perekonomian, memajukan usaha mikro kecil menengah (UMKM), dan mempercepat keuangan inklusif sehingga akseptasi pembayaran non tunai nasional yang lebih efisien akan tercapai," ucap Temmy.

Temmy melihat QRIS juga menjadi titik awal pencatatan transaksi UMKM, yang menjadi bekal untuk masuk dalam ekosistem pembiayaan. Riwayat transaksi dalam QRIS bisa menjadi ukuran repayment capacity UMKM, sehingga UMKM dapat mengakses pembiayaan secara lebih mudah.

Sebelumnya, hal senada diutarakan Anggota Komisi XI DPR RI Melchias Markus Mekeng. Dia melihat bank dan penyedia sistem layanan keuangan dan payment gateway tidak bisa disalahkan ketika terjadi penipuan dengan QRIS yang belakangan terjadi.

Mekeng berujar, penipuan modus QRIS harus membuat para pedagang atau merchant dan lembaga lebih berhati-hati menempatkan kode agar tidak diganti pihak tak bertanggung jawab.
"Kalau ini tidak ada yang salah sama QRIS-nya (penyedia sistem), ini masalah pemalsuan di merchant-nya, sehingga para merchant harus hati-hati terhadap penempatan stiker QRIS agar tidak dipalsukan," kata Mekeng


Sumber: https://finance.detik.com/moneter/d-7399018/kemenkop-ukm-tekankan-pentingnya-pengawasan-penggunaan-qris