Showing posts with label Bank Indonesia. Show all posts
Showing posts with label Bank Indonesia. Show all posts

Friday, June 21, 2024

KKJ-PKJB 2024: Cara Bank Indonesia Perluas Akses Pasar UMKM

 


BERITA SUMEDANG.ruber.id – Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jawa Barat berkolaborasi dengan Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat akan kembali menggelar Karya Kreatif Jawa Barat (KKJ) dan Pekan Kerajinan Jawa Barat (PKJB) 2024 untuk mendorong akses pasar pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jawa Barat, Muhamad Nur mengatakan gelaran yang ke-6 kalinya ini, dirinya menargetkan terjadi transaksi produk UMKM hingga Rp15 miliar.

Jumlah tersebut, meningkat pesat dari realisasi gelaran di tahun sebelumnya yang mencapai transaksi Rp2.7 miliar.

“Kami sudah menyiapkan strategi untuk mencapai target tersebut,” ungkap dia dalam Media Briefing, di Kota Bandung, Rabu (19/6/2024).

Sejumlah strategi tersebut yakni dengan melibatkan 100 UMKM premium yang memroduksi produk yang berdaya saing dan siap dipasarkan.

“Premium itu, adalah UMKM yang ada di Jabar yang telah dibina oleh Bank Indonesia, Pemprov Jabar dan mitra Bank Indonesia yang barangnya sudah siap nersaing dengan daerah dan negara lain. Jadi premium itu bukan masalah harga karna harga pasti terjangkau,” ungkapnya.

Dalam acara ini, pengunjung tidak hanya bisa berbelanja secara langsung di lokasi acara, tapi juga bisa melalui plaftorm market place, salah satunya Tokopedia.

Selain itu, dipilih lokasi yakni Trans Convention Center dan Atrium Trans Studio Mall yang merupakan salah satu pusat perbelanjaan terbaik di Kota Bandung dengan jumlah pengunjung yang besar.

“Kami juga akyof menginisiasi business matching (BM) promosi perdagangan maupun pembiayaan perbankan bagi UMKM yang turut serta dalam KKJ-PKJB 2024. Khususnya pada Bank bjb, BSI, BRI, Mandiri, BCA dan BNI,” jelasnya.

Dalam kegiatan KKJ dan PKJB 2024 ini, serangkaian acara pun akan digelar untuk menarik pengunjung datang dan berbelanja di banyak tenant UMKM.

Soft opening KKJ-PKJB 2024 akan digelar Sabtu 22-23 Juni 2024 di Kawasan Braga Bebas Kendaraan dengan menampilkan puluhan UMKM unggulan Jawa Barat.

Selanjutnya, opening ceremony KKJ-PKJB 2024 akan digelar pada Jumat (28/6/2024) di Trans Convention Center dan akan dihadiri oleh Menteri Koperasi dan UMKM, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Menteri Perdagangan, Deputi Gubernur Bank Indonesia, Aida S. Budiman, Ketua Dekranasda Nasional, Wury Maruf Amin, dan Pj. Gubernur Jawa Barat, Bey Triadi Machmudin.

Selama tiga hari, menurut Nur akan banyak digelar acara yang akan mendukung para UMKM meningkatkan skala usahanya. Yakni, Business Matching UMKM dengan perbankan.

Kemudian, ada seminar, talkshow dan workshop yaitu, West Java Tourism Talk (WJTT), Workshop olahan pangan, Bincang Literasi dan Motivational Talk, Sosialisasi Edukasi: Qris dan Perlindungan Konsumen, Talkshow UMKM Ekspor, Talkshow pengelolaan keuangan rumah tangga berdasarkan prinsip syariah.

Selain itu, akan ada juga Ngabaraya Fashion Walk dan West Java Young Fashion Designer Competition, Cinta Bangga Paham Rupiah dan masing-masing hari akan ada bintang tamu yang dihadirkan. Yakni, Kahitna pada 29 Juni 2024 dan Yura Yunita pada 30 Juni 2024.

Tak sampai di situ, untuk mendukung geliat pertumbuhan bisnis teh di Jawa Barat, pada gelaran KKJ-PKJB juga akan digelar side event Java Tea Experience (JTE) 2024 serta West Java Industrial Meeting (WJIM) untuk mendukung sektor industri.

“Melalui forum ini, regulasi terkini di antaranya perluasan cakupan sektor usaha pada Kebijakan Insentif Likuiditas Makroprudensial (KLM) dan kebijakan konektivitas pembayaran intraregional Local Currency Transaction (LCT) akan diulas lebih dalam. Untuk memperkuat iklim investasi dan perdagangan yang kondusif di tengah ketidakpastian kondisi global,” jelasnya.


Sumber: https://sumedang.ruber.id/kkj-pkjb-2024-cara-bank-indonesia-perluas-akses-pasar-umkm/

Sunday, June 9, 2024

Wow, Produk UMKM Banten Tembus Pasar Ekspor, Nilai Transaksinya Capai Miliaran Rupiah

 


TANGERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Produk Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Banten tembus pasar ekspor. Bahkan, transaksinya selama kegiatan Karya Kreatif Banten (KKB) dan Digiwara Fun Fest 2024 yang dilaksanakan Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Banten mencapai Rp 8,59 miliar.

“Nilai transaksi ekspor ke luar negeri mencapai Rp 8,95 miliar. Sementara kalau untuk transaksi dalam negeri sebanyak Rp 576 juta,” ujar Kepala Perwakilan BI Provinsi Banten, Ameriza M Moesa, saat penutupan KKB dan Fun Fest 2024 di Bintaro Jaya Xchange Mall, Minggu, 9 Juni 2024.
Namun, Ameriza menilai, hal itu bukan sebagai sebuah pencapaian keberhasilan, tapi langkah awal untuk terus mengembangkan.

“Karena kan ini sebagian kecil dari supaya kita. Mudah-mudahan dengan adanya kegiatan ini bisa melahirkan dan memotivasi, setelah itu menjadi pemicu bagi perkembangan UMKM di seluruh daerah Banten,” tuturnya.

Ia menjelaskan, ada sekira 10 produk UMKM yang ekspor ke pasar luar negeri.

Penjualan keluar negeri itu juga termasuk business matching. Kegiatan business matching itu juga merupakan salah satu tujuan KKB 2024.

Pada kesempatan itu, Ameriza juga menyampaikan bahwa selama kegiatan KKB tercatat ada 55.800 kunjungan per hari, baik di mall 1 maupun mall 2.

Selain kunjungan, ada juga peserta edukasi terkait dengan digitalisasi. Sementara untuk peserta lomba-lomba tercatat sebanyak 932 orang.

“Dan yang sangat mengembirakan selama lima hari kita berhasil menunjukkan transaksi UMKM sebanyak Rp 2,4 miliar. Jadi, alhamdulillah selama lima hari ini kita bisa akumulasi transaksi ekonomi sebesar Rp 2,4 miliar,” tutur Ameriza.

Kata dia, secara total pihaknya berhasil membukukan nilai transaksi sebesar Rp 13,5 miliar apabila dijumlahkan dengan kegiatan yang dimulai sejak bulan Mei.

Sebelum KKB dan Digiwara Fun Fest 2024 yang diselenggarakan di Bintaro Jaya Xchange Mall, pihaknya sudah melakukan berbagai kegiatan.

“Harapannya dengan adanya kegiatan ini bisa semakin mendorong perkembangan dan semakin kuat kolaborasi dan juga digitalisasi eh baik itu untuk UMKM, untuk masyarakat, ataupun untuk pemerintah daerah termasuk kegiatan- kegiatan pembayaran pajak dan retribusi,” ujarnya.

Walikota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie, menyambut baik kegiatan KKB dan Digiwara Fun Fest 2024.

“Semangat kolaborasi. Terima kasih kepada partisipasinya, baik pelaku usaha kreatif, hingga komunitas digital. Inilah Tangsel,” ujarnya.

Kata dia, dengan nilai transaksi yang begitu besar, UMKM lagi bukan lagi usaha mikro kecil menengah, tapi bertransformasi menjadi usaha mandiri kreatif miliaran.

Dalam penutupan KKB dan Digiwara 2024 itu dimeriahkan dengan penampilan artis Salma Salsabil. (*)


Sumber: https://www.radarbanten.co.id/2024/06/09/wow-produk-umkm-banten-tembus-pasar-ekspor-nilai-transaksinya-capai-miliaran-rupiah/

Monday, August 23, 2021

Gubernur BI: QRIS telah sambungkan 8 juta UMKM ke platform digital

 

Gubernur BI: QRIS telah sambungkan 8 juta UMKM ke platform digital

Jakarta - Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo menuturkan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) telah menyambungkan delapan juta UMKM ke dalam berbagai platform digital.

"Penggunaan QRIS sebagai satu-satunya standar terbukti telah mampu mendorong peningkatan transaksi ekonomi keuangan digital," kata Perry dalam konferensi pers Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) di Jakarta, Jumat.

Menurut dia, digitalisasi sistem pembayaran akan terus dipercepat dalam mendorong pemulihan ekonomi, khususnya mendorong inklusi ekonomi dan keuangan, termasuk UMKM.

Selain itu, BI juga terus mendukung upaya-upaya elektronifikasi penyaluran bantuan sosial (bansos) pemerintah, berkoordinasi dengan pemerintah, Himbara, dan perbankan agar bisa lebih cepat dan tepat sasaran.

Di sisi lain, Perry menjelaskan bank sentral telah menurunkan batas maksimum suku bunga kartu kredit dari dua persen menjadi 1,75 persen persen per bulan, serta memperpanjang kebijakan penurunan nilai denda keterlambatan pembayaran kartu kredit satu persen dari outstanding atau maksimal Rp100 ribu sampai dengan 31 Desember 2021.

Sementara di bidang makroprudensial, BI melanjutkan berbagai upaya penguatan kebijakan transparansi suku bunga dasar kredit perbankan (SBDK) dan melakukan penyempurnaan kebijakan rasio kredit UMKM menjadi kebijakan Rasio Pembiayaan Inklusif Makroprudensial (RPIM).

"Kebijakan RPIM dilakukan antara lain melalui perluasan mitra dalam penyaluran pembiayaan inklusif, sekuritisasi pembelian inklusif, dan model-model bisnis yang lain," ungkap Perry.

Sumber : https://m.antaranews.com/berita/2311170/gubernur-bi-qris-telah-sambungkan-8-juta-umkm-ke-platform-digital

Thursday, July 29, 2021

BI Manfaatkan Bantuan Pintar untuk UMKM Terdampak Pandemi

 

BI Manfaatkan Bantuan Pintar untuk UMKM Terdampak Pandemi

JAKARTA - Bank Indonesia (BI) telah memanfaatkan Bantuan Pintar untuk program pemberdayaan berbasis komunitas untuk membantu ribuan usaha mikro kecil menengah (UMKM) khususnya usaha warung yang terdampak pandemi Covid-19. Bekerjasama dengan mitra swasta bidang teknologi yang mentransformasikan warung ke ruang digital, BI telah membantu sekitar 3.000 pengusaha warung yang terdampak pandemi.

telah memanfaatkan Bantuan Pintar untuk melaksanakan program pemberdayaan berbasis komunitas terhadap 3.000 penerima manfaat yang usaha warungnya terdampak pandemi Covid-19," kata Doni menegaskan.

Program ini juga sebagai upaya gotong royong untuk mendukung masyarakat dan pemerintah dalam membantu sektor-sektor yang terdampak pandemi di Indonesia. Bantuan Pintar menggunakan infrastruktur bantuan sosial yang sudah terintegrasi mulai dari sistem pemesanan, penyediaan, pengiriman, hingga penyaluran bantuan kepada penerima manfaat.

Bantuan Pintar merupakan layanan penyaluran bantuan sosial pertama di Indonesia yang menawarkan solusi terintegrasi dari hulu ke hilir berbasis teknologi. Inisiasi ini merupakan bentuk optimalisasi ekosistem digital agar dapat dimanfaatkan dan memberi dampak untuk tujuan yang lebih luas, terlebih di tengah pandemi.

Bantuan Pintar memiliki dua pilar utama dalam penyaluran bantuan sosial, yaitu sistem distribusi yang transparan dan penyaluran bantuan yang tepat sasaran. Lewat Bantuan Pintar, aplikasi mitra yang saat ini digunakan oleh ratusan ribu pemilik warung, difungsikan sebagai infrastruktur yang dimanfaatkan sebagai peranti pengadaan barang bantuan.

Aplikasi tersebut memungkinkan penyalur untuk memperoleh transparansi, mulai dari segi harga terbaik, kualitas barang, hingga pelacakan proses pengiriman produk yang detil hingga ke penerima manfaat.Program tersebut juga memberdayakan para pemilik warung dalam penyaluran bantuan sosial bersifat bottom-up, mengingat warung adalah bagian dari lingkungan yang dekat dengan masyarakat.

Mereka dilibatkan di seluruh tahapan untuk mendukung transparansi data, mulai dari pendataan penerima bantuan, verifikasi penerima manfaat, hingga penyaluran bantuan itu sendiri. Proses verifikasi penerima manfaat pun dijalankan bersama lembaga terkecil seperti RT, RW, dan kelurahan atau desa untuk memastikan bantuan sosial tersalurkan tepat sasaran, bukan ke penerima fiktif, dan memastikan setiap penerima manfaat menerima bantuan sesuai angka yang disepakati agar penyaluran bantuan dapat lebih merata.

Diinisiasi pada Mei 2020, Bantuan Pintar telah menyalurkan hampir Rp20 miliar kepada setidaknya 250.000 penerima manfaat yang berlokasi di lebih dari 20 kota dan kabupaten. Bantuan yang disalurkan oleh kolaborator memiliki beberapa opsi sistem penyaluran sesuai dengan tujuannya, seperti bantuan atau subsidi sembako kepada pegawai, kebutuhan asrama atau panti asuhan, sarana protokol kesehatan untuk para pelaku UMKM yang berjuang di tengah pandemi, hingga bantuan modal usaha dan edukasi pengembangan usaha untuk mendukung Program Pemulihan Ekonomi Nasional oleh pemerintah.

Sumber : https://m.republika.co.id/berita/qwyiee383/bi-manfaatkan-bantuan-pintar-untuk-umkm-terdampak-pandemi