Showing posts with label BI Banten. Show all posts
Showing posts with label BI Banten. Show all posts

Sunday, June 9, 2024

Wow, Produk UMKM Banten Tembus Pasar Ekspor, Nilai Transaksinya Capai Miliaran Rupiah

 


TANGERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Produk Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Banten tembus pasar ekspor. Bahkan, transaksinya selama kegiatan Karya Kreatif Banten (KKB) dan Digiwara Fun Fest 2024 yang dilaksanakan Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Banten mencapai Rp 8,59 miliar.

“Nilai transaksi ekspor ke luar negeri mencapai Rp 8,95 miliar. Sementara kalau untuk transaksi dalam negeri sebanyak Rp 576 juta,” ujar Kepala Perwakilan BI Provinsi Banten, Ameriza M Moesa, saat penutupan KKB dan Fun Fest 2024 di Bintaro Jaya Xchange Mall, Minggu, 9 Juni 2024.
Namun, Ameriza menilai, hal itu bukan sebagai sebuah pencapaian keberhasilan, tapi langkah awal untuk terus mengembangkan.

“Karena kan ini sebagian kecil dari supaya kita. Mudah-mudahan dengan adanya kegiatan ini bisa melahirkan dan memotivasi, setelah itu menjadi pemicu bagi perkembangan UMKM di seluruh daerah Banten,” tuturnya.

Ia menjelaskan, ada sekira 10 produk UMKM yang ekspor ke pasar luar negeri.

Penjualan keluar negeri itu juga termasuk business matching. Kegiatan business matching itu juga merupakan salah satu tujuan KKB 2024.

Pada kesempatan itu, Ameriza juga menyampaikan bahwa selama kegiatan KKB tercatat ada 55.800 kunjungan per hari, baik di mall 1 maupun mall 2.

Selain kunjungan, ada juga peserta edukasi terkait dengan digitalisasi. Sementara untuk peserta lomba-lomba tercatat sebanyak 932 orang.

“Dan yang sangat mengembirakan selama lima hari kita berhasil menunjukkan transaksi UMKM sebanyak Rp 2,4 miliar. Jadi, alhamdulillah selama lima hari ini kita bisa akumulasi transaksi ekonomi sebesar Rp 2,4 miliar,” tutur Ameriza.

Kata dia, secara total pihaknya berhasil membukukan nilai transaksi sebesar Rp 13,5 miliar apabila dijumlahkan dengan kegiatan yang dimulai sejak bulan Mei.

Sebelum KKB dan Digiwara Fun Fest 2024 yang diselenggarakan di Bintaro Jaya Xchange Mall, pihaknya sudah melakukan berbagai kegiatan.

“Harapannya dengan adanya kegiatan ini bisa semakin mendorong perkembangan dan semakin kuat kolaborasi dan juga digitalisasi eh baik itu untuk UMKM, untuk masyarakat, ataupun untuk pemerintah daerah termasuk kegiatan- kegiatan pembayaran pajak dan retribusi,” ujarnya.

Walikota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie, menyambut baik kegiatan KKB dan Digiwara Fun Fest 2024.

“Semangat kolaborasi. Terima kasih kepada partisipasinya, baik pelaku usaha kreatif, hingga komunitas digital. Inilah Tangsel,” ujarnya.

Kata dia, dengan nilai transaksi yang begitu besar, UMKM lagi bukan lagi usaha mikro kecil menengah, tapi bertransformasi menjadi usaha mandiri kreatif miliaran.

Dalam penutupan KKB dan Digiwara 2024 itu dimeriahkan dengan penampilan artis Salma Salsabil. (*)


Sumber: https://www.radarbanten.co.id/2024/06/09/wow-produk-umkm-banten-tembus-pasar-ekspor-nilai-transaksinya-capai-miliaran-rupiah/

Friday, June 7, 2024

10 Persen Produk UMKM Banten Tembus Pasar Internasional, Terbanyak Eropa


SERANG, KOMPAS.com - Kepala Kantor Perwakilan Wilayah (KPw) Bank Indonesia (BI) Ameriza Ma’aruf Moesa menyebut, 10 persen produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Banten telah tembus pasar internasional. 

Produk tersebut diekspor ke berbagai negara tujuan seperti benua Eropa yang didominasi kopi, makanan, dan kerajinan tangan. 

"Di Banten (produk UMKM yang sudah ekspor) terutama yang saya lihat adalah makanan dan minuman. Beberapa produk Indonesia khususnya dari Banten banyak diminati di Eropa, kopi," kata Ameriza kepada wartawan di Serang, Kamis (6/6/2024).

Berdasarkan data yang didapat Ameriza, saat ini ada 950.000 UMKM. Dari jumlah itu, 500an UMKM binaan Bank Indonesia sudah siap go internasional. 

"Secara kategori untuk yang ekspor masih sedikit kecil angkanya, kasarnya berkisar 10 persen," ujar dia. Menurut Ameriza, para pelaku UMKM yang berhasil ekspor menjadi capaian tertinggi dan suatu kebanggaan karena sudah naik kelas.

memenuhi kriteria dan lulus berbagai uji. "Sudah lulus (ekspor) itu tujuan akhir dari UMKM sampai diterima di pasar ekspor, karena syarat sangat ketat baik makanan, kerajinan, fashion, furniture," kata Ameriza. Ameriza pun mendorong seluruh UMKM di Banten naik kelas dari sisi pasar menjadi go ekspor, maupun juga naik kelas menjadi go digital. 

Salah satu upaya untuk mendukung hal tersebut, dengan digelarnya Karya Kreatif Banten (KKB) & Digiwara Fun Fest 2024 dari 5-9 Mei 2024 di Bintaro Xchange Mall, Tangerang Selatan. Pada kegiatan itu, BI menghadirkan 85 UMKM terbaik Banten. 

"Jadi bukan pertemuan antara UMKM dengan konsumen, harapanya dengan KKB ini pertemuan UMKM dengan investor," tandas dia. Deputi Gubernur Bank Indonesia Juda Agung mengatakan, pengembangan UMKM di Banten dapat terus diperkuat ke depan agar memberikan dampak yang lebih luas kepada perekonomian di Banten maupun secara Nasional. "Terus meningkatkan kualitas produk dan kuantitas produksi agar produk UMKM dapat diterima oleh pasar baik dalam negeri dan luar negeri," kata Juda. 

Dijelaskan Juda, BI berkomitmen mendukung pengembangan UMKM melalui regulasi yang mendukung pengembangannya melalui kampanye Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI) dan Bangga Berwisata di Indonesia (BBWI) Banten. Adapun kebijakan Bank Indonesia bagi UMKM diwujudkan melalui strategi utama yaitu korporatisasi, peningkatan Kapasitas, dan perluasan akses Pembiayaan.

"Ketiga strategi ini dapat mendukung UMKM di Indonesia untuk go digital dan go ekspor, sehingga meningkatkan kontribusi strategisnya terhadap produk domestik bruto," ujar dia.  


Sumber: https://regional.kompas.com/read/2024/06/06/203435478/10-persen-produk-umkm-banten-tembus-pasar-internasional-terbanyak-eropa