Wednesday, April 3, 2024
Telkom Gelar Kelas Digital Marketing Gratis untuk Pelaku UMKM
Tuesday, August 31, 2021
AKKI Ajak UMKM Manfaatkan Platform Digital untuk Kerek Omzet
AKKI Ajak UMKM Manfaatkan Platform Digital untuk Kerek Omzet
Digital marketing, dianggap menjadi strategi utama yang penting harus
dilakukan para pelaku usaha terutama bagi usaha mikro kecil dan menengah
(UMKM). Apalagi di tengah pandemi Covid-19, di mana tingkat penggunaan
digital naik signifikan.
Penggunaan platform digital seperti
Instagram dan TikTok misalnya, menjadi sarana promosi yang sangat
efisien. Di kala para pelaku usaha sulit melakukan promo secara langsung
akibat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4.
Founder
Aku Kamu Kita Indonesia (AKKI) sekaligus Penulis Buku Digital
Enterprenuership, Effan Audi Khalif mengatakan, sebagai wirausaha,
sejatinya tidak hanya fokus pada aspek ekonomi saja tetapi juga
memperhatikan aspek hukum.
Menurut pria yang akrab disapa Audi
ini, dalam workshop Digital Marketing bertajuk "Memulai Usaha dan
Meningkatkan Omzet Penjualan Lewat Instagram atau TikTok" secara
virtual, salah satu tujuannya adalah untuk memberikan sharing knowledge
kepada masyarakat yang berminat berwirausaha atau yang sudah mulai
berwirausaha.
“Sehingga dapat memberikan strategi marketing melalui digital dengan tepat," tuturnya ditulis Senin (16/8/2021).
Dan untuk melindungi para pelaku usaha UMKM dan konsumen di dunia digital.
"Di
samping itu juga perlu diperhatikan pentingnya aspek kesehatan dalam
menjalankan usaha di masa pandemi Covid-19,” tegas Audi lagi.
Tak
bisa dipungkiri, pemasaran yang unik dan menarik, akan lebih dilirik
oleh orang dibanding pemasaran yang konvensional. Karena pemasaran yang
baik itu membantu bisnis mencapai target audiens dan meningkatkan basis
pelanggan.
"Di era digital ini, digital marketing menjadi metode
baru dan tak bisa dihindarkan. Jadi sangat berperan penting memasarkan
usahanya. Terutama bisnis berbasis online shop," imbuhnya.
Untuk
itu dalam rangka memberikan sharing knowledge kepada masyarakat yang
berminat berwirausaha atau yang sudah mulai berwirausaha, AKKI menggelar
workshop digital marketing ini.
Workshop ini sambung Audi,
digital bertujuan untuk memberikan sharing knowledge kepada masyarakat
yang berminat berwirausaha atau yang sudah mulai berwirausaha. Sehingga
dapat memberikan strategi marketing melalui digital dengan tepat.
Founder
AKKI Ignazio Marco Widodo menambahkan, AKKI sendiri merupakan platform
yang dapat digunakan generasi muda Indonesia untuk berbagi cerita dan
bertukar inspirasi, tentang perbuatan-perbuatan baik yang mereka lakukan
untuk membangun negeri tercinta Indonesia ini.
AKKI digagas oleh
dua anak muda Indonesia Effan Audi Khalif dan Ignazio Marco Widodo,
setahun lalu, waktu mereka duduk di kelas 11 SMA di Jakarta
Intercultural School (JIS).
"Ini merupakan social movement yang
bertujuan untuk mengajak generasi muda agar lebih mau mengamalkan
Pancasila dalam kehidupan sehari-hari," tuturnya di kesempatan yang
sama.
Founder of Marketing Creative Agency Firdaus Setyo Nugroho
menjelaskan, social media marketing atau pemasaran media sosial (SMM)
merupakan bentuk pemasaran digital yang menggunakan platform sosial dan
situs web jaringan, untuk mempromosikan produk atau layanan organisasi.
Terutama melalui cara berbayar dan tidak berbayar.
Ia menyebutkan
setidaknya ada lima manfaat menggunakan social media marketing. Yaitu,
tetap menjadi top of mind, dapatkan ide konten baru, menajemen reputasi
online, kemampuan iklan berbayar yang diperluas dan sebagai media
penghasil pendapatan yang efektif.
"Yang terpenting harus rajin
bikin konten di sosial media untuk promo bisnis. Karena secara tidak
langsung akan mendorong omzet," imbaunya.
Wakil Presiden Ma’ruf
Amin mengatakan sistem digital bagi UMKM menjadi strategis untuk
dikembangkan oleh pelaku usaha untuk mendorong pemulihan ekonomi
nasional dan tetap bertahan di masa disrupsi pandemi COVID-19.
"Pada
era disrupsi ini, digitalisasi semakin relevan dan strategis bagi UMKM
untuk tetap bertahan dan berperan sebagai penggerak utama pemulihan
ekonomi," kata Wapres pada peringatan Hari UMKM Nasional Tahun 2021
secara daring.
Menteri Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (Menkop
UKM) Teten Masduki mengungkapkan UMKM masih kurang dalam pemanfaatan
teknologi dan inovasi. Saat ini kira-kira per Juni 2021 baru 14,6 juta
UMKM yang onboarding di ekosistem digital.
"Saya kira pandemi
Covid-19 sangat signifikan mendorong transformasi, akselerasi UMKM go
digital. Sebelum pandemi Covid-19 baru 8 juta UMKM yang onboarding di
ekosistem digital selama 8 tahun, sekarang hanya dalam waktu 1,5 tahun
sudah 14,6 juta UMKM, Ini saya kira sudah cukup baik," ujarnya.
Target
Kemenkop UKM nantinya akan ada 30 juta UMKM yang onboarding di
ekosistem digital pada tahun 2024. Dan ini artinya yang disasar adalah
pelaku usaha mikro dengan kapasitas produksi dan juga daya saing
produknya yang terbatas.
Menkop UKM juga berpendapat bahwa digitalisasi dapat meningkatkan pemasaran produk UMKM.
Sumber : https://www.suara.com/bisnis/2021/08/16/104230/akki-ajak-umkm-manfaatkan-platform-digital-untuk-kerek-omzet?page=all
Sunday, August 22, 2021
Kawal UMKM, Mahasiswa KKN Undip Kenalkan Label Merek dan Digital Marketing
Kawal UMKM, Mahasiswa KKN Undip Kenalkan Label Merek dan Digital Marketing
Mahasiswa KKN Tim II Universitas Diponegoro melakukan kegiatan
"Sosialisasi Pentingnya Label Merek dan Digital Marketing guna
Meningkatkan Pendapatan Pelaku UMKM (Usaha Mikro, Kecil dan Menengah) di
Masa Pandemi Covid-19".
Kegiatan KKN (Kuliah Kerja Nyata) kali
ini dilakukan ditempat tinggal masing-masing Mahasiswa pelaksana KKN,
banyak yang menyebutnya "KKN Pulang Kampung" atau "KKN Didesa Sendiri".
Hal ini dilakukan lantaran pandemi Covid-19 di Indonesia.
Pandemi
Covid-19 yang terjadi sejak Maret 2020 telah membawa dampak ke segala
sektor, salah satunya sektor ekonomi. Terutama, dampaknya dirasakan oleh
pelaku UMKM, dikarenakan menurunnya daya beli masyarakat yang terjadi
ditengah kemerosotan perekonomian akan berpengaruh terhadap
keberlangsungan usaha mereka.
Untuk mengatasinya, pemerintah
telah melakukan tindakan dengan mengajak pelaku UMKM untuk berinovasi
kreatif dan memanfaatkan digitalisasi dalam usahanya. Berbagai dukungan
juga telah diberikan untuk membangkitkan UMKM yang terjun bebas akibat
pandemi. Mulai dari bantuan dana untuk modal usaha, pemotongan pajak
penghasilan bagi pelaku UMKM, sosialisasi serta edukasi mengenai
pengelolaan UMKM, dukungan digital, dan ajakkan kepada masyarakat luas
untuk beli produk dalam negeri.
Melihat banyaknya produk UMKM
yang belum memiliki Label Merek menjadi perhatian bagi Mahasiswa KKN,
padahal Label Merek sangat penting bagi produk UMKM. Apabila produk UMKM
tidak memiliki Label Merek, maka produk tersebut tidak memiliki
identitas, yang akan mengakibatkan produk tersebut susah dikenali oleh
para konsumen.
Selain itu, perhatian Mahasiswa KKN juga tertuju
pada pemasaran produk yang dilakukan pelaku UMKM yang mana masih
cenderung tradisional, sedangkan di jaman sekarang semua sudah serba
digital. Pengenalan digital marketing sangat perlu dilakukan untuk
memperluas jangkauan konsumen bagi pelaku UMKM.
Dengan demikian,
Mahasiswa KKN memutuskan untuk melaksanakan kegiatan sosialisasi yang
bertujuan memberikan pengetahuan bagi pelaku UMKM tentang Label Merek
dan Digital Marketing. Dilaksanakan di wilayah Kelurahan Mangkang Wetan
dengan metode door to door. Metode tersebut dilaksanakan dengan
pertimbangan tidak diperbolehkannya mengumpulkan massa. Dalam
pelaksanaannya, Mahasiswa KKN memberikan penjelasan dari poster yang
telah dibuat sebelumnya. Memberikan pendampingan kepada pelaku UMKM
yang produknya belum memiliki Label Merek dan belum melakukan pemasaran
produk secara Digital Marketing. Serta membagikan video penjelasan
poster melalui WhatsApp Group UMKM.
Salah satu pelaku UMKM, yaitu
Arina bertutur "Kegiatan Sosialisasi yang dilakukan sangat bermanfaat
bagi kami pelaku UMKM yang baru merintis usaha dan dihadapkan dengan
pandemi Covid-19"
Mahasiswa KKN berharap melalui kegiatan ini
dapat memberikan semangat kepada pelaku UMKM untuk mengembangkan usaha
mereka di masa pandemi Covid-19.
Sumber : https://www.kompasiana.com/ratnayunaida2548/610b3a2406310e02826231a2/kawal-umkm-mahasiswa-kkn-undip-kenalkan-label-merek-dan-digital-marketing
Monday, August 2, 2021
Dukung UKM Go Digital, TikTok Berikan Materi Bisnis Online
Dukung UKM Go Digital, TikTok Berikan Materi Bisnis Online
TikTok, platform destinasi video singkat terdepan, telah merampungkan
rangkaian kelas online #MajuBarengTikTok yang berlangsung sepanjang
bulan Juni dan berhasil menjangkau lebih dari 12.000 pelaku usaha kecil
dan menengah (UKM) di seluruh Indonesia.
Sebagai kelanjutan
dari program pemberdayaan UKM ini, TikTok memberikan kesempatan kepada
pelaku bisnis lainnya untuk mengakses semua materi dengan mengunjungi
dan mendaftarkan diri di situs MajuBarengTikTok.com.
Inisiatif
ini merupakan bagian dari komitmen TikTok untuk mendukung para pelaku
UKM agar bisa maju bersama di era digital, dengan mengoptimalkan
platform digital berbasis kreativitas, seperti TikTok.
Materi
pemberdayaan #MajuBarengTikTok yang dapat diakses kapan saja dan dimana
saja ini terbagi ke dalam rangkaian topik yang secara holistik merangkum
proses digitalisasi pengembangan bisnis online.
Topik-topik
tersebut antara lain Pengenalan ke Bisnis Online dan Toko Online, Media
Sosial dan Platform Digital, Strategi Digital Marketing, Praktik Terbaik
Konten Kreatif, Pengenalan TikTok untuk UKM, Pembuatan Konten Kreatif,
hingga langkah dan tips untuk mulai beriklan di TikTok.
Berbagai
topik tersebut disampaikan oleh pemateri yang merupakan para ahli di
bidang pemasaran, yang dapat diserap dan diterapkan oleh para peserta.
Pandu Nitiseputro, Head of SMB TikTok Indonesia menyampaikan bahwa
pendampingan berkala pada UKM merupakan hal penting untuk mendukung
mereka bisa go digital.
“Semenjak peluncuran solusi bisnis
melalui TikTok for Business tahun lalu, kami melihat ada banyak UKM yang
tumbuh di TikTok. Mereka terhubung dengan komunitas TikTok dengan
menyampaikan kisah brand (storytelling) secara yang otentik.,” ujar
Pandu dalam keterangan resminya, Senin (2/8).
Program
#MajuBarengTikTok yang telah terselenggara pada 3 hingga 29 Juni 2021
ini telah diikuti oleh peserta UKM yang berasal dari 34 provinsi berbeda
di Indonesia.
Latar belakang mereka juga beragam, mulai dari
pebisnis kuliner, fashion, pelaku usaha bidang pendidikan dan
agribisnis. Dari 10 kelas yang berbeda, topik mengenai pengenalan TikTok
dan TikTok untuk UKM menjadi kelas yang paling banyak diminati, karena
memberikan tips yang aplikatif untuk mereka bisa menjangkau konsumen di
TikTok.
Sumber : https://www.genpi.co/ekonomi/124859/dukung-ukm-go-digital-tiktok-berikan-materi-bisnis-online?page=2
Sunday, April 4, 2021
UNS Dampingi UKM Promosi Digital Marketing
![]() |
Tim UNS dampingi UKM Klaten promosi digital marketing (klatenkab.go.id) |
Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta melalui Program Matching Fund 2021 mendampingi para usaha kecil menengah (UKM), salah satunya melalui digital marketing. Upaya dimaksudkan agar produk UKM Klaten bisa merambah pangsa luar negeri.
“Para UKM Klaten banyak yang ekspor tapi melalui broker. Kami dari UNS melalui Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) membantu pendampingan. Tidak mendesain produk, mengunggah di website, tapi para pelaku UKM harus tahu juga masalah administrasi untuk menjual produk ke luar negeri,” terang Prof Rahmawati, dari UNS, saat berkunjung dan diterima Kepala Dinas Komunikasi Informatika (Diskominfo) Klaten Amin Mustofa, baru0baru ini.
Didampingi tiga dosen penelitinya, Rahmawati menjelaskan, ada tiga UKM saat ini yang didampingi. Ketiganya meliputi pengerajin mainan bambu di Ceper, Kampung Kaos di Wedi dan pengerajin batik di Bayat.
“Masa pandemi ini kebangkitan ekonomi didorong dari para pelaku UKM. Melalui program Matching Fund ini akan fokus mengembangkan usaha para UKM melalui pemasaran digital,inovasi desain dan teknologi tepat guna dengan lokus di Klaten,” tambahnya.
Dilansir laman klatenkab.go.id, Jumat (2/4), Amin Mustofa menjelaskan, membantu para UKM dengan membuatkan akun email resmi. Hal ini menjadi prasarat untuk bisa bermain di perdagangan internasional.
“Pemerintah saat ini mensyaratkan single sign on atau SSO dalam surat elektronik. Selain mendorong SSO di kalangan ASN, Dinas Kominfo Klaten bisa membantu akun email resmi berbasis SSO di klatekab. go.id bagi UKM Klaten yang membutuhkan,” ungkap Amin Mustofa
sumber : https://timlo.net/baca/138928/uns-dampingi-ukm-promosi-digital-marketing/
Thursday, March 11, 2021
Menkop UKM: Jangan Sampai Digital Market Ekonomi Kita Dikuasai Asing
Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki ingin UMKM Indonesia menjadi tuan rumah di negeri sendiri, termasuk di ekonomi digital.
Menurut Teten, Indonesia memiliki potensi digital ekonomi yang sangat besar. Bahkan di 2025 nilainya diperkirakan mencapai Rp 1.800 triliun.
“Jangan sampai digital market ekonomi kita justru dikuasai asing," ujarnya dalam acara Coffee Talk MenkopUKM dan Lewi's Organics sekaligus Pengukuhan 200 Master Mentor SIGAP UMKM, seperti dikutip dari siaran pers, Kamis (11/3/2021).
"Saya kira banyak orang Indonesia yang punya keahlian dan membantu UMKM berkembang dan menjadikan ini sebagai gerakan nasional, gerakan solidaritas kebangkitan UMKM lewat relawan mentor," sambungnya.
Kementerian Koperasi dan UKM akan mengembangkan konsep voluntary desk dan mengajak para ahli menjadi mentor untuk membantu para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Dia mengatakan, model pendampingan oleh mentor seperti ini menjadi salah satu cara agar akselerasi UMKM masuk ke sektor digital segera terwujud.
Upaya ini dilakukan KemenkopUKM bekerja sama dengan Mastercard Academy 2.0 melalui program MicroMentor Indonesia yang saat ini sukses merekrut 10 ribu pendamping dan menjangkau 40 ribu UMKM.
"UMKM saat ini jadi tumpuan ekonomi di tengah pandemi. Digitalisasi jadi keniscayaan pertumbuhan UMKM kita ke depan. UMKM perlu pendampingan dari mentor agar berkembang lebih cepat," kata Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki.
MicroMentor Indonesia akan melatih dan mendampingi UMKM tentang tata cara penggunaannya melalui platform MicroMentor Indonesia, yang diintegrasikan dengan platform pelatihan berbasis daring KemenkopUKM di edukukm.id.
Teten berharap program ini dapat mempercepat pertumbuhan wirausaha baru. Jumlah wirausaha Indonesia saat ini masih relatif kecil dibanding negara lain, yakni hanya sebesar 3,7 persen.
“Di 2024, kami targetkan menjadi 4 persen. Berbagai cara dilakukan bukan hanya lewat pendampingan juga dengan skema modal ventura misalnya," ucap dia.
Salah satu kegiatan usaha yang mendapat perhatian khusus dalam program ini adalah petani yang memproduksi kacang mete di Nusa Tenggara Timur (NTT). Di sana para petani yang tergabung dalam koperasi didampingi oleh para mentor dari Mercy Corps Indonesia bersama pelaku usaha agriculture lokal PT Profil Mitra Abadi (PMA) lewat produk Lewi's Organics.
Teten mengapresiasi upaya yang telah dilakukan PMA di NTT. Dia mengakui. saat ini masih banyak koperasi petani yang memproduksi hasil taninya secara tradisional. Hal ini akan didorong oleh KemenkopUKM untuk masuk ke teknologi modern sehingga produk yang dihasilkan memiliki daya saing secara global.
sumber : https://money.kompas.com/read/2021/03/11/214616526/menkop-ukm-jangan-sampai-digital-market-ekonomi-kita-dikuasai-asing
Wednesday, December 9, 2020
SATU PANDUAN MUDAH untuk Anda - LIST BUILDING - panduan DIGITAL MARKETING anda
Bagaimana kalau Ada SATU PANDUAN MUDAH untuk Mulai Mengumpulkan Customer Anda dari 0 sampai Menghasilkan?
Perkenalkan List Building Black Book
Sebuah buku panduan termudah dan rinci untuk Anda memanfaatkan momentum bisnis online dan menjaring ribuan sampai puluhan ribu calon customer Anda dalam satu wadah.
Buku ini berisi PENUH dengan STRATEGI yang sudah TERBUKTI BERHASIL meningkatkan omset bisnis online dengan mengumpulkan customer khusus untuk bisnis Anda!
Inilah beberapa rahasia yang akan Anda temukan di dalam buku ini...
Bagaimana Buku ini dapat membantu Anda?
Mendapatkan Ide BaruMenemukan ide bisnis dan produk yang menguntungkan
Mendapatkan Market yang ProfitableMembantu riset target market yang berpotensi menjadi customer dan membeli produk Anda
Membangun List DatabaseStrategi membangun list database dan mendapatkan uang dari list tersebut
Jago Menggunakan Email MarketingMenggunakan email marketing untuk mengubah audiens Anda menjadi customer
Mengoptimalkan Media SosialMenarik orang di sosial media untuk menjadi customer Anda
Menambah PenghasilanMulai menambah penghasilan Anda hingga jutaan rupiah hanya dalam waktu sebulan (asal Anda take action!)
SAYA MAU BELI BUKU INI SEKARANG !!
ANDA MAU BONUS LAGI ?
- List Building Mastery Course, berisikan semua materi, berupa modul soft-copy, framework LBM, tugas harian, dan video tutorial. Berisikan semua teknis serta strategi untuk memulai bisnis online Anda dan cara meningkatkan jumlah customer yang terbukti efektif (Rp 2.797.000)
- List Building Mastery Framework, strategi step by step untuk Build (membangun), Automate (otomatisasi), Scale (peningkatan masif) bisnis Anda. Strategi ini sudah terbukti membantu banyak bisnis untuk tingkatkan 10X income mereka, bahkan saat bisnis tersebut masih terbilang baru. (Rp 3.000.000)
- 1 Month Tribelio Membership, untuk mengumpulkan semua data customer Anda di satu tempat (Rp 855.000)
- Konsultasi, tanya jawab, dan diskusi dengan tim expert terkait List Building Mastery (Rp 1.897.000)
- Support Terbaik Terkait pembelajaran dan solusi penggunaan LBM sesuai dengan bisnis yang Anda miliki (Rp 677.000)
- BONUS: 7 Template Email Lead Magnet siap pakai untuk menarik calon customer ke dalam bisnis Anda (Rp 577.000)
- BONUS: Materi Video Eksklusif + Replay dengan para Expert Digital Marketing membahas strategi List Building, dan terus disesuakan dengan strategi ter-update, LIFETIME! (Rp 2.197.000)
- List Building Elite Private Group (Tidak Ternilai)
SAYA MAU BELI BUKU + LIST BUILDING MASTERY SEKARANG !!
Penulis :
Denny Santoso
Denny Santoso adalah seorang Entrepreneur, Penulis dan juga dikenal sebagai Expert Digital Marketer terkemuka di Indonesia. Beliau senang mengajari orang-orang mengenai Digital Marketing dan Sales untuk membantu 10x income mereka.
Memulai karirnya di 1999 dengan membangun PT Jaya Sportstindo, ekosistem atau platform untuk industri fitness yang bernama DuniaFitnes.com (2013-2017), dimana beliau meningkatkan omset dari 1.400 USD dalam satu bulan menjadi 104.000 USD dalam waktu satu setengah bulan dan menjadi salah satu distributor suplement terbesar di Indonesia
Beliau mulai memasuki dunia online di tahun 2008 dan sudah berpengalaman selama puluhan tahun di bisnis online dan digital.