Showing posts with label Telkom. Show all posts
Showing posts with label Telkom. Show all posts

Friday, June 14, 2024

Dorong Transformasi Digital, Telkom Bangun Pusat Data Canggih Berbasis AI



REPUBLIKA.CO.ID, BATAM -- Anak Perusahaan PT Telkom Indonesia, PT Telkom Data Ekosistem (NeutraDC) baru saja melakukan seremoni pemancangan tiang (piling) di lahan pembangunan data center berbasis Artificial Inteligence (AI), di Kawasan Industri Terpadu Kabil, Kota Batam, Kamis (13/6/2024) siang WIB. Pembangunan data center AI ini merupakan upaya Telkom untuk terus mendorong transformasi digital di tanah air.

Hadir dalam acara tersebut sejumlah direksi Telkom dan jajaran sebagai induk perusahaan, serta direksi dan jajaran dari NeutraDC Nxera Batam, dan berbagai mitra. Direktur Group Business Development Telkom, Honesti Basyir mengatakan kegiatan ini momen penting dalam upaya pihaknya mendukung transformasi digital di Indonesia. NeutraDC Nxera Batam akan menjadi penggerak dalam inovasi teknologi di tanah air. Terutama dalam bidang Artificial Intelligence (AI).

Kami bangga melihat langkah maju ini. Ada demografi digital. Lebih dari 75 persen orang di dunia terhubung dengan internet," kata Basyir.

Direktur Wholesale & International Service Telkom, Bogi Witjaksono, menambahkan. Ia menyebut keberadaan data center dengan infrastruktur AI ini akan membuka peluang baru bagi industri di Indonesia untuk memanfaatkan teknologi canggih. Ini sesuai target besar yang mereka canangkan.

Telkom optimistis NeutraDC Nxera Batam akan menjadi pusat data terdepan. Pusat data yang menyediakan layanan berkualitas tinggi bagi klien. Jangkauannya di level global. "Pusat data yang menyediakan layanan berkualitas tinggi bagi klien kami di dalam dan di luar negeri," ujar Bogi.

Hal serupa dituturkan Direktur Strategic Portfolio Telkom Group, Budi Setyawan Wijaya. Ini sebuah langkah inovasi dari NeutraDC. Telkom berharap NeutraDC Nxera Batam akan menjadi pusat data yang tidak hanya memenuhi kebutuhan saat ini, tapi juga di masa depan.

"Investasi ini menunjukkan komitmen untuk mendorong transformasi digital yang berkelanjutan dan inovatif," ujar Budi.

Ekosistem data center berkelanjutan

CEO Nxera, Bill Chang, menyampaikan dukungan kemitraannya bersama NeutraDC Batam. Target dari kerja sama ini dapat mendorong batasan teknologi dan memberikan solusi data center yang optimal bagi kebutuhan pasar. Terlebih lagi, dengan rencana pembangunan yang siap untuk AI.

Nxeta ingin menjadi bagian dari transformasi digital ini. Pada saat yang sama, berkontribusi pada ekosistem data center yang inovatif dan berkelanjutan. Director & Chief Operating Officer PT Medco Power Indonesia, Imron Gazali, turut berbicara.

Ia menyampaikan rasa bangganya menjadi bagian dari akselerasi teknologi informasi bersama NeutraDC Nxera Batam. Medco mendukung pemenuhan pasokan listrik yang berasal dari energi terbarukan. Hal ini sejalan dengan program transisi energi yang dicanangkan pemerintah dan MedcoEnergi Group untuk mencapai Net Zero Emission pada tahun 2060.

"Kita akan mempunyai masa depan cerah yang memainkan peranan penting ini," ujar Imron.

Dalam momen piling dan pembangunan data center dengan infrastruktur AI ini, NeutraDC Nxera Batam melakukan sejumlah MoU yang berkaitan dengan pengembangan talenta digital dan pengelolaan sumber daya alam. Pertama, kerja sama pendidikan dan peningkatan sumber daya manusia dengan Politeknik Negeri Batam.

Melalui MoU dengan Politeknik Negeri Batam, NeutraDC akan melaksanakan berbagai program untuk mendukung pengembangan sumber daya manusia, seperti penyusunan kurikulum yang disesuaikan dengan kebutuhan industri, memberikan pengalaman praktis yang berharga bagi para mahasiswa, sharing informasi lowongan pekerjaan berikut rekrutmen karyawan, dan beberapa poin kerja sama lainnya yang berkaitan dengan peningkatan sumber daya alam di industri data center.

Kedua, kerja sama dengan PT Kabil Indonusa Estate dalam penyediaan dan pemeliharaan kebutuhan air bersih untuk area pembangunan data center. Kerja sama ini berkaitan dengan penyediaan dan pemeliharaan air bersih di area data center NeutraDC yang berlokasi di kawasan Kabil Industrial Estate Terpadu di Batam.

"Ini lokasi yang strategis sebagai lapangan kerja di kawasan ekonomi khusus, akan memberikan efek kompetitif yang signifikan. Komitmen yang ada memungkinkan kami menghadirkan pusat data dengan kualitas luar biasa kepada pelanggan kami," ujar Chief Executive Officer NeutraDC Nxera Batam, Indrama Yusuf Muda Purba.

NeutraDC Nxera Batam siap memenuhi permintaan pasar pusat data untuk era Kecerdasan Buatan (AI). Dengan infrastruktur yang dirancang mendukung beban kerja AI yang berat dengan efisiensi tinggi, menjadikan NeutraDC sebagai solusi unggul dalam transformasi digital pelaku industri di Indonesia dan regional. Melalui kehadiran bangunan NeutraDC Nxera Batam, menambah lokasi hyperscale data center milik NeutraDC yang saat ini juga berada di Cikarang dan di negara tetangga, Singapura, dengan klasifikasi Tier III dan IV.


Sumber; https://news.republika.co.id/berita/sf0hdr423/dorong-transformasi-digital-telkom-bangun-pusat-data-canggih-berbasis-ai?question-index=

Wednesday, June 12, 2024

Telkom Bersama Google Percepat Transformasi Digital Indonesia

 


INFO NASIONAL - PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) menjalin kerja sama dengan Google untuk memberikan 5.000 beasiswa Google Career Certificates (GCC) melalui program Digital Talent Scholarship (DTS) Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), untuk karyawan di 31 anak perusahaan Telkom. Kerja sama ini merupakan bagian dari komitmen kedua perusahaan mewujudkan pengembangan digitalisasi di Indonesia melalui program “Google AI for Indonesia Emas”.

Menteri Komunikasi dan Informatika RI, Budi Arie Setiadi mengatakan, pelatihan yang komprehensif melalui berbagai platform online seperti Google dapat memfasilitasi industri untuk mempelajari tentang AI guna mempercepat transformasi digital di Indonesia.

“Untuk mendukung kehadiran dan pemerataan AI di Indonesia sangat penting bagi industri untuk berkolaborasi dengan platform online seperti Google untuk menyelenggarakan pelatihan dan workshop guna mendukung Indonesia Emas 2045,” ujar Budi.

Salah satu kontribusi Google dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045 adalah melalui investasi peningkatan kapasitas digital bagi setiap individu di Indonesia. Salah satunya melalui pelatihan digital yang diselenggarakan oleh Google untuk Telkom Indonesia.

Direktur Hubungan Pemerintahan dan Kebijakan Publik Google Indonesia, Putri Alam mengatakan, Google berkomitmen untuk menyediakan akses pendidikan dan pelatihan digital bagi setiap individu di Indonesia.

“Maka dari itu kami terus berupaya menghadirkan program pelatihan yang disesuaikan dengan berbagai tingkat keahlian dan tujuan karir. Sejak diluncurkannya tiga tahun silam program terus berpegang pada misi awalnya untuk membekali lebih banyak orang dengan keterampilan yang dibutuhkan di dunia kerja saat ini,” ujarnya.

Melalui program pelatihan ini para peserta yang terpilih berkesempatan untuk mendapatkan pembelajaran komprehensif, termasuk pelatihan langsung dari para ahli, pendampingan secara personal oleh mentor, hingga sertifikasi profesi yang diakui secara internasional. Selain pelatihan daring dan mandiri, peserta juga akan mendapatkan bimbingan oleh fasilitator secara berkelanjutan.

Direktur Digital Business Telkom, Fajrin Rasyid antusias menyambut kerja sama antara Telkom dan Google. Sebagai perusahaan yang bergerak di bidang jasa layanan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) dan jaringan telekomunikasi di Indonesia, pihaknya berharap program ini dapat meningkatkan keahlian agar seluruh karyawan Telkom sigap menjadi garda terdepan pelayanan publik Indonesia.

Dalam pelatihan spesialisasi yang ditawarkan Google ini, peserta dapat memilih satu dari lima pelatihan spesialisasi yang ditawarkan untuk mendapatkan sertifikasi. Kelima pelatihan tersebut meliputi keahlian tentang advanced data analytics professional, business intelligence professional, cybersecurity professional, digital marketing & e-commerce professional, dan it automation with python professional.

Ini merupakan tahun kelima kerja sama Kominfo dan Google dalam pengembangan talenta digital di Indonesia. Dari 2018 hingga 2023, tercatat lebih dari 17.000 total sertifikasi yang sudah didistribusikan melalui program DTS. Kolaborasi Telkom dengan Google merupakan komitmen untuk terus mendukung transformasi digital di Indonesia dan mewujudkan cita-cita Indonesia Emas 2045. (*)



Sumber: https://nasional.tempo.co/read/1878968/telkom-bersama-google-percepat-transformasi-digital-indonesia#google_vignette

S

Tuesday, June 11, 2024

Percepat Transformasi Digital, Telkom dan Google Salurkan Beasiswa

 


Jakarta, CNBC Indonesia - PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) menjalin kerja sama dengan Google untuk memberikan 5.000 beasiswa Google Career Certificates (GCC). Beasiswa ini dilakukan melalui program Digital Talent Scholarship (DTS) Kominfo yang ditujukan untuk karyawan di 31 anak perusahaan Telkom.

Kemitraan yang terjalin antara Telkom dan Google ini merupakan bagian dari komitmen kedua perusahaan dalam rangka mewujudkan pengembangan digitalisasi di Indonesia melalui program "Google AI for Indonesia Emas".

Menteri Komunikasi dan Informatika RI Budi Arie Setiadi menjelaskan, pelatihan yang komprehensif melalui berbagai platform online seperti Google dapat memfasilitasi industri untuk mempelajari tentang kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) guna mempercepat transformasi digital di Indonesia.

Menurut Budi, untuk mendukung Indonesia Emas 2045, salah satu hal yang patut menjadi perhatian pemerintah adalah transformasi digital. Kehadiran AI dapat menjadi salah satu kunci utama dalam pengembangan transformasi digital di Indonesia.

"Untuk mendukung kehadiran dan pemerataan AI di Indonesia sangat penting bagi industri untuk berkolaborasi dengan platform online seperti Google untuk menyelenggarakan pelatihan dan workshop guna mendukung Indonesia Emas 2045," ujar Budi dalam keterangan resminya, dikutip Rabu (12/6/2024).

Salah satu bentuk kontribusi Google dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045 adalah melalui investasi untuk meningkatkan kapasitas digital bagi setiap individu di Indonesia. Misalnya dengan pelatihan digital yang diselenggarakan oleh Google untuk Telkom Indonesia.

Sementara itu, Direktur Hubungan Pemerintahan dan Kebijakan Publik Google Indonesia Putri Alam menegaskan, Google berkomitmen untuk menyediakan akses pendidikan dan pelatihan digital bagi setiap individu di Indonesia. Maka dari itu, Google Indonesia terus berupaya menghadirkan program pelatihan yang disesuaikan dengan berbagai tingkat keahlian dan tujuan karir.

"Sejak diluncurkan tiga tahun silam program terus berpegang pada misi awalnya untuk membekali lebih banyak orang dengan keterampilan yang dibutuhkan di dunia kerja saat ini," jelas Putri.

Melalui program pelatihan ini, para peserta yang terpilih berkesempatan untuk mendapatkan pembelajaran komprehensif, termasuk pelatihan langsung dari para ahli, pendampingan secara personal oleh mentor, hingga sertifikasi profesi yang diakui secara internasional. Selain pelatihan daring dan mandiri, peserta juga akan mendapatkan bimbingan oleh fasilitator secara berkelanjutan.

Sementara itu, Direktur Digital Business Telkom Fajrin Rasyid menambahkan, pihaknya sangat antusias atas kerja sama yang terjalin dengan Google untuk meningkatkan kualitas talenta digital karyawan Telkom Indonesia.

"Sebagai perusahaan yang bergerak di bidang jasa layanan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) dan jaringan telekomunikasi di Indonesia kami berharap program ini dapat meningkatkan keahlian agar seluruh karyawan Telkom sigap menjadi garda terdepan pelayanan publik Indonesia," kata dia.

Lewat pelatihan spesialisasi yang ditawarkan Google, para peserta dapat memilih satu dari lima pelatihan spesialisasi yang ditawarkan untuk mendapatkan sertifikasi. Kelima pelatihan tersebut meliputi keahlian tentang Advanced Data Analytics Professional, Business Intelligence Professional, Cybersecurity Professional, Digital Marketing & E-Commerce Professional, dan IT Automation With Python Professional.

Ini merupakan tahun kelima kerja sama Kominfo dan Google dalam pengembangan talenta digital di Indonesia. Dari 2018 hingga 2023, tercatat lebih dari 17.000 total sertifikasi yang sudah didistribusikan melalui program DTS. Kolaborasi Telkom dengan Google merupakan komitmen untuk terus mendukung transformasi digital di Indonesia dan mewujudkan cita-cita Indonesia Emas.


Sumber: https://www.cnbcindonesia.com/tech/20240612104621-37-545921/percepat-transformasi-digital-telkom-dan-google-salurkan-beasiswa

Thursday, June 6, 2024

HUT ke-59, Telkom Komitmen Perkuat Transformasi Digital untuk Membangun Negeri

 


MAKASSAR - PT Telkom Indonesia Tbk bakal genap berusia 59 tahun pada 6 Juli 2024. Di usia yang matang itu, Telkom berkomitmen melakukan transformasi digital di tanah air.

Demikian disampaikan oleh Direktur Utama PT Telkom Ririek Ardiansyah di sela acara Corporate Customer Gathering Telkom di Hotel Four Points By Sheraton Makassar, Rabu (5/6/2024).

Dalam acara ini, turut hadir yakni Komisaris Utama Telkom Bambang PS Brodjonegoro, Direktur Enterprise dan Business Service Telkom FM Venusiana R, Kepala Dinas Kominfo SP Sulsel A Winarno Eka Putra dan perwakilan dari sejumlah perusahaan lingkup Sulsel.

Ririek menjelaskan kunjungan ke Sulsel diisi dengan sejumlah kegiatan. Di antaranya mengunjungi UMKM di Kabupaten Gowa dan Corporate Customer Gathering di Makassar. Pada acara pertama, pihaknya melihat langsung aktivitas UMKM, dan upaya Telkom mendorongnya maju.

"(Corporate Customer Gathering) ini kami datang bukan untuk jualan, tapi untuk melihat apa kebutuhan dan mendengar keluhan mereka. Ya sekaligus menjadi rangkaian acara menjelang HUT ke-59 Telkom dan ini bukan hanya di Makassar," kata Ririek.

Menurut dia, akselerasi transformasi digital pada akhirnya bukan hanya untuk keuntungan perusahaan, tapi Indonesia. Lewat percepatan digitalisasi, negara akan maju dan berkembang. Telkom konsisten dan komitmen melakukan transformasi digital karena potensi pengembangannya masih sangat besar.

Di samping terus menggenjot infrastruktur telekomunikasi, khususnya di Indonesia Timur, Ririek menyebut sejumlah program dan strategi mengenai transformasi digital terus berjalan. Di antaranya yakni memperkuat industri B2B yang kini menjadi fokus Telkom dan terus berupaya menghadirkan solusi digital.

"Kami akan terus meningkatan B2B agar lebih besar lagi karena peluangnya memang besar. Contohnya di KTI, ya peluangnha sangat besar dan Telkom ini belum sampai 15 persen (menggarap)," ungkapnya.

Komisaris Utama Telkom Bambang PS Brodjonegoro dalam sambutannya mengatakan, kontribusi pengembangan Indonesia Timur sangat tinggi. Musababnya, Pulau Sulawesi, Maluku dan Papua merupakan pulau dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi.

Khusus Sulawesi dan Maluku, laju pertumbuhan ekonominya didukung sektor pertambangan. Nah, banyaknya perusahaan tambang di wilayah tersebut merupakan potensi untuk membangun kemitraan, sebagaimana fokus Telkom kini pada industri B2B.

"Semoga Telkom Group bisa memenuhi segala kebutuhan dari besarnya potensi pertumbuhan wilayah ini, baik pemerintahan maupun swasta. Telkom Group diharapkan bisa memberikan solusi atas segala usaha maupun aktivitas," tuturnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kominfo SP Sulsel A Winarno Eka Putra mengapresiasi kontribusi dan dukungan Telkom dalam mengakselerasi pembanguna dan perekonomi Indonesia, khususnya Sulsel. Telkom memiliki andil besar dalam mendukung transformasi digital dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

"Kami akan terus mendukung upaya Telkom dalam meningkatkan layanan telekomunikasi, khususnya di daerah 3T. Kami juga mendukung Telkom hadir sebagai solusi digital yang inovatif," tuturnya.

Winarno mengajak semua pihak untuk meningkatkan kerja sama dan kolaborasi bersama Telkom untuk mewujudkan ekosistem digital. Toh, muaranya yakni peningkatan perekonomian dan sosial masyarakat.


Sumber: https://sindomakassar.com/read/news/8991/hut-ke-59-telkom-komitmen-perkuat-transformasi-digital-untuk-membangun-negeri-1717585580




Sunday, April 21, 2024

Telkom (TLKM) Raup Rp9,3 Triliun dari B2B Kuartal I/2024, Data Center - Starlink

 

Bisnis.com, JAKARTA - PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) meraup pendapatan sebesar Rp9,3 triliun dari segmen korporasi (B2B) dengan menghadirkan layanan wholesale, data center hingga konektivitas bekerja sama dengan pemain global, termasuk Starlink. Secara total, pendapatan yang dibukukan Telkom mencapai Rp37,4 triliun.

Direktur Utama Telkom Ririek Adriansyah mengatakan pada 3 bulan pertama 2024 TelkomGroup masih fokus pada langkah transformasi melalui strategi utama Five Bold Moves.  

Langkah tersebut memperlihatkan hasil yang cukup positif, di tengah kondisi industri penuh tantangan dan gejolak geopolitik global yang memberikan pengaruh besar terhadap kondisi makroekonomi, termasuk kinerja saham Telkom.

“Kami akan terus menjalankan bisnis dengan berfokus pada penguatan digital connectivity, digital platform, dan digital service,” kata Ririek dikutip, Minggu (21/4/2024). 

Untuk diketahui, pada segmen Enterprise, perseroan mencatat pendapatan sebesar Rp4,5 triliun dengan layanan B2B Digital IT Services dan Enterprise Connectivity sebagai kontributor utama pendapatan.  

Telkom terus memperkuat kapabilitas di bisnis Cloud, Digital IT Services dan Cyber Security, termasuk menjalin kerja sama strategis dengan pemain teknologi global. 

Dari sisi konektivitas, Telkom telah menjalin kerja sama dengan SpaceX terkait operasional Starlink di Tanah Air. Perusahaan milik Elon Musk bekerja sama dengan Telkomsat, anak usaha Telkom, untuk memberikan layanan ke segmen korporasi.  

Dikutip dari Starlink Mag, tingkat latensi atau lama satelit Starlink memberikan sinyal hingga diterima oleh konsumen hanya sekitar 45 milidetik (ms). Angka inipun jauh lebih cepat dibandingkan satelit low orbit lainnya seperti Viasat yang sebesar 630 ms dan HughesNet di angka 724 ms. 

Lebih lanjut, dilansir dari laman Starlink, satelit ini juga memiliki kecepatan download di kisaran 25 hingga 220 mbps. Adapun pengguna rata-rata bisa mendapatkan kecepatan lebih dari 100 mbps.

Direktur Pengembangan Bisnis (CDO) Telkomsat Anggoro Kurnianto Widiawan mengatakan perusahaan telah memiliki kerja sama dengan SpaceX Starlink sejak 2022. 

Telkomsat memanfaatkan kapasitas yang dimiliki Starlink untuk menyalurkan internet di daerah terpencil. Total terdapat 180 Gbps kapasitas yang siap digunakan Telkomsat. 

Anggoro mengakui bahwa Starlink membuka peluang perusahaan untuk memberikan opsi layanan kepada pelanggan korporasi lebih terbuka. Permintaan terhadap layanan ini pun diklaim terus meningkat. 

“Permintaan ada terus. Untuk Telkomsat kontribusi [Starlink] cukup signifikan. Starlink membuka layanan baru sama seperti satelit HTS Merah Putih,” kata Anggoro kepada Bisnis beberapa waktu lalu.  

Selanjutnya, segmen Wholesale dan International mencatat pendapatan Rp4,8 triliun atau tumbuh 17,8% YoY dikontribusi pertumbuhan pada bisnis layanan suara wholesale internasional dan bisnis infrastruktur digital. 

Hingga akhir Maret 2024, bisnis data center dan cloud TelkomGroup membukukan pendapatan Rp449 miliar atau tumbuh 24,6% YoY. 

Sumber: https://www.startsmeup.id/2024/04/telkom-tlkm-raup-rp93-triliun-dari-b2b.html

Wednesday, April 3, 2024

Setelah Spin Off Indihome, Telkom Pusatkan Perhatian pada Pimpinan Pasar B2B

 

SEMARANG, beritajateng.tv – Langkah spin off antara PT Telkom Indonesia (Telkom) dan PT Telekomunikasi Selular (Telkomsel) terkait layanan Indihome, telah berjalan sejak 1 Juni 2023.

Integrasi IndiHome ke dalam Telkomsel mencakup pengelolaan bisnis dan pelanggan untuk beberapa layanan. Seperti internet (fixed broadband), telepon rumah (fixed line), Internet Protocol Television (IPTV). Dan berbagai paket layanan digital konsumen lainnya.

Heri Supriadi, Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Telkom Indonesia, kembali menegaskan hal ini.  Menurutnya, integrasi ini menjadi tonggak penting bagi implementasi inisiatif Fixed Mobile Convergence (FMC) TelkomGroup.

Sebagai bagian dari strategi utama perusahaan Five Bold Moves, dengan tujuan menciptakan dampak berkelanjutan di masyarakat.

Selama proses integrasi ini, kepemilikan Telkom di Telkomsel meningkat menjadi 69,9 persen. Sementara saham SingTel tetap 30,1 persen.

Spin off ini juga menandai perubahan fokus bisnis Telkom Group, dengan segmen Business to Consumer (B2C) sepenuhnya pengelolaan oleh Telkomsel.

Telkom akan memusatkan perhatian untuk menjadi pemimpin pasar di segmen B2B yang menurutnya penting. Sebagai sumber pendapatan baru yang potensial untuk pertumbuhan Telkom di masa mendatang.

Di sisi lain, Telkom juga akan mempercepat transformasi segmen B2B hingga ke level Telkom Regional. Dengan tujuan dapat memberikan layanan yang komprehensif mendukung sektor korporasi, UMKM, dan instansi pemerintah dalam melakukan digitalisasi.

Untuk mendukung transisi dan kelancaran operasional ke depan. Telkom dan Telkomsel telah sepakat untuk melakukan talent transfer dan talent mobility dari segi sumber daya manusia.

“Kolaborasi dan sinergi antara karyawan di TelkomGroup merupakan kunci untuk memperkuat bisnis broadband ritel di Telkomsel serta transformasi B2B di Telkom,” tambahnya. 

Sumber: https://www.startsmeup.id/2024/04/setelah-spin-off-indihome-telkom.html

Telkom Gelar Kelas Digital Marketing Gratis untuk Pelaku UMKM

 

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) menggelar kelas digital marketing gratis bagi pelaku UMKM. Bertajuk “Optimalisasi Penjualan melalui Social Media & E-Commerce, Tingkatkan Penghasilan Tiap Bulannya”, kegiatan ini digelar secara daring.
Kelas digital marketing gratis merupakan salah satu wujud komitmen Telkom untuk membantu masyarakat menghadapi era ekonomi digital. Telkom pun mengundang CTO Vauza Tamma Hijab, Chrysler Ade Chandra, dan CFO Muda Rumah BUMN (RB) Telkom, Putri Irmawati.
Vauza Tamma Hijab yang telah berdiri selama lebih dari dua tahun merupakan salah satu UKM binaan unggulan RB Telkom. Dengan pendampingan RB Telkom Malang, Vauza Tamma Hijab mampu menghasilkan omzet paling sedikit Rp 1 miliar setiap bulannya. Perwakilan Vauza Tamma Hijab hadir untuk membagikan kiat-kiat dan tahapan dalam berjualan melalui digital platform.
Telkom juga menghadirkan CFO RB Telkom untuk berbagi informasi mengenai keberadaan RB Telkom sebagai wadah bagi siapa pun untuk belajar mengembangkan UKM-nya.
Melalui kegiatan ini, Telkom berharap dapat memberikan panduan serta pemahaman kepada masyarakat mengenai manfaat berbagai tools digital marketing, khususnya untuk mengembangkan bisnis. Chrysler juga membagikan e-book gratis kepada peserta agar dapat mempraktekkan langsung hal yang sudah dipelajari selama mengikuti kelas.
SGM Telkom CDC, Hery Susanto, mengatakan kegiatan kelas gratis ini merupakan sebuah inovasi program yang coba ditawarkan perseroan kepada masyarakat.
“Melihat antusiasme masyarakat yang tinggi pada kegiatan webinar sebelumnya, kami dari Unit Community Development Center Telkom Indonesia yang juga menaungi program-program TJSL Telkom, berharap dapat menjadi wadah bagi masyarakat khususnya Sobat UMKM dalam mengembangkan bisnisnya di era digital," ungkap Hery.
Kegiatan kelas gratis digital marketing UMKM ini pun mendapat respon positif dari para peserta. Salah satu peserta asal Jakarta, Raey Brian Andi Ramanda, menilai kegiatan tersebut sangat bermanfaat bagi dirinya sebagai pelaku UMKM yang perlu banyak belajar mengenai digital marketing.
“Terima kasih Telkom sudah melaksanakan kegiatan kelas gratis ini. Materi-materi yang disampaikan oleh narasumber juga sangat berdaging sekali dan mudah dipahami oleh saya. Harapannya, kegiatan seperti ini dapat terus ada dengan tema-tema menarik lainnya,” ungkap Raey.
Selaras dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) pada poin ke-9 yaitu Infrastruktur, Industri, dan Inovasi, Telkom berkomitmen mendorong inovasi serta kemajuan teknologi di industri, khususnya skala kecil dan menengah.
Harapannya, Telkom dapat membentuk masyarakat pelaku UMKM menjadi talenta siap bisnis yang mampu bersaing di dunia internasional.

Sumber: https://www.startsmeup.id/2024/04/telkom-gelar-kelas-digital-marketing.html

Tuesday, March 26, 2024

Telkomsel Raup Pendapatan Rp102,4 Triliun, 88 Persennya Disumbangkan oleh Bisnis Digital

 

PINUSI.COM - Pendapatan Telkomsel tahun lalu melonjak tajam, menunjukkan bisnis digital operator tersebut berkontribusi pada peningkatan tersebut.

Dalam rilisnya, Telkom mencatat Telkomsel meraup pendapatan Rp102,4 triliun, dengan Digital Business perusahaan menyumbang Rp78,5 triliun, atau 88% dari pendapatan total.

Unit bisnis ini mengelola beberapa layanan Telkomsel, termasuk layanan broadband dan digital.

Baca Lainnya :

  • Telkomsel Raup Pendapatan Rp102,4 Triliun, 88 Persennya Disumbangkan oleh Bisnis Digital

Layanan digital Telkomsel, termasuk T-survey, MaxStream, dan Digital Music, semuanya bergabung dengan Digital Business.

Sepanjang tahun lalu, Telkomsel memiliki 159,3 juta pengguna mobile, termasuk 151,8 juta pengguna prabayar dan 7,5 juta pengguna pascabayar atau Halo.

Jumlah kedua layanan tersebut meningkat dari tahun sebelumnya.

Baca Lainnya :

  • Telkomsel Sabet Penghargaan Jaringan Mobile Terbaik Lima Kali Beruntun

Pada 2022, ada 7,1 juta pengguna Halo dan 149,7 juta prabayar.

Sejak tahun lalu, Telkomsel telah membeli Indihome dari Telkom, menjadikannya bagian dari Fixed Mobile Convergence (FMC) Telkom.

Hingga akhir 2023, pengguna Indihome redisensial (B2C) akan mencapai 8,7 juta pelanggan.

Menurut Telkom, Telkomsel sedang berkonsentrasi untuk meningkatkan produktivitas market share melalui pengoptimalan Customer Value Management (CVM). (*)

Baca Lainnya :

  • Telkomsel Jadi Provider Tercepat di Indonesia

Sumber: https://www.startsmeup.id/2024/03/telkomsel-raup-pendapatan-rp1024.html

Monday, March 25, 2024

Telkom Dukung Digitalisasi UMKM-Startup Melalui Kelas Akselerasi Bisnis Ilmu data Tanpa Coding

 


KabarMakassar.com — Pada era digital ini, keterampilan teknologi dan pemahaman bisnis yang mendalam menjadi sangat penting bagi para UMKM dan pebisnis.

Namun, tidak semua orang memiliki latar belakang atau pemahaman yang cukup tentang bahasa pemrograman atau coding.

Oleh karena itu, hadirnya pelatihan akselerasi bisnis dengan pendekatan ilmu tanpa coding menjadi solusi yang sangat tepat bagi para pemula.

Melansir dari Detik Finance, kontribusi UMKM yang mayoritas merajai pasar luring mampu menghasilkan 61% PDB setara Rp 8.573 triliun.

Namun pendapatan ekonomi digital tersebut rendah, karena adaptasi teknologi digital yang sebatas digunakan di hilir atau untuk penjualan.

Padahal, UMKM bisa mendapatkan lebih banyak manfaat digitalisasi di hulu atau sektor produksi.

Untuk itu, Monev.id berinisiatif melaksanakan kelas bertajuk “Akselerasi Bisnis dengan Ilmu Data Tanpa Coding” yang digelar pada tanggal 6-8 Maret 2024 bertempat di IndigoHub Makassar, didukung oleh program Indigo, IMA Chapter Makassar, Indibiz, Diskominfo Kota Makassar, dan Pemerintah Kota Makassar.

Kelas ini terbuka secara gratis bagi para UMKM/startup, mahasiswa dan umum.

“IMA Chapter Makassar sebagai organisasi di bidang marketing dan merupakan wadah bagi para penggiat pemasaran, sangat mendukung kegiatan ini karena salah satu sasaran dari kegiatan ini adalah pelaku UMKM/startup yang ada di kota Makassar sehingga sangat bermanfaat untuk pengembangan bisnis kedepannya” ungkap Nadya Nurlailya Ningsih, selaku sekretaris IMA Chapter Makassar.

Pada dasarnya, kegiatan ini bertujuan untuk mengumpulkan pelaku industri dan data enthusiast dalam satu wadah untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman dalam perencanaan strategi bisnis, tanpa harus memiliki latar belakang teknis yang kuat.

Hal tersebut tentunya membawa dampak pada peningkatan kolaborasi dan sinergi dalam membangun ekosistem bisnis dan data yang berkualitas di Kota Makassar.

Arief Rama Syarif, selaku founder Yayasan Komunitas Open Source, merupakan pemateri pada kegiatan ini. Arief membagikan banyak pengalaman pribadinya mengenai bisnis dan ilmu data tanpa coding.

KNIME digunakan sebagai tools dalam proses pembelajaran, karena dianggap lebih praktis untuk diaplikasikan bagi pelaku bisnis skala mikro, kecil dan menengah yang tidak mempunyai latar belakang pengetahuan data secara komprehensif.

Sebanyak 50 peserta secara intensif terlibat dalam mempelajari konsep pengelolaan ilmu data tanpa coding.

Antusiasme tinggi dari peserta tidak hanya mencerminkan keberhasilan dalam penyampaian materi yang diberikan, tetapi juga menunjukkan komitmen mereka untuk berkontribusi dalam memanfaatkan ilmu yang didapatkan untuk diterapkan ke bisnisnya.

Hasil dari pelatihan mencakup peningkatan kesadaran peserta mengenai objektivitas dan pemahaman bisnis dengan ilmu data secara umum.

“Pada kesempatan ini, kita bisa melihat ilmu data dengan lebih real dan benar. Bukan distorsi gegara media sosial, internet dan segala macamnya,” kata Hidayat, salah satu peserta kegiatan.

Monev.id merupakan startup yang mewadahi stakeholder pentahelix (akademisi, pengusaha, komunitas, pemerintah, dan media) untuk analisis data dengan memberi solusi bisnis berkelanjutan.

Monev.id memberikan beberapa layanan seperti riset pasar, analisis data, dan mewujudkan transformasi digital.

“Adapun target pengembangan berkelanjutan yakni memberikan pendidikan berkualitas dan relevan terhadap industri, pemanfaatan data untuk pertumbuhan ekonomi dan inovasi. Selain itu, juga membangun ekosistem kemitraan kepada stakeholder pentahelix di Indonesia.” tambah Noer Ni’mat Syamsul Kabir, CEO Monev.id.

Patricia Eugene Gaspersz, Senior Manager Program Indigo mengatakan bahwa Impact dari kegiatan kelas akselerasi bisnis ini terhadap UMKM maupun startup adalah meningkatnya efisiensi dan efektifitas dalam berbisnis.

Dengan pemahaman yang lebih baik tentang data, bisnis dapat mengidentifikasi peluang dan tantangan dengan lebih baik, serta merumuskan strategi yang tepat dalam menghadapinya. Hal ini tentunya mengarah pada peningkatan kinerja bisnis, penghematan biaya, dan peningkatan keunggulan produk.

“Kegiatan seperti ini juga diharapkan dapat membantu mengubah budaya perusahaan menjadi lebih berorientasi pada data, yang dapat meningkatkan adaptabilitas dan inovasi bisnis secara keseluruhan.” sebutnya

Sejak tahun 2013 hingga saat ini, program Indigo https://indigo.id/ telah membantu lebih dari 200 perusahaan rintisan digital di Indonesia dengan fokus meningkatkan inovasi dan kualitas bisnis mereka.

Melalui program Indigo, Telkom berkomitmen untuk mendukung ekosistem startup digital yang dapat mempercepat transformasi digital di Indonesia. Tujuannya agar startup berperan dalam penciptaan lapangan kerja, meningkatkan kesejahteraan, dan berkontribusi pada ekonomi yang berkelanjutan melalui solusi dan inovasi yang ditawarkannya. 

Sumber: https://www.startsmeup.id/2024/03/telkom-dukung-digitalisasi-umkm-startup.html