Showing posts with label Telkomsel. Show all posts
Showing posts with label Telkomsel. Show all posts

Sunday, May 26, 2024

Telkomsel 29 Tahun Berkomitmen untuk Maju Serentak Berikan Dampak bagi Indonesia

 


KONTAN.CO.ID - Dalam memperingati 29 Tahun perjalanannya, Telkomsel mengusung semangat untuk Maju Serentak Berikan Dampak. Telkomsel senantiasa terus hadir mendampingi masyarakat dengan memberikan pelayanan terbaik bagi setiap orang melalui ragam inisiatif, inovasi, dan aksi nyata yang dapat memperkuat inklusi digital nasional, sehingga membuka peluang kemajuan bangsa.

Direktur Utama Telkomsel, Nugroho mengatakan, “Saya bersama segenap manajemen dan karyawan Telkomsel memberikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada para pelanggan setia kami dan seluruh stakeholder yang telah menjadi bagian integral dari perjalanan Telkomsel selama 29 tahun ini.

Memperingati usia yang ke 29 tahun, Telkomsel akan terus maju dan bertumbuh dengan memperkuat komitmennya yang sejalan dengan Visi baru perusahaan untuk menjadi penyedia layanan telekomunikasi digital terbaik di regional dengan mewujudkan masyarakat Indonesia yang berdaya saing tinggi untuk membuat hari ini menjadi lebih baik dan menciptakan masa depan yang gemilang.

Untuk mencapai hal tersebut, kami menjalankan Misi baru dengan berupaya untuk dapat menyediakan konektivitas, layanan dan solusi yang inovatif dan unggul bagi semua orang setiap rumah dan kegiatan usaha untuk membuka semua peluang. Visi dan Misi baru ini akan menjadi komitmen Perusahaan untuk terus melangkah maju memberikan kontribusi nyata sehingga terus menjadi mitra terpercaya masyarakat dan bangsa.”

Selama 29 tahun, Telkomsel telah secara konsisten menyediakan dan meningkatkan konektivitas infrastruktur jaringan broadband terdepan yang merata dan setara, menghadirkan jaringan 5G pertama dan terluas di Indonesia yang mencakup lebih dari 53 kota/kabupaten, dan telah dimanfaatkan dalam mendukung beberapa sektor seperti robotic telesurgery, marine mobile, warehouse management dan smart mining.

Telkomsel juga menjadi yang pertama menghadirkan jaringan 4G di Kapal PELNI, kemudian menjadi salah satu pendiri Autonomous Networks di dunia yang telah diimplementasikan di Indonesia sehingga jaringan dapat mendeteksi, mendiagnosis, mengoptimalkan, dan memulihkan fungsi secara mandiri dan otomatis dengan lebih cepat.

Telkomsel saat ini memiliki 257.300 BTS yang tersebar di seluruh pelosok negeri. Dengan seluruh kapabilitas tersebut, Telkomsel telah meraih berbagai penghargaan, termasuk Best Mobile Network selama 5 kali berturut dan Best Mobile Coverage serta Fastest Mobile Network dari Ookla® Speedtest Awards™ 2023.

Segmen Bisnis digital telah menjadi penggerak utama transformasi Telkomsel sebagai perusahaan telekomunikasi digital terdepan dimana pertumbuhan data dan layanan digital telah mencatat kinerja positif di kuartal satu tahun 2024 dengan tumbuh sebesar 8,6% YoY dan meningkatkan kontribusinya terhadap pendapatan perusahaan menjadi 89,9% dari 84,4% tahun lalu.

Oleh karena itu, menyadari dinamika industri telekomunikasi yang kian berkembang, Telkomsel terus beradaptasi dan berinovasi untuk menghadapi berbagai tantangan dengan bertransformasi ke arah bisnis digital baik untuk segmen Business-to-Business (B2B) maupun Business-to-Consumer (B2C).

Di segmen B2C, Telkomsel secara konsisten menyajikan solusi produk dan layanan digital yang memberikan nilai tambah dan berorientasi pada pelanggan, seperti mengintegrasikan layanan IndiHome ke dalam jaringan Telkomsel, menghadirkan layanan Fixed Mobile Convergence (FMC), dan meluncurkan produk Telkomsel One.

Tak hanya itu, Telkomsel juga telah menghadirkan layanan Embedded Subscriber Identity Module (eSIM) untuk pelanggan di dalam dan luar negeri. Dalam upaya mewujudkan pengalaman digital pelanggan terdepan, Telkomsel telah meningkatkan kapabilitas asisten virtual "Veronika" dengan teknologi Microsoft Azure OpenAI Service, kemudian menghadirkan aplikasi MyTelkomsel versi terbaru yang seluruhnya memberikan kemudahan dalam mendapatkan informasi dan melakukan transaksi secara mandiri dan digital.

Melalui unit bisnis Telkomsel Enterprise bersama TelkomGroup konsisten menjadi mitra utama dalam mendorong transformasi digital di segmen B2B, korporasi, dan industri. Ragam inovasi dan solusi terbaru yang dihadirkan, diantaranya layanan RCS Business Messaging (RBM) yang membantu pelanggan segmen korporasi dalam meningkatkan pertumbuhan bisnis dengan kebebasan penuh untuk menyampaikan pesan bisnis yang lebih kaya dan interaktif kepada target audience.

Meluncurkan Digihub, platform yang memberikan akses ke jaringan API Telkomsel untuk membuka peluang pengembangan solusi layanan digital inovatif baru dan memperluas jangkauan layanan digital bagi para pelaku bisnis.

Guna mewujudkan ekosistem digital Indonesia yang inklusif dan pertumbuhan bisnis baru, Telkomsel juga memiliki peta jalan ekosistem inovasi yang mencakup digital talent accelerator IndonesiaNEXT, impact startup incubator NextDev, corporate accelerator Tinc, dan didukung oleh anak perusahaan yang bertindak sebagai corporate venture capital Telkomsel Ventures, dan digital business portfolio holding & platform company yaitu INDICO. Secara keseluruhan, ekosistem inovasi ini telah bergerak mengembangkan inovasi bersama para stakeholder untuk mendukung pertumbuhan ekosistem digital dan ekonomi Indonesia.

Selama 29 tahun, Telkomsel senantiasa mengedepankan proses bisnis berkelanjutan dengan mengimplementasikan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) melalui ragam inisiatif perusahaan dan aktivitas Corporate Social Responsibility (CSR) yang menciptakan dampak positif terhadap kelestarian alam dan lingkungan, pemberdayaan masyarakat Indonesia, serta membangun ekosistem digital yang aman dan bertanggung jawab.

Dalam menciptakan dampak positif terhadap alam dan lingkungan, Telkomsel menghadirkan Telkomsel Jaga Bumi yang telah melakukan penanaman 15 ribu pohon di 8 lokasi pada 2023 lalu untuk mengkompensasi emisi karbon. Kemudian juga program pengelolaan limbah plastik, yang telah mendaur ulang limbah plastik dan bekas cangkang kartu SIM menjadi 75 ribu pavement block dan 20 ribu phone holder.

Pada aspek sosial, Telkomsel telah meluncurkan beragam inisiatif CSR yang berfokus pada pemberdayaan masyarakat guna membentuk masa depan yang lebih baik. Selain sebagai bagian dari peta jalan ekosistem inovasi, program NextDev telah berperan sebagai impact incubator yang mendukung startup digital berdampak sosial di Indonesia, dengan sejumlah 143 early-stage startup yang telah berhasil di inkubasi, selain itu program IndonesiaNEXT juga telah membantu lebih dari 6.500 talenta muda dalam meningkatkan kompetensi dan daya saing di era digital.

Kemudian, Internet BAIK yang memberikan pelatihan literasi digital kepada lebih dari 29 ribu peserta, termasuk pelajar, guru, orang tua, dan komunitas untuk menghadirkan ruang digital yang Bertanggung jawab, Aman, Inspiratif, dan Kreatif. Sementara program Digital Creative Entrepreneurs (DCE) yang berfokus mengakselerasi kapabilitas, kompetensi, dan kreativitas digital para pelaku UKM di Indonesia, telah mendukung akselerasi transformasi digital di lebih dari 2.500 UKM lokal.

Tidak hanya itu, Telkomsel juga melalui inisiatif filantropi “Sambukan Senyuman” aktif memberikan sejumlah bantuan bagi masyarakat yang membutuhkan di seluruh penjuru Indonesia dengan menebar kebaikan dan kebahagiaan guna mendukung kehidupan yang lebih baik.

Pada aspek governance, di tahun 2024 ini Telkomsel menghadirkan Inisiatif Telkomsel Jaga Data yang berhubungan dengan perlindungan data pribadi melalui gerakan #BersatuKitaLapor, mengajak masyarakat untuk secara aktif melaporkan indikasi penipuan online yang marak terjadi. Hal ini mencerminkan tanggung jawab dan komitmen Telkomsel dalam membangun ekosistem digital yang aman dan bertanggung jawab, di mana setiap individu memiliki peran penting dalam menjaga keamanannya.

Dampak Penetrasi Broadband Telkomsel

Dampak nyata kontribusi Telkomsel diperkuat dengan hasil riset dan penelitian terbaru yang dilakukan oleh Lembaga Demografi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (LDUI) bertajuk “Kontribusi Penetrasi Internet Telkomsel terhadap Perekonomian Indonesia pada Era Ekonomi Digital” yang menyatakan bahwa Telkomsel tidak hanya menjadi pelopor dalam menyediakan layanan telekomunikasi, tetapi juga menjadi penggerak dalam memacu pertumbuhan ekonomi digital di Indonesia. Hasil riset tersebut terbagi menjadi tiga temuan utama, yakni Internet Telkomsel Berkontribusi Terhadap Perekonomian Indonesia, Internet Telkomsel Membantu Digitalisasi Usaha, dan Internet Telkomsel Meningkatkan Omzet Usaha.

Temuan pertama menemukan bahwa, Telkomsel berkontribusi terhadap perekonomian nasional, dimana setiap peningkatan payload Telkomsel sebesar 100 TB di setiap kabupaten/kota berdampak pada peningkatan PDRB per kapita hingga Rp1,7 miliar, sementara peningkatan jumlah pelanggan sebanyak 1.000 orang dapat meningkatkan PDRB per kapita hingga Rp8,6 miliar.

Selain itu, Telkomsel juga memberikan kontribusi sebesar 1,6 persen terhadap PDB nasional. Pada temuan kedua, menyatakan bahwa Telkomsel turut berperan dalam memfasilitasi digitalisasi usaha di Indonesia.

Dengan dukungan internet Telkomsel, sebanyak 45,7 persen pelaku usaha telah terintegrasi dengan platform e-commerce dan social commerce, yang secara signifikan meningkatkan keuntungan bersih mereka hingga 3 kali lipat dibandingkan pelaku usaha yang tidak terintegrasi pada platform digital.

Tidak hanya itu, Telkomsel juga memungkinkan pelaku usaha untuk meningkatkan efisiensi komunikasi dengan pemasok dan pelanggan, sehingga memperluas jangkauan pasar dan memfasilitasi pertumbuhan bisnis secara keseluruhan.

Pada temuan ketiga, hasil riset menyatakan bahwa internet Telkomsel mendukung peningkatan omzet pelaku usaha. Dengan adanya koneksi internet yang cepat dan andal dari Telkomsel, pelaku usaha dapat mengalami peningkatan omzet hingga lebih dari 50 persen dan meningkatkan jangkauan penjualan usaha naik dua kali lipat setelah menggunakan Telkomsel (dari 20,6 persen menjadi 46,7 persen).

Secara keseluruhan, hasil riset dari LDUI kembali menegaskan bahwa Telkomsel tidak hanya sekadar perusahaan telekomunikasi digital, tetapi juga mitra strategis dalam mewujudkan visi pemerintah untuk membangun ekonomi digital yang inklusif dan berkelanjutan.

Dengan terus berinovasi dan berinvestasi dalam infrastruktur digital, Telkomsel menjadi salah satu pilar pendukung yang dapat memacu kemajuan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Indonesia.

Promo HUT 29 Tahun Telkomsel

Berbagi kemeriahan hari jadi ke-29 sekaligus mengapresiasi seluruh pelanggan setia, Telkomsel menghadirkan beragam program produk dan layanan bernilai tambah seperti Paket Surprise Deal yang menawarkan paket data khusus dengan jumlah kuota besar dengan harga yang menarik​, Flash Sale MyTelkomsel dan Cashback Nampol MyTelkomsel yang mendapatkan potongan harga, Promo Device Bundling Spesial di TShop dengan ekstra diskon, Dunia Games Double Diamond, Paket Nonton Video Flash Sale, Hot Deal Telkomsel Anniversary yang menawarkan cashback dan diskon untuk paket, kartu perdana dan nomor spesial, Surprise Deal Orbit yang menawarkan paket kuota besar dengan harga yang menarik bagi pelanggan orbit, hingga ragam program loyalitas pelanggan yang dapat diperoleh dengan menukarkan Telkomsel Poin, seperti Telkomsel Poin Giveaway, Cuan Hepi, Pointastic Deal, Mendadak Hepi, Undi-Undi Hepi dan Jalan-jalan Hepi. Untuk informasi lebih lanjut mengenai kontribusi Telkomsel terhadap Indonesia selama 29 tahun serta ragam promo produk dan layanan pada momen HUT Telkomsel dapat diakses di laman tsel.id/29tahun.


Sumber: https://pressrelease.kontan.co.id/news/telkomsel-29-tahun-berkomitmen-untuk-maju-serentak-berikan-dampak-bagi-indonesia

Thursday, April 25, 2024

Woro-woro Transformasi Digital, Industri Beberkan Tantangannya, Bisakah Indonesia Ikutan?

 

JawaPos.com - Perluasan teknologi digital diyakini merupakan peluang besar untuk menciptakan nilai bagi setiap industri. Dari hiburan, manufaktur, hingga mobilitas pintar, dunia industri dan perusahaan menghadapi tantangan yang bergerak cepat.
 
Sumber daya kita terbatas. Namun semua pihak perlu berbuat lebih banyak dengan upaya lebih sedikit melalui beragam inovasi, namun tetap relevan dengan kebutuhan masyarakat. 
 
Di sisi lain, konektivitas yang terus dibangun oleh operator telekomunikasi menjadi landasan bagi tumbuh dan berkembangnya ekosistem digital. Transformasi digital akhirnya diyakini bisa menjadi kunci meningkatkan kemampuan bisnis, efisiensi operasional, dan pada akhirnya berujung pada pengalaman dan kepuasan pelanggan. 
 
Mohamad Rosidi, Director ICT Strategy & Business Huawei Indonesia mengatakan, transformasi digital tentu akan melekat pada pendekatan strategis utama yakni konektivitas fiber untuk konstruksi dan pembangunan yang lebih baik. Hal tersebut yang sampai saat ini masih jadi tantangan terberat merealisasikan gagasan transformasi digital.
 
Rosidi menuturkan, menurut Huawei, ada tiga kunci strategi utama untuk transformasi digital hingga penerapan jaringan 5G yang meluas pada tahun 2024 ini. Ketiganya yakni Full Fiber Giga City Plan, Full Fiber Policy, hingga Financial Incetives.
 
"Full Fiber Giga City Plan yakni penetapan semua konektivitas serat ke target area menjadi broadband Gigacity," ujar Mohamad Rosidi ditemui JawaPos.com di acara diskusi panel Digital Transformation Trends 2024 yang digelar Selular Media Network (SMN), di Jakarta, Kamis (25/4).
 
Rosidi menambahkan untuk Full Fiber Policy, diantaranya Right of Way atau persetujuan terpadu, lalu infrastructure sharing, hingga infrastruktur fiber pre-deployment atau menyediakan pipa/jalan untuk kontruksi fiber di gedung.
 
"Untuk financial incentives yakni alokasi anggaran untuk penerapan fiber hingga relaksasi pajak, misalnya insentif pajak kepada ISP, pemain fiber sebagai subsidi tidak langsung," sambungnya.
 
Dalam kesempatan yang sama, Ronald Limoa, VP Technology Strategy and Consumer Product Innovation Telkomsel memaparkan, sejak lahir tahun 1995, Telkomsel selalu melakukan inovasi. Pada tahun 2024 ini, sambung Ronald, ada sejumlah inovasi yang Telkomsel lakukan, seperti memperluas jaringan 5G, Baggage Movement Tracking hingga IoT Connected Smart Highway.
 
"Baggage Movement Tracking adalah teknologi RFID untuk melacak pergerakan bagasi di dalam bandara," ujar Ronald di acara Digital Transformation Trends (DTT) 2024, Kamis (25/4).
 
"Terintegrasi dengan aplikasi yang mudah digunakan, penumpang dapat dengan mudah memantau lokasi bagasi mereka secara real-time sepanjang perjalanan," sambungnya.
 
Selain itu, ada juga Teknologi Radio Frequency Identification untuk membayar Tol tanpa perlu Tap In Kartu Elektronik dengan mengintegrasikan aplikasi pembayaran non-tunai Flo Apps di Ekosistem Telkomsel Apps.
 
Salah satu tren yang ikut bergeser mengikuti gagasan transformasi digital adalah instrumen investasi baru yang kini mulai bermunculan. Salah satunya aset digital berupa cryptocurrency atau kripto.
 
Di kesempatan tersebut, Belva Driantama VP Corporate Strategic Indodax mengatakan tren kripto maupun blockchain yang akan berkembang tahun 2024 hingga beberapa tahun mendatang yakni Central Bank Digital Currency atau CDBC. Tren tersebut sudah mulai hadir juga di Indonesia dan menjadi sinyal bahwa transformasi digital di Tanah Air memang sudah berjalan.
 
"CBDC adalah uang digital yang diterbitkan dan peredarannya dikontrol oleh bank sentral, dan digunakan sebagai alat pembayaran yang sah untuk menggantikan uang kartal," kata Belva.
 
Negara yang sudah menerapkan CDBC di antaranya, Jamaica, Zimbabwe, Bahamas, Nigeria, serta 18 negara yang masih melakukan pilot project terkait CBDC. Selain itu, sejumlah sektor finansial yang bisa tergantikan oleh teknologi Blockchain, di antaranya Pegadaian, remitan internasional, hingga pasar modal.
 
Masih di acara diskusi tersebut, Wakil Ketua Umum Bidang Pengembangan Otonomi Daerah Kadin Indonesia, Sarman Simanjorang mengatakan Kadin juga tidak ketinggalan untuk adopsi teknologi di kalangan bisnis di Indonesia.
 
Hal itu terlihat dalam program Kadin yang telah mengadopsi Industri 4.0 dan transformasi digital dengan target untuk menyerap lebih dari 50 juta pekerja dan meningkatkan produktivitas tenaga kerja lebih dari USD 35 miliar.
 
"Ada Kadin Cipta yang merupakan platform dasar digital bagi semua anggota KADIN, menggunakan database anggota, asosiasi, pemerintah, dan pengusaha sebagai alat bantu pengambilan keputusan," ujar Sarman.
 
Selain itu, ada Net Zero Hub untuk mendukung perusahaan mencapai emisi nol bersih, lalu Reformasi Pendidikan dan Pelatihan Vokasi, hingga Business Support Desk (BSD). Tidak mau ketinggalan, Wendra Wilendra selaku Chairman - CEO Brand Consultan Dbrandcom mengungkapkan penerapan teknologi juga telag digunakan di industri kosmetik.
 
Bahkan penerapan artificial intelligence (AI) atau kecerdasan buatan wajib diterapkan dalam industri kosmetik karena merupakan sebuah revolusi industri. "Di kosmetik pun kami harus menggunakan AI bahkan kami juga membuat star-up untuk mengedukasi bahkan memasarkan produk kami," tandasnya.

Sumber: https://www.startsmeup.id/2024/04/woro-woro-transformasi-digital-industri.html

Sunday, April 21, 2024

Telkom (TLKM) Raup Rp9,3 Triliun dari B2B Kuartal I/2024, Data Center - Starlink

 

Bisnis.com, JAKARTA - PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) meraup pendapatan sebesar Rp9,3 triliun dari segmen korporasi (B2B) dengan menghadirkan layanan wholesale, data center hingga konektivitas bekerja sama dengan pemain global, termasuk Starlink. Secara total, pendapatan yang dibukukan Telkom mencapai Rp37,4 triliun.

Direktur Utama Telkom Ririek Adriansyah mengatakan pada 3 bulan pertama 2024 TelkomGroup masih fokus pada langkah transformasi melalui strategi utama Five Bold Moves.  

Langkah tersebut memperlihatkan hasil yang cukup positif, di tengah kondisi industri penuh tantangan dan gejolak geopolitik global yang memberikan pengaruh besar terhadap kondisi makroekonomi, termasuk kinerja saham Telkom.

“Kami akan terus menjalankan bisnis dengan berfokus pada penguatan digital connectivity, digital platform, dan digital service,” kata Ririek dikutip, Minggu (21/4/2024). 

Untuk diketahui, pada segmen Enterprise, perseroan mencatat pendapatan sebesar Rp4,5 triliun dengan layanan B2B Digital IT Services dan Enterprise Connectivity sebagai kontributor utama pendapatan.  

Telkom terus memperkuat kapabilitas di bisnis Cloud, Digital IT Services dan Cyber Security, termasuk menjalin kerja sama strategis dengan pemain teknologi global. 

Dari sisi konektivitas, Telkom telah menjalin kerja sama dengan SpaceX terkait operasional Starlink di Tanah Air. Perusahaan milik Elon Musk bekerja sama dengan Telkomsat, anak usaha Telkom, untuk memberikan layanan ke segmen korporasi.  

Dikutip dari Starlink Mag, tingkat latensi atau lama satelit Starlink memberikan sinyal hingga diterima oleh konsumen hanya sekitar 45 milidetik (ms). Angka inipun jauh lebih cepat dibandingkan satelit low orbit lainnya seperti Viasat yang sebesar 630 ms dan HughesNet di angka 724 ms. 

Lebih lanjut, dilansir dari laman Starlink, satelit ini juga memiliki kecepatan download di kisaran 25 hingga 220 mbps. Adapun pengguna rata-rata bisa mendapatkan kecepatan lebih dari 100 mbps.

Direktur Pengembangan Bisnis (CDO) Telkomsat Anggoro Kurnianto Widiawan mengatakan perusahaan telah memiliki kerja sama dengan SpaceX Starlink sejak 2022. 

Telkomsat memanfaatkan kapasitas yang dimiliki Starlink untuk menyalurkan internet di daerah terpencil. Total terdapat 180 Gbps kapasitas yang siap digunakan Telkomsat. 

Anggoro mengakui bahwa Starlink membuka peluang perusahaan untuk memberikan opsi layanan kepada pelanggan korporasi lebih terbuka. Permintaan terhadap layanan ini pun diklaim terus meningkat. 

“Permintaan ada terus. Untuk Telkomsat kontribusi [Starlink] cukup signifikan. Starlink membuka layanan baru sama seperti satelit HTS Merah Putih,” kata Anggoro kepada Bisnis beberapa waktu lalu.  

Selanjutnya, segmen Wholesale dan International mencatat pendapatan Rp4,8 triliun atau tumbuh 17,8% YoY dikontribusi pertumbuhan pada bisnis layanan suara wholesale internasional dan bisnis infrastruktur digital. 

Hingga akhir Maret 2024, bisnis data center dan cloud TelkomGroup membukukan pendapatan Rp449 miliar atau tumbuh 24,6% YoY. 

Sumber: https://www.startsmeup.id/2024/04/telkom-tlkm-raup-rp93-triliun-dari-b2b.html

Thursday, March 28, 2024

Perkuat Ekosistem, LinkAja Raih Pendanaan Investasi Strategis Mitsui

 

EmitenNews.com - LinkAja mendapat kepercayaan dari investor global. Perseroan meraih pendanaan investasi strategis dari Mitsui & Co., Ltd. (Mitsui) dalam rangka saling memperkuat ekosistem dan strategi bisnis. Termasuk potensi kolaborasi dalam ekosistem BUMN, pemegang saham LinkAja.

Dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (27/3/2024), Direktur Utama LinkAja Yogi Rizkian Bahar mengungkapkan, LinkAja telah menunjukkan kinerja solid di tengah kondisi tech winter global. Itu yang ditunjukkan dengan memperkuat fokus perusahaan dari business to consumer (B2C) ke business to business (B2B) dan business to business to consumer (B2B2C) terutama dalam ekosistem BUMN. 

“Untuk bisnis B2B kami telah mendigitalisasi sistem pembayaran dalam rantai pasok tradisional Telkomsel, yang saat ini memberikan kontribusi sekitar 20 persen terhadap pendapatan perusahaan. Kami percaya bahwa kolaborasi strategis adalah kunci dalam bisnis digital. Kami juga telah memulai kemitraan strategis dengan mitra lain termasuk pemain global, Mitsui," ujar Direktur Utama LinkAja, Yogi Rizkian Bahar.

LinkAja mengumumkan aksi korporasi melalui pendanaan investasi strategis dari Mitsui. Ini investasi pertama LinkAja dari perusahaan berskala global. Berinvestasi di LinkAja merupakan pendekatan strategis dari Mitsui dalam mengembangkan bisnis keuangan digital. 

Juga bukti komitmen dalam mempercepat kolaborasi strategis antara ekosistem BUMN dan ekosistem Mitsui dalam bidang teknologi informasi, ritel, atau bisnis lainnya, sebagai bagian untuk mempercepat inklusi ekonomi dan keuangan di Indonesia. 

Mitsui telah berinvestasi di berbagai industri di Indonesia, sehingga memiliki ekosistem yang besar dan beragam. LinkAja yakin bahwa investasi strategis Mitsui akan saling menguntungkan tidak hanya bagi kedua belah pihak, tetapi juga bagi para pengguna, pemangku kepentingan, serta berkontribusi terhadap perkembangan industri keuangan digital di Indonesia. 

“Kepercayaan dari investor global ini, akan semakin menambah kepercayaan investor, termasuk kemungkinan masuknya investor lain,” kata Yogi Rizkian Bahar. 

Sumber: https://www.startsmeup.id/2024/03/perkuat-ekosistem-linkaja-raih.html

Wednesday, March 27, 2024

Garap Ekosistem UMKM, Telkomsel Gandeng Evermos

 

Jakarta, CNBC Indonesia - Telkomsel dan startup Evermos, portofolio dari Telkomsel Ventures dan platform connected commerce yang menyediakan jaringan distribusi serta layanan commerce terintegrasi berfokus pada produk halal terkurasi, kerja sama membangun ekosistem bisnis UMKM. Kerja sama strategis ini digagas melalui lini bisnis Telkomsel Enterprise, bertujuan untuk memperluas jangkauan pasar Telkomsel melalui jaringan distribusi Evermos.

Dalam kolaborasi ini, para reseller dan supplier dalam ekosistem Evermos akan menggunakan sejumlah solusi digital yang disediakan oleh Telkomsel Enterprise, seperti solusi UMKM Plus, bundling kartu perdana baru, dan pembukuan digital, untuk meningkatkan efisiensi operasional mereka.

Selain itu, Telkomsel juga akan memperluas jangkauan penjualan produk-produk unggulannya seperti IndiHome, RoaMAX, by.U, dan Orbit melalui jaringan distribusi Evermos, meningkatkan potensi pendapatan bagi para reseller.

Sebagai bagian dari kerja sama ini, Evermos juga meningkatkan keamanan transaksi dan keandalan platformnya bagi para pengguna dengan implementasi solusi seamless authentication dari Telkomsel Enterprise.

Vice President Area Account Management Telkomsel, Samuel Pasaribu, mengatakan, kerja sama ini akan meningkatkan efisiensi operasional bisnis UMKM dan reseller, sekaligus membantu meningkatkan daya saing dan potensi pendapatan mereka.

"Ke depan, kami berharap kolaborasi bersama Evermos ini dapat secara nyata mendorong pemberdayaan dan pengembangan UMKM Indonesia, serta mengakselerasi kemajuan perekonomian negeri secara inklusif dan berkelanjutan," ujarnya.

Arip Tirta, Co-founder & President Evermos menegaskan kolaborasi merupakan bagian dari DNA pihaknya. Dengan jaringan luas terhadap UMKM dan reseller yang dimiliki, kami menawarkan akses kepada perusahaan lain untuk dapat turut mendukung kebutuhan dari berbagai tantangan yang dihadapi para UMKM serta reseller ini di lapangan.

Sumber: https://www.startsmeup.id/2024/03/garap-ekosistem-umkm-telkomsel-gandeng.html

Monday, March 25, 2024

Pendapatan Telkomsel Melesat, Ternyata Berkat Bisnis Ini

 

Jakarta, CNBC Indonesia - Pendapatan Telkomsel sepanjang tahun lalu melesat tajam. Ternyata bisnis digital operator tersebut jadi penopang hasil positif tersebut.

Dalam rilisnya, Telkom mencatat Telkomsel meraup pendapatan Rp 102,4 triliun. Digital Business perusahaan menyumbang Rp 78,5 triliun atau berkontribusi mencapai 88% dari total pendapatan.

Sebagai informasi, unit bisnis ini membawahi beberapa layanan yang dijalankan oleh Telkomsel. Salah satunya adalah broadband atau layanan digital.

Selain itu, layanan digital Telkomsel juga masuk ke dalam Digital Business. Yakni mulai dari MaxStream, Digital Music, hingga T-survey.

Telkomsel juga telah mengakuisisi Indihome dari Telkom sejak tahun lalu. Ini menjadi impelementasi Fixed Mobile Convergence (FMC) di Telkom.

Pengguna Indihome redisensial (B2C) tercatat 8,7 juta pelanggan hingga akhir 2023. Telkom menuliskan Telkomsel makin fokus pada produktivitas market share dengan mengoptimalkan Customer Value Management (CVM).

"Efisiensi baik dari belanja modal maupun belanja operasional pun mulai dijalankan dan diproyeksikan dapat memperlihatkan hasil yang baik sebagaimana yang direncanakan oleh perseroan. Diharapkan seiring proses dan waktu yang terus berjalan, potensi peningkatan revenue dari sinergi keduanya dapat menunjukkan hasil yang baik," ungkap Telkom.

Sumber: https://www.startsmeup.id/2024/03/pendapatan-telkomsel-melesat-ternyata.html

Tuesday, August 24, 2021

Telkomsel Mitra Inovasi Pimpin Investasi Pre-Series A

 

Telkomsel Mitra Inovasi Pimpin Investasi Pre-Series A

Telkomsel terus bergerak maju dalam membuka berbagai peluang dalam pemberdayaan digital-preneurs, terutama startup yang memiliki potensi untuk berkembang di Indonesia melalui pemanfaatan dan pengoptimalan ekosistem, aset, dan kompetensi yang dimiliki oleh Telkomsel.

Dukungan tersebut kini diaktualisasikan melalui aksi korporasi dengan mengumumkan strategic investment yang dilakukan oleh Telkomsel Mitra Inovasi (TMI), yakni unit ventura Telkomsel, melalui investasi Pre-Series A kepada Feedloop, sebuah startup yang bergerak di bidang SaaS (Software as a Service) yang memiliki No Code Development Platform (NCDP) atau platform tanpa kode untuk membantu sektor korporasi serta usaha kecil dan menengah (UKM) dalam mengakselerasi transformasi digital di setiap proses bisnis melalui hyperautomation.

Putaran pendanaan Pre-Series A ini dipimpin dengan nilai terbesar dari TMI dan diikuti oleh dua perusahaan modal ventura lainnya, yaitu East Ventures dan Aksara Ventures.

Direktur Utama TMI Marlin R. Siahaan mengatakan TMI memandang penggunaan platform No Code Development Platform (NCDP) atau platform tanpa kode untuk membuat aplikasi yang diusung oleh Feedloop akan sangat membantu korporasi, UKM hingga calon digital-preneurs.

"Di mana diproyeksikan dalam beberapa tahun ke depan solusi dari layanan ini akan banyak diadopsi oleh para pengembang aplikasi atau bisnis lainnya untuk dapat membangun platform yang efektif dan efisien, sehingga akan mampu menghadirkan banyak solusi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat terkini, terlebih di era 5G. Dengan kolaborasi yang terjalin antara Feedloop dengan Telkomsel melalui strategic investment TMI, akan ada banyak inovasi yang siap kami hadirkan bersama, sebagai upaya membuka peluang yang lebih luas bagi korporasi dan UKM dalam meningkatkan potensi bisnisnya.”

Feedloop sendiri merupakan startup pengembang dan pengelola platform tanpa kode atau No Code Development Platform (NCDP) bernama Qore, yang memungkinkan pengguna dapat membuat aplikasinya sendiri untuk berbagai kebutuhan seperti human resources, warehouse management, customer app, hingga operasional lainnya tanpa perlu memahami bahasa pemograman atau memiliki keahlian coding.

Selain Qore, Feedloop adalah pengembang dan pengelola Customer Data and Experience Platform (CDXP). CDXP mengkombinasikan Customer Big Data dari berbagai channel yang kemudian dikelola oleh kapabilitas marketing modern sehingga perusahaan dapat menyatukan data konsumen ke dalam satu platform single customer view, meningkatkan engagement, serta menganalisa perilaku konsumen secara real-time.

Solusi yang dihadirkan Feedloop ini telah digunakan oleh berbagai perusahaan besar seperti Bank BRI, Paragon Technology and Innovation, Accenture Indonesia, dan GIZ Indonesia dalam mengakselerasi transformasi bisnis. Feedloop juga telah dipercaya sebagai national partner oleh Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kemenkominfo) dalam Gerakan Nasional 1000 Startup Digital, di mana Feedloop telah menyediakan platform untuk membantu para founder startup dalam membangun aplikasi siap pakai hanya dalam waktu kurang lebih satu bulan.

Investasi Pre-Series A ini akan memberikan modal bagi Feedloop untuk melayani lebih banyak sektor Enterprise di tahun mendatang. Feedloop berencana menggunakan dana tersebut untuk mendorong pembangunan teknologi dan produk, merekrut sumber daya manusia, serta membangun jaringan distribusi untuk pemasaran platform-nya di Indonesia dan Asia Tenggara.

CEO dan Co-Founder Feedloop Ahmad Rizqi Meydiarso mengatakan, memasuki tahun ke-tiga, Feedloop akan terus berkomitmen untuk menjadi digital enabler bagi perusahaan-perusahaan Indonesia untuk digitalisasi layanan dan melayani konsumen mereka dengan lebih baik.

"Selain itu, kami juga berupaya membantu UKM di Indonesia untuk ikut bertransformasi digital agar dapat memajukan bisnis mereka. Pendanaan dari TMI akan membantu mengakselerasi terwujudnya misi besar kami untuk melakukan pemerataan transformasi digital di seluruh Indonesia.”

Sebagai langkah awal, kolaborasi Telkomsel dan Feedloop telah mendorong sinergi untuk membuka potensi lebih luas dalam mengembangkan Customer Data and Experience Platform, sebuah platform yang dihadirkan untuk dapat mengumpulkan dan mengolah berbagai data pelanggan yang dapat digunakan sebagai acuan dalam melakukan pemasaran, pelayanan, dan inovasi produk. Platform tersebut rencananya dipersiapkan untuk membantu transformasi digital di semua sektor, salah satunya untuk mendukung unit bisnis Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Aksi kolaborasi ini pun turut mendorong rencana Telkomsel untuk lebih mengembangkan lagi platform NCDP Feedloop, sehingga nantinya pengguna dapat meluncurkan aplikasi mereka sendiri dalam hitungan hari. Platform ini diharapkan dapat lebih mudah digunakan untuk mengakselerasi transformasi digital baik di sektor UKM maupun korporasi.

“Kami berharap kolaborasi ini akan memacu semakin tumbuhnya usaha rintisan seperti startup yang didukung dengan kapabilitas talenta digital anak negeri yang dapat menjadi digital-preneurs baru di Indonesia, sekaligus memperkuat ekosistem digital Indonesia yang inklusif dan berkelanjutan. Langkah ini merupakan bagian dari komitmen Telkomsel dalam mengoptimalkan berbagai potensi dengan dukungan tiga pilar digital Telkomsel sebagai penyedia digital connectivity, digital platform dan digital services di segala aspek kehidupan dengan semangat mendorong kepemimpinan teknologi digital terdepan" tutup Marlin.

Sumber : https://m.republika.co.id/berita/qxixck9217000/telkomsel-mitra-inovasi-pimpin-investasi-preseries-a

Tuesday, August 3, 2021

TMI Pimpin Investasi Pre-Series A Startup Feedloop

 

TMI Pimpin Investasi Pre-Series A Startup Feedloop

Jakarta — Telkomsel melalui Telkomsel Mitra Inovasi (TMI) melakukan aksi korporasi dengan mengumumkan strategic investmen melalui investasi Pre-Series A kepada Feedloop. Putaran pendanaan Pre-Series A ini dipimpin dengan nilai terbesar dari TMI dan diikuti oleh dua perusahaan modal ventura lainnya, yaitu East Ventures dan Aksara Ventures.

Direktur Utama TMI Marlin R. Siahaan mengatakan, TMI memandang industri NCDP proyeksi kedepannya akan banyak diadopsi oleh para pengembang aplikasi atau bisnis lainnya untuk dapat membangun platform yang efektif dan efisien.

“TMI memandang penggunaan platform No Code Development Platform (NCDP) atau platform tanpa kode untuk membuat aplikasi yang diusung oleh Feedloop akan sangat membantu korporasi, UKM hingga calon digital-preneurs. Di mana diproyeksikan dalam beberapa tahun ke depan solusi dari layanan ini akan banyak diadopsi oleh para pengembang aplikasi atau bisnis lainnya untuk dapat membangun platform yang efektif dan efisien, sehingga akan mampu menghadirkan banyak solusi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat terkini, terlebih di era 5G,” katanya melalui keterangan persnya, Jumat (30/7).

Harapannya, kerja sama ini akan banyak inovasi yang siap dihadirkan sebagai upaya membuka peluang yang lebih luas bagi korporasi dan UKM.

“Dengan kolaborasi yang terjalin antara Feedloop dengan Telkomsel melalui strategic investment TMI, akan ada banyak inovasi yang siap kami hadirkan bersama, sebagai upaya membuka peluang yang lebih luas bagi korporasi dan UKM dalam meningkatkan potensi bisnisnya,” harapnya.

Feedloop sendiri merupakan startup pengembang dan pengelola platform tanpa kode atau No Code Development Platform (NCDP) bernama Qore, yang memungkinkan pengguna dapat membuat aplikasinya sendiri untuk berbagai kebutuhan seperti human resources, warehouse management, customer app, hingga operasional lainnya tanpa perlu memahami bahasa pemograman atau memiliki keahlian coding.

Selain Qore, Feedloop adalah pengembang dan pengelola Customer Data and Experience Platform (CDXP). CDXP mengkombinasikan Customer Big Data dari berbagai channel yang kemudian dikelola oleh kapabilitas marketing modern sehingga perusahaan dapat menyatukan data konsumen ke dalam satu platform single customer view, meningkatkan engagement, serta menganalisa perilaku konsumen secara real-time.

Solusi yang dihadirkan Feedloop ini telah digunakan oleh berbagai perusahaan besar seperti Bank BRI, Paragon Technology and Innovation, Accenture Indonesia, dan GIZ Indonesia dalam mengakselerasi transformasi bisnis.

Selain itu, startup yang berdiri pada akhir 2018 ini dipercaya sebagai national partner oleh Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kemenkominfo) dalam Gerakan Nasional 1000 Startup Digital, di mana Feedloop telah menyediakan platform untuk membantu para founder startup dalam membangun aplikasi siap pakai hanya dalam waktu kurang lebih satu bulan.

Dana yang diberikan, nantinya akan dipakai untuk mendorong pembangunan teknologi dan produk, merekrut sumber daya manusia, serta membangun jaringan distribusi untuk pemasaran platform-nya di Indonesia dan Asia Tenggara.

CEO dan Co-Founder Feedloop Ahmad Rizqi Meydiarso mengatakan terus komitmennya dalam memberikan digitalisasu bagi perusahaan-perusahaan Indonesia.

“Memasuki tahun ke-tiga, Feedloop akan terus berkomitmen untuk menjadi digital enabler bagi perusahaan-perusahaan Indonesia untuk digitalisasi layanan dan melayani konsumen mereka dengan lebih baik,” jelasnya.

Lanjut pria yang pernah bekerja di Airbus Defence and Space ini akan terus membantu UKM di Indonesia untuk ikut bertransformasi digital.

“Kami juga berupaya membantu UKM di Indonesia untuk ikut bertransformasi digital agar dapat memajukan bisnis mereka. Pendanaan dari TMI akan membantu mengakselerasi terwujudnya misi besar kami untuk melakukan pemerataan transformasi digital di seluruh Indonesia,” lanjutnya.

Gebrakan awal kerja sama ini, Telkomsel dan Feedloop telah mendorong sinergi untuk membuka potensi lebih luas dalam mengembangkan Customer Data and Experience Platform, sebuah platform yang dihadirkan untuk dapat mengumpulkan dan mengolah berbagai data pelanggan yang dapat digunakan sebagai acuan dalam melakukan pemasaran, pelayanan, dan inovasi produk.

Platform tersebut rencananya dipersiapkan untuk membantu transformasi digital di semua sektor, salah satunya untuk mendukung unit bisnis Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Aksi kolaborasi ini pun turut mendorong rencana Telkomsel untuk lebih mengembangkan lagi platform NCDP Feedloop, sehingga nantinya pengguna dapat meluncurkan aplikasi mereka sendiri dalam hitungan hari. Platform ini diharapkan dapat lebih mudah digunakan untuk mengakselerasi transformasi digital baik di sektor UKM maupun korporasi.

“Kami berharap kolaborasi ini akan memacu semakin tumbuhnya usaha rintisan seperti startup yang didukung dengan kapabilitas talenta digital anak negeri yang dapat menjadi digital-preneurs baru di Indonesia, sekaligus memperkuat ekosistem digital Indonesia yang inklusif dan berkelanjutan.

Langkah ini merupakan bagian dari komitmen Telkomsel dalam mengoptimalkan berbagai potensi dengan dukungan tiga pilar digital Telkomsel sebagai penyedia digital connectivity, digital platform dan digital services di segala aspek kehidupan dengan semangat mendorong kepemimpinan teknologi digital terdepan,” tutup Marlin.

Sumber : https://siar.com/tmi-pimpin-investasi-pre-series-a-startup-feedloop/