Badung (ANTARA) -
Kami membantu I-UKM (INDUSTRI-USAHA KECIL MIKRO) untuk Naik Kelas dalam menggunakan Teknologi Informasi dan Sosial Media. Kontak kami : startsmeup@dayaciptamandiri.com HP: 0812-1057533
Badung (ANTARA) -
![]() |
Foto: detik |
Sementara itu, Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, mengaku akan terus mengembangkan produk-produk UMKM di Jateng agar bisa diterima masyarakat luas. Salah satu upaya itu yakni bekerja sama dengan dunia perhotelan.
“Saya sangat berterima kasih dengan Accor Hotel ini karena mau menerima produk UKM Jateng. Produk UKM kita bisa ditaruh di hotelnya. Ada kopi, busana, dan lain-lain sehingga tamu bisa langsung mencicipi produk lokal kita,” ujarnya.
Ganjar juga meminta pelaku UKM di Jateng untuk terus mengembangkan produknya agar semakin diterima pasar. “Produknya juga harus bagus. Kalau belum bagus ya maaf, belum bisa dipasang di sini,” imbuhnya.
Senior Vice President Operations and Government Relations of Accor Group for Indonesia and Malaysia Adi Satria menyampaikan, langkah ini merupakan upaya nyata ikut membantu pemulihan ekonomi nasional.
“Kami antusias untuk terlibat secara aktif mulai dari proses kurasi produk UMKM, kemudian mempromosikan dan memanfaatkan produk-produk tersebut di manapun hotel-hotel Accor berada, di berbagai destinasi di Indonesia,” ucapnya.
Adi menambahkan, selain itu dukungan kepada UMKM diberikan oleh hotel-hotel Accor di Indonesia melalui sebuah program bernama “Rediscover Indonesia”. Program tersebut dihadirkan di lebih dari 130 hotel-hotel Accor pada 30 destinasi di Indonesia.
Menurutnya, program itu menawarkan pengalaman menginap sambil menjelajahi seni dan budaya unik di Indonesia serta menikmati pengalaman lokal ikonik dengan produk dari para pelaku UMKM yang telah dikurasi.
Rediscover Indonesia memungkinkan para tamu untuk menghargai dan mencintai alam, budaya, dan adat istiadat melalui empat pilar, yakni kuliner, seni dan budaya, kesegaran dan kesehatan, serta destinasi.
Terpisah, CEO Accor Southeast Asia, Japan, South Korea Garth Simmons menyampaikan rasa bangga dan terhormat, karena dapat melanjutkan komitmen grup untuk terus mendukung Pemerintah Indonesia. Melalui upaya itu diharapkan, dapat mengembangkan pelaku UMKM, serta turut menyukseskan gerakan nasional Bangga Buatan Indonesia.
sumber : https://www.solopos.com/produk-ukm-jateng-naik-kelas-1116674
![]() |
Achmad Hidayat Wakil Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya. (Foto: Istimewa) |
Komoditas UKM yang dihasilkan berbagai macam diantaranya olahan hasil laut dari ikan maupun kerang, sepatu, sinom, makanan ringan dan catering.
Siti Chotimah, Perwakilan UMKM Kecamatan Bulak menyampaikan Kecamatan Bulak membutuhkan ruang pamer yang dilengkapi dengan alat pengatur suhu, sehingga produk bisa tahan lama.
Ia juga membawa produk berupa olahan hasil laut seperti kerang dan ikan.
Achmad Hidayat juga membeli langsung beberapa produk UKM, selain itu ia berharap agar memantabkan tekad bahwa kesulitan ini akan dilalui bersama dengan semangat gotong royong.
sumber : https://www.gesuri.id/kerakyatan/achmad-hidayat-minta-tiap-kecamatan-pasarkan-produk-ukm-b2czFZyIo
![]() |
Kopi (Ilustrasi). Produksi kopi asal Karo Sumut diminati pasar di luar negeri. |
Produksi kopi UKM Fitri Coffee, usaha binaan PT Pertamina (Persero) di Karo, Sumatera Utara (Sumut) mulai diminati pasar luar negeri antara lain Mesir.
"Perkembangan usaha sangat pesat sejak menjadi UKM binaan Pertamina. Kopi kami sudah ada pembelinya dari Mesir," ujar Abdianto, pengusaha Fitri Coffee itu di Medan, Senin (1/3) lalu.
Dia tak merinci ekspor ke Mesir dengan alasan masih tahap pembicaraan. Ada pun pemasaran di dalam negeri semakin meluas ke berbagai provinsi. Dia menyebutkan, sejak dibantu Pertamina, usaha kopi khas Karo itu juga sudah mengantongi berbagai sertifikat termasuk Sertifikat Halal dan HaKi.
"Banyak dukungan yang diberikan Pertamina setelah mendapat kesempatan mengikuti Pertamina UMKM Academy ," katanya.
Dia juga mengakui, awalnya, Pertamina juga yang mendorong usahanya untuk memproduksi bubuk kopi (roast bean) dari sebelumnya hanya green bean. Abdianto menjelaskan,Fitri Coffee dirintisnya mulai tahun 2017, tepatnya pada saat pascaerupsi Gunung Sinabung.
Awalnya, Abdianto mengaku petani jeruk dan beralih ke tanaman kopi pascaerupsi Gunung Sinabung. "Berkat kerja keras dan dukungan kuat Pertamina, usaha kami yang berbasis di Desa Ujung Payung, Karo, bisa semakin maju, " katanya.
Senior Vice President Corporate Communications & Investor Relations Pertamina, Agus Suprijanto, mengatakan, Pertamina akan terus mendukung pengembangan produk-produk lokal seperti yang dilakukan Abdianto. Langkah itu dilakukan Pertamina untuk mendukung kemajuan potensi ekonomi daerah hingga ke tingkat nasional bahkan luar negeri.
"Pertamina akan terus berupaya menjadikan mitra binaannya naik kelas bahkan hingga tingkat internasional, " katanya.
sumber : https://www.republika.co.id/berita/qpbq1r423/kopi-produk-ukm-asal-karo-sumut-diminati-pasar-mesir-part1