Showing posts with label Vaksin Covid-19. Show all posts
Showing posts with label Vaksin Covid-19. Show all posts

Wednesday, July 28, 2021

Kemenkop dan UKM, Pemprov Jatim, Hippindo, dan Forkas Gelar Vaksinasi Massal

 

Kemenkop dan UKM, Pemprov Jatim, Hippindo, dan Forkas Gelar Vaksinasi Massal
 

SURABAYA - Guna mendukung percepatan vaksinasi Covid-19 secara nasional, Kementerian Koperasi dan UKM bersama Pemprov Jawa Timur, Himpunan Peritel dan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (Hippindo) dan Forum Komunikasi Asosiasi Pengusaha (Forkas) Jatim memberikan vaksinasi gratis kepada gerakan koperasi, pelaku UMKM dan karyawan industri/bisnis. Jawa Timur mendapatkan kuota 50 ribu vaksin Sinovac. Vaksinasi tahap pertama ini dimulai Senin (26/7) di Gedung Kencana, Jalan Bubutan, Surabaya, hingga dua bulan ke depan.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jawa Timur Mas Purnomo Hadi mengatakan vaksinasi ini sebagai bentuk kepedulian Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki kepada pelaku UMKM dan Koperasi di lima provinsi, salah satunya Jawa Timur.

"Untuk Jawa Timur mendapatkan jatah 50.000 vaksin. Jumlah ini sebetulnya masih kurang banyak. Mengingat jumlah UKM di Jawa Timur sebanyak kurang lebih 9,78 juta. Karena itu Jawa Timur minta tambahan 250.000 lagi dan disetujui Kementerian Koperasi dan UKM, masih proses pengajuan ke Kementerian Kesehatan," kata Mas Purnomo Hadi

Menkop Teten Masduki dan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa berharap setelah pelaku UKM dan koperasi divaksin, maka imunnya menjadi lebih kuat sehingga bisa menjalankan usahanya, selain itu bisa memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Indonesia.

Sementara itu, Ketua Pelaksana Sentra Vaksinasi Mohammad Soleh mengatakan sasaran vaksinasi ini pertama pelaku KUKM, kedua karyawan industri dan bisnis

"Rencananya kami juga melakukan vaksinasi kerja sama dengan pabrik. Misalnya dengan pabrik A di Sidoarjo, Mojokerto, Gresik, Malang dan Pasuruan, nanti kami umumkan ke pelaku UKM dan Koperasi untuk datang ke pabrik tersebut," kata Soleh, yang juga Humas Forkas.

Rahmat, pelaku UKM yang bergerak di jasa isi ulang air mineral, menyambut gembira adanya vaksinasi untuk dunia usaha ini. "Saya berterima kasih sekali ke pada pemerintah yang telah memberi perhatian ke pelaku usaha, apalagi seperti saya yang langsung berhubungan dengan konsumen," kata Rahmat yang domisili usahanya di Sedati, Sidoarjo.

"Pelaksanaan vaksin keren banget, semua petugas ramah, mulai dari petugas keamanan sampai tim medis, terima kasih," tutur Yanuar, salah satu peserta vaksinasi.

Sumber : https://m.jpnn.com/news/kemenkop-dan-ukm-pemprov-jatim-hippindo-dan-forkas-gelar-vaksinasi-massal

Thursday, April 8, 2021

Vaksinasi Covid-19 bagi Pelaku UMKM di DIY Baru Berjalan 10 Persen

Pelaku UMKM divaksinasi di Jogja Expo Center (JEC), Kamis (8/4/2021). - (SuaraJogja.id/Hiskia Andika)

Dinas Kesehatan (Dinkes) DIY mencatat ada sekitar 300 ribu pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di DIY. Dari jumlah itu baru sebesar 10 persen yang telah dilakukan vaksinasi Covid-19.

Kepala Dinas Kesehatan DIY Pembajun Setyaningastutie mengatakan bahwa data tersebut hasil dari koordinasi Dinkes dengan Dinas Koperasi dan UKM DIY.

"Kalau total sendiri itu sudah sebanyak 35.200 pelaku UMKM di seluruh DIY yang sudah divaksinasi," ujar Pembajun kepada awak media, Kamis (8/4/2021).

Pembajun menjelaskan, dari jumlah seluruh pelaku UMKM tersebut, tidak semuanya menjalani vaksinasi dari Dinkes DIY. Pelaksanaan vaksinasi itu juga tengah berlangsung di kabupaten dan kota di DIY.

"Bu Siwi [Kepala Dinas Koperasi dan UKM DIY] sudah menyampaikan totalnya sebenarnya pelaku UMKM sekitar 300-an ribu. Nah itu sudah dilakukan di Kabupaten dan Kota," ucapnya.

Diketahui bahwa Dinkes DIY menyelenggarakan kembali vaksinasi Covid-19 secara massal bagi para pelaku UMKM. Namun ditegaskan Pembajun, kegaitan vaksinasi massal bagi para pelaku UMKM di DIY itu memang bukan kali pertama dilakukan.

Hal tersebut hanya sebagai salah satu upaya membantu tiap-tiap kabupaten dan kota untuk kian mempercepat program vaksinasi bagi para pelaku UMKM.

"Jadi ini [vaksinasi Covid-19 bagi para pelaku UMKM] bukan pertama kali. Ini hanya membantu mempercepatlah. Sasarannya banyak loh 300 ribu itu. Kita baru cuma 10 persen to," ungkapnya.

Pembajun menuturkan, vaksinasi massal bagi para pelaku UMKM yang diselenggarakan di Jogja Expo Center (JEC) itu hanya diikuti oleh 523 pelaku UMKM.

Bahkan dalam kegiatan vaksinasi Covid-19 secara massal itu tidak hanya diikuti oleh para pelaku UMKM. Melainkan terdiri dari guru, lansia, pariwisata dan abdi dalem.

"Jadi ini sifatnya membantu, sesungguhnya seperti yang saya selalu sampaikan bahwa vaksinasi sudah ada di Kabupaten dan Kota. Tetapi karena kita sudah berkomiten antara provinsi dan kabupaten kota, maka kami mendukung untuk mempercepat vaksinasi," tuturnya.

Secara keseluruhan, disampaikan Pembajun, vaksinasi Covid-19 secara massal kali ini akan dilaksanakan selama empat hari. Dengan total sasaran sebanyak 10.800 orang.

"Kali ini membantu Dinas Koperasi dan UKM itu ada 523 orang. Sama dari Dinas Pariwisata itu sasaran kita sekitar 1.500 - 2.000 hari ini. Kalau vaksinasi massal ini sampai hari Jumat mendatang," paparnya.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM DIY, Srie Nurkyatsiwi, terdapat berbagai macam UMKM yang bergerak diberbagai sektor. Mulai dari yang bergerak di bidang food, craft, fashion bahkan hingga yang bergerak di sektor pariwisata juga termasuk.

"Pelaku UMKM itu kan banyak, pelaku pariwisata itu juga UMKM. Jadi dari semua lini kalau dari data UMKM yang ada di BPS dan di kami di Sibakul Jogja itu ya sudah masuk di data semua," ujar Siwi.

Pihaknya terus mendorong semua pelaku UMKM untuk mengikuti program vaksinasi Covid-19. Selain sebagai upaya pemutusan mata rantai Covid-19 juga demi menggerakkan kembali ekonomi di masa pandemi.

"[Dengan vaksinasi diharapkan bisa mendorong kebangkitan ekonomi] pasti itu pasti. Karena yang sekarang juga sudah banyak tamu kan. Ini sebetulnya salah satu menjaga terhadap pelaku usaha sendiri tapi juga pelayanan terhadap para tamu itu agar tetap juga merasa nyaman. Tapi tentunya protokol kesehatan tetap sama-sama kita harus dijaga," tandasnya.


sumber : https://jogja.suara.com/read/2021/04/08/150220/vaksinasi-covid-19-bagi-pelaku-umkm-di-diy-baru-berjalan-10-persen
 

Monday, March 8, 2021

Tenang, Pelaku UKM Bakal Dapat Jatah Vaksin Covid-19

Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki dalam dialog bersama Kelompok Peternak Karya Muda Mandiri, di Kampung Cihareuday, Cilawu, Kabupaten Garut, Minggu (20/12/2020).

Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki mengatakan pihaknya tengah mengajukan agar pelaku Koperasi dan UKM hingga di daerah bisa segera mendapatkan suntikan vaksin covid-19, khususnya pelaku UKM yang bergerak di sektor kuliner.

Pasalnya di tengah pandemi Covid-19, pelaku usaha di sektor ini termasuk yang paling banyak bersentuhan dengan publik.

"Kami sudah ajukan agar pelaku UKM di sektor makanan dan minuman karena sektor ini dari segi ekonomi berjalan baik di tengah pandemi tapi juga punya potensi penularan. Nanti nunggu jadwal," kata Teten usai menyaksikan penyuntikan vaksin Covid-19 tahap pertama di Gedung KemenkopUKM, Senin (8/3/2021).

Senada dengan MenkopUKM, Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehatan Oscar Primadi, membenarkan bahwa tahapan selanjutnya pelaku UMKM akan menjadi prioritas penerima vaksin.

Menurut Oscar, UMKM juga menjadi salah satu pihak yang paling banyak bersinggungan dengan publik secara langsung. Untuk pelaksanaan vaksin bagi pelaku UMKM di daerah akan dilakukan dengan menggandeng Dinas Kesehatan di setiap wilayah di Indonesia.

"Kita sudah susun itu dengan Pak Arif Rahman Hakim selaku Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM untuk dilakukan vaksinasi di daerah, khususnya bagi pelaku UMKM, karena mereka juga masuk dalam kategori pemberi pelayan publik, pelaku ekonomi yang tentu akan berdampak pada ekonomi. Jadi kita akan segerakan," ujar Oscar.

2.070 ASN Kementerian Koperasi dan UKM Disuntik Vaksin Covid-19

Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki usai menyaksikan penyuntikan vaksin Covid-19 tahap pertama di Gedung KemenkopUKM, Senin (8/3/2021). (dok: Humas)

Kementerian Koperasi dan UKM (KemenkopUKM) menggelar vaksinasi untuk 2.070 Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungannya.

Vaksinasi kali ini termasuk karyawan Lembaga Layanan Pemasaran Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (LLP KUKM) atau Smesco Indonesia. Serta Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi dan UMKM (LPDB-KUMKM) yang merupakan satuan kerja dari Kementerian Koperasi dan UKM.

"Kami mendapatkan giliran vaksinasi dengan total 2.070 orang. Hari ini sekitar 700 pegawai dan rencana nanti sampai hari Rabu dilakukan vaksinasi. Mudah-mudahan ini bisa segera 100 persen," kata Teten usai menyaksikan penyuntikan vaksin Covid-19 tahap pertama di Gedung KemenkopUKM, Senin (8/3/2021).

Selain melakukan vaksinasi bagi seluruh pegawai di KemenkopUKM, Teten juga memastikan seluruh pegawainya tetap menjalankan protokol kesehatan secara ketat.

Penggunaan masker dan juga pembatasan jumlah pekerja yang masuk kantor (work from office) masih terus dijalankan. Hal itu dilakukan demi memaksimalkan upaya pencegahan dan penyebaran Covid-19.

Di tempat yang sama, Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehatan Oscar Primadi mengapresiasi upaya KemenkopUKM yang telah mendukung program vaksinasi bagi ASN dan pelayan publik.

Oscar berharap dengan semakin banyak orang yang divaksin bisa menciptakan herd immunity atau kekebalan komunal dengan jumlah minimal 181,5 juta orang yang divaksin.

"Terima kasih kepada jajaran Kementerian Koperasi dan UKM yang telah memulai vaksinasi. Kita dengan temen-teman di Kementerian dan Lembaga, semua ASN, dan pelaku ekonomi yang bergerak di bidang UMKM akan divaksin. Kita ingin capai herd immunity," pungkas Oscar.


sumber : https://www.liputan6.com/bisnis/read/4501230/tenang-pelaku-ukm-bakal-dapat-jatah-vaksin-covid-19