Showing posts with label STARTSUP. Show all posts
Showing posts with label STARTSUP. Show all posts

Wednesday, June 9, 2021

Ninja Xpress Ajak dr. Tirta Bantu UKM Melek Digital


JAKARTA - Ninja Xpress terus berupaya menjawab kebutuhan para pelaku UKM dalam menghadapi tantangan bisnis, khususnya di masa pandemi. Berdasarkan Laporan Suara UKM Negeri yang diluncurkan pada bulan Desember 2020, 53% UKM mengungkapkan bahwa mereka membutuhkan pelatihan dengan sistem mentoring khusus di bidang strategi pemasaran dan keuangan untuk mempercepat pengembangan bisnisnya.

Setelah sukses dengan Program Aksilerasi perdana pada akhir tahun 2020 lalu, tahun ini Ninja Xpress melanjutkan program tersebut dengan melakukan beberapa penyesuaian berdasarkan prioritas kebutuhan para pelaku UKM. Salah satu penyesuaian yang dilakukan adalah dengan membagi sesi kelas menjadi dua bagian, Kelas Inkubasi dan Kelas Akselerasi. Hal ini dilakukan agar semakin banyak pelaku UKM yang memiliki kesempatan mentoring bersama para mentor.

Bagian pertama merupakan Kelas Inkubasi untuk memberikan pembekalan teori dan materi yang dapat diikuti oleh seluruh UKM yang bergabung di Ninja Academy secara gratis. Selanjutnya di bagian kedua, tim Ninja Xpress mengkurasi 30 pelaku UKM terpilih untuk mengikuti Kelas Akselerasi II. Pada bagian kedua ini, para pelaku UKM mendapatkan bimbingan intensif dari jajaran mentor ahli untuk mengaplikasikan seluruh materi yang telah didapat di fase sebelumnya.

Program Akselerasi II ini telah dijalankan sejak bulan April 2021, dan sudah memasuki tahap pemberian bimbingan intensif bagi 30 UKM terpilih oleh para mentor yang berpengalaman di bidangnya. Seluruh UKM juga dibekali dukungan berupa pembiayaan kampanye pemasaran dengan total nilai sebesar Rp150 juta. Saat ini, kampanye pemasaran untuk Program Aksilerasi II masih berlangsung dan hingga dan diikuti oleh UKM dari berbagai sektor seperti makanan ringan dan cepat saji, fashion dan aksesoris seperti pakaian dan tas. Dua diantaranya adalah Greenville Farm dan Nadda.id, kedua UKM ini adalah contoh UKM yang berhasil melakukan kampanye pemasaran dan mendapatkan kenaikan omzet hingga dua kali lipat setelah mempraktekan materi pemasaran yang didapatkan dari Program Aksilerasi.

Boby, tim operasional Greenville Farm, yang aktif mengikuti Program Aksilerasi menyampaikan, Ninja Xpress telah membuat program yang bermanfaat dan berguna bagi UKM. Sebab itu, pihaknya bisa belajar melakukan promosi pemasaran dengan tepat. "Semoga ke depannya banyak UKM yang menerima dampak yang sama dari Program Aksilerasi Ninja Xpress, sehingga UKM dapat menjadi pertahanan ekonomi Indonesia," kata dia, Rabu (9/6/2021).

Berangkat dari semangat Ninja Xpress dalam mendukung UKM lokal berkembang, Ninja Xpress terus berinovasi dan melakukan upaya-upaya untuk menghadirkan ekosistem digital yang mampu mendukung para pengusaha lokal dalam melakukan pengembangan bisnisnya secara nyata dan konsisten. Untuk itu, Ninja Xpress menghadirkan program terbarunya, yakni situs blog Obsesi Untuk Negeri, sebuah platform digital yang dijadikan sumber informasi dan berbagi wawasan bisnis dan tips bersama para pengusaha lokal di Indonesia.

CMO Ninja Xpress Andi Djoewarsa selaku menjelaskan harapan dari Program Aksilerasi II hingga peluncuran blog ini, para UKM yang mendapatkan wawasan baru serta merasakan dampaknya terhadap pertumbuhan bisnis mereka secara langsung. Program Aksilerasi merupakan program yang selalu kami adakan 3-4 bulan sekali, sedangkan komitmen kami untuk selalu mendukung para UKM melalui edukasi dan berbagi wawasan serta tips selalu ada.

"Maka dari itu, kami menghadirkan blog ini yang mampu memfasilitasi para UKM yang haus akan ilmu dan wawasan bisnis baru untuk kebutuhan pengembangan bisnisnya ke depan," tuturnya.

Sejalan dengan misinya untuk mengantarkan sukses bagi UKM negeri, Ninja Xpress memiliki misi untuk menciptakan ekosistem digital guna mendukung pertumbuhan bisnis lokal. Dari Ninja Academy hingga Program Aksilerasi, Ninja Xpress secara konsisten mendukung melalui edukasi dan berbagi tips. Di dalam situs blog Obsesi Untuk Negeri Ninja Xpress mengajak sejumlah pengusaha sukses seperti dr. Tirta, Jejouw untuk memberikan materi menarik untuk mengoptimalkan strategi bisnis hingga mengupas tuntas mengenai strategi pemasaran dan branding sebuah usaha, serta obrolan menarik seputar bisnis. Adapun blog Ninja Xpress hadir dan difokuskan untuk membantu seluruh UKM di Indonesia agar lebih mudah mengakses informasi, wawasan, dan ide baru seputar bisnis sehingga pelaku UKM bisa mengembangkan bisnisnya lebih mudah.

"Sebab, merujuk pada laporan bertajuk Digital 2021 yang dirilis oleh layanan manajemen konten Hootsuite, dan agensi pemasaran media sosial We Are Social, pengguna internet Indonesia pada awal tahun 2021 mencapai 202,6 juta meningkat 15,5% atau sebanyak 27 juta jiwa dibandingkan dengan tahun 2020 lalu," tutup Andi Djoewarsa.

Sumber : https://ekbis.sindonews.com/read/451044/39/ninja-xpress-ajak-dr-tirta-bantu-ukm-melek-digital-1623247606

Tuesday, February 2, 2021

Pukuvarung, digitalizer UKM pertama di Indonesia, menggalang dana baru dari RocketshipVC-TechCrunch


Startup Indonesia berfokus pada digitalisasi 60 juta bisnis kecil di tanah air, yang hari ini mengumumkan penggalangan dana baru dari RocketShipVC dan pengecer Indonesia.

Jumlah tersebut belum dirilis, namun sumber menyebutkan bahwa hingga saat ini total pendanaan Pukuvarung menjadi 20 juta. Putaran final perusahaan, diumumkan pada September 2020, berkisar antara 10 juta hingga 15 juta. Diluncurkan pada 2019, Bukwarung didirikan oleh Chinmay Chauhan dan Abinay Pedicetti dan berpartisipasi dalam Y Combinator tahun lalu.

RocketshipVC juga merupakan investor di Indian Startup Cutbook, yang nilainya berkisar dari $ 275 juta hingga $ 300 juta pada putaran keuangan terakhirnya. Layaknya cutbook, Pukuvarung membantu usaha kecil, seperti pertokoan di lingkungan sekitar Warng, yang sebelumnya mengandalkan buku besar kertas, peralihan ke pembukuan digital dan pembayaran online. Pukuvarung baru-baru ini memperkenalkan alat mirip shopifi bernama Tokoko, yang memungkinkan pedagang membuat toko online melalui aplikasi, dan mengklaim bahwa Tokoko telah digunakan oleh 500.000 pedagang sejauh ini.

Chukan, Ketua Pukuvarung, mengatakan mulai menghasilkan pendapatan melalui penyelesaian pembayarannya. Secara total, Bhujwarung sekarang mengklaim memiliki lebih dari 3,5 juta pedagang terdaftar di 750 kota besar dan kecil di Indonesia, dan mengatakan bahwa mereka mencatat transaksi senilai $ 15 miliar pada platformnya dan memproses lebih dari $ 500 juta berdasarkan itu.

UKM 60% kontribusi terhadap PDB Indonesia Dan mempekerjakan 97% tenaga kerja domestiknya, tapi tidak banyak Ada masalah saat mengakses layanan keuangan Ini akan membantu mereka tumbuh. Dengan mendigitalkan catatan keuangannya, perusahaan seperti Pukuvarung mendapatkan kemudahan akses kredit, pinjaman modal kerja, dan layanan lainnya. Perusahaan lain yang melayani UKM di Indonesia, ekonomi terbesar di Asia Tenggara, termasuk Bukokas dan Credibook.

Bukuvarung akan menggunakan dana baru untuk mengembangkan tim teknologi dan produksinya di Indonesia, India, dan Singapura. Perusahaan berencana untuk meluncurkan lebih banyak produk monetisasi, termasuk kredit, dan mengembangkan solusi pembayarannya tahun ini.


sumber : https://memo-x.com/pukuvarung-digitalizer-ukm-pertama-di-indonesia-menggalang-dana-baru-dari-rocketshipvc-techcrunch/


Kata siapa UMKM tidak perlu melek keamanan siber (cybersecurity) ? Kami akan membahasnya bersama pak Didi Nurcahya, ITIL®, GSEC - di 16 Feb 2021, pastikan anda terdaftar di https://s.id/eventcerdas16feb .

Friday, November 13, 2020

Dokumentasi STARTSMEUP UKM NAIK KELAS DENGAN ATURTOKO.ID - 13 NOV 2020

  STARTSMEUP UKM NAIK KELAS DENGAN ATURTOKO.ID

Narasumber: Frank Silitonga Moderator : Fanky Christian

Berikut dokumentasi kegiatan :