Showing posts with label Platform digital. Show all posts
Showing posts with label Platform digital. Show all posts

Thursday, April 4, 2024

Dorong Efisiensi, Semen Baturaja Perkuat Transformasi Digital

 

JAKARTA, KOMPAS.com – PT Semen Baturaja Tbk (SMBR), anak usaha PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) menjelaskan berbagai program inovasi dan transformasi digital.

"SMBR telah melakukan transformasi digital sejak 2019, diawali dari mengimplementasikan sistem Enterprise Resource Planning (ERP) terdepan berbasis System Application and Product In Data Processing (SAP) untuk mengintegrasikan proses bisnis perusahaan yang semakin kompleks,” ujar Vice President of Corporate Secretary SMBR, Hari Liandu dalam siaran pers, Rabu (3/4/2024). 

Selain itu, Hari menambahkan, digitalisasi yang diterapkan diperusahaan mencakup sejumlah bidang, termasuk produksi, distribusi, sistem keuangan, sistem pengadaan, pelayanan kepada pelanggan serta sistem pengembangan dan pengelolaan HR/SDM.

"Proses bisnis menjadi lebih cepat, lalu sistem keuangan dan sistem pengadaan menjadi lebih efisien serta keandalan operasi pabrik semakin meningkat dengan teknologi berbasis AI," ungkap dia.

Selain itu, imbuh dia, perseroan pun memanfaatkan platform digital guna memperkuat brand perusahaan dan brand produk melalui media sosial, website perusahaan hingga portal berita agar para pelanggan mengenal perusahaan. 

Atas berbagai inovasi dan transformasi digital yang telah dilakukan, SMBR memperoleh penghargaan sebagai The 2nd Best State Owned Enterprise (SOE) Subholding dalam ajang 13th Infobank-Isentia Digital Brand Recognition 2024.

 Hari mengatakan penghargaan ini menjadi bukti transformasi digital yang dilakukan oleh SMBR berjalan dengan optimal sesuai dengan era digitalisasi dan revolusi industri 5.0.

Sumber: https://www.startsmeup.id/2024/04/dorong-efisiensi-semen-baturaja-perkuat.html

Monday, February 28, 2022

Kemenkop UKM: Sudah 17,25 Juta UMKM yang Terhubung ke Platform Digital

 


Kementerian Koperasi dan UKM mencatat hingga Februari 2022 sudah 17,25 juta pelaku UMKM yang terhubung ke dalam ekosistem digital.

Deputi Bidang Usaha Mikro Kementerian Koperasi Usaha Kecil Menengah Eddy Satriya mengatakan, pertumbuhan tersebut lebih cepat dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

“Pelaku usaha yang telah terhubung atau sistem digital mencapai 17 juta lebih, tumbuh lebih 100 persen dan ini lebih cepat dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya,” kata Eddy Satriya, dalam webinar Mikro Forum – Forwada “Bagaimana G20 Perkuat UMKM dan Sendi-sendi Ekonomi Terpenting Pasca Pandemi" yang disiarkan secara virtual, Kamis (24/2/2022).

Edy menuturkan, Kemenkop UKM akan terus mendorong pelaku UMKM agar terhubung ke dalam ekosistem digital. Kemenkop UKM menargetkan 30 juta UMKM bisa terhubung ke dalam ekosistem digital pada tahun 2024.

Edy juga memaparkan terkait keadaan UMKM selama pandemi. Menurut dia, berdasarkan hasil survei BRI pada periode Maret-September 2021, tercatat hanya 20 persen UMKM yang menyatakan usahanya pernah tutup.

Artinya, kondisi tersebut lebih baik dibanding awal pandemi. Pada periode itu UMKM yang tutup usahanya mencapai 50 persen.

“Memang ada yang sekarang tutup yang kemarin, ya sudah buka kemudian juga terus melanjutkan usahanya karena sesuatu hal dinamika daripada UMKM,” kata Eddy.

Melihat hal tersebut, lanjut Edy, pemerintah menaruh perhatian dengan menyalurkan bantuan melalui PEN untuk seluruh sektor, termasuk UMKM dan korporasi.

Tak hanya itu, pemerintah secara langsung juga menyalurkan banyak insentif kepada masyarakat sebagai modal kerja sekaligus meningkatkan daya beli.

“Dari sini pentingnya kebangkitan ekonomi kita, bagaimanapun juga makanya upaya kita terus-menerus untuk membantu UMKM ini dapat kita lakukan mengingat pentingnya peran daripada UMKM kita di era pandemi,” pungkasnya.


Sumber : https://money.kompas.com/read/2022/02/24/153800426/kemenkop-ukm--sudah-17-25-juta-umkm-yang-terhubung-ke-platform-digital

Sunday, August 1, 2021

Pandemi, UMKM Didorong Bangkit dengan Inovasi dan Teknologi

 

Pandemi, UMKM Didorong Bangkit dengan Inovasi dan Teknologi

 Jakarta - Di masa pandemi Covid-19, usaha mikro kecil menengah (UMKM) didorong agar bangkit dengan inovasi dan teknologi. UMKM perlu mengembangkan platform digital seiring perubahan perilaku masyarakat.

Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Shinta Widjaja Kamdani mengatakan bahwa, sektor usaha yang terkena dampak pemberlakukan pembatasan kegiatan masyakarat (PPKM) yakni ritel, restoran, transportasi, dan sektor jasa lain seperti pariwisata, hiburan, serta sektor yang membutuhkan interaksi langsung dengan konsumen.

Untuk kembali bangkit dalam kondisi ini diperlukan langkah prioritas jangka pendek dengan menciptakan kegiatan dan mendorong masyarakat beralih ke platform digital (online) untuk memperluas kemitraan. "Upaya lainnya kerja sama dalam pemanfaatan inovasi dan teknologi yang dapat menunjang perbaikan mutu dan daya saing produk, proses pengolahan produk dan kemasan, dan sistem pemasaran," kata dia dalam keterangan tertulisnya Kamis (29/7/2021).

Dengan semangat mengedukasi UMKM di era pandemi, Exabytes Indonesia menghadirkan SME DigitalFest 2021 untuk mendukung gerakan UMKM go digital.

Dengan tema SME DigitalFest : Digital Transformation of Business 2.0, acara yang dijawalkan 31 JUli 2021 ini akan menjadi konferensi interaktif dan menyampaikan informasi mengenai perkembangan terkini UMKM di Indonesia. Event ini juga tren terkini menjalani bisnis secara online hingga kisah yang menginspirasi.

Country Manager, Exabytes Indonesia Indra Hartawan mengatakan event ini diharapkan membantu UMKM/UKM bangkit dalam era pandemi dan dapat membuka peluang bagi industri untuk kreatif dalam memaksimalkan sumber daya teknologi. "Exabytes siap membantu para UMKM/UKM menghadapi inovasi teknologi,” kata dia.

Sumber : https://www.beritasatu.com/ekonomi/806955/pandemi-umkm-didorong-bangkit-dengan-inovasi-dan-teknologi