Showing posts with label Hari UMKM Nasional. Show all posts
Showing posts with label Hari UMKM Nasional. Show all posts

Monday, August 30, 2021

Danone Indonesia dan Kampus Umas Usman Gelar Webinar UMKM

 

Danone Indonesia dan Kampus Umas Usman Gelar Webinar UMKM

JAKARTA - Danone Indonesia melalui PT Sarihusada Generasi Mahardhika (Sarihusada) bersama Kampus Bisnis Umar Usman menggelar acara webinar kewirausahaan, spesial bertepatan dengan Hari UMKM Nasional 2021, webinar pada Kamis, (12/8) diikuti oleh ratusan peserta dari berbagai wilayah di Indonesia.

Pandemi berkepanjangan sejak Maret 2020 lalu menjadi pukulan telak untuk sebagian besar profesi kerja masyarakat Indonesia tak terkecuali pelaku UMKM. Tercatat sebanyak 65 persen masyarakat mengakui pendapatannya berkurang akibat pandemi Covid-19. Penurunan pendapatan tersebut salah satunya dikarenakan kehilangan pekerjaan atau penurunan jam kerja.

Hadir memberikan sambutan, Lily Zulaeha, Direktur Kampus Bisnis Umar Usman, menyampaikan, “Di tengah himpitan tersebut, kami memperhatikan ternyata banyak juga pebisnis baru yang lahir setelah melihat peluang di masa krisis. Mereka adalah para pejuang keluarga yang mencoba berjuang untuk mendapatkan penghasilan tambahan atau penghasilan utama yang hilang”.

“Para UMKM pun saat ini berusaha untuk terus berbenah dan membangun bisnisnya di masa krisis ini. Jika membangun bisnis di masa non pandemi (normal) saja bukan hal yang mudah, apalagi di kondisi adaptasi kebiasaan baru seperti saat ini. Para UMKM pasti butuh tambahan ilmu dan inovasi yang lebih untuk dapat membangun bisnisnya mengikuti adaptasi kebiasaan baru”, lanjut Lily.

Sarihusada dan Kampus Bisnis Umar Usman berkomitmen untuk mendampingi para UMKM dengan berbagai programnya, agar para UMKM dapat membangun dan meningkatkan penjualan walaupun masih dalam kondisi pandemi dengan tatanan kehidupan baru sekarang ini.

Dalam webinar kali ini, tema yang diangkat yaitu Pentingnya Brand dan Branding Dalam Meningkatkan Penjualan. Pelaku usaha sudah seharusnya sadar, dalam dunia modern, membesarkan branding dapat memberikan nilai lebih tinggi daripada hanya mengumpulkan aset-aset fisik. Adanya kegiatan ini diharapkan dapat bermanfaat untuk para pelaku UMKM dan bisa menjadi momentum yang pas untuk melakukan branding kepada pelanggan.

Hadir dalam kesempatan tersebut Karyanto Wibowo,Direktur Sustainable Development Danone Indonesia, menyatakan bahwa Danone Indonesia mendukung penuh pengembangan UMKM di Indonesia melalui pelaksanaan program Damping ini. Dalam webinar ini, turut hadir sebagi Keynote Speech yaitu Bapak Ari Anindya H, STP, Asisten Deputi Pengembangan Kawasan, Rantai Pasok Usaha Kecil Menengah, Kementerian Koperasi dan UMKM RI.

Ari Anindya menegaskan, “Kemenkop UMKM RI sangat mendukung berbagai program kewirausahaan yang dijalankan Danone Indonesia bersama Kampus Bisnis Umar Usman. Dengan adanya kegiatan ini semoga dapat memantik motivasi dan semangat para pelaku UMKM agar terus tumbuh mandiri dan inovasi. Sehingga perekonomian negara bisa kembali kuat hingga tahun-tahun kedepannya.”

Webinar Kewirausahaan dengan tema Branding ini menghadirkan para narasumber professional dibidangnya. Mereka berbagi ilmu dan pengalaman tentang dunia branding dan komunitas UMKM yang sangat penting untuk diketahui para wirausahawan.

Faisal Hasan Basri, Sekjen Komunitas Sahabat UMKM, dalam pemaparannya turut memberikan pencerahan bahwa kenapa sih sebagai pelaku usaha kita perlu berjejaring, dan seberapa penting untuk bergabung dalam sebuah komunitas wirausaha.

“Salah satu yang dibutuhkan pelaku UMKM saat ini adalah NETWORK, agar brand bisa mencapai konsumen tepat sasaran. Sehingga bagi seorang pengusaha, wajib hukumnya memperbanyak kerjasama dan kolerasi dengan seluruh jaringan, salah satunya bisa melalui komunitas Sahabat UMKM,” jelas Faisal.

Menemani Faisal, hadir pula Arto Biantoro, Brand Activist dan CEO Gambaran Brand. Beliau merupakan seorang expert yang juga sudah banyak membantu para pelaku UMKM untuk membangun brandnya.

“Seorang pebisnis perlu membangun komunikasi dengan pelanggan. Branding tidak hanya tentang merk atau nama suatu produk, melainkan lebih dari itu. Branding harus memunculkan rasa. Maka proses branding tidak akan pernah selesai. Pengusaha harus terus berinovasi dan melakukan berbagai pendekatan”, ungkap Arto.

Arto menambahkan bahwa dalam membangun sebuah Brand harus berfokus pada solusi, tidak perlu buang-buang waktu untuk memikirkan competitor, lebih baik kita fokus pada masalah dan temukan solusinya.

Tak Hanya itu, sebagai praktisi bisnis kuliner yang sudah memiliki brand dan melakukan branding, yaitu Ryan Adham Angkawijaya, Founder SnazyBoom, yang juga merupakan Alumni Kampus Bisnis Umar Usman. Ryan tak segan berbagi kisah sukses yang menginspirasi dan memberikan motivasi untuk para peserta yang merupakan para pelaku UMKM lokal.

"Branding menjadi kunci yang menjadikan produk atau bisnis kita terjebak dari perang harga dan meningkatkan loyalitas konsumen. Dengan begitu, hasil penjualan pun akan meningkat”, Ungkap Ryan.

Tak hanya selesai dalam webinar hari ini, para peserta berkesempatan untuk mendapatkan pendampingan bisnis selama 1 bulan, bagi peserta terbaik. Bertepatan dengan hari UMKM Nasional, Damping Indonesia memberikan juga banyak hadiah untuk para peserta. Salah satunya adalah sebuah Aplikasi Pencatatan Keuangan dari Ruang Kolaborasi Nusantara (RKN) yang merupakan salah satu tenant Damping Indonesia.

Dalam webinar ini, RKN sekaligus meluncurkan sebuah Aplikasi bernama SILAKU yang dibuat untuk mendukung pelaku UMKM dalam mengelola keuangan bisnis. Para peserta webinar berkesempatan mendapatkan Aplikasi SILAKU secara Gratis.

Sebagai salah satu penyedia hasil produk terbesar di Indonesia,Danone Specialized Nutrition Indonesia melalui PT Sarihusada Generasi Mahardhika (Sarihusada), ingin turut mendorong pergerakan roda perekonomian tanah air. Diantaranya dengan mendukung pertumbuhan serta kualitas para UMKM di Indonesia.

Sumber : https://m.republika.co.id/berita/qxv2c4380/danone-indonesia-dan-kampus-umas-usman-gelar-webinar-umkm

Thursday, August 26, 2021

Hari UMKM Nasional, Radio Trijaya Hadirkan Indonesia UKM Forum

 

Hari UMKM Nasional, Radio Trijaya Hadirkan Indonesia UKM Forum

JAKARTA - Memeriahkan Hari UMKM Nasional 12 Agustus 2021, Radio Trijaya menghadirkan Launching and Discussion "Indonesia UKM Forum", Kamis (12/8/2021).

Menteri Koperasi dan UKM RI, Teten Masduki dijadwalkan meresmikan sekaligus menjadi 'keynote speaker' dalam diskusi mulai pukul 13.00 WIB.

Narasumber berkompeten juga hadir, seperti Arya Sinulingga (Staf Khusus Menteri BUMN), Hanung Harimba R (Deputi Bidang UKM, Kemenkop UKM), Muhamad Fajrin Rasyid (Direktur Digital Business, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk), Arya Dwi Paramita (VP CSR & SMEPP Pertamina).

Dalam diskusi UKM hari ini, Mereka akan membahas "Memperkuat UKM dengan Akses Modal dan Teknologi Informasi"', bersama ratusan peserta, pelaku UKM dari berbagai daerah dan komunitas.

Direktur MNC Radio Network, Yadi Hendriana mengatakan komitmen Radio Trijaya berkolaborasi bersama pelaku UKM Nasional adalah dengan membuat program rutin untuk UMKM tanah air, setiap Rabu dan program itu kita akan launching hari ini.

Menurutnya jumlah UMKM yang begitu banyak menunjukkan peran yang sangat signifikan bagi perekonomian nasional.

"Seperti yang pernah disampaikan Pak Menkop, jika separuh saja UMKM tumbang karena pandemi, dikhawatirkan akan berdampak pada perekonomian kita," ujar Yadi.

Karena itu lanjut Yadi dalam situasi ketidakpastian saat ini sangat layak jika sektor UMKM harus diselamatkan dan diberi dukungan dari banyak pihak. Pemerintah, BUMN, korporasi, lembaga keuangan dan stakeholder lainnya perlu bersatu padu menjaga sektor UMKM.

Para peserta diskusi "Indonesia UKM Forum" didorong untuk memanfaatkan dukungan pemerintah maupun BUMN, serta memahami dan berakselerasi dengan perkembangan terkini dunia UKM nasional.

Launching & Discussion "Indonesia UKM Forum" Trijaya Networks akan digelar pukul 13.00 WIB, dapat didengarkan di 104.6 Trijaya FM Jakarta, seluruh jaringan Trijaya, dan audio streaming mnctrijaya.com serta RCTI+. Selain live streaming di YouTube dan berbagai platform media sosial MNC Trijaya, kegiatan diskusi ini juga bisa diikuti melalui aplikasi Zoom, yang link-nya tersedia di Instagram MNC Trijaya FM.

Acara ini didukung oleh PT Pertamina, PT Telkom Indonesia; terselenggara berkat kerjasama: Trijaya FM, Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah, Kementerian BUMN, serta mendapat dukungan penuh dari komunitas UMKM nasional, seperti infoumkm.id, KPM - Kampus Pengusaha Muslim, Jakarta Creative Hub, Komunitas Sahabat UMKM, Indonesia Creative Cities Net - ICCN, Jaringan Pengusaha Nasional - Japnas, dan JakPreneur, Jakarta Kota Kolaborasi, serta RCTI Ads.

Sumber : https://economy.okezone.com/read/2021/08/12/320/2454387/hari-umkm-nasional-radio-trijaya-hadirkan-indonesia-ukm-forum

Rayakan Hari UMKM Nasional 2021, Lazada Bekali PahlawanEkonomiDigital Menjadi Seller Tangguh untuk Indonesia Tumbuh

 

Rayakan Hari UMKM Nasional 2021, Lazada Bekali PahlawanEkonomiDigital Menjadi Seller Tangguh untuk Indonesia Tumbuh

Jakarta, 9 Agustus 2021 - Hasil studi Lazada di kuartal keempat tahun 2020 menunjukkan 13% usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) di Indonesia sudah terdigitalisasi dan eCommerce memiliki peran besar dalam mendukung transformasi digital ini. Dalam rangka memperingati Hari UMKM Nasional 2021, Lazada Indonesia (Lazada) mengadakan sesi interaktif online pada hari Senin, 9 Agustus, bertajuk “Lazada Rumpi Bareng #PahlawanEkonomiDigital: Kisah Seller Tangguh Bantu Indonesia Tumbuh” untuk berbagi kisah sukses yang menginspirasi dan memberikan motivasi bagi masyarakat Indonesia, khususnya para UMKM lokal.

Sebagai salah satu penyedia layanan eCommerce di Indonesia, Lazada sejak lama berkomitmen mendukung transformasi digital UMKM lokal yang turut mendorong pergerakan roda perekonomian tanah air.

“Kami percaya bahwa UMKM di Indonesia memiliki keunggulan komparatif dalam hal sumber daya dan kreativitas. Kami terus memberikan dukungan kepada #PahlawanEkonomiDigital Indonesia khususnya yang berada di dalam ekosistem Lazada untuk terus dan semakin bertumbuh, dengan didukung oleh teknologi canggih dan kapabilitas kami di Lazada, terutama bagi mereka yang serius ingin mengembangkan skala usaha mereka, memperluas pangsa pasar, dan terus berinovasi agar dapat bersaing dan meraih kesuksesan,” ujar Haikal Bekti Anggoro, SVP, Traffic Operations & Seller Engagement, Lazada Indonesia.

Di bawah payung Gerakan Akselerasi Karya Rakyat (AKAR) Indonesia, inisiatif Lazada untuk terus melindungi serta mendukung dan memberdayakan para #PahlawanEkonomiDigital Indonesia dilakukan dengan pendekatan holistik, termasuk diantaranya berbagai dukungan program pelatihan yang telah berlangsung lama.

Untuk para UMKM lokal yang tergabung di Lazada, tersedia Lazada University, Komunitas #LazadaClub, Seller Conferences, Edutainment series, Webinar, LazStar Academy, dan program onboarding lainnya.

Setelah sebelumnya menjalankan program vaksinasi untuk para #PahlawanDigitalEkonomi, inisiatif Lazada untuk melakukan penutupan akses impor untuk tekstil & fesyen, kuliner, dan kerajinan di platform Lazada membawa Gerakan AKAR Indonesia ke tingkat yang lebih tinggi.

Nantinya dalam Gerakan AKAR Indonesia, Lazada bersama dengan pemerintah Indonesia akan mendigitalisasi sabuk industri yang membawahi para UMKM nasional untuk meningkatkan literasi digital mereka. Selain dari edukasi yang tersedia di Lazada University dan bimbingan strategi bisnis dari Laz Trainer, salah satu fitur dalam memberdayakan para penjual di Lazada adalah fitur Bisnis Analis di dasbor khusus penjual di Lazada, Seller Center.

Fitur ini dapat digunakan penjual untuk mengakses data dan insights komprehensif secara real-time dengan mudah guna menentukan strategi bisnis yang tepat untuk mengembangkan bisnis mereka.

Memiliki akses data komprehensif serta kemampuan literasi digital yang baik dapat membantu para UMKM meningkatkan skala usaha serta angka penjualan mereka. Dalam sesi diskusi interaktif online hari ini, Lazada turut menghadirkan Burhan Alfironi Muktamar, pemilik toko Maula Hijab di Lazada yang mengalami pertumbuhan bisnis 1000% sejak menjadi penjual di Lazada dan Aldo Permana Putra, Pemilik toko ‘klikotomotif’ yang telah bergabung di Lazada sejak masyarakat Indonesia bahkan belum terlalu mengenal konsep eCommerce.

Dengan latar belakang sebagai seorang dosen di bidang IT, Burhan mencapai kesuksesannya dengan melakukan analisis data menggunakan fitur Bisnis Analis. Melalui keberhasilan Toko Maula Hijab, Burhan mampu meningkatkan skala bisnis, memperluas pangsa pasar dan memberdayakan komunitas sekitarnya.

Tips sukses Burhan untuk para penjual lain merujuk pada nama tokonya, MAULA, yaitu Mulai sekarang, Analisis, Usaha, Latih dan Amati. “Dukungan fitur dan akses data dari Lazada juga memungkinkan saya untuk mencapai pertumbuhan bisnis yang signifikan hingga kini saya dapat memberdayakan lebih dari 100 orang dan memproduksi hijab sendiri,” kata Burhan. Dengan semangatnya untuk terus berbagi, Burhan kini juga telah menjadi seorang LazStar Trainer yang membimbing para penjual di Lazada mengenai langkah serta strategi dalam menjalankan usahanya di Lazada.

Aldo, seorang penjual yang turut meraih sukses di Lazada juga berbagi kisah perjalanannya. Pada awalnya, Aldo hanyalah seorang distributor berbagai produk aksesoris mobil untuk toko variasi dan aksesoris mobil di area Jabodetabek dan Jawa Barat. Keberaniannya melakukan transformasi digital bersama Lazada, bahkan sejak tingkat penetrasi digital masih belum tinggi, membawanya pada kesuksesan. Aldo juga terus mengeksplor inovasi kategori produk baru hingga akhirnya merintis brand sendiri.

“Karena banyaknya hambatan dan kendala saat menjadi distributor, akhirnya pada akhir 2014, saya mencoba berjualan di Lazada. Dukungan yang diberikan oleh Lazada melalui bimbingan dan masukan untuk strategi bisnis dari tim account di Lazada membuat bisnis saya terus berkembang hingga akhirnya saya menjadi percaya diri untuk membuat brand milik saya sendiri.

Sejak itu daya saing produk saya meningkat, kepercayaan konsumen naik dan memiliki brand sendiri mendorong saya untuk terus berinovasi dan memberikan layanan yang terbaik,” tutur Aldo.

Aldo menambahkan, dengan memiliki brand sendiri dan didukung oleh berbagai program dan inisiatif Lazada, Aldo kini memiliki kapasitas dan kapabilitas untuk mengembangkan bisnisnya secara berkelanjutan. Saat ini, Aldo telah memiliki dua brand dan akan meluncurkan tiga brand lainnya dalam waktu dekat.

Sebagai penutup, Haikal memberikan tips bagi para penjual agar bisa sukses di era transformasi digital. “Selain mempelajari dan memanfaatkan semua fitur dan program yang ada di Lazada, termasuk livestream, tiga hal yang juga penting bagi penjual adalah kuasai cara pengaturan toko agar toko tetap menarik dan banyak dikunjungi, perhatikan tren pasar agar produk jualanmu tetap relevan, dan yang terpenting, tetap persisten dan konsisten dalam berusaha. Menjadi wirausaha tidak mudah. Jangan cepat putus asa, karena kegagalan justru bisa menjadi pembelajaran untuk sukses di kemudian hari. Tetaplah semangat menjadi penjual tangguh untuk bantu Indonesia bertumbuh,” ujar Haikal.

Tentang Lazada

Didirikan pada tahun 2012, Lazada Group adalah platform eCommerce di Asia Tenggara. Kami mempercepat kemajuan di Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura, Thailand, dan Vietnam melalui perdagangan dan teknologi. Dengan jaringan logistik dan pembayaran di Asia Tenggara, Lazada adalah bagian dari kehidupan sehari-hari konsumen di kawasan ini dan kami menargetkan melayani 300 juta pembeli pada tahun 2030. Sejak 2016, Lazada merupakan platform utama Alibaba Group di Asia Tenggara, yang didukung oleh infrastruktur teknologi kelas dunia.

Sebagai pionir dari Harbolnas, festival belanja terbesar di Indonesia, Lazada Indonesia fokus untuk membangun bisnis eCommerce yang berkelanjutan melalui kepemimpinan dalam bidang teknologi serta kapabilitas dan infrastruktur logistik. Lazada adalah platform belanja online yang mengkombinasikan interaksi, informasi dan hiburan bagi konsumen melalui konsep shoppertainment.

Lazada berkomitmen untuk memberdayakan pebisnis lokal di Indonesia dengan membangun ekosistem eCommerce end-to-end demi mendorong pertumbuhan perekonomian nasional, yang didukung oleh kepemimpinan Alibaba dalam ekonomi digital. Beberapa penghargaan telah diraih Lazada selama ini, termasuk diantaranya sebagai Brand of the Year 2018 untuk kategori eCommerce dan marketplace dari Marketeers.

Sumber : https://pressrelease.kontan.co.id/release/rayakan-hari-umkm-nasional-2021-lazada-bekali-pahlawanekonomidigital-indonesia-menjadi-seller-tanggu?page=all