Showing posts with label humaniora. Show all posts
Showing posts with label humaniora. Show all posts

Tuesday, June 18, 2024

Prodi KPI STAI Attaqwa Kembangkan Transformasi Digital

 


Transformasi digital membuka peluang yang besar bagi lulusan program studi komunikasi penyiaran islam untuk berkarir dibidang media dan komunikasi. Beragam profesi yang dapat dikembangkan diantaranya menjadi jurnalis, fotographer, konten kreator, copy writer dan lainnya.

Untuk itu, program studi komunikasi penyiaran islam (KPI) STAI Attaqwa terus berupaya meningkatkan kualitas perkuliahan dengan mendatangkan praktisi media dan komunikasi sebagai dosen pengajar. Selain itu, mengembangkan transformasi digital untuk mengasah kemampuan mahasiswa agar dapat berkontribusi bagi aktivitas dakwah ditengah masyarakat.

Kaprodi KPI STAI Attaqwa, Hj. Miftahussa'adah Wardi, MA menegaskan hal tersebut dalam acara Akhbar Attaqwa di Radio Attaqwa pada Selasa (18/6/2024).

Menurutnya, STAI Attaqwa berupaya untuk meningkatakan kualitas lulusan agar memiliki pengetahuan dan keterampilan multitalenta. Mereka dapat memanfaatkan kemajuan teknologi informasi dan komunikasi untuk bekerja dan berdakwah.

"Sesuai visi STAI Attaqwa, maka prodi KPI menekankan pentingnya peran dakwah yang dapat dilakukan dengan memanfaatkan digitalisasi media yang berkembang saat ini, " jelasnya.  

Sejak tahun 2016, STAI Attaqwa memberikan beasiswa kepada mahasiswa yang mempunyai prestasi dan berasal dari keluarga tidak mampu untuk kuliah di program studi komunikasi penyiaran islam.

"Prodi KPI memang dikembangkan sebagai bagian dari upaya STAI Attaqwa memberikan pilihan kepada calon mahasiswa mengembangkan bakat dan passion yang dimilikinya," terang Hj. Sa'adah yang juga istri almarhum Dr. Abid Marzuki, mantan Ketua STAI Attaqwa.

Pada tahun ajaran 2024/2025, prodi KPI menargetkan penerimaan mahasiswa baru sebanyak dua kelas dengan dukungan sarana dan prasarana multimedia yang terus ditingkatkan agar sesuai dengan kebutuhan industri media yang terus berkembang. (dwh)


Sumber: https://www.kompasiana.com/dhanywahab/66724c68ed6415683f5594b2/prodi-kpi-stai-attaqwa-kembangkan-transformasi-digital

Monday, June 3, 2024

Pendidikan Tinggi dan Transformasi Digital: Menyiapkan Generasi Muda untuk Masa Depan

 


Pendidikan menjadi salah satu tolak ukur dalam kemajuan suatu negara, khususnya dalam jangka panjang. 

Nelson Mandela mengatakan bahwa "Pendidikan adalah senjata paling ampuh yang bisa digunakan untuk mengubah dunia" (Silalahi, 2020).

Berdasarkan petikan quote dari Nelson Mandela tersebut, maka dapat diartikan bahwasannya pendidikan secara jelas menjadi senjata nomor satu yang dapat mengubah dunia. Sekarang yang menjadi pertanyaan adalah mengubah dalam hal apa?, bukankah dunia tidak perlu diubah karena ada Sang Maha Kuasa yang sudah mengaturnya?. 

Tentu saja banyak hal yang akan diubah melalui pendidikan. Melihat kondisi dunia kita yang sudah tidak jelas sekarang ini. Kehancuran ada dimana-mana, krisis moral, peperangan yang tak terelakkan, serta tidak adanya kepedulian terhadap kedamaian. 

Melihat kondisi generasi milenial sekarang, banyak orang beranggapan bahwa pendidikan tinggi-tinggi tidak diperlukan. Hal tersebut kebanyakan dikatakan oleh generasi muda yang lekat dengan penggunaan sosial media, baik itu untuk jejaring pertemanan maupun penggunaan aplikasi yang mengakibatkan kurangnya eksistensi diri. Mereka (generasi milenial) beranggapan bahwa mendapatkan sebuah pekerjaan tidak harus menempuh pendidikan yang tinggi. Lalu untuk apa menempuh pendidikan tinggi ketika bisa melakukan semua lewat kemajuan teknologi digital?. Hal tersebut juga didukung dengan melihat banyaknya lulusan perguruan tinggi yang menganggur. 

Pemikiran-pemikiran close minded tersebutlah yang menurunkan kualitas negara. Apakah salah apabila seseorang mengenyam pendidikan setinggi mungkin?, apakah salah seseorang mengejar gelar tinggi ditengah kemajuan teknologi digital yang sangat modern?. Tidak ada yang salah, ingatlah seorang anak yang cerdas, mengenyam pendidikan pada dasarnya bukan hanya untuk tujuan mendapatkan kehidupan ekonomi, sosial yang berkecukupan. Hal yang terpenting dari semua itu adalah untuk mengubah pola pikir atau akal budi kearah yang lebih baik. Bukan hanya itu, seseorang menempuh pendidikan tinggi dengan tujuan meningkatkan value yang ada dalam diri mereka masing-masing. Sejalan dengan hal tersebut, UUD 1945 juga mengamanatkan bahwasanya agar negara mencerdaskan seluruh rakyat, dalam artian memberikan pendidikan yang seluas luasnya dan merata.

Berbicara tentang value, generasi muda seharusnya memiliki value yang lebih baik dalam memajukan sistem pendidikan dilihat dari segi fisik, usia, sosial, psikologi, intelektual, kemampuan berfikir yang dapat mereka pergunakan dan kembangkan kearah yang lebih baik dan terspesialisasi (Nata, 2018). Berdasarkan value atau karakter tersebut, para generasi muda memiliki peran yang sangat penting dalam memajukan pendidikan. Adapun peran tersebut adalah para pemuda dapat menjadi pribadi yang dapat memberikan pelayanan pendidik secara sukarela dalam mencerdaskan kehidupan bangsa, memberikan kontribusi dalam pembangunan sekolah sekolah non formal, dan yang paling penting adalah para generasi milenial mampu memberikan kontribusi pendidikan melalui pemanfaatan media digital  (media informasi dan komunikasi) dengan cara menyebarkan informasi-informasi terkait pendidikan, penyebaran ilmu pengetahuan yang dapat diakses oleh masyarakat luas di era kemajuan teknologi yang begitu modern. Contohnya adalah dengan membuat video pembelajaran atau informasi sekitar ilmu pengetahuan di media sosial dan informasi serta platform pembelajaran, publikasi jurnal ataupun artikel. Melalui tindakan tersebut, sedikit banyaknya akan menyadarkan masyarakat bahwa pentingnya sebuah pendidikan. Hal lain yang juga bisa dilakukan adalah dengan para generasi muda ikut serta terjun ke dalam lingkungan masyarakat dalam kehidupan masyarakat untuk tujuan memasyarakatkan bahwa pendidikan sangat penting bagi semua aspek kehidupan serta kemajuan suatu negara. 


Sumber: https://www.kompasiana.com/sudarsonosiburian/665c484fc925c43c560d6693/pendidikan-tinggi-dan-transformasi-digital-menyiapkan-generasi-muda-untuk-masa-depan

Wednesday, May 8, 2024

Inovasi Sumber Daya Manusia dalam Pemasaran: Meningkatkan Daya Saing Bisnis di Era Digital pada UMKM di Desa Sasahan

 


Sumber Daya Manusia & Pemasaran telah menjadi salah satu elemen kunci dalam kesuksesan bisnis, terutama di era digital saat ini. Bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), tantangan untuk bersaing di pasar yang semakin kompleks dan digital membutuhkan pendekatan yang inovatif, termasuk dalam pemanfaatan sumber daya manusia. Di Desa Sasahan, sebuah kawasan yang dikenal dengan keberagaman produk unggulannya, inovasi dalam pemasaran oleh UMKM menjadi krusial untuk meningkatkan daya saing mereka. 

Desa Sasahan terletak di daerah pedesaan yang kaya akan potensi alam dan kearifan lokal. Produk-produk unggulan seperti kerajinan tangan, makanan khas, dan hasil pertanian menjadi andalan UMKM setempat. Namun, tantangan muncul ketika pasar semakin terbuka dan digitalisasi mengubah cara konsumen berbelanja.


Peran Inovasi Sumber Daya Manusia

Penguasaan Teknologi dan Digitalisasi: UMKM di Desa Sasahan perlu memperkuat penguasaan teknologi di kalangan sumber daya manusia mereka. Pelatihan dan pendidikan tentang penggunaan media sosial, pembuatan konten digital, dan manajemen e-commerce menjadi kunci untuk memasarkan produk secara efektif di platform online.

Kolaborasi Antar-Generasi: Menggabungkan pengetahuan tradisional dengan pemahaman generasi muda tentang teknologi menjadi langkah inovatif lainnya. Kolaborasi antara generasi yang lebih tua dengan yang lebih muda dapat menciptakan ide-ide pemasaran yang unik dan efektif.


Peningkatan Kreativitas: Mengembangkan kreativitas dalam tim pemasaran menjadi penting. Dalam suasana persaingan yang ketat, ide-ide kreatif dalam strategi pemasaran dapat membedakan produk UMKM Desa Sasahan dari pesaing mereka.


Analisis Data dan Penyesuaian: Menggunakan data untuk memahami perilaku konsumen dan tren pasar membantu UMKM Desa Sasahan untuk mengambil keputusan pemasaran yang lebih cerdas. Sumber daya manusia yang mampu menganalisis dan menginterpretasi data menjadi aset berharga dalam upaya meningkatkan daya saing bisnis.


Implementasi Inovasi

Program pelatihan dan workshop berkala tentang pemasaran digital dan manajemen bisnis dapat diadakan secara kolaboratif antara pemerintah daerah, lembaga pendidikan, dan pelaku bisnis lokal. Selain itu, pendekatan partisipatif dari UMKM dalam merumuskan strategi pemasaran dan pengembangan SDM juga penting untuk menciptakan solusi yang relevan dan berkelanjutan.


Manfaat Inovasi Sumber Daya Manusia dalam Pemasaran


Meningkatkan Visibilitas: Dengan strategi pemasaran yang inovatif, UMKM Desa Sasahan dapat meningkatkan visibilitas produk mereka di pasar lokal maupun global melalui platform online.

Peningkatan Penjualan: Dengan memanfaatkan potensi pemasaran digital secara optimal, UMKM dapat meningkatkan volume penjualan produk mereka, sehingga meningkatkan pendapatan dan pertumbuhan bisnis.

Pemberdayaan Ekonomi Lokal: Kesuksesan UMKM dalam pemasaran juga berdampak pada pemberdayaan ekonomi lokal, dengan menciptakan lapangan kerja baru dan mendukung pertumbuhan komunitas secara keseluruhan.

Dalam hal kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) yang diadakan oleh Universitas Pamulang PSDKU Kota Serang ini sangat direspon baik oleh masyrakat Desa Sasahan dan tidak lupa disambut sangat hormat oleh kepala desa dan bapak camat Desa Sasahan. Mereka sangat terbantu dengan adanya sosialisasi ini karena memberikan efek dan pengetahuan baru terutama dalam hal  SDM & Pemasaran yang dilakukan di Desa Sasashan, Waringinkurung, Serang, Banten.


Sumber: https://www.kompasiana.com/harrytriana8395/6639a836de948f13f238c996/inovasi-sumber-daya-manusia-dalam-pemasaran-meningkatkan-daya-saing-bisnis-di-era-digital-pada-umkm-di-desa-sasahan?page=2&page_images=1



Wednesday, April 17, 2024

Transformasi Teknologi dalam Pendidikan Anak di Era Digital

 

Dalam beberapa dekade terkahir, teknologi membawa perubahan yang signifikan dalam berbagai aspek kehidupan manusia. Teknologi telah menjadi bagian yang tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari. Tak hanya mengubah cara kita berkomunikasi, bekerja, atau bermain, teknologi juga memiliki peran yang sangat penting dalam dunia pendidikan, khususnya dalam dunia pendidikan anak.  Peran teknologi dalam pendidikan anak tidak bisa diabaikan karena memberikan berbagai manfaat yang sangat berharga. Teknologi telah membawa dampak yang luar biasa dalam kemajuan pendidikan, membuka pintu untuk para pendidik khususnya dalam memberikan pembelajaran yang lebih efektif, menarik, dan inklusif bagi anak-anak. 


Salah satu peran teknologi yang paling kentara adalah kemampuan teknologi untuk dapat meningkatkan aksesibilitas terhadap pendidikan. Melalui internet, anak-anak dapat mengakses berbagai sumber belajar seperti video, artikel, e-book, dan sumber daya pendidikan lainnya yang dapat diakses dari mana saja dan kapan saja. Hal tersebut sangat memudahkan anak-anak yang tinggal di daerah terpencil atau yang memiliki keterbatasan dalam mengakses pendidikan formal untuk tetap belajar dimanapun dan kapanpun.

Adanya teknologi juga memungkinkan pembelajaran yang lebih interaktif dan menarik. Dengan adanya aplikasi dan perangkat lunak pendidikan yang interaktif, anak-anak dapat belajar dengan cara yang lebih menyenangkan dan menantang. Misalnya, belajar matematika melalui permainan komputer yang menyenangkan atau mempelajari sains melalui simulasi yang menarik. 


Di Indonesia sendiri terdapat banyak platform belajar yang dapat membantu anak-anak dalam belajar secara online tentu saja dengan memanfaatkan teknologi di era digital seperti saat ini salah satunya adalah platform Kumon Digital. Anak-anak dapat belajar banyak hal seperti Les matematika online, Kursus bahasa inggris online, dan masih banyak lagi. Selain itu, platform ini juga memfasilitasi anak-anak untuk dapat mengikuti bimbel matematika anak, les bahasa inggris anak. Kumon digital juga telah banyak dipercaya oleh masyarakat karena kumon memiliki KUMON CONNECT yang merupakan cara terbaru belajar Kumon secara digital yang dibuat dengan tujuan untuk dapat menjalin kedekatan antara anak-anak, orang tua, dan Pembimbing Kumon. Tentu saja hal tersebut sangat menarik. Adanya teknologi-tekonologi tersebut memungkinkan terwujudnya pembelajaran yang disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing anak. 


Adanya perangkat lunak pembelajaran yang cerdas, guru juga dapat menyesuaikan materi dan metode pembelajaran di kelas yang sesuai dengan kecepatan dan gaya belajar anak-anak. Hal ini membantu setiap anak untuk belajar secara efektif sesuai dengan kapasitasnya masing-masing. Berikut ini merupakan contoh peranan teknologi dalam pendidikan anak.


1. Aksesibilitas Pendidikan

Salah satu peran utama teknologi dalam pendidikan anak adalah meningkatkan aksesibilitas terhadap pendidikan. Melalui internet, anak-anak dapat mengakses berbagai sumber belajar seperti video, e-book, dan sumber daya pendidikan lainnya yang dapat diakses secara fleksibel. Hal tersebut tentu saja sangat bermanfaat bagi anak-anak yang tinggal di daerah terpencil atau memiliki keterbatasan akses terhadap pendidikan.


2. Pembelajaran Interaktif dan Menarik

Teknologi memungkinkan adanya pembelajaran yang lebih interaktif dan menarik. Dengan adanya aplikasi dan perangkat lunak pendidikan yang interaktif, anak-anak dapat belajar dengan lebih menyenangkan dan menantang. Misalnya, belajar matematika melalui permainan yang ada di komputer atau mempelajari sains melalui simulasi yang menarik.


3. Pembelajaran yang Disesuaikan

Teknologi juga memungkinkan adanya pembelajaran yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing anak. Adanya perangkat lunak pembelajaran yang cerdas, seperti AI, AR dan lain-lain. Guru dapat menyesuaikan materi dan metode pembelajaran sesuai dengan kecepatan dan gaya belajar anak-anak. Hal ini membantu setiap anak untuk dapat belajar secara efektif sesuai dengan kapasitasnya masing-masing.


4. Pengembangan Keterampilan Digital

Penggunaan teknologi dalam pendidikan juga membantu anak-anak untuk dapat mengembangkan keterampilan digital yang penting dalam era digital ini. Anak-anak belajar serta dibekali ilmu untuk dapat menggunakan berbagai perangkat dan aplikasi teknologi, yang merupakan keterampilan yang sangat berharga di masa depan.

Dampak adanya Teknologi untuk Pendidikan


Meskipun memiliki banyak manfaat, penggunaan teknologi dalam pendidikan anak juga memiliki dampak negatif yang perlu diperhatikan. Misalnya, terlalu banyak waktu yang dihabiskan di depan layar dapat mengurangi interaksi sosial anak-anak dan berpotensi menyebabkan masalah kesehatan seperti gangguan penglihatan dan gangguan tidur. Selain itu, ketergantungan terhadap teknologi secara berlebihan juga dapat menyebabkan anak kehilangan kemampuan untuk belajar secara mandiri atau berinteraksi secara langsung dengan lingkungan sekitar. Penggunaan teknologi yang tidak terkendali dalam kelas juga dapat mengganggu proses pembelajaran. Misalnya, mengizinkan menggunakan ponsel selama pembelajaran juga dapat mengalihkan fokus perhatian anak pada saat pembelajaran.


Secara keseluruhan, teknologi memiliki peran yang sangat penting dalam pendidikan anak. Dengan memanfaatkan teknologi secara bijak, kita dapat menciptakan lingkungan belajar yang lebih efektif, menyenangkan, dan inklusif bagi anak-anak di era digital ini. Namun, penggunaan teknologi juga perlu diimbangi dengan pengawasan dan pendampingan yang tepat agar anak-anak dapat menggunakan teknologi secara positif dan produktif. Orang tua dan guru perlu mengawasi penggunaan teknologi oleh anak-anak agar tidak disalahgunakan atau digunakan untuk hal-hal yang negatif yang kurang bermanfaat. Selain itu, adanya teknologi juga tidak dapat menggantikan peran guru yang masih sangat penting dalam mendidik dan membimbing anak-anak. Oleh karena itu, secanggih, sepintar apapun teknologi khususnya dalam bidang pendidikan, peran guru tetap akan selalu dibutuhkan.

Sumber: https://www.startsmeup.id/2024/04/transformasi-teknologi-dalam-pendidikan.html