Showing posts with label bantuan pinjaman. Show all posts
Showing posts with label bantuan pinjaman. Show all posts

Thursday, February 25, 2021

Pelaku UMKM bisa ajukan pinjaman digital BRI hingga Rp 50 juta, bagaimana caranya?

ILUSTRASI. BRI memberikan kesempatan kepada pelaku UMKM untuk mengajukan pinjaman kredit usaha rakyat (KUR) sebagai modal berdagang. KONTAN/Cheppy A. Muchlis


Bagi para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), ada penawaran menarik dari PT Bank Rakyat Indonesia.

BRI memberikan kesempatan kepada pelaku UMKM untuk mengajukan pinjaman kredit usaha rakyat (KUR) sebagai modal berdagang. Salah satunya, program berupa pinjaman digital.

Corporate Secretary Bank Rakyat Indonesia ( BRI), Aestika Oryza Gunarto, mengatakan, BRI memiliki 2 jenis pinjaman digital, yakni Ceria dan KUR Digital.

"Perbedaan dari program pinjaman digital ini adalah untuk Ceria bersifat pinjaman konsumtif, sedangkan untuk KUR Digital digunakan untuk tujuan produktif," ujar Aestika saat dihubungi Kompas.com, Kamis, (25/2/2021).

Ceria

Ia menjelaskan, pengajuan pinjaman online Ceria bisa dilakukan melalui aplikasi Ceria yang dapat diunduh melalui playstore. Pengajuan sepenuhnya secara digital melalui aplikasi Ceria.

Aestika mengatakan, pengajuan pinjaman saat ini hanya dapat dilakukan oleh nasabah yang telah mempunyai rekening BRI minimal 6 bulan.

"Pinjaman online Ceria mempunyai limit mulai dari 500 ribu hingga 20 juta rupiah," lanjut dia.

Dilansir dari situs resmi Ceria BRI, ceriabri.com, disebutkan ada beberapa syarat dan ketentuan penggunaan Ceria. Syarat itu adalah:

1. Pengajuan produk CERIA dilakukan secara online melalui aplikasi CERIA yang disediakan oleh Bank BRI yang dapat diunduh menggunakan handphone Android melalui Playstore

2. Kriteria calon nasabah CERIA sebagai berikut:

- Warga Negara Indonesia

- Nasabah Individu

- Nasabah yang memiliki rekening simpanan di BRI

- Berusia minimal 21 tahun sampai dengan maksimal 50 tahun

- Memiliki bukti identitas diri berupa Elektronik KTP

3. Melakukan foto diri/swafoto di aplikasi Ceria

Bagi Anda yang tertarik untuk meminjam di Ceria, dapat mengunduh aplikasi Ceria di PlayStore.

Kemudian, lakukan registrasi Ceria dengan memasukkan nomor ponsel dan klik "Sign Up" pada aplikasi Ceria. Selanjutnya, masukkan kode OTP melalui SMS, dan buat nomor PIN.

Ada lima langkah untuk mengajukan pinjaman pada platform Ceria, yaitu:

1. Verifikasi rekening pendapatan

2. Isi data pribadi keluarga dan keuangan

3. Foto KTP Anda

4. Proses Digital Scoring

5. Selamat! Anda mendapat limit kredit. Klik "Terima Penawaran".

KUR Digital BRI

KUR Digital BRI bisa diakses melalui kur.bri.co.id dengan plafon maksimal Rp 50 juta.

"Terobosan ini diciptakan BRI agar masyarakat tetap dapat mengajukan KUR dengan tetap menjaga jarak tanpa perlu datang ke Kantor BRI," ujar Aestika.

Sama seperti pinjaman Ceria, ada sejumlah syarat untuk pengajuan KUR mikro BRI pada KUR Digital.
Syarat itu adalah:

1. Individu (perorangan)

2. Memiliki usaha minimal 6 bulan

3. Menjalankan usaha di salah satu platform e-commerce atau ride hailing (Grab, Gojek, Tokopedia, Shopee, Aruna, Siapbos, Warung Pangan)

4. Tidak sedang menerima kredit dari perbankan kecuali kredit konsumtif seperti KPR, KKB dan Kartu Kredit

5. Persyaratan administrasi: identitas berupa KTP, Kartu Keluarga (KK), dan surat izin usaha (dapat berupa surat keterangan yang diterbitkan oleh e-commerce atau ride hailing)

Dilansir dari situs resmi KUR BRI, kur.bri.co.id, ada dua jenis pengajuan KUR, yakni KUR untuk kebutuhan modal usaha, dan KUR secara massal oleh mitra e-commerce kerja sama.

Untuk langkah pengajuan dapat disimak di link ini. Ini beberapa hal yang perlu diketahui dari meminjam KUR di BRI:

1. Plafond KUR Mikro dengan maksimal pinjaman hingga Rp 50 juta.

2. Suku bunga KUR mikro termasuk ringan, yakni sebesar 6 persen pa.

3. Pilihan jangka waktu yang fleksibel yakni selama 12 bulan, 18 bulan, dan 24 bulan.

4. KUR bebas biaya administrasi dan provinsi.


sumber : https://keuangan.kontan.co.id/news/pelaku-umkm-bisa-ajukan-pinjaman-digital-bri-hingga-rp-50-juta-bagaimana-caranya?page=all

Thursday, February 18, 2021

Ini Syarat dan Cara Mengajukan Pinjaman untuk UMKM di Bank BRI

Ilustrasi kredit.(SHUTTERSTOCK)

UMKM merupakan salah satu yang paling terdampak sejak mewabahnya pandemi Covid-19.

Banyak UMKM di Tanah Air yang terpaksa harus gulung tikar lantaran kurangnya omzet sehingga tidak memiliki modal yang cukup untuk memutar usahanya.

Oleh sebab itu, UMKM memerlukan tambahan modal atau pinjaman agar bisa kembali bergairah.

Pinjaman ini pun bisa berasal dari pinjaman online alias Finansial Technology (Fintech) hingga perbankan.

Beragam perbankan di Indonesia memberikan layanan pinjaman kepada para nasabahnya khsusunya para pelaku UMKM.

Salah satunya adalah PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI).

Lantas, bagaimana syarat hingga skema peminjamannya?

Mengutip laman www.bri.co.id, Jumat (19/2/2021), Bank BRI menyediakan 3 kategori pinjaman UMKM yang bisa dijadikan pilihan, yaitu Pinjaman Mikro, Retail Menengah, dan Pinjaman Program.

1. Pinjaman Mikro

Pinjaman Mikro terbagi menjadi dua, yaitu Kredit Usaha Mikro (KUR) dan Kupedes.

Sesuai dengan namanya, KUR merupakan jenis pinjaman dari bank BRI yang diperuntukan bagi pelaku usaha mikro, usaha kecil, dan koperasi, dengan batas pinjaman mencapai Rp 500 juta.

Sementara Kupedes adalah jenis pinjaman yang diperuntukan bagi semua sektor ekonomi, baik itu badan usaha maupun individu, selama memenuhi persyaratan yang diberlakukan.

Persyaratan Pinjaman KUR

Bagi UMKM yang ingin melakukan pinjaman KUR, syaratnya adalah harus memiliki usaha produktif, layak, serta setidaknya telah berjalan secara aktif kurang lebih minimal 6 bulan.

Selain itu peminjam juga tidak sedang menerima kredit apapun dari perbankan, kecuali untuk keperluan konsumtif, seperti kartu kredit, KPR, KKB, dan lain-lain.

Peminjam juga harus memiliki Surat Izin Usaha, memiliki dokumen lainnya yang dibutuhkan, seperti KTP dan Kartu Keluarga.

Persyaratan Pinjaman Kupedes

Peminjam harus memiliki pengalaman usaha setidaknya minimal 1 tahun, melampirkan legalitas usaha (minimal surat keterangan usaha dari Kepala Desa/Lurah/Pasar), melengkapi identitas diri yang diminta, seperti KTP atau SIM.

Cara untuk mendapatkan peminjaman ini, peminjam dapat langsung melakukan pendaftaran pinjaman BRI untuk UMKM melalui online, yaitu dengan mengunjungi situs bank BRI secara langsung.

2. Pinjaman Retail Menengah

Selain pinjaman Mikro, bank BRI juga memiliki jenis pinjaman lainnya yang bisa dijadikan pilihan, yaitu pinjaman untuk Retail Menengah.

Pinjaman yang satu ini juga memiliki dua kategori, yaitu Kredit Modal Kerja dan Kredit Investasi.

Sesuai dengan namanya, Kredit Modal Kerja merupakan salah satu jenis pinjaman yang memang diperuntukan bagi pelaku usaha yang membutuhkan modal tambahan untuk biaya operasional usaha.

Sementara Kredit Investasi merupakan fasilitas kredit jangka menengah atau jangka panjang untuk membiayai barang modal atau aktiva tetap perusahaan.

Untuk kedua jenis pinjaman ini, tidak terdapat batas nominal pinjaman.

Namun, tetap harus disesuaikan dengan kemampuan dari peminjamnya itu sendiri.

3. Pinjaman Program

Lalu Pinjaman Program merupakan jenis pinjaman untuk suatu program tertentu, sehingga tidak semua orang dapat mengajukan pinjaman.

Ada 3 Pinjaman Program yang diberikan untuk UMKM yaitu Kredit Pangan, Resi Gudang, dan Kredit Kemitraan.

Kredit pangan

Kredit Pangan merupakan salah satu jenis pinjaman yang diperuntukan bagi pelaku usaha yang bergerak di bidang pangan.

Untuk persyaratan Kredit Pangan, peminjam harus memiliki usaha yang telah berjalan aktif selama kurang lebih 1 tahun atau selama 2 kali siklus tanam, memenuhi dokumen yang telah ditetapkan seperti Akta Pendirian Usaha, TDP, SIUP, SITU, dan IUMK, dan melampirkan identitas diri.

Resi gudang

Resi Gudang adalah jenis pinjaman yang diperuntukan bagi Petani, Kelompok Tani, Gapoktan, maupun Koperasi, yang menjadi resi gudang sebagai jaminannya.

Jangka waktu cicilan pinjaman maksimum 6 tahun dengan plafon maksimum 70 persen dari nilai resi gudang.

untuk persyaratan Resi Gudang, hanya diperuntukkan bagi anggota petani, melampirkan dokumen legal dari yang berwenang, dan memiliki komunitas yang aktif.

Kredit kemitraan

Sedangkan Kredit Kemitraan adalah jenis pinjaman untuk membiayai modal kerja dan atau pembelian aktiva tetap dalam rangka meningkatkan produksi penjualan.




sumber : https://money.kompas.com/read/2021/02/19/063130926/ini-syarat-dan-cara-mengajukan-pinjaman-untuk-umkm-di-bank-bri?page=all

Wednesday, January 27, 2021

UKM di AS bakal diguyur bantuan pinjaman US$ 35 miliar


Pemerintah Amerika Serikat bakal memberikan pinjaman bantuan pandemi pada senilai US$ 35 miliar bagi 400.000 peminjam UKM. The U.S. Small Business Administration (SBA) pada Selasa (26/1) menyatakan akan memperbaiki masalah hambatan operasional penyaluran pinjaman tersebut.

Mengutip Reuters, SBA meluncurkan putaran ketiga program Paycheck Protection Program (PPP) bulan ini yang sebelumnya mengalami hambatan. Lantaran adanya perubahan aturan secara signifikan mulai dari proses hingga platform teknologinya yang digunakan.

Para bankir menyebut hal ini telah menjadi penghambat penyaluran dana tersebut. Perusahaan yang ingin mengajukan pinjaman PPP putaran kedua menghadapi kendala teknis, kata Asosiasi Bankir Amerika. Sementara pemberi pinjaman yakni Bank dan tekfin juga menerima banyak pesan kesalahan saat mereka mengajukan permohonan pinjaman tersebut ke pada pemerintah.

Reuters melaporkan bulan ini bahwa pejabat pemerintah telah menekan pemberi pinjaman besar sebelumnya untuk menjalankan putaran terbaru dari program tersebut meskipun banyak masalah yang belum terselesaikan.

SBA mengatakan pada hari Selasa bahwa tinjauan pinjaman pertama kali menemukan anomali berupa banyaknya ketidakcocokan data dan masalah kelayakan. Sebanyak 4,7% dari data yang diserahkan pemberi pinjaman mengalami persoalan ini.

“Kekhawatiran ini akan membutuhkan tindak lanjut antara pemberi pinjaman dan peminjam sehingga peminjam dapat mengakses pinjaman putaran kedua. Kami akan memberikan panduan kepada pemberi pinjaman untuk masalah yang mereka hadapi,” kata SBA.

Berdasarkan aturan PPP, perusahaan menerima pinjaman merupakan bank dan perusahaan tekfin yang akan dibayar kembali oleh pemerintah jika uang tersebut digunakan untuk pengeluaran yang memenuhi syarat. Penyaluran program PPP mencapai US $ 525 miliar kepada 5,1 juta pinjaman pada tahun lalu.

Kongres memperluas program ini dengan tambahan dana senilai US$ 284 miliar bulan lalu. Itu juga mengubah aturan tentang siapa yang berhak, uang apa yang bisa dibelanjakan, serta mengubah proses pengajuan dan persetujuan pinjaman.