Showing posts with label Tasikmalaya. Show all posts
Showing posts with label Tasikmalaya. Show all posts

Monday, August 30, 2021

Pemkot Tasikmalaya Dorong UMKM Manfaatkan E-Commerce

 

Pemkot Tasikmalaya Dorong UMKM Manfaatkan E-Commerce

TASIKMALAYA - Pemerintah Kota Tasikmalaya, Jawa Barat merealisasikan program pelatihan pemanfaatan pasar digital untuk mendorong pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) menggunakan sistem jual beli produk secara elektronik atau e-commerce agar tetap memberikan keuntungan di tengah pandemi COVID-19.

"Kita ada pelatihan e-commerce bagi seribu pelaku usaha UKM di Kota Tasikmalaya, dengan teknologi e-commerce tidak terbatas lokal, bisa pengiriman ke mana pun atau keluar," kata Kepala Seksi Pengembangan dan Pemberdayaan Industri pada Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian, dan Perdagangan Kota Tasikmalaya Dadang Ginanjar di Tasikmalaya, Ahad (15/8).

Ia menuturkan wabah COVID-19 yang melanda Indonesia, termasuk Kota Tasikmalaya telah mengganggu kegiatan usaha industri UMKM, terutama yang berdampak cukup parah industri produk bukan makanan. Persoalan usaha itu, kata dia, membuat pemerintah pusat maupun Pemkot Tasikmalaya berusaha mendorong pelaku usaha agar tetap bertahan dan memanfaatkan pasar digital atau pemasarannya secara daring.

"Pemerintah mendorong para pelaku UKM supaya bertahan dan berinovasi," kata Dadang.

Ia menyampaikan pemerintah di tengah pandemi COVID-19 merealisasikan bantuan modal melalui program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN), kemudian memberikan pelatihan e-commerce bagi pelaku usaha.

Pelaku usaha yang mengikuti program pemanfaatan teknologi digital itu, kata Dadang, diberi pelatihan cara memasarkan produk melalui media sosial seperti WhatsApp, Instagram, Facebook, dan cara memotret maupun menulis narasi produk agar menarik.

"Pelatihan e-commerce ini kerja sama dengan Tokopedia, Bukalapak, bagaimana cara memasarkan melalui IG, WA, cara membuat foto produk, cerita tentang produknya sendiri, semua diajarkan," katanya.

Ia mengungkapkan cara pemanfaatan pasar daring itu telah terbukti ampuh dan memberikan keuntungan bagi pelaku usaha, salah satunya yang telah dibuktikan oleh pelaku usaha makanan di Kota Tasikmalaya. Ia berharap produk usaha lainnya yang menjadi ciri khas Kota Tasikmalaya seperti bordir, payung geulis, alas kaki, kerajinan mendong bisa lebih maksimal memanfaatkan pasar daring agar tetap mendapatkan keuntungan di tengah pandemi COVID-19. "Dalam kondisi saat ini yang bisa memasarkan secara online bisa bertahan, karena sekarang zaman online," katanya.

Sumber : https://m.republika.co.id/berita/qxw2qb327/pemkot-tasikmalaya-dorong-umkm-manfaatkan-ecommerce

Sunday, January 31, 2021

Suara Yang Terbungkam, Apresiasi STIMIK DCI Tasikmalaya Saat Pandemi

Penampilan Axelle Band Kolaborasi dari beberapa mahasiswa di Tasikmalaya (Foto : Harniwan Obech/TIMES Indonesia)
Kreativitas sebuah karya tidak bisa dibendung walaupun di masa pandemi Covid-19 saat ini. Salah satunya, UKM Musik STIMIK DCI Tasikmalaya yang menggelar pertunjukkan musik bertajuk Suara Yang Terbungkam pada Minggu (31/01/2021).

Acara ini bertempat di Ruang Ide HZFoodsta kawasan Jalan KHZ Mustofa Tasikmaya. Walaupun digelar sangat sederhana tanpa penonton, acara ini merupakan media silaturahmi dan apresiasi bagi para seniman dan musisi khususnya di kalangan mahasiswa.

Berbagai genre musik ditampilkan pada pertunjukkan ini mulai dari balada, pop, akustik bahkan pop punk. Pertunjukkan musik ini diikuti oleh 6 grup musik di Tasikmalaya, di antaranya Axelle Band, KL (Kakaveran Live) Komunitas Oi, Tropic Escape Singaparna, Sodique UKM DCI serta UKM Himak's STIA Reage.

Dipandu oleh MC Desi K Wulan, lagu dari artis legendaris Iwan Fals mengawali pagelaran musik ini. Pertunjukkan yang memukau juga disuguhkan oleh band Himak's dengan menyajikan lagu berjudul kembali yang dibawakan dengan genre reggae membuat tangan dan badan bergoyang.

Topan salah satu peserta dari grup Band Himak's STIA Tasikmalaya sangat antusias dengan pertunjukkan ini. "Kami sudah rindu dengan pentas di panggung, mungkin selama setahun kami tidak pernah mentas, hari ini kami bisa mengekpresikan rasa lewat music," ungkapnya sewaktu di temui TIMES Indonesia seusai pentas.

Hal senada pun diungkapkan Ketua Pelaksana Ikmal Cahya Gumelar didampingi panitia Moch. Camal Ecmal yang akrab di sapa gonggo selepas foto bersama " Alhamdulilah acara ini sudah bisa digelar karena sudah sekian lama kami tidak bertemu. Hampir semua kampus tutup, perkuliahan secara daring, sujud syukur kami panjatkan karena Tuhan masih mempertemukan kami untuk melepaskan satu kerinduan yang terbungkam,".pungkasnya.


sumber : https://www.timesindonesia.co.id/read/news/324775/suara-yang-terbungkam-apresiasi-stimik-dci-tasikmalaya-saat-pandemi



Ikuti bagaimana cara TITIPKU membantu UMKM dalam acara StartSMEup Talk - 05 Feb 2021, daftar segera di https://s.id/eventcerdas5feb