Showing posts with label Pembiayaan. Show all posts
Showing posts with label Pembiayaan. Show all posts

Wednesday, June 12, 2024

Pemerintah Targetkan 30 Juta UMKM Masuk Platform Digital Akhir 2024

 


PEMERINTAH dalam hal ini, Kementerian Koordinator bidang Perekonomian (Kemenko Perekonomian), terus mendorong digitalisasi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Sampai dengan akhir tahun ini ditargetkan 30 juta usaha mikro, kecil, menengah (UMKM) onboarding pada platform digital.

"Hingga akhir 2023 terdapat sekitar 25 juta pelaku usaha atau sekitar 39% dari total jumlah UMKM yang ada di Indonesia," ujar Plh Deputi IV Kemenko Perekonomian Musdhalifah Machmud di Jakarta pada Rabu (12/6).

Digitalisasi UMKM, sambung Musdhalifah, tidak cukup hanya onboarding. Proses onboarding UMKM ke dalam platform digital merupakan peluang untuk mendorong UMKM bisa naik kelas melalui akses kepada teknologi dan pasar yang lebih luas.

"Agar bisa memanfaatkan sepenuhnya keberadaan platform digital, UMKM perlu didukung melalui pembinaan dan pendampingan untuk memperkuat manajemen dan tata kelola bisnisnya, sehingga bisa melakukan diversifikasi produk, meningkatkan kualitas produk, bahkan hingga membuka akses kepada

Saat ini Kemenko Perekonomian telah melakukan proses pengoordinasian antarpemangku kepentingan, seperti K/L terkait, asosiasi, akademisi, dan pelaku industri terkait dengan digitalisasi untuk UMKM.

Adapun beberapa program digitalisasi UMKM yang selama ini melibatkan Kemenko Perekonomian antara lain ialah Program Bangga Buatan Indonesia bersama dengan Kementerian Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves), pembinaan, pelatihan, inisiasi pengembangan program terkait digitalisasi UMKM bersama dengan Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop dan UKM), serta perluasan infrastruktur digital nasional oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika Kemenkominfo). (Z-2)


Sumber: https://mediaindonesia.com/ekonomi/677654/pemerintah-targetkan-30-juta-umkm-masuk-platform-digital-akhir-2024

Monday, May 6, 2024

Upaya Memajukan UMKM: Peningkatan Kemitraan hingga Perluas Akses Pembiayaan

 


Upaya memajukan UMKM menjadi fokus pemerintah dalam menopang perekonomian Indonesia. UMKM dinilai punya peran yang kuat dalam peningkatan kinerja perekonomian dan pengentasan kemiskinan.

Pemerintah pun telah menjalankan sejumlah upaya untuk memajukan dan meningkatkan peran UMKM. Hal ini disampaikan langsung Utusan Khusus Presiden (UKP) Bidang Kerja Sama Pengentasan Kemiskinan dan Ketahanan Pangan Muhamad Mardiono dalam kegiatan FGD di Hotel Borobudur, Jakarta, Senin (6/5/2024).

“Sebagaimana kita ketahui UMKM merupakan salah satu penghasil lapangan kerja terbesar di banyak negara dan terbukti mendukung pengurangan pengangguran, sekaligus mampu meningkatkan stabilitas ekonomi. Oleh karena itu, pemerintah fokus untuk merumuskan kebijakan yang berpihak kepada UMKM,” tutur Mardiono.

Mardiono menyebut, kebijakan pemerintah yang berpihak kepada UMKM antara lain dengan meningkatkan kemitraan, memperluas akses pembiayaan bagi UMKM melalui permodalan usaha, hingga mengakselerasi penciptaan start up dan peluang usaha baru.

“Guna menjawab tantangan pengembangan UMKM sebagai instrumen pengentasan kemiskinan juga dibutuhkan beberapa upaya lainnya. Seperti pemerintah juga perlu mengakselerasi penyediaan sistem basis data terpadu bagi UMKM dan lengkap agar dapat diakses oleh berbagai pihak,” jelasnya.

Mardiono menambahkan, koordinasi dukungan program dan pengembangan UMKM pun dibutuhkan dari berbagai pemangku kepentingan untuk mencapai target pengentasan kemiskinan di Indonesia.

“Untuk menguatkan peran UMKM dan memberantas kemiskinan di Indonesia butuh kerja sama dan kerja keras seluruh pemangku kepentingan. Terutama melalui upaya-upaya kolaboratif agar dukungan lebih tepat sasaran sekaligus mendorong penggunaan teknologi digital,” jelas dia.

FGD ini menghadirkan berbagai narasumber seperti Staf Ahli Menteri Bidang Produktivitas dan Daya Saing Kementerian Koperasi dan UKM Herbert Siagian, Senior Executive Vice President Ultra Micro BRI Muhamad Candra Utama.

Kemudian, Deputi Bidang Kependudukan dan Ketenagakerjaan Kementerian Bappenas Maliqi, dan Ekonom Senior CORE Hendri Saparini.


Sumber: https://www.startsmeup.id/2024/05/upaya-memajukan-umkm-peningkatan.html


Wednesday, May 1, 2024

Dorong Ekspor UKM, LPEI Siap Luncurkan Digital Platform pada Agustus 2024

 


KONTAN.CO.ID - YOGYAKARTA. Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) Indonesia Eximbank siap meluncurkan digital platform untuk mendorong ekspor Usaha Kecil Menengah (UKM) Indonesia. 

Nantinya, digital platform tersebut bakal berisikan tentang edukasi ekspor digital dan layanan jual beli online atau marketplace dengan model Bussines to Bussines (b2b). Adapun, LPEI menargetkan layanan digital tersebut meluncur di Agustus 2024.3

"Ini ada marketplace. Ada edukasi ekspor. Pelaku UKM kita kan banyak yang belum siap ekspor. Kita bikin coaching program for new eksportir. Setelah mereka bisa ekspor, masuk ke martketplace," kata Direktur Pelaksana Pengembangan Bisnis LPEI, Maqin U. Norhadi, Rabu (1/5).

Namun sayangnya, Maqin belum bisa merinci secara detail berapa target transaksi di marketplace tersebut. Yang terang, LPEI akan memfasilitasi setiap UKM yang ingin menggencarkan produknya ke pasar global.

"Saya belum bisa ngomong (target transaksi) karena ini pertama kali diumumkan di Indonesia," ucapnya.

Maqin menjabarkan, syarat agar UKM bisa tergabung dalam platform digital tersebut utamanya harus memiliki produk dan komitmen untuk naik kelas.

"Enggak ada minimal skala usaha. Yang jelas harus punya produk dulu. Ini kita edukasi. Setelah mereka siap, produknya kita siapkan masuk ke marketplace," jelasnya.

Ia menambahkan, beberapa stakeholder mulai dari kementerian, lembaga dan partner perbankan yang memiliki pelaku UKM sudah berminat masuk ke digital platform milik LPEI.

"Jadi kita tidak bisa sendiri harus kerja sama dengan stakeholder. Pelaku UKM mereka yang akan masuk ke platform kita bakal diedukasi," tambahnya.


Sumber: https://www.startsmeup.id/2024/05/dorong-ekspor-ukm-lpei-siap-luncurkan.html