Showing posts with label mastercard. Show all posts
Showing posts with label mastercard. Show all posts

Monday, April 1, 2024

Begini Cara Mendorong Pengembangan Usaha Pelaku UMKM

 

Jakarta: Mastercard memberikan pelatihan, pengembangan usaha serta bantuan modal kepada pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia. Mastercard melakukannya melalui program sosial bertajuk Smart Business Program yang dilaksanakan melalui kemitraan dengan Grab Indonesia dan BenihBaik.com.
 

Marketing Director Mastercard Indonesia Kenny W Ruky menuturkan, dana yang terkumpul akan digunakan untuk penyediaan peralatan pengembangan usaha, bantuan modal usaha, dan pelatihan intensif untuk memberdayakan 130 UMKM di berbagai kota di Indonesia, seperti Bandung, Denpasar, Malang, Pekanbaru, Surabaya, dan beberapa kota lainnya.

"Kontribusi UMKM mencapai 60 persen dari PDB Indonesia. Kami pahami tantangan UMKM, kesuksesan akan berjalan apabila kami berkontribusi terhadap pelaku usaha," jelas dia dalam keterangan tertulis, Senin, 1 April 2024.

 
Selama program sosial ini berlangsung, lebih dari 50 ribu pengguna Grab telah mengaktifkan kupon donasi untuk turut berpartisipasi, dan sebanyak 131 ribu transaksi. Mastercard mendonasikan Rp10 ribu untuk tiap transaksi pengguna di aplikasi Grab yang menggunakan kartu kredit atau debit Mastercard selama periode tersebut.

Dorong pelaku UMKM beralih ke ekosistem digital


Mastercard bekerja sama dengan berbagai mitra untuk memberdayakan usaha-usaha kecil berkembang di perekonomian digital, termasuk melalui Smart Business Program di Indonesia.
"Program ini juga memperkuat komitmen Mastercard untuk mendukung upaya pemerintah Indonesia dalam membantu 30 juta UMKM beralih ke ekosistem digital pada 2024," tegas dia, seraya menambahkan secara global Mastercard berkomitmen membawa satu miliar individu dan 50 juta usaha kecil ke dalam perekonomian digital pada 2025.
 
Sebelumnya, Mastercard dan Grab Indonesia juga telah bekerja sama untuk mendukung pemberdayaan UMKM Indonesia pada 2022. Mastercard dan Grab meluncurkan program regional Small Business, Big Dreams untuk meningkatkan keterampilan para pekerja lepas dan usaha kecil di tiga pasar Asia Tenggara, termasuk Indonesia.
 
Hingga Desember 2023, program tersebut telah menjangkau lebih dari 124 ribu usaha kecil yang termasuk dalam ekosistem Grab di Indonesia. Pada tahun yang sama, Mastercard juga berkolaborasi dengan Grab untuk memberdayakan 100 usaha kecil di Labuan Bajo dengan berbagai keterampilan dengan memberikan program pelatihan yang membantu mengurangi hambatan dalam berkomunikasi dan meningkatkan kemampuan wirausaha bagi  masyarakat setempat.

Literasi keuangan dan manajemen bisnis

CEO BenihBaik.com Andy Noya menuturkan kelamahan pada pelaku UMKM adalah literasi keuangan yang rendah serta pemahaman terhadap pengelolaan manajemen bisnis yang baik. Hal ini yang bisa diatasi dengan program pemberdayaan pelaku UMKM.
 
"Kelemahan UMKM di bisnis itu sendiri dengan adanya program literasi keuangan maka barang dagangan dihitung dengan cara berpikir bisnis sehingga dipisahkan pengelolaan keuangannya," jelas dia.
 
Dia juga mengatakan cara membuat branding tak hanya dari logo tetapi juga memberikan pelayanan terbaik kepada konsumen. Dia menuturkan banyak restoran yang memiliki rasa yang baik tapi memiliki pelayanan buruk.
 
"Kuliner itu bagus tapi ketika pemahaman terhadap kebersihan berkurang waduh, inj yang bikin kurang enak, jadi bisa didapur ini tak perlu mewah tapi bersih. Restoran enak tapi toiletnya kotor buat nafsu makan berkurang," tegas dia.
 

Sumber: 

Thursday, January 21, 2021

Mastercard Luncurkan Situs One-Stop Sumber Daya untuk Mendukung Transformasi Digital UKM di Asia Pasifik


Jakarta, 21 Januari 2021 – Untuk membantu Usaha Kecil dan Menengah (UKM) pulih dari dampak pandemi dan bersiap untuk masa depan, Mastercard meluncurkan situs mikro Digital Acceleration untuk Usaha Kecil di sebagian besar situs web perusahaan di wilayah Asia Pasifik dengan informasi dan sumber daya tentang cara untuk mendigitalisasikan serta menjalankan bisnis lebih efisien.


COVID-19 mendorong perubahan yang cepat dan berkelanjutan ke perdagangan elektronik dan pembayaran nirsentuh, situs one-stop ini mencakup panduan untuk melakukan transformasi digital, kursus daring, informasi mengenai produk dan jasa Mastercard untuk UKM, wawasan keamanan siber dan alat untuk mengurangi kerentanan, akses ke penawaran untuk berbagai solusi perangkat lunak bisnis, platform perdagangan elektronik dan layanan pemasaran digital.

“Dampak pandemi terhadap UKM sangat besar sehingga penting bagi mereka untuk mendapatkan pengetahuan, keterampilan, dan sumber daya yang mereka butuhkan agar dapat menawarkan pengalaman belanja dan pembayaran multi saluran yang dapat mendorong bisnis, serta membangun loyalitas pelanggan di dunia fisik dan digital,” kata Sandeep Malhotra, Executive Vice President, Products & Innovation, Asia Pacific, Mastercard.

“Dengan kebiasaan membeli dan ekspektasi konsumen yang berkembang dengan cepat, inisiatif ini hanyalah salah satu cara Mastercard dalam mendorong inklusi keuangan dan membantu usaha kecil untuk beralih ke digital di seluruh kegiatan bisnis mereka untuk dapat mengurangi biaya, meningkatkan efisiensi dan manajemen keuangan – sambil tetap aman dan terlindungi dari risiko siber dan penipuan.”

Pusat Digital Acceleration untuk Usaha Kecil tersedia di seluruh situs web berbahasa Inggris Mastercard untuk Singapura, Malaysia, Filipina, Thailand, Hong Kong, India, dan Asia Tenggara. Digital Acceleration akan diluncurkan secara selektif di situs non-Inggris di masa depan.

Guna meningkatkan sumber daya untuk UKM, Mastercard telah bekerja sama dengan pembuat situs web terkenal yaitu Wix, dan dengan Zoho, sebuah penyedia solusi penyimpanan data daring dengan lebih dari 60 juta pengguna. Mitra-mitra ini akan mensponsori panduan dan artikel daring tentang berbagai topik – mulai dari membuat toko daring dan memilih nama situs untuk bermigrasi ke platform manajemen pengeluaran dan akuntansi daring.

“Seiring perubahan dunia yang melampaui kemampuan bertahan dalam jangka pendek, UKM membutuhkan rencana untuk keberhasilan jangka panjang di dunia belanja daring yang baru. Di Wix, kami telah melihat secara langsung bagaimana tahun lalu memberikan tantangan kepada dunia bisnis dalam berbagai hal, namun juga menciptakan kemampuan untuk bertahan dan beradaptasi,” kata Liat Karpel Gurwicz, Head of eCommerce Marketing Wix.com.

“Kami akan memanfaatkan pembelajaran kolektif dari tim Wix yang telah menciptakan platform perdagangan elektronik kami dan para pedagang yang menjalankan bisnis mereka di dalamnya untuk membantu UKM merencanakan dan menyusun strategi untuk 2021.”

“Bahkan saat organisasi-organisasi mencoba untuk menata ulang model bisnis mereka, berbagai konten yang informatif dapat membantu mereka mendapatkan berbagai ide baru. Kami sangat senang dapat berpartisipasi dalam inisiatif yang diusung oleh Mastercard, perusahaan yang berkomitmen dalam memberdayakan para pelaku bisnis untuk berinovasi dan menerapkan solusi terdepan untuk transformasi bisnis,” kata Gibu Mathew, Vice President and GM, Asia Pacific, Zoho Corp. “Inisiatif ini akan semakin meningkatkan dan memperdalam kesadaran digital dan cara untuk melakukannya, memungkinkan pelaku bisnis dan manajemen puncak membuat keputusan yang tepat saat memilih solusi terbaik untuk mendukung kebutuhan bisnis yang terus berkembang.”

Situs sumber daya di wilayah Asia Pasifik ini adalah bagian dari usaha global Mastercard dalam membantu UKM “Get Paid, Get Capital and Get Digital” melalui pengembangan produk baru, kemitraan, dan saluran distribusi. Kegiatan ini termasuk dalam inisiatif di Amerika Utara, Karibia, Australia, dan Selandia Baru.

Setelah mencapai tujuannya untuk membawa 500 juta orang ke dalam sistem finansial, Mastercard memperkuat komitmennya untuk inklusi dengan membantu 1 miliar orang mendapatkan akses ke ekonomi digital pada tahun 2025, termasuk 50 juta usaha kecil dan 25 juta pengusaha perempuan.

Lebih dari sekedar mendukung usaha, manfaat transformasi digital sangat luas. Studi terbaru oleh International Data Corporation menunjukkan digitalisasi UKM dapat menambah $2,6 miliar hingga $3,1 miliar dolar Amerika ke PDB Asia Pasifik pada tahun 2024. Karena dampak COVID-19, dikatakan, hampir 70% UKM di Asia Pasifik mempercepat digitalisasi, dan 86% percaya hal ini akan membantu ketahanan terhadap kejadian serupa di masa mendatang.

Berkaca pada perubahan besar pola pikir “digital first”, pembayaran nirsentuh melalui jaringan Mastercard adalah 41% dari transaksi langsung di kuartal ketiga tahun 2020 – naik dari 37% pada kuartal kedua dan 30% di tahun sebelumnya.

Dengan penarikan langsung tunai melalui ATM berada pada tingkat terendah, riset yang dilakukan Mastercard menunjukkan lebih dari 70% konsumen di dunia berencana untuk terus melakukan belanja daring, dan 74% berencana untuk terus menggunakan pembayaran nirsentuh bahkan setelah pandemi mereda. Di Asia Pasifik, pembayaran nirsentuh akan berlanjut, hal ini berdasarkan 71% konsumen di Australia, 77% di India, 73% di Tiongkok, dan 62% di Jepang.