Showing posts with label majoo. Show all posts
Showing posts with label majoo. Show all posts

Wednesday, May 29, 2024

Majoo Hadirkan 6 Layanan untuk Mendukung Perkembangan UMKM

 


KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Majoo terus melaukan inovasi baru dalam menghadirkan produk dalam layanan dalam melayani para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).  Perusahaan rintisan ini mengadirkan layanan terintegrasi untuk memberikan dukungan komprehensif bagi para pelaku usaha.

Hingga sat ini, Majoo telah menghadirkan enam layanan terintegrasi untuk membantu para UMKM membentuk fondasi kuat serta meraih kesuksesan dalam ekosistem bisnis yang berkelanjutan. Keenam dayanan tersebut diantaranya majooPay, majooCapital, majooSupplies, majooAds, majooFranchise, dan majooCare.

Adi Wahyu Rahadi, Founder & CEO Majoo mengatakan, pihaknya berkomitmen untuk menjadi mitra yang andal bagi UMKM di Indonesia. “Dengan menyediakan layanan terintegrasi yang lengkap, kami hadir untuk membantu para pelaku bisnis dalam mengatasi tantangan operasional,” kata dia dalam keterangan resminya, Rabu (29/5).

Ia menjelaskan,  majooPay merupakan langkah awal perusahaan  untuk membuka peluang pembayaran digital dengan kemudahan e-wallet, QRIS, dan layanan paylater. Dengan solusi ini, UMKM dapat mengelola transaksi keuangan mereka secara lebih praktis dan efisien.

Adapun, majooCapital menyediakan solusi pendanaan yang cepat dan mudah dengan nilai hingga Rp 2 miliar tanpa agunan. Dengan persyaratan yang lebih mudah, kata Adia, prosesnya hanya memerlukan lampiran laporan keuangan dari aplikasi majoo, dan memberikan fleksibilitas cicilan hingga 36 bulan.

Sementara layanan majooSupplies dihadirkan untuk membantu UMKM dalam pengadaan bahan baku dengan sistem pembayaran terms of payment (TOP) dan pengantaran rutin. Hal ini memberikan kemudahan bagi para pelaku bisnis dalam menjalankan operasional sehari-hari mereka.

Lewat majooAds, startup ini membantu  UMKM dalam meningkatkan jangkauan pasar melalui kampanye digital. Dengan memanfaatkan layanan ini, para pelaku bisnis dapat memperluas potensi promosi produk dan layanan mereka secara lebih luas.

Majoo juga membuka peluang bagi UMKM yang ingin memulai bisnis franchise melalui layanan majooFranchise. “Dengan satu platform, para calon mitra bisnis dapat menjelajahi berbagai pilihan brand terkemuka dan mendapatkan informasi paket kemitraan secara lengkap. Kemudahan aplikasi langsung terpasang otomatis sebagai Point of Sale (POS) juga memudahkan pengelolaan bisnis franchise,” tutur Adi.

Kemudian, layanan majooCare hadir sebagai layanan profesional yang cepat dan responsif, didukung oleh teknisi yang tersebar di 600 kota di seluruh Indonesia. Tim berpengalaman ini siap untuk membantu dan mendampingi para pelanggan dalam memenuhi kebutuhan mereka.

“Majoo berharap dapat menjadi salah satu pendorong utama pertumbuhan ekonomi di Indonesia dengan memberikan dukungan yang komprehensif bagi para pelaku bisnis skala kecil dan menengah.” pungkas Adi.



Sumber: https://keuangan.kontan.co.id/news/majoo-hadirkan-6-layanan-untuk-mendukung-perkembangan-umkm

Thursday, February 10, 2022

Startup Majoo Dapat Kucuran Dana 5 juta dolar AS untuk Kembangkan UMKM

 mendapat tambahan pendanaan sebesar 5 juta dolar AS dari perusahaan ventura yaitu AC Ventures, Quona Capital, BRI Ventures dan Xendit Ventures.


Melalui tambahan investasi, Majoo yang merupakan penyedia solusi digitalisasi UMKM di Indonesia dapat mempercepat pengembangan produk termasuk toko online, integrasi bisnis pada market place serta meningkatkan penetrasi pasar terutama pertumbuhan produk dan engineering.

“Majoo siap mendigitalisasi UMKM di Indonesia dengan memberikan solusi end-to-end bagi UMKM Indonesia dalam mengelola dan mengembangkan bisnis untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi digital di Tanah Air,” kata Founder & CEO Majoo Adi Wahyu Rahadi dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (10/2/2022).

Menurut Adi, saat ini Majoo telah mengakuisisi lebih dari 25.000 pedagang aktif masuk dalam platform pasar digital, tumbuh sebesar 250 persen selama pandemi yang mengindikasikan bahwa kualitas produk yang ditawarkan pedagang sesuai dengan keingingan pasar.

Majoo yang didirikan pada 2019 ini, juga telah memproses lebih dari 100 juta transaksi senilai 600 juta dolar AS untuk UMKM di lebih dari 600 kota di Indonesia pada berbagai bisnis mulai dari makanan dan minuman, jasa laundry hingga toko serba ada.

Dalam mendorong transformasi digitalisasi UMKM, Majoo fokus mengejar target pemerintah yaitu sebanyak 30 juta UMKM terdigitalisasi pada 2023, di mana setiap bulan sebanyak 500.000 UMKM diharapkan akan bergabung dengan ekosistem digital.

“Dengan dukungan dana dari AC Ventures dan Quona Capital, Majoo akan mengembangkan tim untuk menjangkau lebih dari 100 kota di Indonesia, dan meyakini bahwa kemitraan ini akan menjadi titik fokus Majoo dalam mendigitalisasi UMKM di Indonesia,” katanya.

Founder & Managing Partner, AC Ventures mengatakan Majoo telah membuktikan kemampuan dalam memperluas layanan kepada mitranya untuk terus memperluas pemberdayaan potensi digital dari 63 juta UMKM di Indonesia.

“AC Ventures (ACV) percaya dan optimistis untuk melipat gandakan investasi kami kepada Majoo untuk mendukung perjalanan mereka dalam memberdayakan pemilik usaha kecil di seluruh negeri,” ujar Adrian Li.

Sementara itu, Quona Capital Partner Dan Bertoli mengapresiasi kinerja dan pertumbuhan Majoo dalam setahun terakhir terutama tengah tantangan pandemi COVID-19.

"Kami pun terkesan dengan inovasi produk terbaik di industri yang dihadirkan oleh Majoo dengan pendekatan yang fokus terhadap pelanggan," kata Dan Bertoli.

Sumber : https://www.suara.com/bisnis/2022/02/11/070105/startup-majoo-dapat-kucuran-dana-5-juta-dolar-as-untuk-kembangkan-umkm?page=all