Showing posts with label investasi. Show all posts
Showing posts with label investasi. Show all posts

Sunday, May 26, 2024

Skema Penjaminan Kredit UMKM Bisa Lirik Investor Tanam Modal di Bisnis Mikro

 


Jakarta: Beragam skema penjaminan kredit bagi UMKM dinilai dapat menjadi daya tarik bagi investor untuk mendukung pengembangan Usaha, Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia.
 

"Kami dari BUMN sudah menyediakan skema penjaminan kredit melalui Jamkrindo dan menurut saya upaya tersebut perlu diperluas dengan melibatkan pihak swasta," kata Sekretaris Kementerian BUMN Rabin Indrajad Hattari dilansir Antara, Minggu, 26 Mei 2024.
 
Ia menyatakan skema tersebut telah diimplementasikan di beberapa negara untuk meningkatkan nilai investasi bagi usaha kecil dan menengah.


Selain itu, menurutnya, literasi keuangan para pelaku UMKM pun perlu ditingkatkan agar dapat menarik lebih banyak investor.

Laporan keuangan UMKM jadi kendala

Rabin mengatakan seringkali permasalahan mendasar yang ditemukan oleh para pemberi kredit yakni para pelaku UMKM tidak dapat membaca laporan keuangan sederhana.
 
“Sekitar 60 persen dari total kredit UMKM diberikan oleh bank BUMN, jadi kami paham apa isu yang terjadi di lapangan,” ujar dia.
 
Ia menuturkan aspek lain yang perlu ditingkatkan ialah sistem informasi kredit karena kini sistem tersebut baru mencakup pelaku usaha yang terdata dalam sistem perbankan.
 
Rabin menyampaikan bahwa berdasarkan data Kementerian Keuangan, UMKM berkontribusi terhadap 61 persen Produk Domestik Bruto (PDB) serta menyerap 117 juta pekerja di Indonesia, dengan mayoritas merupakan kaum perempuan.
 
Ia pun menyatakan penyediaan akses finansial bagi para pelaku usaha kecil dan menengah tersebut merupakan hal yang penting, salah satunya melalui pembiayaan ultra mikro maupun Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang disediakan oleh Himpunan Bank Milik Negara (Himbara).
 
Pemerintah juga telah meluncurkan program Dana Merah Putih yang bertujuan untuk mengembangkan UMKM di Indonesia menjadi perusahaan unicorn.
 
Selain akses pendanaan, Rabin mengatakan bahwa akses pasar juga merupakan hal yang dibutuhkan oleh UMKM agar para pelaku usaha kecil dan menengah tersebut dapat terintegrasi dengan rantai pasok.
 
Pihaknya pun mengembangkan Pasar Digital Indonesia (PaDi) UMKM sebagai e-commerce platform untuk memfasilitasi BUMN berinteraksi dengan pelaku usaha kecil dan menengah.
 
Beberapa BUMN juga membantu UMKM untuk mengembangkan usaha mereka melalui mentorship program, capacity building, dan pusat inkubasi.
 
“Kami amat yakin kami dapat memberdayakan UMKM kita untuk naik kelas,” ucap dia.


Sumber: https://www.medcom.id/ekonomi/bisnis/MkM71eON-skema-penjaminan-kredit-umkm-bisa-lirik-investor-tanam-modal-di-bisnis-mikro

Wednesday, February 16, 2022

Menteri Bahlil Minta Pemerintah Daerah Tingkatkan Investasi UMKM

 


Menteri Investasi Bahlil Lahadalia meminta seluruh pemerintah daerah untuk mendorong peningkatan serapan modal sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

"Investasi yang diurus jangan yang besar saja. UMKM juga harus kita urus karena UMKM ini penting," ujar Bahlil dalam acara penghargaan atas capaian realisasi investasi 2021 di Jakarta, Rabu seperti dikutip dari Antara.

Bahlil mengatakan, sektor UMKM berkontribusi sebanyak 60 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia.

Menurutnya, sebanyak 99,7 persen dari total populasi usaha dalam negeri ada di UMKM yang jumlahnya mencapai 64,3 juta unit.

"Cuma credit lending kita ke UMKM ini kecil belum sampai 20 persen, karena sebagai besar dari mereka ini informal," ujar Bahlil.

"Tugas kita adalah memformalkan mereka dengan OSS," tambahnya.

Dalam kesempatan itu, Bahlil memberikan penghargaan kepada 17 daerah yang berhasil mencapai realisasi investasi tertinggi pada 2021.

Ada 10 kabupaten/kota yang merah penghargaan itu, yakini Gresik, Cilegon, Balikpapan, Konawe, Mimika, Karawang, Morowali, Halmahera Tengah, Surabaya, Bekasi.

Kemudian, ada tujuh provinsi yang mencatat angka realisasi investasi tertinggi pada 2021, yakni Maluku Utara, Jawa Tengah, Riau, Banten, Jawa Timur, Jakarta, Jawa Barat.

Sepanjang 2021, Kementerian Investasi mencatat realisasi investasi sebesar Rp902 triliun dan penyerapan tenaga kerja Indonesia sebanyak 1,2 juta orang.

Angka penanaman modal dalam negeri (PMDN) sebesar Rp447 triliun atau 49,6 persen dan penanaman modal asing (PMA) sebesar Rp454 triliun atau 50,4 persen.

Adapun realisasi investasi di luar Jawa Rp468,2 triliun atau setara 52 persen. Sedangkan, realisasi investasi di Pulau Jawa Rp432,8 triliun atau 48 persen.

Sumber : https://umkm.kompas.com/read/2022/02/16/193100283/menteri-bahlil-minta-pemerintah-daerah-tingkatkan-investasi-umkm