Banda Aceh: Pemerintah Kota Sabang menjamin stok bahan pokok dan harganya tetap stabil di wilayah ujung barat Indonesia itu, menjelang perayaan Hari Raya Iduladha 1442 Hijriah. Adapun masyarakat diminta tidak berbelanja secara berlebihan karena stok dalam keadaan aman dan guna menjaga stabilitas harga."Stok bahan pokok kita aman, harga juga masih stabil. Kita selalu mengawasi harga, Alhamdulillah tidak ada yang naik,” kata Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (Disperindagkop UKM) Sabang M Yusra, di Sabang, dilansir dari Antara, Rabu, 7 Juli 2021.Yusra menjelaskan pihaknya secara kontinu turun ke lapangan untuk memantau perkembangan harga bahan pokok di pasar, terutama menjelang tradisi meugang di Aceh dalam menyambut lebaran Iduladha 1442 Hijriah."Selama kapal penyeberangan ke Sabang terus beroperasi maka stok bahan pokok kita selalu tercukupi," kata Yusra.Biasanya, kata Yusra, komoditas bahan pokok yang sering naik harga menjelang meugang seperti cabai merah dan bawang merah, namun saat ini harga keduanya masih tetap stabil.“Begitu juga dengan stok dan harga bahan pokok seperti beras, minyak goreng, telur, tepung terigu dan telur ayam masih stabil. Apalagi ada pasar murah menjelang Idul Adha untuk lima komoditi ini,” kata Yusra.Pasar murah itu digelar oleh Dinas Perindustrian dan Pedagangan (Disperindag) Aceh bersama Disperindagkop UKM Kota Sabang serta Bulog dalam upaya menjaga stabilitas harga bahan pokok.Menurut Yusra setiap komoditas yang ada di pasar murah disubsidi sebesar Rp3.000 per kilogram untuk beras dan tepung terigu serta Rp3.000 per liter untuk minyak goreng. “Sedangkan untuk telur ayam disubsidi sebesar Rp250 per butir. Kalau harga normal gula pasir sekarang sekitar Rp13,500 per kilogram, kalau telur ayam Rp45.000 per papan,” katanya.Pasar murah itu berlangsung selama dua hari mulai Senin, 5 Juli. Pihaknya menerima bahan pokok yang dijual di pasar murah itu sebanyak 6.600 kilogram beras, 6.000 kilogram gula, 750 kilogram tepung terigu, 22.000 butir telur dan 6.000 liter minyak goreng.Sumber : https://m.medcom.id/amp/GbmojR1K-sabang-jamin-stok-bahan-pokok-dan-harga-stabil-jelang-iduladha
Sabang (ANTARA) - Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (Disperindagkop UKM) Kota Sabang bersama Bulog akan menggelar pasar murah dalam menyambut Hari Raya Idul Adha 1442 Hijriah.Kepala Disperindagkop UKM Kota Sabang M Yusra di Sabang Senin mengatakan komoditas pangan yang dijual di pasar murah tersebut seperti bahan pokok yang terdiri dari beras, gula pasir, minyak goreng, tepung terigu dan telur ayam. "Setiap komoditas yang akan disediakan di pasar murah ini masing-masing untuk jenis beras, minyak goreng dan tepung terigu, disubsidi Rp3.000/kg dan liter. Berbeda dengan telur ayam yang disubsidi sebesar Rp250 per butir," kata M Yusra.Dia menjelaskan, secara keseluruhan pihaknya menerima komoditas yang di jual untuk masyarakat Kota Sabang yakni beras sebanyak 6.600 kg, gula 6.000 kg, tepung terigu 750 kg, telur 22.000 butir dan minyak goreng 6.000 liter.Pelaksanaan pasar murah digelar di halaman Dinas Disperidagkop & UKM Kota Sabang dan di halaman Kantor Bulog Sabang, selama dua hari mulai 5-6 Juli 2021.Kegiatan itu tetap mengikuti protokol kesehatan secara ketat, dengan membagi nomor antrean menjadi ganjil genap agar menghindari kerumunan dalam mencegah penyebaran COVID-19."Dalam pelaksanaan kegiatan ini, kami menginstruksikan kepada panitia untuk tetap mengikuti protokol kesehatan seperti menjaga jarak, menyediakan perlengkapan cuci tangan, wajib menggunakan masker serta hal lainnya yang mengacu pada protokol pencegahan COVID-19," katanya.Sumber : https://aceh.antaranews.com/berita/223430/sabang-gelar-pasar-murah-jelang-idul-adha
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINGKAWANG - Kepala Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi dan UKM (Disperindagkop UKM) Kota Singkawang, Muslimin memberikan masukannya terkait keberadaan PKL di Terminal Pasiran dalam program Revitalisasi Terminal oleh Dinas Perhubungan Kota Singkawang.Pada rapat koordinasi pembahasan Revitalisasi Terminal yang digelar belum lama ini, ia menyarankan agar di lokasi Terminal dibuatkan kios-kios yang dapat digunakan untuk berjualan oleh para PKL."Jadi kami menyarankan, untuk dibuatkan kios yang memanjang dan disitulah untuk tempat berjualan PKL," ujar Muslimin kepada wartawan, Minggu 6 Juni 2021.Menurut Muslimin, usaha kuliner tetap harus ada di Terminal Pasiran. Tingginya aktifitas di Terminal, tentunya menjadi kesempatan bagi pelaku usaha untuk berjualan, dan para penumpang yang tiba ataupun hendak berangkat membutuhkan tempat untuk makan dan minum disekitar Terminal.Dengan diberikannya fasilitias kios, lokasi Terminal Pasiran akan lebih tertata rapi dan tidak terlihat kumuh dengan gerobak-gerobak PKL, serta masyarakat juga akan lebih tertib.Ia selaku pihak Dinas Perdagangan Kota Singkawang akan mem-backup rencana Revitalisasi Terminal Dinas Perhubungan Kota Singkawang.Sumber : https://pontianak.tribunnews.com/2021/06/06/kadis-perdagangan-singkawang-sarankan-bangun-kios-untuk-pkl-pada-revitalisasi-terminal
YOGYA, TRIBUN - Dinas Perindustrian, Koperasi, dan UKM (Disperinkop UKM) Kota Yogyakarta menggelar diklat sertifikasi dan uji kompetensi perkoperasian, guna meningkatkan kompetensi koperasi setempat. Bersama lembaga Sertifikasi Koperasi Jasa Keuangan, acara digelar pada 24-29 Mei 2021 di Hotel Royal Darmo Yogyakarta.Uji kompetensi diikuti oleh 25 koperasi yang berada di bawah koordinasi Disperinkop UKM Kota Yogya. Dalam sambutannya saat membuka pelatihan, Kepala Disperinkop UKM Kota Yogyakarta, Drs Tri Karyadi Riyanto Raharjo, SH, MSi menyampaikan, dengan tuntutan zaman dan kondisi pandemi seperti saat ini, pengelolaan koperasi dituntut lebih modern.Parameternya menyangkut beberapa hal, seperti transformasi pengelolaan keuangan secara digital, dan juga menguasai rantai pasok (supply chain) nasabah koperasi. “Selain itu, koperasi modern juga bersinergi dengan lembaga lainnya, seperti perbankan,” jelasnya. Salah satu aspek yang perlu ditingkatkan adalah kemampuan para pengurus dan pegawai koperasi, misalnya untuk menangani analisis hingga pengelolaan dana dalam urusan pemberian pinjaman. ”Diharapkan setelah mengikuti pelatihan dan uji kompetensi, kemampuan pengurus koperasi meningkat dan kinerja koperasi tambah baik,” tambahnya.Sementara itu perwakilan Bank BPD DIY Syariah yang hadir dalam pelatihan tersebut, Andrianto Agus Susilo, mendorong koperasi dan UKM bertransformasi secara digital dalam pengelolaan keuangan. Bank BPD DIY dalam hal ini telah meluncurkan produk untuk mempermudah masyarakat dan nasabah bertransaksi digital menggunakan mobile banking Bank BPD DIY. “Koperasi dapat memanfaatkan layanan QUAT (QRIS Ultimate Automated Transaction) yang memudahkan penerimaan pembayaran dari nasabah/pembeli. QUAT Bank BPD DIY bisa diakses secara luas, baik dari Mbanking maupun aplikasi dompet digital lainnya,” katanya.Keunggulan transaksi menggunakan QUAT lainnya adalah penerimaan pembayaran dilakukan secara realtime masuk ke rekening koperasi pada saat yang sama. Mudah, aman dan praktis.Untuk mempermudah transaksi keuangan bagi koperasi, Bank BPD DIY Syariah juga menyediakan layanan CMS (Cash Management System), sehingga transaksi dapat dilakukan oleh koperasi secara langsung. Selain itu, dalam rangka program Pemulihan Ekonomi Nasional khususnya di DI Yogyakarta, terbuka peluang bagi koperasi untuk mengakses permodalanSumber : https://jogja.tribunnews.com/2021/05/25/hadapi-perubahan-zaman-koperasi-didorong-go-digital
TRIBUNKALTIM.CO.CO, PENAJAM - Hingga saat ini gedung Pasar Rakyat yang terletak Kecamatan Babulu, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), belum juga difungsikan sejak dua tahun pasar tersebut telah berdiri.Meski belum difungsikan hingga saat ini, Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disperindakop UKM) Kabupaten PPU mengusulkan kembali pembangunan gedung baru di lokasi pasar baru tersebut."Saat ini kami sedang mengurus di Kementerian Perdagangan, kami masih mengajukan dan melakukan asistensi di sana untuk pembangunana Pasar Babulu tiga," kata Kepala Disperindagkop PPU, Kuncoro, Selasa (18/5/2021).Dijelaskan Kuncoro, pihaknya kembali mengajukan usulan pembangunan gedung baru karena kurangnya daya tampung kios pedagang di dua gedung pasar baru tersebut."Saat ini yang sudah terdata sekitar 400 lebih pedagang, jumlah tersebut tidak bisa menampung kios-kios di dua gedung pasar baru itu, makanya kita akan bangun Pasar Babulu tiga, melalui bantuan dari Kementerian Perdagangan, insya Allah kita mudah-mudahan dapat," ujarnya."Nantinya akan menampung 200 kios lagi, kira-kira nanti bakal menampung 600 hingga 700 kios," imbuhnya.Kuncoro mengatakan, pihaknya mengusulkan anggaran kepada Kementerian Perdagangan dengan anggaran mencapai Rp 6 miliar untuk pembangunan gedung tiga Pasar Babulu.Sempat Tertunda, Pedagang di Pasar Babulu PPU Segera Direlokasi ke Pasar yang BaruDiberitakan sebelumnya, setelah tertunda rencana pemindahan yang seharusnya dilaksanakan pada April 2021 lalu, pasar yang telah dibangun di Kecamatan Babulu, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) Kalimantan Timur dikabarkan akan segera ditempati para pedagang.Hal itu dibeberkan Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disperindakop) Kabupaten PPU Kuncoro melalui Sekretaris Disperindagkop UKM Kabupaten PPU Erwansyah.Ia mengatakan bahwa pemindahan pasar lama ke Pasar Babulu yang baru akan dilaksanakan usai pertemuan dengan para pejabat terkait."Insya Allah dalam waktu dekat ini akan kita pindahkan ke pasar baru, tapi menunggu rapat ketiga dengan Asisten II Pemkab PPU, Kepala Desa, Camat Babulu, Satpol PP dan instansi terkait," ujar Erwinsyah, Senin (17/5/2021).Dijelaskan Irwansyah, agenda rapat yang ketiga tersebut akan membahas terkait dengan agenda pemantapan pemindahan lokasi tersebut dan peninjauan lapangan dari tim pemindahan lokasi pasar baru.Sementara itu, dibeberkan Irwansyah, terkait dengan data pedagang yang akan pindah ke pasar baru sejumlah kurang lebih 508 pedagang.Meskipun jumlah tersebut belum mencukupi jumlah kios di pasar baru."Kalau mencukupi belum, tapi kita akan maksimalkan, mungkin kita akan bangun bangunan baru, penambahan bangunan," ujarnya.Diketahui Pasar Rakyat tersebut, tepat berlokasi di belakang Puskesmas, Kecamatan Babulu dengan jarak masuk sekitar 800 meter.Sumber : https://kaltim.tribunnews.com/2021/05/18/daya-tampung-kios-pedagang-masih-kurang-disperindagkop-usulkan-bangun-gedung-baru-di-pasar-babulu?page=2