Showing posts with label PPKM Darurat. Show all posts
Showing posts with label PPKM Darurat. Show all posts

Sunday, August 29, 2021

Atasi Dampak PPKM, Bisnis Rumahan dan UMKM Perlu Transformasi Digital

 

Atasi Dampak PPKM, Bisnis Rumahan dan UMKM Perlu Transformasi Digital

Jakarta - Pandemi covid-19 mendorong para pelaku bisnis rumahan dan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) untuk melakukan transformasi digital guna mempertahankan dan meningkatkan penjualannya. Penerapan digitalisasi perlu dilakukan dalam menghadapi dampak penerapan PPKM.

Namun demikian, Pendiri dan Presiden Komisaris WGSHub Ikin Wirawan mengakui seringkali biaya perangkat lunak, tenaga ahli, dan infrastruktur teknologi informasi (IT infrastructure) yang tidak murah menjadi ganjalan bagi para pelaku bisnis rumahan dan UMKM untuk menerapkan digitalisasi.

Terkait hal tersebut, Ikin mengajak para pelaku bisnis rumahan dan UMKM untuk bekerja sama. Sebagai mitra, peran WGSHub dalam venture builder dapat meningkatkan operasional, kinerja bisnis, dan pemasaran bisnis rumahan dan UMKM.

"Di sinilah peran WGSHub sebagai venture builder menjadi solusi. Kami datang bukan sebagai vendor, namun sebagai mitra," ujar Ikin dalam siaran persnya, Rabu, 11 Agustus 2021.

Sementara itu, Direktur Utama WGSHub Edwin Pramana mengatakan pihaknya saat ini telah menyiapkan sistem kemitraan dan ekosistem yang dapat dimanfaatkan para pelaku bisnis rumahan dan UMKM untuk mengakselerasi upaya transformasi digital.

"UMKM dan bisnis rumahan bisa 'go digital' secepatnya tanpa perlu memikirkan mahalnya beban biaya dari programmer dan IT infrastructure," ungkapnya.

Edwin bilang, langkah WGSHub mendorong digitalisasi juga sejalan dengan rencana pemerintah dalam program digitalisasi UMKM di tahun 2024 dengan target 30 juta pelaku UMKM terhubung dengan ekosistem digital.

Ia meyakini pasar digital Indonesia pada 2025 mendatang dapat meroket hingga bernilai USD124 miliar. Sehingga, banyak ide digitalisasi yang memerlukan kemitraan mutualisme dengan para pelaku bisnis rumahan dan UMKM.

Perseroan sendiri menargetkan tiga persen sampai lima persen dari total market digital di tahun 2024 dengan melahirkan startup-startup baru.

"Sehingga ke depannya, WGSHub berharap dapat mengkonsolidasi startup-startup yang sukses, baik dari sisi valuasi ataupun dari sisi profitability," pungkas Edwin.

Sumber : https://m.medcom.id/ekonomi/bisnis/4ba3xMJK-atasi-dampak-ppkm-bisnis-rumahan-dan-umkm-perlu-transformasi-digital

Wednesday, July 28, 2021

Saat PPKM Darurat, Pelaku UMKM Dukung Transformasi Digital

 

Saat PPKM Darurat, Pelaku UMKM Dukung Transformasi Digital

Para pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) mendukung saran pemerintah untuk beradaptasi dan melakukan transformasi digital. Sejalan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 di Jawa-Bali yang akan dilaksanakan hingga 2 Agustus, situs e-commerce Shopee bersama para pelaku UMKM menghadirkan kampanye "Shopee Dari Rumah".

“Melihat perkembangan situasi pandemi saat ini, Shopee sebagai e-commerce yang dekat dengan masyarakat mengambil peran dalam upaya pencegahan dan penekanan laju virus Covid-19 dengan menginisiasi kampanye spesial, yaitu Shopee Dari Rumah," ujar Direktur Shopee Indonesia, Handhika Jahja, dalam keterangan tertulis, Selasa (27/7/2021).

Menanggapi hal itu, founder ZODE Daniel Wijaya mengatakan, kebijakan Shoppe adalah langkah yang tepat guna sekaligus menekan angka penyebaran Covid-19 di indonesia.

“Ya, dengan adanya kebijakan ini dapat membuat warga masyarakat untuk tetap di rumah,” katanya.

Zode melakukan sejumlah strategi pemasaran khusus untuk official shop Shopee. Mulai dari program penjualan yang konstan dilakukan agar terus eksis di Shopee, produk-produk spesial khusus bagi pembeli Shopee, live selling, dan promo lain lain.

Zode juga terus diberikan kesempatan untuk mengikuti program-program penjualan Shopee yang membantu keberlangsungan dari hal branding dan pemasaran.

Salah satunya ialah program promosi gratis ongkir dan cashback 50 % yang dapat memudahkan masyarakat dalam mendapatkan kebutuhan dikala penerapan PPKM Darurat diberlakukan pemerintah.

"Tentu saja ini bisa memberikan angin segar bagi para pelaku usaha seperti saya," ujarnya.

Pandemi Covid-19 yang terjadi di Indonesia membawa dampak yang sangat besar di sektor usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM). Di satu sisi, para pelaku UMKM mengalami penurunan penjualan secara drastis, hingga mereka terpaksa memberhentikan karyawan sampai memutuskan untuk gulung tikar.

Tapi di sisi lain, sektor ekonomi digital ternyata menjadi solusi bagi UMKM yang ingin bertahan di masa sulit ini. Terbukti ekonomi digital justru tumbuh signifikan, ditandai dengan banyaknya Usaha Kecil Menengah yang masuk ke ekosistem digital.

"Zode tetap berusaha memberikan pelayanan yang terbaik untuk para pelanggan dalam pemberlakuan PPKM ini," pungkas Daniel.

Sumber : https://www.beritasatu.com/ekonomi/806095/saat-ppkm-darurat-pelaku-umkm-dukung-transformasi-digital