Showing posts with label Kilas. Show all posts
Showing posts with label Kilas. Show all posts

Wednesday, April 3, 2024

UMKM Kian Mudah Catat Transaksi Menggunakan Tabungan BRI BritAma Bisnis

 

KONTAN.CO.ID - Kehadiran usaha mikro kecil menengah (UMKM) memberi dampak positif bagi perekonomian nasional. Menteri Keuangan Republik Indonesia (Menkeu RI) Sri Mulyani mencatat, penyerapan tenaga kerja UMKM saat ini mencapai 97%, dengan kontribusi terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) mencapai 61,1%.

Menurut Sri, angka tersebut lebih tinggi dari Sri Lanka sebesar 20%, Malaysia 19%, Vietnam 20%, Pakistan 25%, Thailand 29,5%, Korea 30,9%, India 40%, dan Jepang 53,8%. “UMKM memberikan kontribusi ke PDB hingga 61%, ini juga relatif lebih tinggi dibandingkan negara di ASEAN maupun negara G20,” kata Sri, seperti yang diberitakan Kontan.co.id pada Kamis, (7/4).

Kemajuan ini bukan tanpa sebab. Selain melebarkan pasar secara digital, UMKM juga didukung pendanaan dari perbankan dan non perbankan untuk menciptakan layanan dan produk yang dibutuhkan konsumen. Dari BRI misalnya yang menyalurkan pembiayaan pinjaman mikro senilai Rp1,5 triliun – Rp1,7 triliun setiap harinya.

Pendanaan tersebut harus dimanfaatkan secara maksimal oleh UMKM dengan cara mengatur finansial yang baik. Untuk itu, UMKM atau pemilik UMKM perlu memiliki simpanan atau tabungan bisnis agar dana pribadi dan operasional bisnis tidak bercampur, sehingga pencatatan lebih mudah dikalkulasi.\

Produk perbankan yang dapat menjadi rekomendasi UMKM mengatur simpanan adalah BritAma Bisnis. Produk tersebut menawarkan keuntungan berlipat kepada UMKM, misalnya gratis biaya administrasi dengan saldo rata-rata minimal Rp5 juta, pencatatan transaksi di Buku Tabungan yang lebih detail, internet banget dengan limit RTGS hingga Rp 1 miliar dan overbooking hingga Rp5 miliar, transaksi real time online di lebih dari 10.000 Unit Kerja BRI dan 23.000 ATM BRI seluruh Indonesia, serta gratis cover asuransi kecelakaan diri hingga Rp150 juta.

Semua keuntungan tersebut juga semakin mudah diakses karena tabungan BritAma Bisnis memiliki aksesibilitas Kartu ATM/Debit BRI di jaringan BRI, ATM Bersama, Link, Prima, Cirrus Maestro, dan Mastercard di dalam atau di luar negeri. Bukan itu saja, suku bunga BritAma Bisnis juga lebih tinggi dibanding tabungan umum.

Untuk mendapat berbagai keuntungan tersebut, UMKM dapat mengikuti syarat dan ketentuan yang telah diberikan BRI dalam situs resminya berupa:

  • Setoran awal sebesar Rp1 juta
  • Mengisi form aplikasi pembukaan rekening (AR-02)
  • Melampirkan identitas diri pengurus perusahaan seperti KTP, NIK, dan NPWP untuk WNI serta paspor dan KIMS/KITAP/KITAS atau surat keterangan pendukung untuk WNA.
  • Melampirkan dokumen berupa salinan akta pendirian atau anggaran dasar
  • Izin usaha (SIUP/TDP)
  • Surat kuasa penunjukkan pemegang kartu dan penanggung jawab rekening yang dibuat oleh pengurus perusahaan kepada orang yang dikuasakan.
  • Sumber: https://www.startsmeup.id/2024/04/umkm-kian-mudah-catat-transaksi.html

    Sunday, March 31, 2024

    BRI Dorong UMKM Mainkan Peran Digital untuk Dorong Pertumbuhan Ekonomi Digital

     

    KONTAN.CO.ID - Pertumbuhan digital ekonomi yang terjadi di seluruh dunia semakin tumbuh pesat. Managing Director of the KIT Knowledge Unit Mayada El-Zoghbi mengungkapkan, pertumbuhan digitalisasi dibuktikan oleh jumlah pengguna internet yang sudah mencapai 202,6 juta pengguna dan 64% dari total penduduk Indonesia juga sudah memiliki ponsel.

    “Sebanyak 89% rumah tangga memiliki setidaknya satu telepon, lalu dua juta UMKM menggunakan e-commerce, dan 90% pedagang telah mengadopsi pembayaran QRIS,” ujar Mayada El-Zoghbi saat menjadi pembicara dalam acara BRI Microfinance Outlook 2024, beberapa waktu lalu.

    Menurut Mayada usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), digitalisasi memainkan peran kunci dalam pemberdayaan dan membangun keberlanjutan usaha. Pasalnya, bisnis di Indonesia mayoritas UMKM, bahkan berkontribusi 60% terhadap Penerimaan Domestik Bruto (PDB).

    Bagi BRI, digitalisasi menjadi salah satu pondasi transformasi digital yang selama ini dilakukan. Sepanjang tahun 2023, tercatat sebesar 99% dari total transaksi BRI dilakukan melalui kanal digital.

    Senada dengan Mayada, Direktur Bisnis Mikro BRI Supari mengungkapkan pemanfaatan teknologi digital mampu menjangkau pelaku usaha secara masif untuk meningkatkan kompetensi dan kapasitas pelaku usaha, efisiensi operasional hingga membukakan akses pasar yang lebih luas.

    “Pendekatan holistik program pemberdayaan BRI disesuaikan dengan kebutuhan UMKM menjadi kunci penting dalam mengurai kompleksnya permasalahan pengembangan usaha mikro,” ujarnya.

    Melalui percepatan digitalisasi, proses literasi mampu menjangkau lebih luas kepada pelaku usaha mikro dengan memberi banyak manfaat, termasuk efisiensi operasional, meningkatkan produktivitas, memperluas jangkauan pasar, dan meningkatkan daya saing.

    Hingga akhir tahun 2023, BRI sebagai bank yang terus berkomitmen kepada UMKM telah memiliki kerangka pemberdayaan yang dimulai dari fase dasar, integrasi hingga interkoneksi. Konsep revitalisasi tenaga pemasar mikro (mantri) yang menjadi financial advisor dengan konsep penguasaan ekosistem suatu wilayah menjadi backbone pelaksanaan.

    Keberagaman jenis pemberdayaan yang BRI miliki menjadi bukti nyata komitmen perusahaan untuk selalu memberikan solusi terhadap pengembangan ekosistem UMKM, khususnya segmen mikro dan ultra mikro.

    Pada level ultra mikro contohnya, BRI melalui aplikasi Senyum Mobile mencoba menjembatani bagaimana 3 entintas membentuk ekosistem layanan yang terintegrasi. Selain itu, dalam mendorong digitalisasi kelompok ultra mikro juga dikembangan AgenBRILink mekaar yang mampu mendorong inklusi dan literasi keuangan digital pada segmen masyarakat ultra mikro.

    “BRI memiliki konsep pemberdayaan UMKM secara end to end, yakni pemberdayaan dari fase dasar hingga pengembangan platform berbasis digital yang mampu menjadi solusi pengembangan ekosistem UMKM. Hal ini bertujuan untuk memastikan bahwa UMKM mempunyai daya saing dan mampu beradaptasi dengan pasar,” ungkapnya.

    Sumber: https://www.startsmeup.id/2024/03/bri-dorong-umkm-mainkan-peran-digital.html