Showing posts with label ASEAN. Show all posts
Showing posts with label ASEAN. Show all posts

Tuesday, June 11, 2024

DPR: Transformasi digital harus bermanfaat langsung ke rakyat ASEAN

 


Jakarta (ANTARA) -

Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI menyatakan bahwa transformasi digital berkelanjutan harus membawa manfaat langsung dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat di seluruh Asia Tenggara atau ASEAN.

Wakil Ketua BKSAP DPR RI Putu Supadma Rudiana mengatakan hal itu pun perlu dikhususkan bagi masyarakat yang termarjinalkan dan tidak memiliki akses terhadap finansial.

"Transformasi itu harus menyentuh kepada sisi-sisi masyarakat yang termarjinalisasi, dan juga masyarakat yang juga sebelumnya mungkin unbankable," kata Putu dalam keterangan resminya yang diterima di Jakarta, Senin.

Adapun Putu menyampaikan hal itu untuk mewakili parlemen Indonesia dalam kegiatan forum tripartit bertajuk ASEAN's Digital Economy & Cyber Resilience di Brunei Darussalam.

Dia mengatakan walaupun pembahasan dalam forum tersebut lebih mengarah pada ketangguhan atau keamanan bidang siber, namun parlemen negara-negara di ASEAN juga harus mendorong pemerintah agar menjadikan transformasi digital itu sebagai tujuan untuk kesejahteraan masyarakat.

Dengan adanya sesi konferensi dalam forum tersebut, dia pun berharap kepada seluruh pihak membuat masyarakat yang tidak memiliki akses terhadap finansial untuk juga bisa mendapatkan manfaatnya.

Di samping itu, dia juga mengatakan dukungan semua pihak bagi pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) dalam menghadapi digitalisasi di segala sektor sangat dibutuhkan potensi ekonomi digital yang besar.

Untuk itu, dia pun ingin agar transformasi digital berkelanjutan tidak hanya menguntungkan korporasi besar, tetapi juga bisnis kecil dan masyarakat luas. Menurutnya sinergi yang baik antara parlemen, pemerintah dan sektor swasta mampu mendorong transformasi digital berkelanjutan.


Sumber; https://www.antaranews.com/berita/4146321/dpr-transformasi-digital-harus-bermanfaat-langsung-ke-rakyat-asean

Monday, June 3, 2024

Dukung Transformasi Digital Multi Sektor, Pemuda ASEAN Ikuti Pelatihan Data Science

 


TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Perkembangan teknologi yang pesat turut mendorong semua pihak untuk melakukan transformasi digital di berbagai sektor.


Transformasi digital dibutuhkan agar aktivitas yang menggunakan teknologi digital dapat digunakan dengan optimal, lebih efisien, produktif serta meningkatkan aksesibilitas layanan dan mendukung pertumbuhan ekonomi digital.


Untuk mendukung upaya tersebut, ASEAN Foundation bersama Dampak Sosial Indonesia (DSI) dan SAP menyelenggarakan program pelatihan data science bertajuk ASEAN Data Science Explorers 2024.


Program ini diselenggarakan untuk memberikan keterampilan data analytics kepada pemuda di ASEAN yang berlangsung dari bulan April hingga Mei 2024.


Program ini diharapkan bisa membuka akses untuk pemuda yang membutuhkan kemampuan digital skill tapi memiliki akses yang terbatas.


“Banyak sekali aktivitas yang berkaitan dengan alat dan media digital sehingga butuh keterampilan dalam mengelola dan menjalankannya. Digital skill juga turut mendukung kepentingan untuk berkarir, berbisnis dan aktivitas lainnya, ujar Yogie Armanda selaku Managing Director Dampak Sosial Indonesia dalam keterangan tertulis dikutip Senin, 3 Juni 2024.


Pelatihan dilaksanakan secara hybrid, daring melalui Zoom Meeting dan secara luring lewat Pelatihan on-site yang dihadiri oleh perwakilan komunitas dari wilayah Jabodetabek.


Pada kegiatan on-site, Fidia Agusnaidi, Project Officer ASEAN Foundation mengatakan, setiap pemuda ASEAN tidak boleh tertinggal dan harus selalu diikutsertakan. "Meningkatkan keterampilan digital adalah suatu keharusan bagi kita sebagai pemuda untuk bertahan di Industri 4.0," kata dia.

Alam, salah satu peserta merasa mendapatkan manfaat mengikuti program ini.


“Bukan hanya buat yang bekerja di korporat, untuk yang bekerja di startup atau mau menjadi freelancer itu benar-benar bermanfaat banget,” ujarnya.


Menurutnya, program ini merupakan langkah yang sangat baik dalam mempersiapkan generasi muda Indonesia menghadapi masa depan yang lebih baik melalui keterampilan digital.



Sumber: https://www.tribunnews.com/bisnis/2024/06/03/dukung-transformasi-digital-multi-sektor-pemuda-asean-ikuti-pelatihan-data-science

Wednesday, August 4, 2021

Rangkaian Pertemuan ASEAN Post Ministerial Conference (PMCs) 10+1 Hari Pertama

 

Rangkaian Pertemuan ASEAN Post Ministerial Conference (PMCs) 10+1 Hari Pertama

Pada rangkaian pertemuan dengan Negara Mitra ASEAN (03/08/2021)​, Indonesia mendorong pemulihan ekonomi berkelanjutan, penguatan kerja sama kesehatan, dan perlunya menjaga perdamaian.

Khusus mengenai pemulihan ekonomi, Indonesia memandang penting transformasi ekonomi digital, terutama bagi UKM. Karena itu, kerja sama peningkatan kapasitas manusia termasuk bagi UKM dan start-up, pertukaran teknologi, serta pembangunan infrastruktur digital perlu terus bergulir. Selama pandemi, layanan digital terbukti dapat menjaga kelangsungan kegiatan ekonomi masyarakat melalui e-commerce, sementara aktivitas ekonomi konvensional terhenti.

Selanjutnya, Indonesia juga mendorong upaya kerja sama sektor energi terbarukan. Wamenlu RI menegaskan,“Kerja sama dalam pembiayaan energi terbarukan adalah isu penting untuk mengembangkan ekonomi berkelanjutan dan hijau. Pengembangan ini juga sejalan dengan Sustainable Development Goals".

Mengingat beberapa negara saat ini kembali mengalami gelombang kedua Covid-19, kerja sama pengembangan, produksi dan distribusi obat dan vaksin untuk Covid-19 dan penyakit lainnya dalam keadaan darurat di masa depan kembali menjadi perhatian. Negara-negara anggota ASEAN menyampaikan penghargaan bagi Korea Selatan, RRT dan Jepang atas kontribusinya dalam memitigasi dampak pandemi Covid-19 dan mengharapkan kerjasama tersebut terus berlanjut.

Indonesia menggarisbawahi bahwa kebutuhan vaksin masih tinggi, namun supply vaksin belum terbagi rata. Selain itu, masih terdapat pandangan negatif terhadap vaksin tertentu. “Kita harus memastikan bahwa seluruh vaksin yang telah disetujui WHO diperlakukan sama, tidak ada diskriminasi," tegas Wamenlu RI.

Meski sedang dalam situasi pandemi, Wamenlu RI ingatkan, “kita berada dalam Asian Century, dimana Asia memiliki lebih dari 50% GDP diukur dari Purchasing Power Parity dunia. Kita juga punya blok ekonomi terbesar di dunia, yaitu Kemitraan Ekonomi Komprehensif Regional (RCEP)." Ke depannya, kedua hal ini menurut Wamenlu RI menunjukkan nilai strategis Kawasan akan terus meningkat.

Dalam rangkaian Pertemuan, Indonesia juga mengingatkan pentingnya menjaga perdamaian Kawasan, antara lain dalam kelanjutan proses negosiasi Kode Perilaku di Laut China Selatan dan kelanjutan dialog damai di Semenanjung Korea.

Pada hari ini, ASEAN lakukan pertemuan dengan empat negara mitra, yaitu ASEAN-Korea Selatan, ASEAN-RRT, ASEAN-Jepang serta ASEAN Plus Three (ASEAN+3) yang merupakan gabungan ketiga negara tersebut dalam satu mekanisme. Pada 4 Agustus 2021, rangkaian Pertemuan ASEAN Post Ministerial Conferences 10+1 akan berlanjut dengan pertemuan ASEAN-Amerika Serikat, ASEAN-Australia, ASEAN-Rusia, dan East Asia Summit. Rangkaian pertemuan akan berlangsung hingga 6 Agustus 2021.

Sumber : https://kemlu.go.id/portal/id/read/2767/berita/rangkaian-pertemuan-asean-post-ministerial-conference-pmcs-101-hari-pertama