Showing posts with label pembangunan ikn. Show all posts
Showing posts with label pembangunan ikn. Show all posts

Monday, June 3, 2024

Gapensi Dorong Pemberdayaan UMKM Sektor Jasa Konstruksi

 


JAKARTA, KOMPAS.com - Sekretaris Jenderal Badan Pengurus Pusat Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia (BPP Gapensi) Andi Rukman Nurdin (ARN), mendorong pemberdayaan UMKM sektor jasa konstruksi di setiap proyek pembangunan dikerjakan pemerintah. 

Hal tersebut disampaikan ARN saat bertemu dengan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, saat melakukan roadshow keliling Indonesia. ARN berharap agar di sisa masa jabatan Menteri Basuki, ada affirmative action lebih terhadap pelaku usaha jasa konstruksi khususnya UMKM di seluruh Indonesia.

"Saya berharap pada Pak Basuki di sisa masa jabatannya memberikan afirmatif lebih terhadap pelaku usaha jasa konstruksi, khususnya UMKM di seluruh Indonesia," ujar ARN ditulis Minggu (2/6/2024). ARN menyampaikan, pemberdayaan pada UMKM jasa konstruksi saat ini belum maksimal, khususnya pada program pembangunan IKN yang terus berkelanjutan. 

"Kami berharap target-target infrastruktur di masa Presiden Jokowi dapat tercapai dengan tuntas sebelum dilanjutkan oleh kabinet yang baru nantinya, atas prestasi pencapaian pemerintah era Pak jokowi Gapensi akan memberikan penghargaan sebagai bapak infrastruktur Indonesia," tuturnya. 

Lebih lanjut ARN menyampaikan, Gapensi siap untuk bekerja sama dengan pemerintah, terutama pada program infrastruktur yang akan dilaksanakan oleh calon presiden terpilih Prabowo Subianto.

Di sisi lain, ARN yang merupakan calon ketua umum Gapensi mengundang Menteri Basuki hadir di acara Musyawarah Nasional (Munas) XV BPP Gapensi pada 5-7 Juni di Hotel Bidakara, Jakarta. 

"Saya melaporkan niat saya untuk berikhtiar menjadi calon Ketua Umum BPP Gapensi periode 2024-2029, dan Pak Basuki merespon positif hal tersebut, melihat saya telah lama bergabung dengan Gapensi, Beliau juga berharap Munas Gapensi berjalan dengan damai, menjaga keguyuban, dan kebersamaan dalam membesarkan Gapensi sebagai mitra pemerintah," ujar ARN. (Penulis: Seno Tri Sulistiyono | Editor: Sanusi)


Sumber: https: https://money.kompas.com/read/2024/06/02/220531826/gapensi-dorong-pemberdayaan-umkm-sektor-jasa-konstruksi?page=2



Thursday, April 18, 2024

Bahlil Sebut Uni Emirat Arab Berencana Investasi di IKN, Bangun Panel Surya


 JAKARTA, KOMPAS.TV - Menteri Investasi Bahlil Lahadalia menyebut Uni Emirat Arab (UEA) berencana membangun panel surya di Ibu Kota Nusantara (IKN).

Hal tersebut diungkap Bahlil Lahadalia usai mendampingi Presiden Joko Widodo bertemu dengan mantan Perdana Menteri Inggris Tony Blair di Kompleks Istana Kepresidenan, Kamis (18/4/2024).

“Khususnya untuk di IKN, akan ada rencana pembangunan dengan Uni Emirat Arab, untuk surya panel di sana, detailnya kami lagi menyusun,” kata Bahlil.

Bahlil menjelaskan rencana pembangunan panel surya di IKN merupakan kerja sama business to business (B2B) yang difasilitasi oleh Tony Blair Institute of Global Change.

“Ini B2B, dia akan masuk dari Uni Emirat Arab ya, detailnya nanti akan kami sampaikan, tapi difasilitasi oleh Tony Blair Institute,” ucap Bahlil.

Dalam kesempatan tersebut, Bahlil kemudian ditanya berapa nilai investasi panel surya yang akan diberikan oleh Uni Emirat Arab di IKN.

“Kita belum bisa bicara nilai, kapasitasnya kurang lebih sekitar 1,2 (GigaWatt),” ucap Bahlil.

“Ini proposal baru masuk, jangan aku ditagih lagi nanti soalnya, ini sudah mau dekat bulan Oktober soalnya, jangan kita ditagih-tagih.”

Bahlil berharap semua investasi yang rencananya dilakukan Uni Emirat Arab (UEA) di IKN benar-benar bisa realisasi.

“Ini kan baru menyampaikan minat, mudah-mudahan, doakan ya (penandatanganan kontrak tahun ini -red) bisa tahun ini ya, Insya Allah, Insya Allah ya, kita sekarang lebih banyak Insyaallah,” ujar Bahlil.

Oleh karena itu, Bahlil mengatakan akan segera merumuskan formulasinya agar investasi panel surya dari Uni Emirat Arab dapat terealisasi. Satu di antaranya membangun bekerja sama antara otorita IKN dengan Satgas Investasi.

“Ini kita akan dikerjakan oleh Satgas bareng-barang dengan otorita, dengan Satgas Investasi, pasti akan berkolaborasi dengan PLN, karena undang-undang kan kita yaitu PLN, makanya kita lagi merumuskan formulasinya,” ujar Bahlil.

Sumber: https://www.startsmeup.id/2024/04/jakarta-kompas.html