Showing posts with label mandalika. Show all posts
Showing posts with label mandalika. Show all posts

Monday, March 7, 2022

Lulus Kurasi, 240 UMKM Lombok Tengah Bisa Tampil di MotoGP Mandalika

 Sebanyak 240 pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dinyatakan lulus kurasi untuk tampil dalam kegiatan MotoGP di Sirkuit Pertamina Mandalika Lombok.



"Hasil kurasi yang telah dilaksanakan itu sebanyak 240 pelaku UMKM lulus," kata Kepala Dinas Koperasi dan UKM Lombok Tengah, Ikhsan di Praya seperti dikutip dari Antara.

Sementara itu, dari ratusan produk hasil UMKM yang mengikuti kurasi tersebut, sebanyak 375 produk UMKM Lombok Tengah bisa dipasarkan dalam ajang balap motor kelas dunia tersebut.

"Artinya satu pelakunya UMKM memiliki produk lebih dari satu," kata Ikhsan.

Untuk mendorong pertumbuhan para pelaku UMKM, pemerintah daerah telah menyiapkan stand atau lokasi bagi para pelaku UMKM di ajang MotoGP tanggal 18-20 Maret itu secara gratis.

"Stand yang disiapkan itu sebanyak 70 unit. Satu stand bisa ditempati oleh dua sampai tiga pelakunya UMKM. Baik di area parkir maupun di dalam area Sirkuit Mandalika," tambah Ikhsan.

Dari ratusan produk UMKM yang telah lulus kurasi tersebut, produk yang dominan adalah di sektor kuliner.

Sektor kuliner paling banyak karena semua penonton yang datang tentunya lebih membutuhkan makanan dan minuman.

Jumlah produk UMKM pada ajang MotoGP ini lebuh banyak bila dibandingkan dengan ajang WSBK tahun lalu yang yakni 200 produk.

"80 persen produk UMKM yang lulus kurasi itu adalah kuliner," ujar Ikhsan.

Kabupaten Lombok Tengah telah menjadi pusat perhatian dengan keberadaan Sirkuit MotoGP di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika yang akan menjadi tempat penyelenggaraan MotoGP.

Pemerintah daerah sejak jauh hari sudah mempersiapkan segala hal yang dibutuhkan agar masyarakat menjadi bagian aktif dalam membangun daerah ini. Salah satu hal yang paling konkret yang dilakukan yakni dengan melibatkan IKM dan UMKM untuk ambil bagian dalam perhelatan MotoGP mendatang.

"Kita sudah punya pengalaman pada perhelatan WSBK akhir tahun 2021 yang lalu. Kita ingin produk yang disediakan UMKM terjual dalam jumlah yang banyak," kata Ikhsan.


Sumber : https://umkm.kompas.com/read/2022/03/07/190000483/lulus-kurasi-240-umkm-lombok-tengah-bisa-tampil-di-motogp-mandalika.

Sunday, March 6, 2022

Pre Event MotoGP Mandalika 2022 Digelar di Smesco, Puluhan UMKM Terlibat

 elang penyelenggaraan event MotoGP Mandalika 2022, Kementerian Koperasi dan UKM (KemenKopUKM) bekerja sama dengan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia (ASITA), dan Ikatan Motor Indonesia (IMI) menyelenggarakan pre event MotoGP Mandalika 2022 dalam ajang UMKM Goes To Mandalika pada Minggu (6/3) 2022 di Gedung Smesco Indonesia.



Sebanyak 1.000 pengunjung ditargetkan bisa hadir dalam pre event tersebut. Acara ini rencananya akan dihadiri oleh Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahudin Uno, dan Ketua IMI Bambang Soesatyo.

Berbagai rangkaian acara menarik akan dihadirkan mulai dari pameran 20 UMKM Otomotif yang akan ikut serta dalam pameran UMKM di Sirkuit Mandalika, pameran 50 Travel Agent, hingga coaching clinic bagi para peNcinta otomotif roda dua.

Deputi Bidang UKM KemenKopUKM Hanung Harimba Rachman menjelaskan, KemenKopUKM tak ingin ketinggalan mengambil bagian dalam penyelenggaraan event internasional tersebut.

Untuk itu pre event MotoGP Mandalika 2022 di Smesco ini sekaligus memperkenalkan UMKM apa saja yang turut meramaikan MotoGP.

"Pengunjung diharapkan akan mencapai 1.000 orang yang terdiri dari komunitas motor di Jakarta dan sekitarnya. Serta para penggiat otomotif roda 2," kata Hanung dalam siaran pers.

Pada kesempatan tersebut juga akan dilakukan pelepasan secara simbolis 10 orang bikers dari berbagai komunitas yang tergabung dalam Riders Sahabat UKM, yang akan melakukan turing ke Mandalika.

Secara keseluruhan, Hanung membeberkan, event MotoGP Mandalika 2022 pada 18-20 Maret 2022 di Mandalika, Nusa Tenggara Barat (NTB) ini akan melibatkan berbagai kementerian/lembaga (K/L) seperti Kemenparekraf, Bank Indonesia (BI), Dinas Koperasi dan UKM Provinsi NTB serta stakeholder lainnya.

Kemenparekraf akan menyiapkan planogram di Bandara BIZAM dan food truck di Beach Park. Sementara BI akan menyiapkan show casing di dalam sirkuit Mandalika, sedangkan Pemda NTB menyiapkan lokasi showcase UMKM di 14 titik.

KemenKopUKM sendiri sambung Hanung, akan menghadirkan pameran produk produk UKM unggulan dari 14 Provinsi di 2 titik lokasi pameran di dalam Pertamina Mandalika International Street Circuit.

"Titik lokasi pameran pertama seluas 1.200 meter persegi yang akan menampilkan produk UKM unggulan dari kategori otomotif, merchandise dan suvenir, serta healty product," sebut Hanung.

Titik lokasi pameran kedua seluas 1.000 M2 akan menampilkan produk UKM Unggulan Kategori Food and Beverages.

"Jumlah UKM yang difasilitasi KemenKopUKM, Kemenparekraf, BI dan Pemda NTB secara total sebanyak 1.256 UKM yang telah dikurasi dan memiliki kualitas yang baik diakui secara internasional," ucap Hanung.

Dari 1.256 UKM tersebut, terdiri dari KemenkopUKM menyiapkan 70 UKM Non Kuliner meliputi, kategori otomotif (27 UKM), kategori merchandise dan souvenir (38 UKM), dan kategori Healthy Product (5 UKM). Kemudian, UKM Food and Beverages dari KemenkopUKM (45 UKM).

Sementara Kemenparekraf Deputi Bidang Pemasaran menyiapkan 300 UKM dalam bentuk planogram di Bandara BIZAM. Deputi Ekonomi Digital dan Produk Kreatif menyiapkan 10 Food Truck di Beach Park Mandalika.

Sementara itu, BI sebanyak 83 UMKM di dalam sirkuit Mandalika. Dan Dinas Koperasi dan UKM Provinsi NTB bersama Grab menyiapkan 45 UKM kuliner.

Selain main event di Pertamina Mandalika International Street Circuit, event juga dilaksanakan di 14 titik lainnya diluar circuit. Meliputi, Pelabuhan Bangsal (40 UKM), Eks Bandara Selaparang (40 UKM), Taman Sangkareang (60 UKM), Islamic Center (60 UKM), Pelabuhan Gili Mas (15 UKM), Bandara BIZAM (25 UKM) dan Planogram (300 UKM).

Eks BLK Internasional (40 UKM), RS Mandalika (10 UKM), Parkir Timur (30 UKM), Parkir Barat (303 UKM), Kuta Beach Mandalika (50 UKM), Pasar Senggigi (10 UKM), STIP-BRIDA (20 UKM) dan Lokasi dalam sirkuit.

"Dalam pelaksanaan pameran UKM ini, diperkirakan 60.000 ribu pengunjung yang akan hadir sehingga Kemenkop UKM tetap akan mengkuti protocol kesehatan sesuai prosedur. Mulai dari mendaftarkan para peserta pameran pada aplikasi peduli lindungi, maupun ketersediaan tenda prokes di setiap tenda yang difasiitasi KemenKopUKM," imbuh Hanung.

Ia menegaskan, sinergi berbagai pihak dalam pemberdayaan UMKM dalam rangkaian penyelenggaraan event MotoGP 2022, diharapkan dapat mendorong dan menggerakkan perekonomian khususnya di provinsi NTB.


Sumber : https://umkm.kompas.com/read/2022/03/04/192043183/pre-event-motogp-mandalika-2022-digelar-di-smesco-puluhan-umkm-terlibat?page=2.

'Kecipratan' Cuan, 1.256 UMKM Bakal Mejeng di MotoGP Mandalika

 


Jakarta - Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop UKM) akan menghadirkan pameran produk-produk unggulan dari 14 provinsi di ajang MotoGP Mandalika pada 18-20 Maret 2022. Akan ada 1.256 produk UKM yang mejeng di perhelatan balapan tersebut.

"Jumlah UKM yang difasilitasi Kemenkop UKM, Kemenparekraf, BI dan Pemda NTB secara total sebanyak 1.256 UKM yang telah dikurasi dan memiliki kualitas yang baik diakui secara Internasional," kata Deputi Bidang UKM Kemenkop UKM, Hanung Harimba Rachman dalam keterangan tertulis dikutip detikcom, Minggu (6/3/2022).

Dari 1.256 UKM, Kemenkop UKM akan menyediakan 70 UKM non kuliner meliputi kategori otomotif (27 UKM), kategori merchandise dan souvenir (38 UKM), dan kategori healthy product (5 UKM), kategori food and beverages (45 UKM). Jumlah tersebut dibagi dalam dua titik lokasi pameran di dalam Pertamina Mandalika International Street Circuit.

"Titik lokasi pameran pertama seluas 1.200 m2 yang akan menampilkan produk UKM unggulan dari kategori otomotif, merchandise dan souvenir, serta healty product. Titik lokasi pameran kedua seluas 1.000 m2 akan menampilkan produk UKM unggulan kategori food and beverages," sebutnya.

Kemenparekraf akan menyiapkan 10 food truck di beach Park The Mandalika. BI menyiapkan 83 UMKM di dalam sirkuit Mandalika, Dinas Koperasi dan UKM Provinsi NTB beserta Grab menyiapkan 45 UKM kuliner.

Kemudian, main event Pertamina Mandalika International Street Circuit juga dilaksanakan di 14 titik lainnya di luar sirkuit yaitu:

Pelabuhan Bangsal jumlah partisipasinya 40 UKM, Bandara Eks Selaparang jumlah partisipasinya 40 UKM, Taman sangkareang jumlah 60 UKM, Islamic center 60 UKM yang berpartisipasi, pelabuhan Gili Mas 15 UKM, Bandara International Zainuddin Abdul Madjid ada 25 UKM dan 300 UKM planogram, di eks Balai Latihan Kerja (BLK) internasional jumlah partisipasinya 40 UKM.

Selanjutnya, di Rumah Sakit Mandalika tempat untuk rapid test dan sebagainya akan ada 10 UKM yang berpartisipasi, lalu di Parkir Timur sirkuit Mandalika jumlah partisipasi 30 UKM, di parkir barat 303 UKM, terminal BUS Mandalika Jumlah partisipasi 50 UKM, pasar Senggigi jumlah partisipasi 10 UKM, dan di BRIDA NTB jumlah partisipasinya 20 UKM.

"Dalam pelaksanaan pameran ini diperkirakan 60.000 pengunjung akan hadir sehingga Kemenkop UKM tetap akan mengikuti protokol kesehatan sesuai prosedur antara lain mendaftarkan para peserta pameran pada aplikasi PeduliLindungi dan ketersediaan tenda prokes di setiap benda yang difasilitasi oleh Kemenkop UKM," imbuhnya.


Sumber : https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/d-5970353/kecipratan-cuan-1256-umkm-bakal-mejeng-di-motogp-mandalika?_ga=2.170602656.1255028875.1646620772-29033108.1642075443

Monday, February 28, 2022

MotoGP Digelar, UMKM Siap-siap Ketiban Cuan

 


Jakarta - Perhelatan MotoGP Mandalika 2022 menjadi momentum bagi pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) di Nusa Tenggara Barat. Peluang tersebut dapat dimanfaatkan oleh UMKM untuk bangkit dan memperoleh manfaat ekonomi.

"Mandalika sebagai sport tourism tidak hanya menguatkan prestise Indonesia tapi juga diharapkan sebagai momentum meningkatkan ekonomi bangsa, utamanya dengan mendatangkan banyak wisatawan sehingga bisa memberikan spotlight bagi UMKM lokal," kata Direktur Informasi dan Komunikasi Perekonomian dan Maritim Kemkominfo, Septriana Tangkary dikutip detikcom dari keterangan tertulis, Rabu (23/2/2022).

Wakil Bupati Lombok Tengah, Nursiah dalam kesempatannya, mengatakan bahwa jauh sebelum perhelatan MotoGP yang akan datang, sudah dilakukan beberapa kegiatan kurasi berbagai macam produk UMKM NTB, khususnya Kabupaten Lombok Tengah, dan berharap dapat memanfaatkan Forum Digitalk UMKM Nusa Tenggara Barat sebagai kesempatan untuk menunjukkan capaian tersebut.

"Masih ada waktu yang cukup untuk bisa kami tunjukkan dan hasilnya nanti akan menjadi bagian referensi kami, Lombok Tengah khususnya dan Nusa Tenggara Barat dan pada akhirnya nanti hasil ini merupakan keyakinan kita bersama untuk bisa mengikuti perhelatan MotoGP dengan perspektif promosi daerah kita Nusa Tenggara Barat," papar Nursiah.

Ketua Dekranasda NTB, Niken Saptarini Widyawati optimis bahwa perhelatan MotoGP mendatang merupakan kesempatan dan bagian dari proses untuk memperbaiki diri, melakukan kurasi, dan peningkatan kualitas UMKM di NTB.

Niken juga mengatakan para UMKM di NTB adalah UMKM-UMKM yang semangat untuk belajar dan semangat untuk bergabung dalam wadah-wadah dimana mereka bisa sama-sama berbagi dan bergerak dalam konteks kewilayahan maupun dalam konteks organisasi untuk kemajuan dari anggota-anggotanya.

"Ini merupakan potensi-potensi yang kita semua banggakan di Nusa Tenggara Barat dan kita siap untuk meningkatkan koordinasi kerjasama dan kualitas agar di MotoGP kita benar-benar menjadi tuan rumah bagi para tamu di daerah kita sendiri," katanya

Sementara itu, Founder dan CEO Ladara, Nanny Hadi Tjahjanto mengimbau masyarakat untuk memilih produk lokal dibandingkan produk luar negeri. Sebab, dengan memilih produk dalam negeri dapat secara langsung mendukung dan mendorong perkembangan para pelaku bisnis UMKM dan juga mendukung gerakan Bangga Buatan Indonesia secara nyata.

"Kami akan membuat Ladara menjadi pusat berbagai kerajinan dan juga produk-produk khas daerah di seluruh Indonesia yang bisa dibeli secara online, sehingga akan memudahkan masyarakat dalam mendapatkan produk yang tadinya hanya tersedia di daerah-daerah nantinya akan bisa didapat hanya dalam genggaman," jelas Nanny.

Kepala Dinas Kominfotik NTB, Najamuddin Amy mendukung pelaksanaan MotoGP, terutama kaitannya dengan pemberdayaan masyarakat sekitar, dalam hal ini perekonomian UMKM.

"Dinas Kominfotik NTB berusaha bukan hanya pada regulasi yang ditekankan, namun adanya kegiatan usaha yang dilakukan secara nyata dengan digitalisasi, dengan memberikan model bisnis yang masih dijual hingga hari ini, yaitu NTBMall.com, sebagai situs jual beli online (e-commerce) produk-produk UMKM asli unggulan Nusa Tenggara Barat. Per oktober 2021, omzet online dan offline NTBMall mencapai 2,7 milyar, hingga November 2021 telah melibatkan 2.853 UMKM di NTB dengan lebih dari 4.250 produk yang tersebar dari 10 kabupaten/kota," tegasnya.

Founder & CEO Tenun Gaya, Wignyo Rahadi mengatakan kain tenun merupakan produk unggulan dari NTB. Oleh karenanya, Wignyo mengajak para UMKM lebih memperhatikan quality control dan finishing pada produk-produknya agar memiliki standar kualitas, dan tanpa quality control yang baik, hal itu tidak akan terjadi.

Pada saat perhelatan MotoGP nanti semua mata di dunia akan memandang Mandalika, ini merupakan kesempatan kita untuk berpromosi, tentu yang diharapkan adalah kita bisa menjaga kualitas produk kita untuk mendapat kepercayaan dari masyarakat atau wisatawan luar.

"Jadi teman-teman yang belum melakukan quality control maupun finishing tolong dilakukan sesegera mungkin, dalam waktu jangka pendek ini kita harus bisa menawarkan produk yang terbaik di dalam pagelaran MotoGP," ajaknya.

Diakui bahwa setelah dibina dan diangkat produknya, kendala yang sering ditemui oleh para perajin adalah bagaimana menjual produk tersebut. Salah satu solusi yang dapat dilakukan adalah dengan memanfaatkan fasilitas yang ada.

"Mari kita bersama-sama bergiat membangun negeri dengan memanfaatkan fasilitas yg telah disediakan oleh pemerintah pusat dan daerah," jelas Pembina & perajin kain tradisional Indonesia, Sativa Sutan Anwar.

Sejalan dengan hal tersebut Founder Lombok Womenpreneur Club, Indah Purwanti Ningsih, mengatakan agar selalu dapat membaca perubahan perilaku konsumen.

"Jadilah umkm yg kreatif dan adaptif sehingga dapat berinovasi dan berkreasi sehingga dapat menciptakan produk yang sesuai kebutuhan konsumen saat ini," ungkap Indah.

Sumber : https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/d-5955851/motogp-digelar-umkm-siap-siap-ketiban-cuan.

Tuesday, February 22, 2022

Sambut MotoGP, Dispar Kota Mataram Gelar Dua Festival UMKM

 Dinas Pariwisata Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat menyiapkan dua festival Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) untuk menyambut acara MotoGP yang dijadwalkan pada 18-20 Maret 2022 di Sirkuit Mandalika, Kabupaten Lombok Tengah.



Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Kota Mataram, Nizar Denny Cahyadi di Mataram, Selasa, mengatakan, dua festival UMKM itu adalah "Festival Mataram Mandalika Fair" dan "Mataram Pearl Festival" atau pameran mutiara.

"'Festival Mataram Mandalika Fair' akan kami laksanakan di Taman Loang Baloq, sedangkan 'Mataram Pearl Festival' kita gelar di Lombok Epicentrum Mall. Untuk tanggal pastinya masih kami bahas," kata Nizar seperti dikutip dari Antara, Selasa (22/2/2022).

Menurut Nizar, Pemerintah Kota Mataram mengalokasikan anggara sebanyak Rp350 juta yakni Rp200 juta untuk "Festival Mataram Mandalika Fair" dan Rp150 juta untuk pameran mutiara.

"Dua kegiatan itu saat ini sedang disiapkan oleh pihak ketiga, jadi kami tinggal menunggu pemaparan konsep pelaksananya dalam waktu dekat," katanya.

Namun demikian, lanjut Denny, jumlah UMKM yang akan dilibatkan pastinya lebih banyak dibandingkan saat kegiatan serupa menyambut ajang balap motor dunia atau "World Superbike" pada November 2021.

"Jumlah UMKM yang akan kami libatkan di atas 50 pelaku usaha, sebab tidak hanya UMKM saja tetapi ada beberapa komunitas yang juga akan ikut ambil bagian. Salah satunya komunitas pencinta keris," ujar Nizar.

Denny mengatakan, UMKM hasil kerajinan yang akan ikut dalam kegiatan tersebut diharapkan bisa menyajikan hasil kerajinannya berupa pernak pernik terkait MotoGP.

Pelaku UMKM pangan olahan, katanya, juga bisa tetap ikut serta dengan menyiapkan berbagai jenis pangan olahan khas Kota Mataram yang dapat menjadi oleh-oleh tamu MotoGP.

"Karena itu, kegiatan Mataram Mandalika Fair dan pameran mutiara kita rencanakan berlangsung lebih awal agar para penonton MotoGP bisa berkunjung melihat, membeli bahkan memesan hasil kerajinan serta pangan olahan dari UMKM kita untuk dijadikan oleh-oleh," katanya.

Berbagai hasil kerajinan unggulan Kota Mataram antara lain, kerajinan mutiara, emas, perak dan cukli. Sementara itu, hasil pangan olahan lokal yang dijadikan berbagai makanan khas juga bisa diikutsertakan misalnya, hasil olahan rumput laut, kacang-kacangan dan lainnya.


Sumber : https://umkm.kompas.com/read/2022/02/22/181400683/sambut-motogp-dispar-kota-mataram-gelar-dua-festival-umkm

Sunday, February 13, 2022

1.023 UMKM 'Kecipratan' Dampak Ekonomi MotoGP Mandalika

 


Jakarta - Gelaran MotoGP 2022 dalam ajang Pertamina Grand Prix of Indonesia di Sirkuit Internasional Jalan Raya Pertamina Mandalika, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), diharapkan bisa berdampak besar bagi perekonomian masyarakat. Khususnya para pelaku usaha mikro, kecil, menengah (UMKM).

Demikian dikatakan Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Provinsi NTB, Ahmad Masyhuri dalam konferensi pers di Media Center Indonesia Sirkuit Mandalika, Jumat pekan lalu, ditulis Minggu (13/2/2022).

Menurutnya, ajang MotoGP ini merupakan momentum sangat baik untuk membangkitkan ekonomi masyarakat dan para pelaku UMKM, pada masa pandemi seperti sekarang ini.

Tercatat sudah ada 1.032 UMKM yang siap difasilitasi pemerintah di 12 titik, baik di dalam maupun di luar arena sirkuit yang akan digelar 18-20 Maret 2022 mendatang.

Khusus di dalam arena sirkuit, bagi 30-50 pelaku UMKM yang sebagian berasal dari lokal nantinya akan disediakan stand di parkir Timur.

"Selain di sekitar sirkuit, kami juga menyediakan beberapa titik di luar kawasan ekonomi khusus Mandalika, seperti di Bandar Udara Internasional Zainuddin Abdul Majid (BIZAM), dua titik lainnya di pintu keluar penumpang, kemudian di Balai Latihan Kerja (BLK) Internasional dekat bandara," imbuhnya.

Pihaknya juga akan menyiapkan titik tambahan di bekas Bandara Selaparang, Islamic Center, Pelabuhan Gili Mas, Pelabuhan Bangsal, Rumah Sakit Mandalika dan berbagai lokasi lainnya.

Dalam memfasilitasi UMKM lokal disana, pemerintah NTB sendiri sedang dalam proses menggalang sponsor.

"Menghadapi event ini, kita siapkan UMKM dengan berkolaborasi bersama banyak pihak," ujar Masyhuri.

Dia mengatakan, ada sekitar 64,5 juta UMKM yang tersebar di berbagai penjuru di Indonesia, yang diharapkan bisa berkontribusi pada ajang internasional pramusim dan MotoGP Maret mendatang.

Masyhuri memperkirakan, nantinya bakal ada ribuan warga atau penonton yang setiap hari ke RS Mandalika. Tentunya ajang ini akan menjadi momentum, sekaligus peluang besar untuk meraup keuntungan.

Hal itu juga disampaikan oleh Direktur Informasi dan Komunikasi Perekonomian dan Maritim (IKPM) Kementerian Komunikasi dan Informatika, Septriana Tangkary, UMKM merupakan ujung tombak perekonomian bangsa.

Sumber : https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/d-5940210/1023-umkm-kecipratan-dampak-ekonomi-motogp-mandalika.

MotoGP Mandalika Digelar, UMKM Lokal Makin Bergairah

 Jakarta - Pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) bisa memperoleh manfaat ekonomi dari gelaran Grand Prix of Indonesia atau MotoGP Mandalika 2022.



Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (UKM) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) Ahmad Masyhuri mengatakan pihaknya menyediakan lokasi bagi para pelaku UMKM mempromosikan produknya tidak hanya di sekitar sirkuit Internasional Jalan Raya Pertamina Mandalika, namun juga di beberapa titik di Kota Mataram.

"Kita mempersiapkan pelaku UMKM bisa berpartisipasi. Kami fasilitasi. Saat ini kami terus menggalang dan mengajak banyak pihak berkolaborasi bersama," katanya dalam keterangannya, Minggu (13/2/2022)

Lokasi-lokasi itu dikatakannya tersebar di sekitar Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika dan luar Mandalika, seperti di areal parkir timur, parkir barat, kawasan sirkuit, areal Bazar Mandalika, Beach Park Kuta Mandalika, Bandara BIZAM, eks Bandara Selaparang, Taman Sangkareang RS Mandalika, dan Islamic Center di Kota Mataram.

Bekerja sama dengan beberapa dinas terkait, Ahmad mengungkap pemilihan lokasi dilakukan berdasarkan evaluasi dan analisa pasar usai perhelatan World Superbike (WSBK) 2021 lalu, di sirkuit yang sama. Hasil evaluasi bukan hanya menentukan lokasi, namun juga jenis produk yang menjadi favorit, dan banyak diburu konsumen.

"Ternyata kuliner menjadi favorit. Ini sudah kita petakan," katanya.

Selain kuliner, UMKM produk-produk kreatif seperti cendera mata juga menjadi yang banyak dicari. Maka itu selain kesiapan pelaku, pembenahan lokasi-lokasi tersebut dikatakan Ahmad menjadi fokus untuk dipersiapkan.

Misalnya dua titik di bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid. Ahmad mengatakan pihaknya telah memetakan lokasi salah satunya di pintu keluar bandara. Kemudian di pelabuhan laut baik di Lombok Barat maupun Lombok Utara.

Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) selaku pengelola sirkuit Mandalika pun telah menyatakan komitmennya menyediakan tempat dan dukungan penuh terhadap UMKM untuk bisa berpartisipasi dan memperoleh manfaat dari penyelenggaraaan MotoGP Mandalika 2022.

"Selaku penyelenggara dan pengelola sirkuit dan kawasan yang ditugaskan oleh pemerintah, kami berkomitmen kerja sama dengan pihak Pemprov NTB yang tentunya sebesar mungkin maksimalkan pelibatan UMKM lokal. Tujuannya acara ini menjadi ada manfaatnya dan bisa dirasakan oleh segenap masyarakat," ujar Direktur Operasi dan Inovasi Bisnis ITDC Arie Prasetyo saat yang sama.'

Selain itu, pihak ITDC dikatakan Arie melakukan pelatihan-pelatihan keterampilan kepada masyarakat sehingga bisa berkreasi memanfaat gelaran-gelaran nasional maupun internasional yang dilakukan di Lombok Tengah. Misalnya yang telah dilakukan adalah melatih masyarakat dalam pembuatan parcel.

"Kita maksimalkan produk lokal UMKM. Kita pamerkan dan persembahkan kepada para tamu yang terbaik," ujar Arie.

Sementara itu, Direktur Informasi dan Komunikasi Perekonomian dan Maritim Kominfo, Septriana Tangkary mengatakan pihaknya saat ini juga terus melakukan edukasi bangga buatan Indonesia. Masyarakat nasional maupun internasional diajak untuk memanfaat produk Indonesia yang kualitasnya tidak kalah dari negara lain.

"UMKM adalah tulang punggung perekonomian nasional. Kontribusinya sangat besar. Maka mereka harus diberi tempat seperti di event besar seperti MotoGP 2022 sekarang," jelasnya.