Showing posts with label Business to business. Show all posts
Showing posts with label Business to business. Show all posts

Tuesday, March 26, 2024

Public Speaking untuk Business to Business

 

Kembali kami mengadakan kegiatan dalam komunitas IndoBitubi. Komunitas ini kami buat untuk menampung para penggiat dan profesional, serta business owner dalam dunia Business to Business (B2B). 

Dan kali ini kami membahas dalam B2B Meetup terkait dengan Public Speaking for B2B. Saya mengundang sahabat saya, Fitrini Chow yang punya pengalaman malang melintang dalam dunia public speaking.

Dalam B2B Meetup, kami berbagi dan berdiskusi bersama. Kegiatan kembali diadakan di area Community Hub NanoBank, Menteng, Jakarta. 


Public Speaking kelihatannya dianggap remeh, padahal justru skill ini  sangat diperlukan oleh para pebisnis dan profesional, terutama di bidang B2B. Karena kemampuan ini, dimulai dari cara kita berjalan, berkomunikasi dan berdiskusi dengan banyak orang, mulai dari pertemuan pribadi hingga pertemuan publik.


Dengan kebersamaan ini, maka semakin banyak peserta anggota komunitas IndoBitubi bisa mendapatkan manfaat dari kegiatan public speaking ini. Memang sesungguhnya, tidak cukup waktu hanya sejam untuk mendalami  Public Speaking. Jadi perlu minimal enam jam public speakingtraining,yang akan kami buat selanjutnya di bulan April 2024. 

Nantikan terus kegiatan IndoBitubi untuk mengembangkan bisnis anda.

Sumber: https://www.startsmeup.id/2024/03/public-speaking-untuk-business-to.html


Monday, March 25, 2024

Tips Strategi B2P Marketing, Salah Satunya dengan Personalisasi

 

KOMPAS.com - Dalam dunia bisnis, tidak asing dengan yang namanya strategi marketing. Biasanya menggunakan Business to Business (B2B) atau Business to Consumer (B2C). Namun, tahukah kamu bahwa masih terdapat satu strategi marketing lainnya, yakni Business to People atau B2P. B2P merupakan strategi marketing yang dibuat karena terdapat karakteristik yang berbeda dari setiap pelanggan dalam pemasaran. Tidak hanya itu, B2P juga mempunyai banyak kelebihan seperti memberikan pelayanan pada pelanggan secara lebih personal dan meningkatkan kepuasan pelanggan. Baca juga: 5 Manfaat Menggunakan Business Intelligence, Apa Saja? Oleh karena itu, berikut ini beberapa tips melakukan strategi B2P marketing pada perusahaanmu:

 1. Personalisasi Strategi pertama B2P marketing adalah melakukan personalisasi. Di sini, kamu mesti berinteraksi bersama pelanggan sesuai dengan karakteristik masing-masing. Salah satu caranya yakni memanggil pelanggan dengan nama mereka ketika melakukan interaksi, baik dari telepon atau email. Dengan menggunakan personalisasi, pelanggan akan merasa semakin dihargai saat dihubungi oleh perusahaanmu.

 2. Custom produk Strategi selanjutnya dengan memproduksi custom produk. Misalnya kamu dapat memproduksi produk pakaian yang sesuai dengan ukuran pelanggan, jadi mereka tidak terpaku dengan ukuran baku yang telah ada. Baca juga: 5 Alasan Kamu Harus Membuat Business Plan Selain itu, kamu juga bisa mengizinkan pelanggan membuat gabungan antara produk bisnismu dan produk baru. Misalnya, kamu mempunyai bisnis bucket, izinkan pelanggan memasukkan produk yang mereka mau ke dalam bucket tersebut. 

3. Customer service personal Dalam strategi B2P marketing, customer service menjadi salah satu aspek yang penting. Hal ini karena strategi marketing memerlukan customer service yang cekatan dan siap menjawab pertanyaan pelanggan. Karenanya, kamu harus menyiapkan tim customer service yang mempunyai pemahaman produk yang baik dan bisa melayani pelanggan secara baik. Jadi, pelanggan itu bisa menjadi pelanggan setia atau pelanggan tetap bisnismu

4. Aktif berinteraksi di media sosial Selanjutnya aktif berinteraksi di media sosial karena media sosial sebagai tempat untuk berinteraksi langsung dengan pelanggan. Jadi, apabila bisnismu belum mempunyai berbagai akun media sosial segera membuatnya. Setelah memiliki akun media sosial, sebaiknya membuat konten menarik dan berinteraksi dengan audiens. Kamu bisa menjadikan mereka sebagai sumber pendapatan baru dan pemberi kritik atau saran.

 5. Membuat website bisnis yang baik Selanjutnya membuat website bisnis yang baik, di mana website menjadi salah satu cara untuk menjangkau pelanggan lebih mudah.

Dengan membuat website bisnis, kamu bisa memberikan gambaran kepada pelanggan mengenai bisnismu. Website bisnis seperti sebuah toko, saat pelanggan ingin membeli produk tentu memilih toko dengan karakteristik yang menarik. Sehingga, buatlah tampilan website yang interaktif dan menarik agar bisa membuat pelanggan tertarik dan dapat berinteraksi dengan lebih baik saat mereka membeli produk.

6. Menjaga privasi pelanggan Terakhir, ketika bisnis mempunyai data pelanggan sudah seharusnya menjaga dan menghargai privasi tersebut. Ada waktu di mana pelanggan tidak ingin diganggu, maka saat melakukan pendaratan personal dengan pelanggan pastikan melihat waktu dan kondisi yang tepat. Tidak hanya itu, data pelanggan jangan sampai tersebar ke orang lain.

Sumber: https://www.startsmeup.id/2024/03/tips-strategi-b2p-marketing-salah.html