Showing posts with label kek mandalika. Show all posts
Showing posts with label kek mandalika. Show all posts

Wednesday, February 16, 2022

KEK Mandalika Disebut Memberi Potensi Bisnis Besar Bagi UMKM Senilai Rp 2,2 Triliun

 Kepala Staf Kepresidenan (KSP) melalui Deputi III, Panutan Sulendrakusuma Panutan mengatakan, pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, memberikan potensi bisnis sangat besar bagi pelaku Usaha Kecil, Mikro dan Menengah (UMKM). Disebutnya nilainya mencapai Rp 2,2 triliun.



Jumlah itu berdasarkan pada evaluasi yang dilakukan Kantor Staf Presiden, terkait dampak multiplier dari realisasi investasi KEK Mandalika. Evaluasi menggunakan metode ekonomi analisis input-output.

“Hasil estimasi multiplier effect KEK Mandalika sebesar Rp 4,8 triliun. Dari jumlah itu 45,8 persen akan lari ke UMKM atau sekitar Rp 2,2 triliun,” kata Panutan di Gedung Bina Graha Jakarta, Selasa (15/2/2022).

Selain itu ia juga mengapresiasi hadirnya Kawasan Inkubasi Bisnis di Badan Riset Daerah (BRIDA) Provinsi NTB. Kawasan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kapasitas sumber daya IPTEK dan kapasitas wirausaha berbasis inovasi, teknologi, dan digitalisasi.

Tentunya diharapkan juga dengan melibatkan SMK, perguruan tinggi vokasi, dan BLK Internasional milik Kementerian Ketenagakerjaan.

Kantor Staf Presiden juga mendorong implementasi program-program Kementerian Koperasi dan UKM, seperti revitalisasi kelembagaan dan fasilitasi pembiayaan pasar tematik (pusat oleh-oleh, souvenir dan handicraft), serta lembaga inkubator wirausaha.

“Ini dalam rangka dukungan dan pemberdayaan UMKM Mandalika,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala BRIDA NTB H. Wirawan Ahmad bersyukur atas perhatian serta apresiasi pemerintah pusat. Namun menurutnya keberadaan BRIDA NTB tentu masih sangat membutuhkan dukungan serta program dari pemerintah pusat untuk mengakselerasi peran kawasan inkubasi brida dalam mendukung industrialisasi di NTB.

“Dibutuhkan dukungan program dari pemerintah pusat untuk mengakselerasi peran kawasan inkubasi brida dalam mendukung industrialisasi di NTB,” jelasnya.


Sumber : https://bali.suara.com/read/2022/02/16/154351/kek-mandalika-disebut-memberi-potensi-bisnis-besar-bagi-umkm-senilai-rp-22-triliun

Wednesday, February 9, 2022

12 Spot UMKM Disiapkan Menyambut Perhelatan MotoGP di Sirkuit Mandalika

 


12 spot UMKM untuk menyambut perhelatan MotoGP di Sirkuit Mandalika pada 18-20 Maret 2022 mendatang disiapkan oleh Dinas Perdagangan Provinsi Nusa Tenggara Barat.

"Dari hasil rapat terakhir bersama Dinas Koperasi, Dinas Perindustrian, dan Dinas Pariwisata, kita konsepkan untuk menyiapkan 12 spot untuk UMKM saat MotoGP Mandalika digelar nanti," kata Sekretaris Dinas Perdagangan NTB, Baiq Nelly Yuniarti, Selasa (8/2/2022).

Adapun spot UMKM itu tersebar di wilayah KEK Mandalika dan luar Mandalika, seperti di areal parkir timur, parkir barat, kawasan sirkuit, areal Bazaar Mandalika, Beach Park Kuta Mandalika, Bandara BIZAM, eks Bandara Selaparang, Taman Sangkareang RS Mandalika, dan Islamic Center di Kota Mataram.

Adapun pemetaan dari spot UMKM tersebut dilakukan berdasarkan evaluasi dan analisa pasar dari pengalaman perhelatan World Superbike (WSBK) November 2021 lalu.

Berdasarkan evaluasi, jenis UMKM yang laris manis saat gearan WSBK adalah food and beverage atau kulinari. Para penonton WSBK sampai harus ke Mataram untuk kebutuhan makan.

"Evaluasi WSBK kemarin, yang paling laris ternyata Food and Beverage. Ekraf justru kurang. Sehingga untuk MotoGP nanti kita dorong 80 persen UMKM itu kuliner," katanya.

Menurutnya sekitar 1.000 pelaku UMKM akan dilibatkan dalam 12 spot UMKM tersebut.

Selain kuliner, untuk produk ekraf juga diberi ruang, untuk produk yang punya peluang pasar.

"Untuk ekraf bisa topi anyaman atau slayer, yang saat WSBK kemarin laris juga karena panas," katanya.

Nelly berharap para pelaku UMKM di Lombok dan NTB pada umumnya bisa menangkap peluang gelaran MotoGP Mandalika Maret mendatang.

Persiapan 12 spot UMKM ini terus dikoordinasikan dengan stakeholders lain termasuk Dinas Perindustrian, Dinas Koperasi, dan Dinas Pariwisata.

"Jadi masing-masing dinas mengambil peran sesuai bidangnya, kita kolaborasi, sebab MotoGP ini bukan hanya bicara Lombok, atau NTB. Tetapi juga Indonesia," katanya. (ANTARA)

Sumber : bali.suara.com/read/2022/02/08/182737/12-spot-umkm-disiapkan-menyambut-perhelatan-motogp-di-sirkuit-mandalika?page=all