Tuesday, June 1, 2021

Cakap Literasi Digital Dapat Kenali Investasi yang Menguntungkan


 Kronologi, Kupang – Maraknya penipuan investasi melalui platform investasi online saat ini sangat meresahkan masyarakat. Untuk itu, sebagai bagian dari program Literasi Digital 2021- 2024, Kementerian Komunikasi dan dan Informatika (Kemkominfo) bekerja sama dengan Siberkreasi menggelar acara Webinar Literasi Digital di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Senin (31/5/2021).


Mora Nasution, Digital Banking Expert, yang menjadi salah satu pembicara dalam webinar tersebut memaparkan soal kecakapan masyarakat untuk mengenali platform investasi online sekaligus mengenali ciri-ciri penipuan investasi online dan jenis-jenis investasi online yang bisa dipilih. Untuk para pemula, dirinya juga memberi masukan tentang jenis investasi online yang terbaik.

“Pertama, kenali ciri-ciri platform investasi bodong, di antaranya tak punya izin, tidak memiliki aset dasar, risiko tidak transparan, dan isu negatif, didesak untuk bergabung dan menawarkan keuntungan tidak wajar,” kata Mora.

Setelah mengenali jenis investasi legal dan ilegal, kata Mora, masyarakat perlu mengetahui cara aman untuk berinvetasi online agar secepat mungkin keuangan kita berkembang cepat sedemikian rupa tetapi juga aman atau berisiko rendah dengan penghasilan paling tinggi.

“Investasi online terbagi dua lewat platform melalui aplikasi atau smartphone di mana keuntungannya adalah mobilitas tinggi dan mudah diakses dan dimonitor dilihat perkembangan tiap menit atau tiap detik pergerakannya. Tapi perlu diperhatikan rating dan komentar penggunanya jika mendownload karena kadang suka hang dan tidak bisa diakses,” jelasnya.

Cara kedua, lanjut Mora, adalah dari website di layar komputer. Ia menyarankan pengguna investasi online rutin mengupdate software HP atau laptop untuk menjaga kualitas keamanan yang diberikan.

Kemudian update aplikasi juga antivirus untuk menghindari aplikasi tak perlu dan gunakan otentikasi ganda dan bisa dipakai token. Jangan andalkan pin atau email saja, minta kode otentikasi ganda misalnya sms di HP.

“Gunakan HP pribadi saat log in aplikasi investasi kita agar tak dipakai orang ketika kita lupa log out. dan gunakan jaringan pribadi. Hindari jaringan umum karena terkadang jaringan tersebut meminta akses kita dan mengambil data kita,” kata Mora.

Selain membahas mengenai investasi online, webinar literasi digital juga mengulas mengenai pengembangan produk lokal di pasar digital.

Muhammad Triangga, Co-Founder Jakarta Sneaker Day, yang juga menjadi salah satu pembicara, mengatakan, penggabungan kolaborasi offline to online menjelang pandemi yang segera berakhir.

“Digital platform yang biasa dipakai memilik peran masing masing sehingga sama sama penting semisal Instragram, Youtube, market place, WhatsApp, dan tiktok. Semuanya berhubungan dan sama-sama penting,” ujar Triangga.

Ia juga memberi wawasan untuk para peserta webinar agar siap menghadapi tantangan dan persaingan yang semakin berat di pasar digital. Untuk local brand ia juga memberikan tips marketing agar bisa memahami pasar dan bertahan di pasar digital.

Pembicara ketiga, Putra Noman, pendiri sekaligus Ketua Tapaleuk Official mengatakan bahwa kecakapan menganalisa dan mengenali market place yang sesuai dengan produk dapat meningkatkan penjualan.

“Internet merupakan media informasi digital terpopuler. Untuk NTT menempati posisi ke-16 di Indonesia sebagai pengguna internet aktif di tahun 2020. Artinya masyarakat NTT melek teknologi. Penerapan teknologi informasi yang tepat membawa dampak bagi kemajuan masyarakat,” ujar Putra Noman.

Putra melanjutkan, manfaat besar mempergunakan internet untuk memperluas target pasar terutama bisa berinteraksi di media sosial. Dikatakannya, untuk mendigitalisasi produk local menggunakan internet untuk mempromosikan produk hingga seluruh dunia.

“E-Market harus digunakan secara utuh sampai ke pembayaran digital,” jelasnya.

Terkait dengan kisah banyak pelaku UMKM yang mengalami dampak pandemi yang begitu hebat hingga saat ini, hadir Ferrdrian P. Bush Ngongo, Digital Marketing Agency.

Selain memberikan pemaparan tentang bagaimana pandemi memengaruhi UMKM, Ferdrian juga menyampaikan pentingnya transformasi ke digital untuk mempertahankan eksistensi UMKM.

Ia juga memberi solusi untuk memilih platform digital yang tepat sesuai dengan jenis UMKM.

Dalam kesempatan ini key opinion leader, Erwin Yuan memberikan pencerahan mengenai pemberdayaan UMKM selama masa pandemi Covid-19.

Sumber : https://kronologi.id/2021/06/01/cakap-literasi-digital-dapat-kenali-investasi-yang-menguntungkan/

0 comments:

Post a Comment