Showing posts with label umkm binaan pertamina. Show all posts
Showing posts with label umkm binaan pertamina. Show all posts

Sunday, March 31, 2024

Ini Cara Pertamina Ajak UMKM Cari Cuan di Momen Ramadhan

 

MATAPANTURA.REPUBLIKA.CO.ID, INDRAMAYU -- Ramadhan merupakan bulan yang penuh berkah, sekaligus menjadi momen kebangkitan bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk memperluas akses pasar. Tak mau ketinggalan, PT Pertamina (Persero) mengikutsertakan UMKM binaannya di berbagai pameran Ramadan.

Di Jakarta, pada pekan lalu, Pertamina menggandeng UMKM untuk tiga gelaran bazar Ramadhan yakni di kantor Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, dan kantor Pertamina.

Vice President Corporate Communication Pertamina Fadjar Djoko Santoso menyatakan, bazar di momen spesial ini menjadi salah satu wujud Pertamina untuk mengenalkan produk UMKM dan memperluas pasar. Pertamina terus berkomitmen untuk memperkuat daya saing dan memberi manfaat nyata bagi para pelaku UMKM.

“Kami mendukung pertumbuhan ekonomi lokal dan bekerjasama dengan UMKM di seluruh Indonesia. Melalui kegiatan seperti ini, kami berharap UMKM lebih terpacu untuk memberikan kualitas produk terbaik bagi konsumennya,” ujar Fadjar, Ahad (31/3/2024).

Pada Bazar Sobat di Kementerian ESDM, sebanyak 8 UMKM Pertamina bersemangat mengenalkan beragam produk seperti, Bagore, Batino's Pastry, Alika Batik, Prabu by Yangke, Sambal Nyonya, Arcisu by Monalisa Collection, Riya Butik, serta Shokha.

Kegiatan yang berlangsung pada 26 - 28 Maret 2024 marak didatangi oleh pengunjung. “Kami berharap, bazar ini bisa menjadi sarana untuk mendorong produk UMKM agar dapat bersaing secara global sehingga dapat berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi,” ungkap Sekretaris Jenderal KESDM, Dadan Kusdiana dalam sambutannya saat membuka bazar.

Selain di KESDM, UMKM Pertamina juga menggelar pameran di gedung Grha Pertamina. Aneka produk kuliner, fashion, dan perlengkapan ibadah dihadirkan untuk memenuhi kebutuhan Ramadhan dan Idulfitri, yang tentu saja pameran ini menjadi salah satu upaya untuk mendongkrak penjualan.

Salah satu UMKM asal Indramayu, Bagore dengan produk bawang goreng kemasan, mengaku, sejak diikutsertakan pameran oleh Pertamina, ia mendapat banyak pelanggan baru. Banyak konsumen yang repeat order dengan membeli secara online, baik melalui marketplace maupun whatsApp.

“Bawang goreng yang kami produksi berasal dari bahan baku bawang jenis sumenep dengan kualitas baik, dan diolah dengan banyak varian rasa, seperti original, terasi, cumi asin, jeruk purut, rebon, dan teri, selama ini kami menjual secara online namun sejak sering diajak Pertamina pameran, pelanggan kami bertambah banyak dan pemasaran semakin luas,” kata Sunadi pemilik Bagore.

Selain pameran offline, Pertamina juga menyediakan akses belanja praktis melalui smexpo.pertamina.com. Melalui marketplace ini, masyarakat lebih mudah untuk menjelajah produk UMKM, serta tersedia paket khusus Lebaran.

Pertamina sebagai perusahaan pemimpin di bidang transisi energi, berkomitmen dalam mendukung target Net Zero Emission 2060 dengan terus mendorong program-program yang berdampak langsung pada capaian Sustainable Development Goals (SDGs). Seluruh upaya tersebut sejalan dengan penerapan Environmental, Social & Governance (ESG) di seluruh lini bisnis dan operasi Pertamina. n Agus Yulianto

Sumber: https://www.startsmeup.id/2024/03/ini-cara-pertamina-ajak-umkm-cari-cuan.html

Tuesday, February 15, 2022

Batik Pekatan, Dari Pekalongan Berjaya di Depok Jawa Barat

 Bisnis keluarga yang berjalan sering mengalami stagnasi ketika generasi penerus tidak memiliki passion dengan pendiri sebelumnya.

Namun, ada pula usaha keluarga yang justru tumbuh dan membesar ketika dipegang oleh generasi setelahnya. Salah satunya adalah Batik Pekatan, yang asalnya dari Pekalongan, justru berkembang di Kota Depok, Jawa Barat.


Seperti yang dilakukan oleh Iftitakhiyah (39) pemilik usaha Batik Pekatan yang baru dirintis di tahun 2019 tepat beberapa bulan sebelum pandemi.

Dia menjalankan bisnis batik karena memiliki darah seni yang turun temurun dari keluarganya, yang juga datang dari pengusaha batik.

“Keinginan memiliki usaha batik tulis makin menguat di saat kami melihat bahwa kondisi artisan batik tulis yang menghadapi tantangan kuat dengan adanya gempuran industri kain printing motif menyerupai batik dan impor bahan serupa batik. Dengan usaha Batik Pekatan yang kami rintis ini, saya berharap bisa menjaga asa para artisan batik tulis untuk terus berkarya dan memperluas pasarnya,” ucap Iftitakhiyah dalam penjelasannya, Senin (14/2/2022).

Dibuat Perajin Pekalongan, Cirebon, dan Lasem

Dalam pembuatan kain batik, Iftitakhiyah memiliki teknik khusus supaya kain tersebut menghasilkan lukisan bernilai seni tinggi. Salah satunya memilih perajin sampai dengan desainer terpilih.

Dalam hal ini Iftitakhiyah mempekerjakan tiga perajin batik yang tinggal di Pekalongan, Cirebon, dan Lasem. Misinya ingin mengangkat wastra batik pesisir dari tiga negeri tersebut. Lainnya adalah mengangkat dua karyawan desainer dan penjahit untuk collection ready to wear.

Batik Pekatan yang berlokasi di Grand Citra Residence, Depok ini menjual berupa kain Batik Pekatan dan produk ready to wear. Harga produk untuk ready to wear collection mulai Rp 475 ribu hingga Rp 2 juta.

Sementara untuk kain batik tulisnya, harga bervariasi mulai Rp 400.000 hingga Rp 3 juta. Dengan permintaan pengiriman kain batik sampai luar kota seperti Bandung, Bali, Semarang, Madiun, Magetan, dan Cirebon. Hingga saat ini, produk yang masih menjadi favorit para pelanggan nya adalah Kain.

“Terima kasih kepada Pertamina atas bantuan yang diberikan kepada kami, selama pandemi alhamdulillah omzet setahun di Rp 150 juta dan selama tahun 2021 ada sedikit peningkatan dari sisi omzet menjadi sekitar Rp 200 juta berkat dibantu dari sisi pemasaran oleh Pertamina,” ucap Iftitakhiyah.

Sementara itu, Eko Kristiawan, Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat mengatakan pendampingan dan pemberdayaan menjadi langkah yang strategis bagi Pertamina memajukan mitra binaannya agar terus tumbuh dan berkembang secara matang.

"Dan kami akan terus mendampingi serta membimbing para pelaku Usaha Mikro dan Kecil untuk terus bersaing di dunia bisnis, terutama di masa pandemi Covid-19," kata dia.


Sumber : https://umkm.kompas.com/read/2022/02/15/113949483/batik-pekatan-dari-pekalongan-berjaya-di-depok-jawa-barat.

Sunday, February 13, 2022

Pertamina Hadirkan 3 UMKM Binaan pada Adiwastra Nusantara 2022

 PT Pertamina (Persero) melibatkan setidaknya tiga UMK binaan dalam ajang pameran Kain Adat terbesar di Indonesia Adiwastra Nusantara ke-15 yang digelar 9 - 13 Februari 2022.


Salah satu UMKM binaan Pertamina yang mengikuti pameran ini adalah Ifthitakiyah yang tergabung dalam Galeri Enterpreneurship Nusantara (GEN) UMKM Pertamina.

Pemilik usaha Produk Pekatan ini memamerkan produk batik tulis miliknya yang bisa dijahit custom. Sedangkan untuk produk ready to wear tersedia aneka produk kemeja, jaket bomber dan mukena yang semuanya dikombinasikan dengan batik.

Ifti berujar, bahwa ini merupakan kali pertama dia mengikuti pemeran sejak tergabung dalam GEN UMKM Pertamina.

"Saya berharap agar pandemi segera berlalu hingga dapat bergabung kembali pada pemeran-pameran berikutnya. Terima kasih Pertamina atas kesempatannya untuk bisa mengikuti pameran kali ini,” ujar Ifti.

Hal senada diucapkan oleh Hetty, pemilik Rizkya Batik juga terlihat antusias mengikuti ajang itu. Terlebih, saat pandemi seperti ini gerak usaha kreatif secara offline sangat dibatasi.

“Adanya kesempatan ini dapat mengobati rindu kami berpameran bersama Pertamina,” ujarnya. Hetty menambahkan bahwa kegiatan ini menjadi apresiasi baginya untuk memamerkan hasil karya terbaik Rizkya Batik.

Sementara itu, Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Fajriyah Usman mengungkapkan, ketiga UMKM ini merupakan mitra binaan unggulan yang telah mendapatkan berbagai pembinaan yang tergabung dalam Pertamina UMK Academy.

"Ke depan, akan lebih banyak lagi UMKM yang berkesempatan untuk mendapatkan berbagai pembinaan dan memperoleh kesempatan yang sama untuk mengikuti berbagai pameran baik dalam maupun luar negeri. Adapun total penjualan GEN UMKM hingga hari ke-2 adalah sebesar Rp 70 juta," kata dia.


Sumber :https://umkm.kompas.com/read/2022/02/14/074745683/pertamina-hadirkan-3-umkm-binaan-pada-adiwastra-nusantara-2022.