Showing posts with label pembayaran digital. Show all posts
Showing posts with label pembayaran digital. Show all posts

Tuesday, May 28, 2024

Bantu Kelola Keuangan, Pelaku UMKM Dapat Bantuan Pembayaran Digital hingga Pendanaan

 


WARTAKOTALIVE.COM, KOTA BEKASI - Layanan platform bisnis Majoo hadirkan sejumlah pilihan layanan bagi masyarakat umum guna keperluan mengembangkan dan menumbuhkan proses Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).


Founder sekaligus CEO Majoo, Adi Wahyu Rahadi mengatakan layanan untuk pelaku bisnis tersebut mulai dari pembayaran digital hingga solusi pendanaan.


“Tersedia MajooPay, MajooCapital, MajooSupplies, MajooAds, MajooFranchise, dan MajooCare merupakan layanan terintegrasi yang dihadirkan oleh Majoo bagi para pelaku bisnis UMKM,” kata Adi, Selasa (28/5/2024).


Adi menjelaskan MajooPay menyediakan untuk membuka peluang pembayaran digital dengan e-wallet, QRIS, dan layanan paylater. 


Berdasarkan layanan ini, UMKM dapat mengelola transaksi keuangan secara lebih praktis dan efisien.

Lalu MajooCapital menyediakan pendanaan yang cepat dan mudah dengan nilai hingga Rp 2 miliar tanpa agunan.


Persyaratan ini dinilai lebih mudah, prosesnya hanya memerlukan lampiran laporan keuangan dari aplikasi Majoo, dan memberikan fleksibilitas cicilan hingga 36 bulan.

“MajooSupplies turut hadir untuk membantu UMKM dalam pengadaan bahan baku dengan sistem pembayaran terms of payment (TOP) dan pengantaran rutin. Hal ini memberikan kemudahan bagi para pelaku bisnis dalam menjalankan operasional sehari-hari mereka,” ujarnya.


Dilanjut Adi menuturkan perihal MajooAds dengan menjadi mitra penting bagi UMKM dalam meningkatkan jangkauan pasar melalui kampanye digital. 

Jika memanfaatkan layanan ini, para pelaku bisnis dapat memperluas potensi promosi produk dan layanan mereka secara lebih luas.


MajooFranchise juga menjadi opsi bagi UMKM yang ingin memulai bisnis franchise. 

Menggunakan satu platform, para calon mitra bisnis dapat menjelajahi berbagai pilihan brand terkemuka dan mendapatkan informasi paket kemitraan secara lengkap. 


Ditambah aplikasi langsung terpasang otomatis sebagai Point of Sale (POS) juga memudahkan pengelolaan bisnis franchise.

Layanan akhir ialah MajooCare didukung oleh teknisi yang tersebar di 600 kota di seluruh Indonesia. 

“Kami berkomitmen untuk menjadi mitra yang andal bagi UMKM di Indonesia. Dengan menyediakan layanan terintegrasi yang lengkap, kami hadir untuk membantu para pelaku bisnis dalam mengatasi tantangan operasional mereka dan meraih kesuksesan di pasar yang semakin kompetitif,” tutupnya. (m37)



Sumber: https://wartakota.tribunnews.com/2024/05/28/bantu-kelola-keuangan-pelaku-umkm-dapat-bantuan-pembayaran-digital-hingga-pendanaan

Monday, February 14, 2022

Demi Pemulihan Sektor Pariwisata, UMKM Didorong Manfaatkan Sistem Pembayaran Digital

 Sektor pariwisata, yang menjadi salah satu sektor paling terdampak oleh pandemi Covid-19, tengah berusaha untuk bangkit di tengah momentum pemulihan ekonomi nasional.



Pemanfaatan sistem pembayaran digital dinilai sebagai salah satu kunci untuk mendukung momentum pemulihan sektor pariwisata.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno mengatakan, pemanfaatan sistem pembayaran digital selaras dengan fokus implementasi cleanliness, health, safety, enviromental sustainibility (CHSE) pada sektor pariwisata.

"Untuk cleanliness, health, and safety, anda membutuhkan pembayaran digital," ujarnya, dalam acara G20 Finance Track Side Event, Senin (14/2/2022).

Implementasi QR Code Indonesia Standard atau QRIS menjadi salah satu bentuk pemanfaatan sistem pembayaran digital yang tengah didorong Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif bersama Bank Indonesia (BI).

Untuk mendukung momentum pemulihan pariwisata, Sandiaga Uno bilang, pihaknya berupaya untuk terus meningkatkan jumlah pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) mengimplementasikan sistem pembayaran QRIS.

Menurutnya, selain membantu upaya pemulihan ekonomi, pemanfaatan QRIS juga akan berdampak positif bagi para merchant, seperti hal nya kemudahan dalam menjangkau fasilitas pembiayaan dari lembaga jasa keuangan atau financial technology lending.

"Saya pikir, dalam jangka panjang pemanfaatan QRIS akan menguntungkan semua pihak, untuk mendapatkan pembiayaan dari fintech atau lembaga jasa keuangan resmi," tutur Sandiaga.

Sandiaga Uno mengakui, saat ini sebagian besar pelaku usaha yang hanya menerima pembayaran dengan mata uang RI, rupiah.

Oleh karenanya, harapannya dengan sistem pembayaran digital, yang memanfaatan teknologi teranyar, dapat mengatasi hal tersebut, sehingga pada akhirnya dapat memaksimalkan potensi kunjungan wisatawan mancanegara ke Tanah Air.

Sebagai informasi, guna mendorong pengembangan transformasi digital sistem pembayaran, BI berencana melanjutkan uji coba QRIS antar negara dengan Thailand dan Malaysia serta menjajaki perluasan kerja sama QRIS antar negara di kawasan.

Sumber : https://money.kompas.com/read/2022/02/14/164600026/demi-pemulihan-sektor-pariwisata-umkm-didorong-manfaatkan-sistem-pembayaran